5 Tempat Wisata di Jakarta Pusat Yang Paling Menarik

Tulisan lengkap mengenai 5 Tempat Wisata di Jakarta Pusat yang paling menarik ini dilengkapi Peta Wisata Jakarta Pusat serta Peta Wisata Jakarta dari Google dengan penanda yang ditambahkan oleh The Aroengbinang Project, berisi lokasi tempat wisata, tempat menarik, obyek wisata, dan tempat lainnya di Jakarta Pusat.

Jika ingin melihat yang ada di seluruh wilayah DKI Jakarta, silahkan membuka tulisan Tempat Wisata di Jakarta, yang berisi semua obyek wisata yang ada di ibukota, dan Kepulauan Seribu di utara Jakarta. Lihat juga Hotel di Jakarta Pusat.

Jakarta Pusat adalah salah satu tujuan wisata yang paling populer di Jakarta, karena banyak sekali tempat-tempat menarik dan bersejarah di wilayah ini, selain aksesnya yang sangat mudah, baik dengan kereta api, kendaraan pribadi, atau pun dengan bus TransJakarta. Yang paling diburu orang tentu saja adalah Monas, atau Monumen Nasional yang bukan hanya menjadi ikon Jakarta, namun juga Indonesia.

tempat wisata di jakarta pusat
Galeri Nasional Indonesia
adalah Tempat Wisata di Jakarta Pusat bagi penggemar seni dan budaya, beralamat di Jl. Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta 10110, berjarak beberapa puluh meter dari lampu lalu lintas, dari Stasiun Gambir menuju ke Patung Pak Tani di bundaran Menteng.

Lukisan Basuki Abdullah yang memukau bisa dilihat pada tulisan ini. Basuki Abdullah menjadi terkenal dan disegani bukan hanya karena hasil karya lukisan potretnya yang sangat mengesankan, yang membuatnya menjadi pelukis pilihan para kepala negara dan orang penting, namun juga karena karya-karya lainnya yang indah dengan tema mitologi, alam, perempuan cantik yang sensual dan manusia.

tempat wisata di jakarta pusat
Monumen Nasional
merupakan tempat wisata di Jakarta Pusat yang berada di tengah Lapangan Medan Merdeka, merupakan monumen kebanggaan nasional yang pembangunannya dimulai pada jaman Presiden Soekarno dan diresmikan oleh Presiden Soeharto. Tepat di bawah Tugu Monumen Nasional terdapat Museum Sejarah Nasional dengan diorama perjalanan sejarah bangsa Indonesia, sejak jaman batu hingga masa setelah kemerdekaan atau masa pembangunan nasional.

Monumen Soekarno - Hatta
Terletak di Jalan Proklamasi, Menteng, merupakan tempat dimana dahulu Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pertama kali dikumandangkan oleh Soekarno - Hatta, ditandai dengan adanya patung proklamator, naskah proklamasi, dan Tugu Petir..

Museum Nasional, Tempat Wisata di Jakarta Pusat untuk penggemar museum yang ingin melihat koleksi terlengkap peninggalan seni budaya dari seluruh Indonesia, beralamat di Jl Merdeka Barat 12, dengan koleksi yang sangat beragam serta bernilai tinggi. Cikal bakalnya adalah adanya Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang didirikan oleh Pemerintah Belanda pada 24 April 1778.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi, tempat wisata di Jakarta Pusat yang lokasinya berada di Jl Imam Bonjol 1, menempati rumah dimana berlangsung rapat pada 16 Agustus 1945 malam hingga dinihari bagi penyusunan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI.

Tempat Wisata di Jakarta Pusat Selengkapnya

Badan Pelestarian Pusaka Indonesia
Berada di Jl Veteran I-27 menempati ruangan yang tak begitu besar di sebuah gedung tua peninggalan dar jama kolonial Belanda.

Gedung BP7, berada di Jl. Pejambon No. 2 Kelurahan dan Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, yang saat ini dimiliki Sekretariat Negara RI.

Gereja Anglikan, dikenal juga dengan nama Gereja Inggris, berada di Jalan Rahman Hakim, Menteng, berdekatan dengan Tugu Pak Tani.

Gereja Ayam, nama resminya GPIB Pniel, terletak di Jalan Samanhudi Nomor 12, di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Gereja Immanuel, dirancang oleh J.H. Horst, meski sebenarnya bukan seorang arsitek. Seorang Belanda kelahiran Batavia dan belum pernah ke Belanda.

Kelenteng Sin Tek Bio (Vihara Dharma Jaya), berada di dalam kompleks Pasar Baru, sebuah kompleks pertokoan dan perbelanjaan yang terkenal di Jakarta.

Lenggang Jakarta
Kawasan kuliner, belanja, tempat bermain anak, dan budaya di sebelah lapangan parkir IRTI Monas.

Masjid Agung Sunda Kelapa, sering disingkat MASK, berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, beberapa puluh meter di sebelah Selatan Taman Suropati melewati Jalan Subang.

