RTH Kalijodo Jakarta Utara

February 08, 2019. Label:
aroengbinang.com -
Akhirnya sempat juga kami berkunjung ke RTH Kalijodo Jakarta selepas siang, saat panasnya sinar matahari masih terasa terik. RTH atau Ruang Terbuka Hijau merupakan bentuk pemanfaatan lahan di satu kawasan yang diperuntukkan bagi penghijauan, baik berupa konservasi maupun binaan. Meski letaknya bersebelahan dengan RPTRA Kalijodo, namun saya tulis terpisah karena keduanya berada di dua wilayah berbeda.

RTH Kalijodo berada di wilayah Jakarta Utara, sedangkan RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Kalijodo ada di wilayah Jakarta Barat. Keduanya dipisahkan tembok dan undakan tinggi yang di puncaknya memiliki sudut pandang luas ke semua arah. Namun jika sedang malas mendaki anak tangga itu maka pengunjung bisa menggunakan akses dari samping yang merupakan jalan inspeksi sekaligus sebagai area parkir kendaraan.

Kami naik ke jalan tol layang di Jatinegara arah ke utara dan lalu belok kiri menuju ke barat arah ke Bandara Soekarno - Hatta. Waze sudah memberi petunjuk untuk keluar di pintu tol Angke / Pejagalan / Glodok, rute termudah dan tercepat, namun kami keluar lebih awal di pintu tol Jl Jembatan Tiga. Sehingga di perempatan dengan Jl Jembatan Dua kami belok kanan masuk ke Jl Bandengan Utara hingga sampai ke RTH Kalijodo yang ada di sebelah kiri jalan.

rth kalijodo jakarta
Pemandangan mata burung ke arah utara atau sedikit barat daya dari atas undakan pemisah RTH Kalijodo Jakarta dan RPTRA, dengan area berumput dan pepohonan yang belum lama ditanam. Membutuhkan waktu setidaknya sepuluh tahun hingga area ini rimbun dan teduh. Kotak merah diantara dua mobil paling kiri adalah parkir meter, sementara parkir motor terlihat menyita jalur pedestrian. Google Maps menyebut sungai di sebelah kiri itu Kali Angke, sebagai kelanjutan dari Kali Ciliwung, dan berlanjut ke Banjir Kanal Barat.

Meski airnya keruh namun tak terlihat ada sampah mengambang. Mudah-mudahan saja Ahok bisa dapat CSR untuk menjernihkan airnya agar anak-anak bisa berenang dan bermain air. Jalan menurun keluar dari tol yang seharusnya kami lewati terlihat di ujung sana. Panjang jalan inspeksi di segmen ini sekitar 650 meter.

Jika satu mobil rata-rata membutuhkan ruang 4,5 meter, maka jalan itu bisa menampung sekitar 145 mobil. Hanya saja sebagian lahannya juga dipakai untuk parkir sepeda motor. Gedung parkir tampaknya perlu dipertimbangkan oleh pemprov DKI, sebagaimana yang dibuat di Taman Menteng. Apalagi jika nanti telah dibangun masjid.

Bangunan utama di RTH Kalijodo sepertinya terbuat dari struktur baja ringan dengan penutup atap polycarbonat yang menghilangkan sama sekali panas matahari jika berada di bawah bayangannya. Ada cukup banyak tempat duduk tersedia di sana dengan dua buah vending machine dari produsen minuman lokal. Toilet, termasuk untuk difabel, dan ruang mushola ada di bagian ujung bangunan ini.

Setidaknya ada lima lubang bulat pada atap, yang menjadi ruang tempat pertumbuhan pohon dan untuk menerima curahan air hujan yang jatuh ke lingkaran rumput di bawahnya dimana terdapat lubang-lubang resapan air. Bagi pengguna kursi roda, akses naik ke lantai bangunan ini berada di sisi sebelah kiri, menghadap ke skate park dan arena bermain sepeda BMX yang menjadi area favorit di RTH Kalijodo.

Mural cantik menghias dinding sepanjang 24 meter di ujung area merupakan ikon favorit RTH Kalijodo, tempat para pengunjung tua muda bergaya lebay bombay di depan kamera. Lokasinya berada di sebelah kanan bangunan utama. Mural yang mengambil tema Kalijodo dan sejarahnya itu dikerjakan selama sekitar empat hari oleh 11 seniman, yaitu Bujangan Urban, Darbot, Gigin, Marishka, Older Plus, Popo, Smokie, Stereoflow, Tutugraf, Tuyuloveme, dan Wormo. Bidang tapak kaki sempit di depan dinding mural, dan ketiadaan kesadaran pengunjung, membuat mereka menginjak-injak rumput untuk saling potret. Sehingga terlihat ada tali rafia dipasang di pinggir rerumputan yang membuat buruk pemandangan.

