Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta

aroengbinang.com -
Setelah sempat meninggalkan lokasi Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol lantaran gentar melihat antrian mahapanjangnya, akhirnya kami berjalan balik menuju buntut antrian, yang malahan lebih panjang dari ketika kami pertama kali datang. Begitulah, karena makin ditunda bisa-bisa semakin menaga lagi panjangnya.

Ice Age di Dunia Fantasi Ancol masih merupakan wahana wisata keluarga yang banyak diminati pengunjung. Ini tentu berkat keterkenalan karakter unik dan menarik dari film animasi Ice Age yang diproduksi 20th Century Fox. Film pertama Ice Age dirilis pada tahun 2002, diikuti sekuel pertama Ice Age : The Meltdown pada Maret 2006, lalu Ice Age : Dawn of the Dinosaurs Juli 2009, kemudian Ice Age : Continental Drift Juli 2012, dan sekuel keempat Ice Age : Collision Course yang dirilis pada Juli 2016.

Di Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta ini kami naik kereta yang bergerak di sepanjang kanal arus air melewati ruangan yang didekorasi dengan panorama film Ice Age, lengkap dengan tokoh-tokoh yang nama dan bentuknya sudah sangat dikenali anak-anak hingga orang tua. Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta ini mulai dibangun sejak tahun 2012 dengan menghabiskan dana sekitar 200 milyar, dan diluncurkan secara resmi pada 10 April 2014, menggantikan Legenda Rama Shinta yang pertama kali dibuka pada tahun 1999.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta
Patung elok dari tiga tokoh utama dalam film yang diletakkan dalam sebuah bundaran di dekat antrian masuk ke area Wahana Ice Age Dufan. Sid adalah seekor kukang tanah yang konyol namun setia, Manfred atau Manny si gajah purba yang bermuka masam dan sarkastik, dan Diego si harimau gigi pedang (saber tooth tiger) yang meninggalkan gerombolan jahatnya untuk menjadi sahabat Manny dan Sid.

Kesemua binatang itu dalam dunia nyata sudah lama punah. Kukang tanah punah sekitar 10.000 tahun yang lalu di Amerika Utara, namun belum diketahui apa penyebabnya. Mammoth, gajah purba besar yang berbulu dengan punggung miring ke belakang dan gading melengkung panjang, sudah punah dari zaman Pleistosen sekitar 12.000 tahun yang lalu, kira-kira bersamaan dengan punahnya harimau gigi pedang. Sebelum masuk ke antrian Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta kami lebih dulu membeli jajanan untuk mengisi perut dan minuman untuk membasahi tenggorok. Itu agar tidak sampai terjadi pemberontakan para cacing perut lantaran lamanya menunggu antrian yang bisa lebih dari satu jam lamanya, padahal ketika meluncur di wahananya sendiri hanya menghabiskan waktu 8 menit.

Model antrian Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta mirip setopan lalu lintas dengan durasi lampu merah sangat lama, membuat banyak orang rela duduk ndeprok di lantai daripada lelah berdiri. Namun ketika lampu hijau menyala, antrian berjalan bisa lumayan jauh majunya, yang rupanya memang disengaja untuk memudahkan petugas dan pengunjung pun bisa duduk santai menunggu.

Setelah akhirnya melewati palang pintu yang dibuka tutup petugas untuk mengatur jumlah orang yang masuk ke dalam bangunan, kami pun berjalan melewati lintasan menanjak sehingga bisa melihat tulisan Ice Age pada dinding luar bangunan pada posisi yang hampir sejajar. Sesaat setelah masuk ke dalam ruangan, hawa sejuk pendingin ruangan mulai menyapa.

Jika pergi bersama teman atau keluarga, lebih baik masuk antrian dulu sebelum membeli makanan dan minuman. Setelah mengantri, salah seorang bisa keluar untuk membeli makanan minuman, dan orang tak akan ada yang protes ketika masuk kembali ke antrian setelah membeli makanan. Demikian juga pergi ke toilet setelah berada dalam antrian, sehingga tidak rugi waktu.

