Tampilkan postingan dengan label Jakarta Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Barat. Tampilkan semua postingan

RPTRA Kalijodo Jakarta Barat

Lantaran datang dari utara, karena sesat arah namun diperbolehkan penjaga salah masuk karena pengunjung belum ramai, keberadaan RPTRA Kalijodo Jakarta Barat baru kami ketahui belakangan. Mestinya pengunjung memang masuk dari arah selatan, dari Jl Pangeran Tubagus Angke, sehingga pasti melihat lebih dulu keberadaan RPTRA (ruang publik terpadu ramah anak) yang ditata elok dan dilengkapi fasilitas yang beraneka ragam.

Kedai Seni Djakarte Kota Tua

Sudah beberapa kali saya ke Kedai Seni Djakarte Kota Tua, restoran yang memakai bangunan tua di sudut Taman Fatahillah, Jakarta Barat. Yang pertama adalah ketika pertama kalinya naik TransJakarta, kedua kalinya ketika naik Kereta Komuter Jabodetabek menuju ke Stasiun Kota.

Monumen Tambora Jakarta Barat

Jika bukan karena Cecep Subari Atmah, pria yang menemani berbincang saat kami berkunjung ke Masjid Jami Tambora, mungkin saya tidak akan pernah tahu tentang adanya sebuah tugu yang dikenal sebagai Monumen Tambora Jakarta. Meskipun kami telah sempat lewat di dekat lokasinya yang berada di pinggiran sebuah gang kecil.

Masjid Jami Tambora Jakarta Barat

Masjid Jami Tambora Jakarta merupakan masjid tua berikutnya yang saya kunjungi beberapa waktu lalu di ibu kota republik ini. Masjid ini konon dibangun pada tahun 1761 (1181 H). Ini berarti hanya selang setahun setelah berdirinya Masjid Jami AnNawier Pekojan yang merupakan masjid tertua ke-enam di Jakarta.

Masjid Al-Mansyur Sawah Lio Jakarta Barat

Tak begitu mudah menemukan lokasi Masjid Al-Mansyur Sawah Lio Jakarta. Sempat melihat gapura dari besi batangan berbentuk kubah masjid di mulut gang ketika melintas Jl KH Muhammad Mansyur namun mengabaikannya lantaran tak menduga bahwa itu adalah tanda buat ke masjid ini. Selain tak melihat nama gang, fokus saat itu memang mencari lokasi Masjid Jami An-Nawier Pekojan.

Langgar Tinggi Pekojan Jakarta

Lokasi Langgar Tinggi Pekojan Jakarta berjarak hanya sekitar 160 meter dari Masjid Jami AnNawier, arah ke Timur, memunggungi Kali Angke. Letaknya persis di tepi jalan tak berbahu, dan tak pula memiliki halaman depan. Sedangkan halaman belakangnya selebar sekitar 10 meter berbatas pinggir Kali Angke (Google Map menandainya sebagai Kali Krukut).

Masjid Jami AnNawier Pekojan Jakarta

Tidak begitu mudah untuk menemukan Masjid Jami AnNawier Pekojan yang, sesuai nama, lokasinya berada di daerah Pekojan, Jakarta Barat. Itu lantaran meski sudah lebih dari 25 tahun tinggal di Jakarta namun mungkin baru sekali dua saya pernah datang ke wilayah di dekat masjid ini. Jakarta Barat bukan kawasan jelajah saya.

Gedung Candra Naya Jakarta

Gedung Candra Naya Jakarta adalah Cagar Budaya yang sudah lama saya cari dan ingin kunjungi, salah satunya karena namanya yang terdengar merdu. Sempat mengira lokasinya berada di Jl Hayam Wuruk, sehingga beberapa bulan lalu saya lambatkan laju mobil di jalan itu arah ke Harmoni, sembari mata berputar mencari-cari.

Gedung Arsip Nasional Jakarta

Gedung Arsip Nasional Jakarta di Jl Gajah Mada Jakarta saya kunjungi setelah beberapa hari sebelumnya sempat mencari lokasinya dari dalam Bus TransJakarta ketika dalam perjalanan menuju ke Taman Fatahillah. Meskipun selintas, gedung tua elok itu terlihat dan memudahkan saya ketika berkunjung ke sana ditemani oleh Pak Dayat.

Taman Fatahillah Jakarta

Sudah cukup sering ke Taman Fatahillah Jakarta, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun naik KRL dan Bus TransJakarta. Juara pertamanya adalah naik KRL di jam yang tak begitu sibuk karena nyaman, cepat, dan ongkosnya murah. Kali ini kami menumpang Metromini dan turun di Halte Tugas di mulut Kawasan Industri Pulogadung (sekarang ada bus TJ dari Pulo Gebang ke Pulo Gadung). Setelah naik Bus TransJakarta Pulogadung - Dukuh Atas kami turun di Halte Dukuh Atas untuk transit ke Bus TransJakarta jurusan Blok M - Kota.

