Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa

Sudah cukup sering saya menikmati Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa, sejak masih tersebar di jalur sepanjang pedestrian dan di halaman dalam masjid, sampai belakangan "dirapikan" oleh Jokowi, sewaktu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dengan memberikan sejumlah rombong gerobak jualan gratis kepada pedagang dengan dana yang berasal dari CSR Bank DKI.

Paling sering adalah seusai salat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa, dan setelah itu berjalan ke halaman depan, menengok kiri kanan pada lapak yang ada sebelum berhenti sesudah menentukan pilihan makanan dan minuman yang akan dipesan, dan mendapat tempat duduk.

Pada kesempatan lain adalah ikut pengajian Minggu pagi di Masjid Agung Sunda Kelapa, setelah berkunjung ke Taman Suropati atau Taman Situ Lembang, atau hanya kebetulan sedang lewat di dekat tempat itu dan lalu mampir untuk makan dan minum sejenak di kuliner kaki lima masjid agung yang cukup megah itu.

kuliner masjid agung sunda kelapa
Seperti inilah suasana sederhana kuliner di halaman Masjid Agung Sunda Kelapa pada sebuah siang di akhir pekan beberapa waktu berselang, dengan payung-payung warna-warni untuk peneduh pengunjung yang duduk di bangku-bangku kayu. Sebagian lainnya duduk berlindung di bawah rindang pepohonan. Rombong-rombong tempat jualan makanan dengan logo Bank DKI waktu itu terlihat masih cukup rapi.

Namun tak jelas apakah ada yang telah memberi pengarahan kepada para pedagang itu, agar mereka selalu menyisihkan uang untuk merawat rombong agar tetap dalam kondisi yang baik, atau pada saatnya nanti bisa mengganti dengan yang baru memakai uang mereka sendiri. Usaha apa pun jika tidak menabung untuk uangnya, sekarang atau nanti, digunakan bagi perbaikan dan peningkatan serta pengembangan usaha, hampir pasti akan mengalami masalah, cepat atau lambat.

Ada banyak pilihan makanan minuman lokal yang bisa dinikmati di kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa, semuanya dengan harga yang terjangkau kantung kebanyakan pekerja kantoran maupun pekerja lapangan. Yang cukup sering saya makan di sana adalah sate padang, soto padang, sate ayam atau kambing dengan tongsengnya sekalian, soto ayam, dan kadang soto betawi.

Pilihan lainnya adalah lontong gule pakis, nasi goreng, ketoprak, mie ayam, kebab, mie bakso, soto mie, atau makanan tambahan seperti tahu gejrot, dim sum, siomay, dan beberapa lagi makanan rumahan yang ada di satu-satunya warung di ujung kanan lokasi Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa.

Untuk minuman, pilihan saya biasanya antara teh botol atau es kelapa muda. Yang disebut terakhir itu benar-benar es kelapa muda, bukan basa-basi, dengan serutan daging kelapa muda yang berlimpah di dalam sebuah gelas minum yang berukuran besar.

Jika tak tahu apa yang mau dimakan di Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa, cara paling mudah adalah melihat tempat yang paling ramai atau penjualnya paling sibuk menyiapkan makanan dan cobalah pesan makanan di situ. Dengan cara itu kemungkinan besar Anda tak akan kecewa, baik di rasa maupun harganya.

Es doger juga merupakan favorit di kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa ini meskipun warna pernik makanannya terang menyeramkan. Selain itu ada sop buah yang nikmat dan berbagai pilihan jus yang nyus. Rujak buah juga merupakan pilihan yang baik untuk cuci mulut sehabis makan.

Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa masih memerlukan pembinaan dan penataan agar terlihat lebih rapih, bersih, dan nyaman bagi pengunjung. Kesadaran dan disiplin para pedagang harus selalu ditanamkan dan diingatkan kepada mereka, agar kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa semakin maju dan semakin baik.

Kuliner bisa dibilang bisnis yang gampang-gampang susah, mungkin malah banyak susah ketimbang gampangnya. Begitu pun, permintaan akan makanan dan minuman akan selalu tumbuh, karena semakin banyak orang yang malas membawa bekal makanan atau tak punya waktu untuk masak sendiri. Moga-moga saja Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa masih tetap bergairah karena sudah lama saya tak mampir.

Kuliner Masjid Agung Sunda Kelapa

3 (tiga) foto lainnya ada di sini. Alamat : Jalan Taman Sunda Kelapa Nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi GPS : -6.2018561, 106.8323797, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Hotel di Jakarta Pusat, Hotel Melati di Jakarta Pusat, Peta Wisata Jakarta Pusat, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Pusat.

Author : . Updated :
Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman yang senang tempat bersejarah dan panorama elok.

.