Jarak dari mulai kami masuk ke dalam bangunan hingga sampai ke dermaga di tepian kanal arus sebenarnya cukup jauh, namun pengelola mengatur agar tidak ada antrian di dalam ruangan yang didekorasi secara menarik. Hanya saja karena saking lamanya mengantri membuat orang tak sabar untuk segera sampai di ujung ruangan, sehingga hanya menikmati sepintas apa yang mereka lihat. Antrian yang tak terlalu lama ada lagi di ujung ruangan, menunggu perahu datang.

Setelah beberapa saat di tepian dermaga kanal arus, akhirnya perahu untuk kami tumpangi datang juga. Setiap perahu memiliki lima deret kursi yang masing-masing bisa diisi oleh 4 orang dewasa. Kami memilih duduk di baris paling belakang, karena tahu bahwa di ujung kanal akan ada luncuran yang mencipratkan air terutama ke mereka yang duduk di baris terdepan.

Kanal arus di Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta ini hampir sama dengan yang ada di Istana Boneka, hanya temanya saja berbeda dan teknik animasi di Ice Age bisa dibilang lebih modern serta memikat, dilengkapi layar media serta sejumlah efek khusus. Sensasi yang tak ditemukan di Istana Boneka adalah ketika perahu menanjak dan sesaat kemudian meluncur tajam ke bawah setinggi 4 meter yang mengakhiri petualangan pengunjung di Wahana Ice Age Dufan.

Pengunjung yang menonton film Ice Age akan bisa mengenali karakter dan potongan peristiwa yang berada di sepanjang kiri kanan kanal arus. Ice Age pertama menceritakan Sid, yang ditinggal keluarganya, dan kawanan mamalia yang migrasi ke selatan. Sid bertemu Manny, keduanya sepakat untuk mengembalikan seorang bayi manusia ke ayahnya, setelah perkampungan keluarganya diserang gerombolan harimau dan ibunya tewas terseret arus sungai. Diego, salah satu harimau gigi pedang yang menyerang manusia, akhirnya menjadi penyelamat dalam perjalanan mengembalikan si bayi ke ayahnya.

Sekuel pertama Ice Age: The Meltdown menceritakan Manny, Sid, dan Diego yang mengetahui bahwa dinding es tinggi yang mengelilingi lembah tempat mereka tinggal hampir jebol dan bisa menenggelamkan lembah hingga satu mil di bawah air. Seekor burung nasar memberi tahu bahwa ada sebuah perahu di ujung lembah yang bisa menyelamatkan mereka semua, tetapi hanya ada waktu tiga hari untuk sampai ke sana atau mati. Di jalan mereka bertemu Ellie, mammoth betina yang mengira dia adalah possum (semacam tupai), seperti Crash dan Eddie yang selalu pergi bersamanya.

Di sekuel kedua Ice Age: Dawn of the Dinosaurs, Ellie sedang hamil tua dan Scrat si tupai konyol jatuh cinta dengan Scratte. Diego pergi karena tak mau berurusan dengan kehidupan rumah tangga keluarga baru Manny. Sid yang ditolak ikut oleh Diego, mencuri telur dinosaurus yang mengundang datangnya sang induk dinosaurus dan membawanya ke dunia bawah tanah. Manny, Ellie, Diego, beserta si possum Crash dan Eddie, datang ke dunia bawah untuk mencari Sid dan bertemu Buck, musang bermata satu antik yang membantu mereka dalam menyelamatkan Sid.

Di sekuel ketiga Ice Age: Continental Drift, Peaches, anak Manny dan Ellie, sudah remaja. Kelakukan Scrat dengan biji pohon eknya membawa akibat yang mengubah dunia, memisahkan Manny, Sid, dan Diego dari anggota kelompok lainnya. Ketika mencoba pulang dengan mengendarai bongkahan es, mereka harus berhadapan dengan geng bajak laut yang dipimpin oleh Kapten Gutt.