Masjid Al Makmur Raden Saleh Cikini, selain lokasinya memang berada di Jl Raden Saleh, tepatnya Nomor 30, di daerah Cikini, Jakarta Pusat, memang ada pula sedikit keterkaitan riwayat masjid ini dengan sosok Raden Saleh

Masjid Al Makmur, dibangun pada 1915 oleh Sayid Abu Bakar bin Mohammad bin Abdurachman al Habsi.

Masjid Cut Meutia, Jalan Cut Meutia 1, Menteng, merupakan bangunan tua yang telah ada sejak jaman penjajahan Belanda.

Masjid Istiqlal
Taman Wijaya Kusuma, masjid nasional yang dirancang oleh Frederik Silaban, seorang arsitek yang beragama Kristen.

Masjid Jami At-Taibin
Lokasinya berada di Jalan Senen Raya 4 / Jalan Kalilio, terjepit diantara Menara Era dan Allson Residence di Segitiga Senen, Jakarta Pusat.

Museum Artha Suaka berada di Jalan Kebon Sirih 82-84, Jakarta Pusat, museum yang menyimpan koleksi mata uang dari berbagai jaman.

Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara
Jl Antara No.59, Pasar Baru, sebuah galeri dan museum yang menyimpan benda bersejarah terkait proklamasi kemerdekaan RI.

Museum Katedral ada di Lapangan Banteng Utara, berada di dalam gedung Gereja Katedral Jakarta yang bisa dikunjungi oleh umum.

Museum Patologi Anatomi berada dalam lingkup Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dengan koleksi berbagai yang tak bisa dijumpai di tempat lain.

Museum Sasmita Loka Ahmad Yani
Jl Lembang 58, menempati bekas rumah dinas Ahmad Yani, yang menyimpan benda peninggalan salah satu pahlawan revolusi ini.

Museum Sasmita Loka Jenderal Besar DR. AH Nasution
Jl Teuku Umar 40, menempati bekas rumah dinas AH Nasution yang dahulu diserbu oleh Pasukan Cakrabirawa dan menyebabkan tewasnya Ade Irma.

Museum Joang '45
Jl Menteng Raya 31, menyimpan koleksi foto, buku, dan patung serta diorama yang menggambarkan berbagai peristiwa seputar kemerdekaan.

Museum Kebangkitan Nasional
Jl Abdul Rahman Saleh 26, musem yang sangat luas dan besar, menempati gedung tua yang dahulu digunakan sebagai sekolah kedokteran.

Museum MH Thamrin
Jl Kenari II / 15, diakses melalu sebuah gang yang menyimpan koleksi berbagai benda bersejarah yang terkait dengan tokoh MH Thamrin.

Museum Sumpah Pemuda
Jl Kramat Raya 106, museum bersejarah dengan koleksi poster, foto, dan patung terkait peristiwa sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928.

Museum Taman Prasasti
Jl Tanah Abang 1. mungkin satu-satunya museum luar ruang yang dahulunya merupakan kompleks kubur orang Belanda.

Newseum Cafe
Jl Veteran 1, tempat dimana dahulu Westerling sering nongkrong, dengan interior menarik karena adanya kaca patri warna yang elok.

Pasar Ikan Hias
Jl Sumenep, Menteng

Patung Pak Tani
Jl Menteng Raya, berada di tengah taman yang lokasinya di pertemuan jalan. Dibuat pada jaman Presiden Soekarno oleh seorang pematung Rusia.

Patung Selamat Datang
Bundaran Hotel Indonesia yang dibuat atas permintaan Bung Karno untuk menyambut kedatangan para atlet Asian Games IV tahun 1962

Planetarium dan Observatorium
Kompleks Taman Ismail Marzuki, tempat dimana seluruh keluarga bisa menyaksikan keindahan alam raya dan mengagumi bintang-bintang di langit.

Sarinah
Jl. M. H. Thamrin No.11, pusat perbelanjaan modern pertama di Indonesia yang dibangun dengan dana pampasan perang Jepang.

Taman Ismail Marzuki
Jl Cikini Raya 73, Menteng, tempat dimana pertunjukan seni dan teater sering diselenggarakan, lengkap dengan kantin dan restoran.

Taman Menteng
Jalan Raya HOS Cokroaminoto, Menteng, menempati bekas stadion Persija dengan pepohonan dan tanaman langka. Ada jogging trek.

Taman Situ Lembang
Tempat Wisata di Jakarta Pusat bagi keluarga yang lokasinya berada di Jalan Situ Lembang, Menteng, berupa taman dengan danau dimana orang biasa memancing gratis. Ada area bermain anak dan jogging trek yang nyaman.

Taman Suropati
Jl Taman Suropati, Menteng, sebuah taman dengan koleksi sejumlah patung dan pepohonan rindang. Biasa digunakan oleh warga sebagai tempat untuk berolah raga dan bersantai.

Vihara Buddhayana
Jl. Lautze No.38 Kel. Kartini, Kec. Sawah Besar, Jakarta Pusat, yang juga dikenal dengan nama Kelenteng Wan Jie Si atau Kelenteng Sentiong, dibangun pada 1736.
Label : . Updated : July 16, 2018.
Author : .
Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman yang senang tempat bersejarah dan panorama elok. Follow : Twitter, Facebook, Subscribe, Youtube.
Share   Tweet   WhatsApp   Telegram   Email   Print!