Posts

Showing posts with the label Jakarta Pusat

Museum Sumpah Pemuda Jakarta Pusat

Image
Gedung Museum Sumpah Pemuda Jakarta ternyata berada di Jl. Kramat Raya 106, Jakarta Pusat. Sebuah jalan yang puluhan dan bahkan ratusan kali telah saya lewati selama tinggal lebih dari 20 tahun di Jakarta, namun baru beberapa bulan yang lalu saya mengetahui letak Museum Sumpah Pemuda ini. Bagaimana dengan anda?

Museum Sejarah Nasional Indonesia

Image
Secara tak sengaja saya berkunjung ke Museum Sejarah Nasional Indonesia di Monas, Jakarta Pusat, setelah batal naik ke puncak Monas karena antrian yang sangat panjang. Maklum hari Sabtu, dan masih relatif pagi, waktu yang semua orang menduga lebih sepi, namun yang terjadi justru sebaliknya, karena orang berpikir sama. Museum Sejarah Nasional Indonesia lokasinya sangat dekat dengan lift ke puncak Monas, tepatnya 3 meter di bawah permukaan halaman Tugu Monumen Nasional.

Patung Pak Tani Menteng Jakarta Pusat

Image
Waktu itu saya melakukan pemotretan sekali lagi terhadap Patung Pak Tani Menteng Jakarta, yang nama resminya Patung Pahlawan, dalam perjalanan ke kawasan Monumen Nasional di Gambir. Sebabnya adalah karena beberapa buah foto yang sebelumnya saya ambil tidak cukup jauh untuk bisa dipakai sebagai header, namun tak berapa lama kemudian image header tak lagi saya gunakan untuk mempercepat loading.

Badan Pelestarian Pusaka Indonesia Jakarta Pusat

Image
Adalah sebuah artikel di the Jakarta Post pada hari itu yang akhirnya membawa saya ke Jl. Veteran 1, dan berhenti di Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI), sebuah gedung di nomor 27. Beruntung pintunya terbuka, dan saya disapa oleh seorang anak muda yang terlihat agak terkejut karena ada tamu sepagi itu.

Lenggang Jakarta Monas

Image
Beberapa waktu lalu kami sempat mampir di Lenggang Jakarta Monas, area kuliner, belanja aneka rupa, dan taman budaya di pinggiran kawasan Monumen Nasional, berdekatan dengan lapangan parkir IRTI. Jika saja kami bergegas masuk lewat jalan tembus dari area parkir ke kawasan utama Monas, boleh jadi kunjungan itu tak pernah terjadi. Saat itu acara senam baru saja selesai dan pintu jalan tembusnya sempat dibuka, namun karena lambat masuk, pintunya keburu ditutup lagi.

Tugu Monumen Nasional Jakarta

Image
Kunjungan ke Tugu Monumen Nasional Jakarta sudah terjadi beberapa beberapa kali, dan terakhir terjadi beberapa waktu lalu. Secara umum kondisi Tugu Monas tak berubah, tetap menjulang tinggi dengan bongkah nyala api berlapis emas di puncaknya. Hanya saja Taman Medan Merdeka yang mengelilingi tugu tampak menjadi jauh lebih cantik, anggun, dan menyenangkan untuk mengayun langkah kaki.

Kereta Wisata Monumen Nasional Jakarta

Image
Jika pernah ke Monumen Nasional maka tentu pernah melihat bagaimana bentuk Kereta Wisata Monumen Nasional yang beroperasi di di dalam kawasan Monas. Hanya saja, seperti saya, saya kira masih sangat banyak pengunjung yang belum pernah mencoba naik kereta wisata ini. Meski untuk naik tidak dipungut biaya, namun karena jumlahnya yang terbatas maka orang harus menunggu cukup lama jika hendak menggunakannya.

Patung Selamat Datang Jakarta

Image
Jika ada patung paling terkenal di Jakarta tentulah itu Patung Selamat Datang, yang juga disebut Monumen Selamat Datang atau Tugu Selamat Datang. Dulu sekali ada yang masih menyebutnya dengan nama Patung Jali-jali. Seiring jarangnya orang mendengar lagu gambang kromong Betawi itu, sebutan Patung Jali-jali semakin sayup terdengar.

Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa

Image
Sudah cukup sering saya menikmati Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa, sejak masih tersebar di jalur sepanjang pedestrian dan di halaman dalam masjid, sampai belakangan "dirapikan" oleh Jokowi, sewaktu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dengan memberikan sejumlah rombong gerobak jualan gratis kepada pedagang dengan dana yang berasal dari CSR Bank DKI.

Planetarium dan Observatorium Jakarta

Image
Sudah lama sekali ingin menyambangi lagi Planetarium dan Observatorium Jakarta yang berada di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat. Kunjungan pertama terjadi puluhan tahun berselang, dan sudah menipis di ingatan. Beberapa bulan lalu berkunjung ke sana, namun penuh dengan pelajar, karena kebetulan sedang musim libur sekolah, meski bukan pada akhir pekan.