Mengingat sulitnya mendidik orang, lebih baik dibuat tembok rendah di sekeliling lapangan rumput, sekaligus sebagai tempat duduk, termasuk area rumput di pinggir jalan yang sebagian jadi gundul karena sadis diinjak-injak. Adanya logo Sinarmas Land pada dinding di sana sempat membuat orang menuduh PemProv DKI telah menjual tanah bekas lokalisasi Kalijodo seluas 10.000 m2 itu ke mereka. Kenyataannya tanah tetap milik Pemprov DKI, hanya saja seluruh biaya pembangunan RTH dan RPTRA Kalijodo yang nilainya milyaran ditanggung Sinarmas sebagai bagian program CSR mereka, dengan hanya mendapat kompensasi memasang nama dan logo.

Saat itu ada seorang anak muda tengah memacu sepedanya di arena bermain sepeda BMX yang dibuat bergelombang. Tua muda, kaya miskin, bisa bermain sepeda butut atau baru di lintasan melingkar itu secara gratis. Ada pula seorang anak yang menggunakan skateboard di lintasan ini. Area skate park dengan standard internasional tampak di sisi kanan pada foto, yang mulai ramai setelah hari beranjak sore.

Lebih ke utara ada area yang baru dibuka dimana ditempatkan sejumlah permainan anak seperti komidi putar mini, kereta mini, kincir mini, dan sejumlah permainan mini lainnya. Di sekitar area itu bisa ditemui mobil-mobilan genjot dengan empat pasang pedal yang disewa dengan membayar Rp.30.000. Skateboard juga bisa disewa di sana, juga becak mini dan kuda-kudaan.

Terlihat pula mobil mini dan sepeda mini listrik. Kios-kios sederhana yang menjual makanan ringan dan minuman terlihat berjajar setelah area permainan anak. Kesan saya area kuliner masih perlu ditata lagi agar meski murah namun tetap bisa tampak berkelas. Demikian pula area permainan anak yang areanya masih belum dipasang paving blok atau landasan yang aman buat anak-anak.

Kawasan Kalijodo sebelum Februri 2016 terkenal sebagai sarang judi, preman dan pelacuran. Meninggalnya suami istri Zulkafli (31) dan Nur Aini (28) karena ditabrak mobil yang dikendarai Riki di Jalan Daan Mogot KM 15 pada 8 Februari 2016 akibat baru saja menghabiskan malam di Kalijodo, menjadi pencetus tindak tegas Gubernur DKI Basuki (Ahok) Tjahaja Purnama untuk menutup kawasan itu dan mengembalikan fungsinya sebagai jalur hijau dan area publik. Buah manis RTH Kalijodo dan RPTRA Kalijodo kini bisa dinikmati masyarakat se-Jabodetabek. Terima kasih Ahok.

RTH Kalijodo Jakarta Utara

Alamat : Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasi GPS : -6.1421069, 106.789341, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : sepanjang waktu. Harga tiket masuk : gratis, hanya bayar parkir meter.

Video RTH Kalijodo



Galeri Foto RTH Kalijodo

Penampakan bangunan utama di RTH Kalijodo yang sepertinya terbuat dari struktur baja ringan dengan penutup atap polycarbonat yang menghilangkan sama sekali panas matahari jika berada di bawah bayangannya. Ada cukup banyak tempat duduk tersedia di sana dengan dua buah vending machine dari produsen minuman lokal. Toilet, termasuk untuk difabel, dan ruang mushola ada di bagian ujung bangunan ini.

rth kalijodo jakarta

Mural cantik yang menghias sebagian dinding sepanjang 24 meter itu juga merupakan ikon favorit RTH Kalijodo, tempat para pengunjung tua muda bergaya lebay bombay di depan kamera. Lokasinya berada di sebelah kanan bangunan utama. Mural yang mengambil tema Kalijodo dan sejarahnya itu dikerjakan selama sekitar empat hari oleh 11 seniman, yaitu Bujangan Urban, Darbot, Gigin, Marishka, Older Plus, Popo, Smokie, Stereoflow, Tutugraf, Tuyuloveme, dan Wormo. Bidang tapak kaki sempit di depan dinding mural, dan ketiadaan kesadaran pengunjung, membuat mereka menginjak-injak rumput untuk saling potret. Sehingga terlihat ada tali rafia dipasang di pinggir rerumputan yang membuat buruk pemandangan.

