Foto Wahana Ice Age

Patung elok dari tiga tokoh utama dalam film yang diletakkan dalam sebuah bundaran di dekat antrian masuk ke area Wahana Ice Age Dufan. Sid adalah seekor kukang tanah yang konyol namun setia, Manfred atau Manny si gajah purba yang bermuka masam dan sarkastik, dan Diego si harimau gigi pedang (saber tooth tiger) yang meninggalkan gerombolan jahatnya untuk menjadi sahabat Manny dan Sid.



Masih di tengah antrian namun sudah masuk ke dalam bangunan yang beratap dan belum sampai di palang pagar buka tutup yang mengatur aliran pengunjung ke ruang utama Wahana Ice Age. Di ujung sana ada media promosi Wahana Galactica.



Tengara peringatan yang nyaris pudar ini memberi informasi bahwa Wahana Ice Age termasuk jenis wahana petualangan dengan perahu. Di dalamnya ada unsur kejutan dan turunan tajam 4 meter, sehingga pengunjung diharapkan agar selalu berpegangan pada perahu.



Formasi pilar, atap dan tembok yang dibuat menyerupai kondisi jaman purba, yang kami lewati selepas dari pintu bukak tutup yang dijaga oleh petugas.



Pandangan pada dinding luar bangunan Wahana Ice Age yang memberi gambaran ketinggian lintasan yang kami daki untuk masuk ke dalam ruang utama gedung. Di bawah tulisan Entrance di sana adalah lintasan yang sebelumnya kami lewati.



Lintasan terbuka yang baru saja kami lewati beberapa saat sebelumnya, dengan latar tulisan Ice Age Arctic Adventure pada puncak bangunan.



Foto ini memperlihatkan lintasan yang melingkar sebelum masuk ke dalam ruangan utama Wahana Ice Age. Di atas lubang masuk terlihat patung si tupai purba Scrat dengan biji pohon ek-nya yang sangat berharga namun menjadi pemicu timbulnya banyak masalah.



Pemandangan pada salah satu bagian lorong di dalam bangunan Wahana Ice Age yang kami lewati untuk menuju ke tepian dermaga kanal arus sungai. Di sebelah kanan ada tulisan 100% Bebas Dinosaurus.



Lorong terakhir yang lokasinya sudah sangat dekat dengan dermaga kanal arus air, dimana antrian terhenti lagi selama beberapa saat di sini.



Kami berhenti pada anak tangga, dan di ujung sana adalah area yang berada di tepian dermaga kanal arus dimana pengunjung Wahana Ice Age tinggal menunggu perahu kosong yang mendekati dermaga.



Antrian pengunjung di tepian dermaga kanal arus. Antrian paling kiri akan mendapat tempat duduk paling belakang. Anda harus berada di antrian ini jika tak ingin terkena cipratan air saat perahu meluncur turun dengan cepat dari ketinggian 4 meter. Tak seberapa tinggi, setelah sebelumnya ada yang menyebut ketinggiannya 10 meter. Di seberang sana adalah lintasan bagi pengunjung setelah turun dari perahu.



Di ujung sana adalah perahu yang baru saja tiba setelah melewati turunan tajam. Itu adalah perahu yang akan kami tumpangi, setelah menurunkan pengunjung di seberang kanal di depan sana.



Sesaat setelah kami naik ke perahu dan meluncur mengikuti arus air terlihat Manny dengan tampang masamnya yang khas, serta Diego si harimau gigi pedang yang tengah tertawa melihat tingkah Manny.



Sudut pandang yang sedikit berbeda pada sosok Manny dan Diego, tokoh utama dalam film Ice Age selain Sid.



Pemandangan pada salah satu bagian lintasan yang kami lewati, yang dihias dengan semak dan pepohonan serta karakter yang diambil dari film Ice Age.



Triceratop, dinosaurus bertanduk tiga berbadan besar, yang menjadi salah satu 'figuran' dalam film Ice Age. Panjang dinosaurus yang sering disebut Tritop ini bisa mecapai 9 m, tinggi 4 m dan berat 6 ton.



Di Ice Age pertama, dinosaurus jika pun ada hanya numpang lewat. Adalah Sid pada sekuel kedua yang mengundang datangnya induk dinosaurus lantaran ia mencuri telurnya, dan kemudian membawanya ke dunia bawah dimana tinggal di Apatosaurus atau Brontosaurus yang berleher panjang ini.



Pandangan lebih dekat pada Brontosaurus yang juga hanya menjadi 'figuran' di film Ice Age : Dawn of the Dinosaurs, ketika Manny dan kawan-kawan baru saja turun ke dunia bawah tanah.



Sid si kukang tanah yang polos dan naif namun memiliki kesetiakawanan yang tinggi, serta sayang pada neneknya. Hanya karena ingin memiliki keluarga sendiri, Sid yang polos mencuri telur dinosaurus yang akhirnya membawa Manny dan kawan-kawannya berpetualang ke dunia bawah tanah dan bertemu dengan Buck.



Buck yang kocak dan pemberani, meski kadang konyol juga dengan celotehnya yang menyerupai orang sedang stress, seperti misalnya ia menggunakan batu untuk menelpon entah siapa secara imajiner.



Tiga tokoh utama Ice Age, yaitu Manny, Sid, dan Diego, yang tampaknya tengah berada di pulau es yang terpisah dari benua es utama dan terapung terbawa gelombang di laut yang luas.



Sebuah segmen di Wahana Ice Age yang sebentar lagi akan kami lewati. Tikungan di ujung sana akan menuju ke ujung petualangan berupa sensasi perahu yang terjun dengan tajam setelah sebelumnya naik dulu merambat ke atas.



Pemandangan sesaat setelah kami turun dari perahu dan dalam posisi meninggalkan dermaga kanal arus.



Area luas ini berada tepat setelah kami keluar dari lorong kanal arus, masih di dalam gedung Wahana Ice Age. Selain restoran, toko suvenir, dan mainan anak, di area ini juga ada Wahana Kontiki, yaitu kapal bajak laut yang dikomandani Kapten Gutt, serta ada pula Hello Kitty Adventure.



Pandangan yang mengarah pada Kapal Kontiki dengan warna dinding kebiruan di ujung sana, dan di sebelah kanan adalah akses masuk menuju ke Hello Kitty Adventure yang cukup menarik.



Foto Wahana Ice Age Dunia Fantasi yang saya ambil ketika malam telah jatuh, namun antrian terlihat masih panjang. Ada enaknya juga malam-malam mengantri oleh sebab di tempat ini lumayan banyak angin dan hawanya pun terasa lebih sejuk setelah matahari tenggelam.



©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.