Gereja Sion Jakarta

Gereja Sion Jakarta merupakan sebuah bangunan kuno antik peninggalan dari jaman kolonial Belanda yang lokasinya berada di Jl Pangeran Jayakarta No. 1, Jakarta Barat. Jika dari Stasiun Kereta Api Kota (Beos) maka jaraknya hanya sekitar 200 meter, dengan bagian sisi Utara menghadap ke arah Jalan Mangga Dua Raya. Halaman parkir Gereja Sion Jakarta ada di sisi Utara, dimana terdapat genta.

Kelenteng Jin De Yuan Jakarta

Kelenteng Jin De Yuan Jakarta merupakan salah satu kelenteng tertua di Jakarta, didirikan pertama kali pada 1650 oleh seorang Letnan keturunan Tionghoa bernama Kwee Hoen. Kelenteng Jin De Yuan berada di Jl. Kemenangan III No. 13 (Petak 9) Glodok, dan karena kelenteng Tri Dharma maka ia memiliki altar untuk penganut Tao, Confucius dan Budha.

Motel di Jakarta Barat

Di bawah ini adalah daftar nama-nama Motel di Jakarta Barat. Harga kamar Motel di Jakarta Barat yang disebutkan, jika pun ada, hendaknya hanya digunakan sebagai panduan saja karena bisa berubah setiap saat. Informasi tentang motel di Jakarta Barat ini akan diperbarui ketika informasi baru telah tersedia.

Kirim ke kami informasi hotel anda dengan form ini. Klik untuk cari hotel.

Masjid Angke Jakarta Barat

Masjid Angke Jakarta adalah salah satu masjid tua yang masih bertahan, dan kuat, di tengah permukiman padat Kota Jakarta. Masjid Jami Angke, yang nama resminya Masjid Al-Anwar, lokasinya berada di Gg. Masjid No. 1, di selatan Jl Pangeran Tubagus Angke RT 01/RW 05, Kampung Rawa Bebek, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Masjid Kebon Jeruk Jakarta Barat

Masjid Kebon Jeruk Jakarta merupakan sebuah masjid berusia lebih dari dua abad yang lokasinya berada bukan di daerah Kebon Jeruk seperti saya duga sebelumnya, namun di Jalan Hayam Wuruk No. 85, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Toko Merah Jakarta Barat

Toko Merah Jakarta adalah salah satu gedung tua di Kawasan Kota Tua Jakarta yang dikatakan memiliki gaya arsitektur Tionghoa lantaran dominasi warna merah pada bangunannya (meski merah tua). Bangunan Toko Merah ini didirikan pada 1730 dan lalu digunakan sebagai tempat tinggal Gustaaf Willem Baron Van Imhoff semasa menjabat sebagai Gubernur Jenderal VOC pada 1743 - 1750.

Museum Bank Mandiri Jakarta

Museum Bank Mandiri Jakarta lokasinya berada di daerah Kota, tepatnya di ujung Jl. Pintu Besar Selatan selewat Jl. Gajah Mada. Letak museum berseberangan dengan halte Bus TransJakarta Kota, dan bisa diakses melalui lorong bawah tanah yang nyaman arah dari Stasiun Besar Kota jika berkunjung dengan naik KA Komuter Jabodetabek.

Museum Tekstil Jakarta

Museum Tekstil Jakarta menempati bangunan bergaya kolonial di atas tanah luas di tepi jalan K.S. Tubun No.4 yang sangat sibuk di hampir sepanjang waktu. Jalan yang juga dikenal sebagai Jl. Petamburan di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat ini, lalu lintasnya sangat padat, sehingga kadang sulit bagi pengunjung untuk menemukan pintu gerbangnya.

Museum Fatahillah Jakarta

Museum Fatahillah Jakarta, atau Museum Sejarah Jakarta terletak beberapa langkah dari Museum Wayang, melintasi separuh Taman Fatahillah yang luas. Museum Fatahillah beralamat Jl. Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat, menempati bangunan tua pada tanah seluas 13.000 meter persegi, berada dalam kawasan wisata Kota Tua Jakarta.

Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta

Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta adalah salah satu dari sedikit museum di kota Jakarta yang masih belum sempat saya kunjungi sampai saat itu. Lokasinya sebenarnya berada sangat dekat dengan Museum Fatahillah yang telah saya kunjungi beberapa bulan sebelumnya.