rth kalijodo jakarta

Seorang anak muda tengah memacu sepedanya di arena bermain sepeda BMX yang dibuat bergelombang. Tua muda, kaya miskin, bisa bermain sepeda butut atau baru di lintasan melingkar itu secara gratis. Ada pula seorang anak yang menggunakan skateboard di lintasan ini. Area skate park dengan standard internasional tampak di sisi kanan pada foto, yang mulai ramai setelah hari beranjak sore.

rth kalijodo jakarta

Lubang bundar dengan dahan dan ranting gundul menyajikan pemandangan yang menarik.

rth kalijodo jakarta

Tulisan di bawah logo sinarmas land itu berbunyi "Melalui program CSR PT Bumi Serpong Damai Tbk". Pada karikatur paling kanan atas ada teks "Kamera.... Eksyen!", dan di bawahnya ada lukisan kandang burung serta seorang pria tengah mengepak-ngepakkan burung betina agar si jantan turun menukik dari angkasa, sementara temannya duduk mengamati.

rth kalijodo jakarta

Anak tangga yang lumayan banyak, namun pemandangan dari atasnya elok. Rugi jika tak naik ke sana.

rth kalijodo jakarta

Jika sedang tidak banyak pengunjung maka anak-anak masih bisa bermain skuter dengan nyaman di sini sambil menunggu matahari turun lebih dalam ke barat.

rth kalijodo jakarta

Vending machine atau mesin jual yang menyediakan berbagai pilihan minuman dari sebuah produsen lokal. Praktis, hanya saja tidak ada kembalian, sehingga harus memasukkan uang pas.

rth kalijodo jakarta

Pandangan tengah yang mengarah ke ujung sebelah sana. Bentuk piramid terpancung di sebelah kanan adalah ruang serbaguna kecil yang saat itu digunakan sebagai tempat pengambilan sampel darah dan pemeriksaan HIV gratis.

rth kalijodo jakarta

Pandangan ke arah tembok mural dan anak tangga menuju RPTRA. Banyak orang menginjak rumput di sebelah kanan tangga untuk menyeberang ke jalan, membuatnya rumputnya mati dan tanahnya jadi gundul. Baiknya dibuat saja undakan dan jalan pintas kecil ketimbang rumput rusaknya semakin melebar.

rth kalijodo jakarta

Pandangan pada sisi sebelah kiri dengan dinding di ujung sana masih dibiarkan kosong. Mungkin sebagai simbol bahwa masa depan yang terbentang luas bergantung kepada masing-masing orang untuk bagaimana mengisinya.

rth kalijodo jakarta

Bangunan putih di sebelah kiri adalah mushola, dan di sebelah kanan adalah toilet. Tampak seorang petugas kebersihan yang tengah bekerja dengan sapu dan pengkinya. Soal kebersihan umumnya sudah ada kesadaran. Hanya kedisiplinan untuk tak menginjak rumput yang belum ada.

rth kalijodo jakarta

Pandangan pada skate park yang masih sepi karena terik matahari yang belum berkurang sengatnya. Namun sesekali ada saja anak muda yang meluncur dengan skate boardnya. Mudah-mudahan dari sana muncul pemain-pemain yang handal.

rth kalijodo jakarta

Tas-tas yang bertumpuk di pinggir itu adalah milik para pekerja kreatif yang tengah membuat film iklan komersial sebuah produk minuman nasional. Persoalan di RTH Kalijodo adalah bagaimana memaksa orang memakai jalan yang telah disediakan seperti tampak di sana dan tidak menginjak rumput.

rth kalijodo jakarta

Bagi beberapa orang anak, mesin penjual masih merupakan barang baru sehingga menarik untuk melihat proses transaksinya hingga barangnya diambil.

rth kalijodo jakarta

Area jalan diantara bangunan utama dan area berumput ini cukup lebar, bisa digunakan untuk kegiatan insidentil. Tak berapa lama setelah foto ini diambil, di tempat ini didirikan dua buah tenda sebagai tempat untuk menyediakan makan bagi para pekerja film yang tengah bekerja.

rth kalijodo jakarta

Pandangan lebih dekat pada ujung mural yang memperlihatkan beberapa orang anak sedang terjun dan berenang di sungai. Moga-moga Ahok diberi waktu cukup untuk menjadikan Ciliwung menjadi sungai yang layak mandi lagi.

