September 29, 2020. Label:

Monumen Slamet Riyadi Solo

Monumen Slamet Riyadi Solo
Monumen Slamet Riyadi Solo sudah beberapa kali saya lihat dan lewati di sepanjang pagi itu, dan pada satu ketika akhirnya saya meminta Pak Jum untuk meminggirkan kendaraan dan saya turun untuk mengambil fotonya. Monumen Slamet Riyadi berada di perempatan Gladag, di sudut Barat Daya area Benteng Vastenburg.

C TwoSix Jazz Gunung Bromo Probolinggo

C TwoSix Jazz Gunung Bromo Probolinggo
Penampilan C TwoSix di Jazz Gunung Bromo kami saksikan di sebuah akhir pada perhelatan musik langsung Jazz Gunung yang pertama, tahun 2009. Konsernya diselenggarakan di Java Banana Bromo, yang menyebut diri sebagai penginapan tropis dengan panorama terbaik ke Pegunungan Tengger. Lokasi hotelnya berada di Desa
September 24, 2020. Label:

Air Terjun Jedor Guci Tegal

Air Terjun Jedor Guci Tegal
rel="nofollow" Air Terjun Jedor Guci adalah sebuah air terjun berukuran sedang dan cukup tinggi dengan akses masuk relatif mudah dan jaraknya tak seberapa jauh dari tepian jalan dimana kendaraan diparkir. Air terjun ini berada di dalam kawasan Wana Wisata Guci di lereng Gunung Slamet sisi sebelah utara.

September 24, 2020. Label:

Wana Wisata Guci Bumijawa Tegal

Wana Wisata Guci Bumijawa Tegal
Akhirnya sampai juga kami di Wana Wisata Guci Bumijawa Tegal yang lokasinya berada di lereng utara Gunung Slamet, Jawa Tengah. Bumijawa dalah sebuah kota kecamatan, dan Tegal adalah nama kota dan kabupaten yang terkenal dengan dialek bahasa Jawa medoknya yang khas, dan para perantaunya yang sukses membuka lapak warung Tegal.

Museum Istiqomah Buding Belitung Timur

Museum Istiqomah Buding Belitung Timur
Ketika tiba di Museum Istiqomah Buding Belitung Timur, atau Museum Buding, di pinggir jalan yang melintasi Desa Buding, Kecamatan Kelapakampit, ternyata pintu museum terkunci. Tidak terlihat ada orang. Sepi. Tidak pula ada orang lewat, sehingga saya mengetuk pintu rumah yang ada di seberang jalan.

Makam Raja Buding Belitung Timur

Makam Raja Buding Belitung Timur
Adalah Pak Aris Bahar yang mengatakan bahwa ada Makam Raja Buding Belitung Timur di dalam kebun miliknya. Hal itu dikatakannya saat kami hendak pergi dari Museum Istiqomah Buding, dan ia bersedia mengantarkan kami ke sana. Maka berangkatlah kami bertiga ke makam, yang sebenarnya tidak ada dalam rencana perjalanan.

Danau Mempayak Belitung Timur

Danau Mempayak Belitung Timur
Kami sempat mampir sejenak di tepian Danau Mempayak Belitung Timur dalam perjalanan menuju ke daerah Manggar setelah sebelumnya mengunjungi Makam Raja Buding. Tidak memerlukan usaha ekstra untuk berkunjung ke danau ini, karena letak Danau Mempayak berada persis di pinggir jalan yang memang kami lewati.

Kelenteng Damar Belitung Timur

Kelenteng Damar Belitung Timur
Kelenteng Damar Belitung Timur, itulah nama sementara yang terpaksa saya berikan kepada sebuah kelenteng yang saya temui tidak lama setelah meninggalkan area perhentian di tepian Danau Mempayak. Lokasi kelenteng itu  berjarak sekitar 1,5 km dari danau arah ke Tenggara. Bangunannya kecil saja, namun saya tetap ingin mampir.

Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur

Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur
Nama Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur di Desa Burung Mandi rupanya sudah tersohor sejak lama, sehingga entah dari mana asal mulanya saya tahu tentang vihara ini, sehingga menjadi salah satu target dalam kunjungan saya. Vihara ini merupakan salah satu tempat ibadah warga Tionghoa yang paling tua di Belitung Timur.

Pantai Burung Mandi Belitung Timur

Pantai Burung Mandi Belitung Timur
Letak Pantai Burung Mandi Belitung Timur hanya sekitar 800 m dari Vihara Dewi Kwan Im yang sebelumnya saya kunjungi, arah ke Timur. Jalanan mulus untuk sampai ke pinggir Pantai Burung Mandi. Di pinggir pantai, jalan kemudian bercabang ke arah kiri dan kanan memanjang sepanjang pinggiran Pantai Burung Mandi.

Vihara Sun Go Kong Belitung Timur

Vihara Sun Go Kong Belitung Timur
Vihara Sun Go Kong mungkin di Kecamatan Damar, karena letaknya sekitar 2 km dari Pantai Burung Mandi, arah ke Selatan menuju Manggar. Vihara ini juga sempat terlewati, karena memang tidak ada dalam rencana, dan hanya kebetulan saja sudut mata saya bisa menangkap gapuranya yang berada tidak jauh dari jalan besar.

Rumah Dinas Bupati Belitung Timur

Rumah Dinas Bupati Belitung Timur
Hari sudah mendekati senja dan cahaya matahari sudah mulai meredup ketika kami tiba di jalan aspal yang sempit namun cukup mulus di depan Rumah Dinas Bupati Belitung Timur. Ini adalah sebuah rumah peninggalan jaman kolonial Belanda yang lokasinya berada di kawasan Bukit Samak, Manggar, Belitung Timur. Lokasi strategis.

Makam Raja Balok Belitung Timur

Makam Raja Balok Belitung Timur
Adalah Bang Junai yang membawa saya ke Makam Raja Balok Belitung Timur yang lokasinya berada di tengah kawasan hutan Desa Balok, Kecamatan Dendang. Rupanya ia bisa membaca minat saya terhadap benda cagar budaya serta peninggalan bersejarah, dan kebetulan pula dia pernah berkunjung ke Makam Raja Balok ini.

Makam Syekh Abdul Jabar Samsudin Belitung Timur

Makam Syekh Abdul Jabar Samsudin Belitung Timur
Makam Syekh Abdul Jabar Samsudin Belitung Timur saya kunjungi dengan berjalan kaki dari Makam Raja Balok ditemani Kik Sakri. Jarak kedua makam itu memang hanya sekitar 100 m saja. Makam ini ditempuh dengan melalui jalan lebar dilapis rumput hijau yang membuat sejuk di mata dan nyaman di kaki yang menapakinya.

Situs Gunung Lilangan Belitung Timur

Situs Gunung Lilangan Belitung Timur
Papan petunjuk ke Situs Gunung Lilangan Belitung Timur di sebelah kiri jalan sempat tertangkap mata ketika kendaraan yang kami tumpangi melewatinya. Tentu saja tidak jelas terbaca saat itu. Namun mengikuti naluri, saya meminta Bang Junai untuk berbalik arah dan berhenti di pertigaan jalan di samping tengara itu.