Bakso Lapangan Tembak Senayan JCC Jakarta Pusat

Image
Hari agak gerimis ketika saya melangkah melewati deretan warung menuju cabang Bakso Lapangan Tembak Senayan JCC yang berada di samping JCC, Senayan, Jakarta. Suasana semua warung sangat ramai, maklum waktu makan siang, dan sedang berlangsung beberapa pameran di JCC.

Monumen Soekarno – Hatta Jakarta Pusat

Image
Monumen Soekarno-Hatta Jakarta terletak di Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta, beberapa puluh meter sebelum sampai di pertigaan Megaria. Meskipun sering melewati jalan itu, hampir setiap hari selama beberapa tahun saat masih bekerja di daerah Cikini, namun jauh setelah itu saya baru benar-benar menghentikan mobil dan parkir di pinggir jalan di depan monumen yang bersejarah ini.

Patung Arjuna Wijaya Jakarta Pusat

Image
Patung Arjuna Wijaya Jakarta merupakan patung artistik yang lokasinya berada di ujung Selatan Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, atau di sebelah utara bundaran air mancur ujung Jl MH Thamrin, beberapa puluh meter sebelum Museum Nasional. Patung elok ini menggambarkan sosok Arjuna yang tengah berkendara di atas kereta kuda dalam kisah perang Baratayudha.

Patung Pangeran Diponegoro Jakarta Pusat

Image
Lokasi Patung Pangeran Diponegoro Jakarta berada di Jl. Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, di tengah-tengah taman di median jalan yang berhadapan dengan Taman Suropati, menggantikan patung seorang ibu yang sebelumnya berada di tempat ini. Patung yang dulu dikenal sebagai Patung Kartini itu sekarang diletakkan di Taman Medan Merdeka.

Newseum Cafe Jakarta Pusat

Image
Saya kira tidaklah lazim bagi sebuah cafe untuk buka sebelum jam 8 pagi, namun pintu Newseum Cafe Jakarta di Jl. Veteran 1 Jakarta pintunya terbuka untuk saya di Sabtu pagi itu, sesaat setelah saya berkunjung ke BPPI yang berada di sebelahnya. Cafe ini belum melayani pelanggan di pagi hari, namun barangkali bukan sebuah ide yang buruk untuk dicoba, misalnya seminggu sekali, setiap Sabtu.

Masjid Istiqlal Jakarta Pusat

Image
Masjid Istiqlal Jakarta merupakan masjid agung terbesar di Jakarta, dan juga terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Meskipun demikian sangat jarang saya berkunjung ke masjid ini, dan lebih sering pergi ke masjid terdekat bila Jumatan atau pun saat Shalat Hari Raya. Jarak menjadi alasan utama, selain memang jarang lewat.

Museum Kebangkitan Nasional Jakarta Pusat

Image
Museum Kebangkitan Nasional Jakarta adalah museum sejarah yang besar dan indah di Jakarta, namun museum ini mungkin merupakan salah satu tempat wisata pendidikan yang paling sedikit dikunjungi. Bisa jadi karena kurangnya liputan sehingga saya pun baru mengetahui keberadaannya, atau karena letaknya yang tersembunyi meski masih berada di jantung Kota Jakarta.

Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta Pusat

Image
Museum Perumusan Naskah Proklamasi Jakarta ada di Jl.Imam Bonjol 1, Jakarta, selepas lampu merah Taman Suropati kedua, melewati Patung Pangeran Diponegoro, arah Bundaran HI. Museum ini menempati sebuah bangunan tua bergaya Art Deco yang didirikan pada tahun 1920. Gedung museum di atas tanah 3.914 m2 itu pakai Asuransi Jiwasraya pada 1931, lalu Admiral Tadashi Maeda pada masa Jepang, markas besar Tentara Inggris pada perang Pasifik, beralih lagi ke Asuransi Jiwasraya, Kedutaan Inggris 1961 - 1981, dan Perpustakaan Nasional pada 1982.

Museum Joang ’45 Jakarta Pusat

Image
Museum Joang '45 Jakarta menempati gedung tua terawat baik bernama Gedung Joang '45 yang lokasinya berada di Jl. Menteng Raya 31, Jakarta, berjarak 100 m dari Patung Pak Tani menuju ke arah Jl. Cikini Raya, di sebelah kiri jalan. Gedung yang ditempati oleh Museum Joang '45 ini dibangun pada tahun 1938.

Museum Taman Prasasti Jakarta Pusat

Image
Museum Taman Prasasti Jakarta terletak di Jl. Tanah Abang 1, Jakarta, yang bisa dicapai melewati Jalan Abdul Muis. Museum ini barangkali adalah satu-satunya museum luar ruangan di Jakarta, dimana hampir semua koleksinya berada di udara terbuka. Mungkin karena prasasti itu terbuat dari batu alam, marmer atau perunggu yang tahan terhadap perubahan cuaca.