Dalam sekuel keempat Ice Age: Collision Course yang dirilis sekitar dua tahun setelah Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta dibuka, kembali si tupai konyol Scrat membuat ulah dengan biji pohon eknya yang secara tak sengaja mengaktifkan pesawat luar angkasa dan melontarkannya ke luar orbit Bumi, memicu serangkaian peristiwa kosmik yang menerbangkan asteroid dan benturannya bisa membuat kehidupan di Bumi punah. Untuk menyelamatkan Bumi, Manny, Sid, Diego, dan kawanan lainnya bersatu kembali dengan Buck, yang memimpin mereka dalam upaya menyelamatkan kehidupan di Bumi dari kepunahan.

Boleh jadi karena Wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol Jakarta ini dibuka setelah sekuel ketiga, maka ketika berjalan keluar dari kanal arus kami disapa dengan sebuah wahana kapal mengayun secara acak yang menggunakan karakter kapal geng bajak laut pimpinan Kapten Gutt, yang nangkring di tiang utama kapal. Si kapten adalah wujud dari Gigantopithecus yang telah punah ratusan ribu tahun yang lalu, termasuk dalam genus kera mirip orangutan namun dengan berat hampir lima kali lipat.

Wahana Ice Age Dunia Fantasi

Alamat : Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Telp. 021 - 64710000, 021 - 6403249/50 ext. 421/422. Lokasi GPS : -6.123517, 106.832063, Waze. Jam buka : Senin s/d Jumat 10.00 - 18.00, Sabtu, Minggu, Libur: 10.00 - 20.00. Harga tiket masuk : Rp200.000, dan Rp295.000 untuk akhir pekan. Annual Pass Rp600.000.