rth kalijodo jakarta

Jalur jalan inspeksi ini berada di bagian ujung belakang RTH, biasa dipakai sebagai jalur mobil onthel. Di sebelah kanan adalah Kali Kerendang yang juga telah bersih dari sampah.

rth kalijodo jakarta

Rada repot memang mengambil foto di sini, karena bidang tembak yang sempit, atau harus memotretnya dari seberang lapangan rumput. Mesti ada solusi agar tak perlu lagi dipasang tali rafia, namun orang juga tak injak rumput.

rth kalijodo jakarta

Pandang dekat pada mural yang ada di ujung sebelah kanan.

rth kalijodo jakarta

Pengambilan foto dari jalur jalan di depan mural memang memberi sudut pandang latar mural yang sempit.

rth kalijodo jakarta

Pengambilan foto dari seberang lapangan rumput yang memberi hasil jauh lebih baik meski orangnya tampak kecil.

rth kalijodo jakarta

Adanya tali rafia memang merusak pemandangan, namun tanpanya rumput bisa rusak dan gundul. Serba susah.

rth kalijodo jakarta

Snapshot pada mural lainnya yang memperlihatkan wajah-wajah yang kebanyakan tanpa ekspresi dan miskin senyum, kecuali satu. Banyaknya lukisan bunga matahari mungkin menggambarkan optimisme.

rth kalijodo jakarta

Snapshot lainnya pada mural dengan vignet bentuk-bentuk geometris dengan warna yang cukup berani.

rth kalijodo jakarta

Snapshot mural berikutnya dengan lukisan berbagai bentuk mata aneh dan dibuat tidak simetris.

rth kalijodo jakarta

Pandangan pada pojok bawah dinding mural dan awal undakan. Desain RTH Kalijodo boleh dibilang sangat baik dan berkelas.

rth kalijodo jakarta

Pandangan pada bulatan lubang lainnya dan pohon yang masih berjuang untuk hidup dan tumbuh.

rth kalijodo jakarta

Pembatas antara anak tangga dengan area di belakang tembok yang merupakan bagian dari RPTRAalijodo. Mungkin tempat ini yang disebut sebagai rumah pompa.

rth kalijodo jakarta

Seorang anak tampak sedang bermain skate board di lintasan sepeda BMX. Jika tak bawa sepeda saya kira ada pula sewaan sepeda di sana.

rth kalijodo jakarta

Seorang pemuda tanggung mencoba lengkung skate park dengan sepeda kecilnya. Lintasan skate board di RTH Kalijodo ini dibuat dengan standard dunia, sehingga siapa pun yang berlatih di sini dengan tekun berpotensi menjadi atlet skate board yang berprestasi.

rth kalijodo jakarta

Seorang anak lainnya dengan sepeda sederhananya tengah beraksi di lintasan sepeda BMX. Apa pun jenis sepedanya, kalau hanya sekadar menikmati lintasan bisa saja bermain di sini. Namun ada juga saya kira yang berlatih serius.

rth kalijodo jakarta

Arena permainan anak yang terlihat masih sangat sederhana dan terkesan tak berkelas. Dengan merombak bagian bawah, dan mungkin membuat ornamen pembatas rendah di sebelah kanan bisa membuat tempat itu menjadi lebih menarik.

rth kalijodo jakarta

Sudah mulai muncul di RTH Kalijodo orang yang memerankan karakter tertentu, yang dalam foto berdandan sebagai hantu. Ia tengah mencicipi minuman gratis yang tengah dipromosikan di sana.

rth kalijodo jakarta

Sejumlah kendaraan sewaan untuk anak-anak yang tersedia RTH Kalijodo. Ada skate board bertumpuk di sebelah kiri, becak mini di sebelah kanan, dan mobil mini yang digerakkan dengan listrik atau aki.

rth kalijodo jakarta

Mainan anak lainnya berupa kuda-kudaan yang tampaknya masih belum mendapatkan pelanggan. Ada cukup banyak kegiatan ekonomi yang mulai berputar di sana, meski tentu saja jauh lebih kecil ketimbang jumlah uang haram yang sebelumnya berputar di tempat itu.

rth kalijodo jakarta

Layanan naik andong juga ada di RTH Kalijodo, yang membawa pengunjung memutari Kali Angke dengan membayar Rp,30.000. Harga yang sama dengan naik mobil onthel.

rth kalijodo jakarta

Info Jakarta

Nomor Telepon Penting, Hotel di Jakarta Utara, Hotel Melati di Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Utara.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.