Newseum Cafe Jakarta Pusat

Saya kira tidaklah lazim bagi sebuah cafe untuk buka sebelum jam 8 pagi, namun pintu Newseum Cafe Jakarta di Jl. Veteran 1 Jakarta pintunya terbuka untuk saya di Sabtu pagi itu, sesaat setelah saya berkunjung ke BPPI yang berada di sebelahnya. Cafe ini belum melayani pelanggan di pagi hari, namun barangkali bukan sebuah ide yang buruk untuk dicoba, misalnya seminggu sekali, setiap Sabtu.

Pada kunjungan saya yang pertama ini, saya mendapat kesempatan untuk melihat bagian dalam Newseum Cafe, karena tampaknya pemilik dan pengelolanya sama dengan pemilik gedung Balai Pelestarian Pusaka Indonesia, yaitu Taufik Rahzen (sering dipanggil TR oleh teman-temannya).

Taufik Rahzen dikenal sebagai seorang budayawan, pernah menjadi penasihat seorang presiden, dan redaktur senior Jurnal Nasional. Saat tulisan ini diperbarui pada Desember 2017 ia juga menjadi salah satu staf ahli di Kementrian Pariwisata. Gedung dimana cafe ini berada memiliki dua lantai, dengan lantai pertama tampaknya hanya digunakan sewaktu-waktu jika diperlukan.

newseum cafe jakarta
Dinding di belakang bar Newseum Cafe Jakarta Pusat terlihat dipenuhi dengan frame potret berukuran kecil dan sedang, yang disusun rapi dan memberi suasana yang berbeda. Ruangan dimana cafe berada ada di lantai dua, yang dicapai dengan menaiki tangga relatif sempit dan lumayan curam.

Ketika masuk ke ruangan di lantai dua itu, barulah keindahan sebuah cafe di bangunan kuno itu terlihat. Sinar lampu yang temaram, sebagaimana biasa ditemui di banyak cafe, membantu memperkuat suasana yang membuat betah. Ruangan yang terpisah dari area utamanya juga memancarkan kesan keanggunan tersendiri.

Cahaya matahari terang yang melewati kaca tebal Newseum Cafe yang berwarna merah, memberi efek cahaya yang memukau pada sebuah ruangan privat. Konon tempat ini dahulu sering dipakai sebagai tempat nongkrong Westerling. Raymond Pierre Paul Westerling adalah komandan pasukan Belanda yang terkenal karena memimpin pembantaian di Sulawesi Selatan dan pada percobaan kudeta APRA di Bandung.

Pada dinding bagian atas terlihat poster yang berisikan wajah-wajah yang sangat terkenal yaitu Gandhi, pemimpin spiritual dan politikus paling penting yang terlibat dalam Gerakan Kemerdekaan India. Lalu ada Dalai Lama, kepala Tibetan Buddhism yang merupakan pemimpin tertinggi dalam tradisi Tibet. Sesuai dengan namanya, foto-foto dan poster yang terpampang pada dinding adalah halaman muka atau halaman lain dari berbagai jenis penerbitan surat kabar, dari berbagai daerah, dan dari jaman kolonial hingga sekarang ini. Foto-foto itu ditimpa dengan coret huruf dan sapuan warna yang memberi nilai artistik tinggi.

Ruang kedua Newseum Cafe dengan warna gelas kaca patri kekuningan memberi nuansa lain yang sangat mengesankan ketika memasuki ruangan ini. Ruang ini tampaknya dimaksudkan sebagai ruang VIP dan mestinya membayar dengan harga khusus jika hendak memakainya.

Sebuah patung garuda berukuran cukup besar menghiasi meja kayu jati rendah, dimana juga terdapat patung lainnya dan sepasang lampu duduk antik. Tempat ini terlihat sangat nyaman, dan jika pun ada penampilan musik di ruang utma, namun suaranya tak akan mengganggu orang yang berbincang di ruang ini.

Ruangan privat lainnya di Newseum Cafe yang hanya diisi oleh sebuah meja marmer bundar dan kursi kayu jati. Sejumlah buku dan pajangan menghiasi ruangan ini. Meskipun ada cahaya kekuningan, namun warna dominan pada ruangan ini adalah kemerahan. Foto grafis Marilyn Monroe tampak menempel pada dinding bagian atas pintu. Artis yang lahir dengan Norma Jeane Mortenson pada 1 Juni 1926 itu meninggal secara misterius pada 5 Agustus 1962 saat usianya masih 36 tahun. Ia menjadi salah satu simbol seks paling populer pada 1950an, dan merupakan aktris dengan bayaran tertinggi ketika itu.

Di ujung kiri ruangan utama terdapat panggung rendah yang biasa digunakan untuk pertunjukan musik atau acara lainnya. Ruang yang biasa digunakan sebagai pameran foto dan benda seni terletak di sebelah kanan ruangan utama Newseum Cafe. Saat itu Bataviase Nouvelles tengah menyelenggarakan pameran foto, dengan memajang foto-foto Jakarta pada jaman dahulu dan kini.

Newseum Cafe Jakarta adalah tempat yang nyaman dan menyenangkan untuk menghidupkan malam di kota Jakarta yang sangat sibuk dan macet ini. Berbagai diskusi, pameran dan pertunjukan musik secara rutin diselenggarakan di sini setiap bulannya. Namun sayang, saat bulan lalu saya bertemu TR dan bertanya kepadanya soal kabar Newseum Cafe, ia mengatakan bahwa tempat itu sedang ia tutup karena memerlukan sejumlah perbaikan mengingat usianya.

Newseum Cafe Jakarta

6 (enam) foto lainnya ada di sini. Alamat : Jl. Veteran 1 No.33, Jakarta Pusat. Telpon: 021- 344-6703. Lokasi GPS : -6.170582, 106.829531, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Hotel di Jakarta Pusat, Hotel Melati di Jakarta Pusat, Peta Wisata Jakarta Pusat, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Pusat.
Label : . Updated : July 30, 2018.
Author : .
Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman yang senang tempat bersejarah dan panorama elok. Follow : Twitter, Facebook, Subscribe, Youtube.
Share   Tweet   WhatsApp   Telegram   Email   Print!