Galeri Foto Wahana Ice Age Dufan

Masih di tengah antrian namun sudah masuk ke dalam bangunan yang beratap dan belum sampai di palang pagar buka tutup yang mengatur aliran pengunjung ke ruang utama Wahana Ice Age. Di ujung sana ada media promosi Wahana Galactica.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Tengara peringatan yang nyaris pudar ini memberi informasi bahwa Wahana Ice Age termasuk jenis wahana petualangan dengan perahu. Di dalamnya ada unsur kejutan dan turunan tajam 4 meter, sehingga pengunjung diharapkan agar selalu berpegangan pada perahu.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Formasi pilar, atap dan tembok yang dibuat menyerupai kondisi jaman purba, yang kami lewati selepas dari pintu bukak tutup yang dijaga oleh petugas.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Pandangan pada dinding luar bangunan Wahana Ice Age yang memberi gambaran ketinggian lintasan yang kami daki untuk masuk ke dalam ruang utama gedung. Di bawah tulisan Entrance di sana adalah lintasan yang sebelumnya kami lewati.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Lintasan terbuka yang baru saja kami lewati beberapa saat sebelumnya, dengan latar tulisan Ice Age Arctic Adventure pada puncak bangunan.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Foto ini memperlihatkan lintasan yang melingkar sebelum masuk ke dalam ruangan utama Wahana Ice Age. Di atas lubang masuk terlihat patung si tupai purba Scrat dengan biji pohon ek-nya yang sangat berharga namun menjadi pemicu timbulnya banyak masalah.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Pemandangan pada salah satu bagian lorong di dalam bangunan Wahana Ice Age yang kami lewati untuk menuju ke tepian dermaga kanal arus sungai. Di sebelah kanan ada tulisan 100% Bebas Dinosaurus.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Lorong terakhir yang lokasinya sudah sangat dekat dengan dermaga kanal arus air, dimana antrian terhenti lagi selama beberapa saat di sini.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Kami berhenti pada anak tangga, dan di ujung sana adalah area yang berada di tepian dermaga kanal arus dimana pengunjung Wahana Ice Age tinggal menunggu perahu kosong yang mendekati dermaga.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Antrian pengunjung di tepian dermaga kanal arus. Antrian paling kiri akan mendapat tempat duduk paling belakang. Anda harus berada di antrian ini jika tak ingin terkena cipratan air saat perahu meluncur turun dengan cepat dari ketinggian 4 meter. Tak seberapa tinggi, setelah sebelumnya ada yang menyebut ketinggiannya 10 meter. Di seberang sana adalah lintasan bagi pengunjung setelah turun dari perahu.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Di ujung sana adalah perahu yang baru saja tiba setelah melewati turunan tajam. Itu adalah perahu yang akan kami tumpangi, setelah menurunkan pengunjung di seberang kanal di depan sana.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Sesaat setelah kami naik ke perahu dan meluncur mengikuti arus air terlihat Manny dengan tampang masamnya yang khas, serta Diego si harimau gigi pedang yang tengah tertawa melihat tingkah Manny.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Sudut pandang yang sedikit berbeda pada sosok Manny dan Diego, tokoh utama dalam film Ice Age selain Sid.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Pemandangan pada salah satu bagian lintasan yang kami lewati, yang dihias dengan semak dan pepohonan serta karakter yang diambil dari film Ice Age.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Triceratop, dinosaurus bertanduk tiga berbadan besar, yang menjadi salah satu 'figuran' dalam film Ice Age. Panjang dinosaurus yang sering disebut Tritop ini bisa mecapai 9 m, tinggi 4 m dan berat 6 ton.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Di Ice Age pertama, dinosaurus jika pun ada hanya numpang lewat. Adalah Sid pada sekuel kedua yang mengundang datangnya induk dinosaurus lantaran ia mencuri telurnya, dan kemudian membawanya ke dunia bawah dimana tinggal di Apatosaurus atau Brontosaurus yang berleher panjang ini.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Pandangan lebih dekat pada Brontosaurus yang juga hanya menjadi 'figuran' di film Ice Age : Dawn of the Dinosaurs, ketika Manny dan kawan-kawan baru saja turun ke dunia bawah tanah.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Sid si kukang tanah yang polos dan naif namun memiliki kesetiakawanan yang tinggi, serta sayang pada neneknya. Hanya karena ingin memiliki keluarga sendiri, Sid yang polos mencuri telur dinosaurus yang akhirnya membawa Manny dan kawan-kawannya berpetualang ke dunia bawah tanah dan bertemu dengan Buck.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Buck yang kocak dan pemberani, meski kadang konyol juga dengan celotehnya yang menyerupai orang sedang stress, seperti misalnya ia menggunakan batu untuk menelpon entah siapa secara imajiner.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Tiga tokoh utama Ice Age, yaitu Manny, Sid, dan Diego, yang tampaknya tengah berada di pulau es yang terpisah dari benua es utama dan terapung terbawa gelombang di laut yang luas.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Sebuah segmen di Wahana Ice Age yang sebentar lagi akan kami lewati. Tikungan di ujung sana akan menuju ke ujung petualangan berupa sensasi perahu yang terjun dengan tajam setelah sebelumnya naik dulu merambat ke atas.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Pemandangan sesaat setelah kami turun dari perahu dan dalam posisi meninggalkan dermaga kanal arus.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Area luas ini berada tepat setelah kami keluar dari lorong kanal arus, masih di dalam gedung Wahana Ice Age. Selain restoran, toko suvenir, dan mainan anak, di area ini juga ada Wahana Kontiki, yaitu kapal bajak laut yang dikomandani Kapten Gutt, serta ada pula Hello Kitty Adventure.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Pandangan yang mengarah pada Kapal Kontiki dengan warna dinding kebiruan di ujung sana, dan di sebelah kanan adalah akses masuk menuju ke Hello Kitty Adventure yang cukup menarik.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Foto Wahana Ice Age Dunia Fantasi yang saya ambil ketika malam telah jatuh, namun antrian terlihat masih panjang. Ada enaknya juga malam-malam mengantri oleh sebab di tempat ini lumayan banyak angin dan hawanya pun terasa lebih sejuk setelah matahari tenggelam.

wahana ice age dunia fantasi ancol jakarta

Info Jakarta

Nomor Telepon Penting, Hotel di Jakarta Utara, Hotel Melati di Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Utara.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.