Bukittinggi, Sumatera Barat, Tempat Wisata

Tempat Wisata di Bukittinggi

Tulisan ini merupakan catatan Tempat Wisata di Bukittinggi. Kota Bukittinggi, yang berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau, berada pada ketinggian 909 -941 m dpl, berhawa sejuk. Bukittinggi memiliki tanah dengan kontur berbukit dan berlembah.

Perjalan menuju Bukittinggi memiliki pemandangan indah. Pejalan bisa singgah di Air Terjun Lembah Anai, pusat kerajinan kain tenun khas Minangkabau Pandai Sikek, Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau, Sate Mak Syukur, Bika Talago dan rumah-rumah khas Minangkabau.

Tempat Wisata di Bukittinggi


Heritage

Benteng Fort de Kock Di atas Bukit Jirek, dibangun oleh Kapten Bouer pada 1825 semasa Perang Paderi.

Gedung Balai Kota Bukit Gulai Bancah Bukittinggi yang diresmikan pada 24 Januari 2005. Dari tempat wisata ini pengunjung bisa melihat keindahan Kota Bukittinggi.

Istana Bung Hatta Berada tepat di seberang taman Jam Gadang Bukittinggi, dengan halaman luas. Tidak dibuka untuk umum, hanya bisa dilihat jika ada ijin.

Jam Gadang Bukittinggi Merupakan ikon paling menonjol Kota Bukittinggi, selain tentu saja Ngarai Sianok. Bisa sewa delman untuk berkeliling, dan ada pasar kaget menjelang senja hingga malam.

Jembatan Limpapeh Tempat Wisata di Bukittinggi yang merupakan jembatan gantung yang menghubungkan Benteng Fort de Kock dan Taman Margasatwa Kinantan.

Museum Bundo Kanduang
Wisata Bukittinggi yang lokasinya berada di dalam Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan, dengan bangunan bergaya arsitektur Minangkabau.

Museum Tridaya Eka Dharma
Di depan Taman Panorama yang diantaranya menyimpan pesawat, senjata, peralatan komunikasi serta foto semasa perjuangan.

Pustaka Bung Hatta
Bukit Gulai Bancah yang dibangun di atas tanah seluas 5.600 m2, dilengkapi auditorium, mushalla, dan ruang konferensi.

Rumah Kelahiran Bung Hatta Jalan Soekarno-Hatta No. 37, merupakan rumah tempat kelahiran Bung Hatta.

Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Berupa area rekreasi yang kami kunjungi dengan menyeberang Jembatan Limpapeh

Taman Monumen Bung Hatta Di samping gedung Istana Bung Hatta, pada lereng bukit rendah, diteduhi pepohonan besar.

Taman Panorama dan Lobang Jepang Jl. Panorama Bukittinggi, Sumatera Barat, hanya beberapa meter dari Pical Sikai.

Tugu Pahlawan Tak Dikenal Berupa monumen tepat di seberang Taman Monumen Bung Hatta, di Jl. Jam Gadang.

Alam


Jenjang 1000
Barupa jalan berliku menelusur celah tebing yang biasa digunakan masyarakat setempat untuk mengambil air minum di Ngarai Sianok.

Jenjang Ampek Puluah
Dibangun pada 1908 dan pada awalnya merupakan jalan penghubung antara Pasar Atas dengan Pasar Bawah Bukittinggi.

Ngarai Sianok Tebing jurang tinggi dan lembah lebar memanjang, keajaiban alam yang harus dilihat jika ke Bukittinggi, selain Jam Gadang, dan Lubang Jepang.

Religi


Masjid Jami Birugo
Masjid yang berada di Jl. Jenderal Sudirman, dibangun pada tahun 1956.

Kuliner


Haus's Tea Tempat nongkrong di Bukittinggi. Sebagai dokumentasi kuliner, karena dikabarkan tutup.

Nasi Goreng Ajo Tempat makan kaki lima yang punya kelas tersendiri

Pical Sikai Pecel khas dari Minangkabau.

Warung Kupi & Mie Aceh Baroena Warung dengan masakan khas dari Aceh.

Tempat Wisata di Bukittinggi Tempat Wisata di Bukittinggi Tempat Wisata di Bukittinggi

Hotel


Hotel di Bukittinggi Catatan hotel dan penginapan di Bukittinggi, dari yang murah sampai yang berkelas.

Peta Wisata


Peta Wisata Bukittinggi

Data GPS tempat wisata di Bukittinggi

Event


Fashion Fiesta on the Street
Peragaan busana yang diselenggarakan di jalan utama Kota Bukittinggi yaitu Jalan Sudirman, diselenggarakan bulan Oktober atau sesuai jadwal.

Pacu Kuda Wisata Derby
Warisan budaya alek nagari untuk menjaga silaturahmi, dengan nilai-milai solidaritas dan persatuan, diselenggarakan sekitar bulan Maret, atau sesuai jadwal.

Pagelaran Seni Rupa Nasional
Diselenggarakan oleh komunitas seni Tambo Arts Center, memamerkan hasil karya para seniman Sumatera Barat, yang tinggal di Sumatera Bara, Bandung, Yogyakarta, dan Riau. Diselenggarakan sekitar bulan September atau sesuai jadwal.


, seorang pejalan musiman dan penyuka sejarah yang lahir di Desa Mersi - Purwokerto, dan sekarang tinggal di Jakarta. Diperbarui: Agustus 25, 2020.

Tulis Komentar

Ketik dulu, lalu klik "Masuk ..." atau "Posting".

« Baru©2021 IkutiLama »

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.