Masjid Hidayatullah Jakarta Selatan

January 02, 2020. Label:
Berada di daerah jantung bisnis di dekat Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, di sebelah gedung Sampoerna Strategic Square, Masjid Hidayatullah Jakarta adalah masjid tua bergaya Pagoda yang dibangun pada tahun 1747 oleh Muhammad Yusuf, seorang keturunan asli Betawi yang mendapatkan sebidang tanah dari orang Belanda bernama Safir Hands.

Beberapa waktu lalu saya mengunjungi kembali masjid ini setelah kunjungan saya yang terakhir sekitar 8 tahun lalu. Karena pernah berkantor di salah satu lantai di gedung yang sebelumnya bernama Menara Danamon itu, jika tidak sedang keluar kantor atau keluar kota, maka biasanya saya pergi shalat Jumatan di masjid ini.

Tidak sebagaimana di masjid lain pada umumnya yang telah dipengaruhi arsitektur timur tengah, tidak ditemukan adanya kubah pada Masjid Hidayatullah, namun ada tiga tingkat atap bergaya Pagoda yang menggantikannya, yang menunjukkan pengaruh kebudayaan Tionghoa pada rancangan arsitektur masjid.

masjid hidayatullah jakarta
Pandangan pada bangunan utama yang memperlihatkan dua buah menara kembar Masjid Hidayatullah Jakarta yang bentuknya berbeda dengan bentuk menara pada umumnya, dan tampaknya dipengaruhi oleh gaya arsitektur bangunan Hindu dan Tionghoa. Menara ini masih tampak cantik dan sedap dipandang.

Atap tumpang bangunan utamanya juga ada lekuk di bagian ujungnya, tak sebagaimana atap bangunan gaya arsitektur Jawa di Masjid Agung Demak yang lurus membentuk limasan atau tajug. Area ini menjadi pintu masuk yang langsung ke bangunan utama tanpa melewati serambi yang biasanya juga dipenuhi oleh jamaah salat Jumat.

Ada kompleks pekuburan di samping sebelah kiri masjid yang tampak rapi dan terpelihara. Suasana terlihat sangat sejuk dan elok karena rumpu yang tumbuh subur dan rapi. Pekuburan ini lazimnya dipergunakan sebagai makam para anggota keluarga dan orang yang dihormati di dalam lingkungan masjid.

masjid hidayatullah jakarta

Dilihat dari pojok ruangan utama ke arah mihrab akan terlihat relung dengan lengkung kembar di tengahnya, sebelah kiri untuk imam, dan sebelah kanan ada mimbar kayu yang biasa dipakai khatib ketika memberikan khotbah salat Jumat. Sedangkan pada dinding bagian atas terdapat tulisan Arab berisi petikan ayat suci Al Quran.

Ruangan utama Masjid Hidayatullah Jakarta ini cukup luas, dengan kisi-kisi jendela cukup banyak yang menjadi sumber cahaya dan hawa. Pilar-pilar kayu jati penyangga atap terlihat masih kokoh meski tak begitu besar. Umpaknya berbentuk botolan gemuk atau kuali. Ukiran menghiasi tiang-tiang itu. Masjid Hidayatullah telah berhasil melewati beberapa kali percobaan yang dilakukan oleh beberapa pebisnis, baik sacara halus maupun kasar, untuk melenyapkannya dari peta Jakarta, sebelum akhirnya mendapat perlindungan dengan status warisan cagar budaya yang diberikan oleh pemerintah DKI pada tahun 1999.

Struktur kayu pada langit-langit atau dalaman atap terlihat disusun dengan rapi. Ini jauh lebih elok dan artistik ketimbang jika kayunya sama sekali tak terlihat. Akan lebih indah lagi jika langit-langitnya sepenuhnya menggunakan susunan kayu sebagaimana yang saya lihat di Masjid Agung Al-Falah Kyai Mojo.

Di bagian atas pilar-pilar kayu Masjid Hidayatullah itu ada ukiran huruf Arab yang berbunyi "Allahu Akbar" (Allah Mahabesar). Mungkin karena tempatnya strategis, masjid ini selalu dipadati jamaah setiap sholat Jumat, dan karena jarang datang awal saya hampir tidak pernah masuk ke ruangan utama masjid, dan memilih di ruangan depan yang dibangun pada 1998.

Sudah selayaknya bangunan tua bersejarah di Jakarta dan daerah lain di seluruh tanah air mendapat perlindungan yang layak dari pemerintah. Salah satu caranya adalah memelihara bangunan itu agar senantiasa seelok di jaman keemasannya, dan dengan menyediakan fasilitas pendukung memadai agar menjadi ikon dan ruh kota.

Masjid Hidayatullah Jakarta

Alamat : Jl. Karet Depan, RT 07/04, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12930. Telp. 021-5272759. Lokasi GPS : -6.217396, 106.817472, Waze ( smartphone Android dan iOS ).

Galeri Foto Masjid Hidayatullah


masjid hidayatullah jakarta

Sudut pandang pada pilar kayu masjid dengan ukiran dan tulisan Arab berbunyi "Allahu Akbar". Lampu gantung antik dan lampu kipas juga terlihat pada foto ini. Meskipun artistik, struktur kayu memang mempunyai umur yang terbatas.

masjid hidayatullah jakarta

Kompleks pekuburan di samping kiri masjid ini sangat sejuk dan elok di mata karena rerumputannya yang subur dan rapi.

masjid hidayatullah jakarta

Susunan kayu yang membentuk kisi-kisi mendatar pada bagian dalam pusat atap masjid terlihat rapi dan menambah keelokan dalaman ruangan. Di setiap pojokan menggantung lampu antik, serta ada pula lampu hias yang digabung dengan kipas angin.

masjid hidayatullah jakarta

Struktur kayu di langit-langit masjid yang terlihat rapih dan klasik.

masjid hidayatullah jakarta

Sisi sebelah kanan ruangan utama masjid yang mengarah ke mihrab. Bagian mihrab adalah biasanya menjadi bagian yang menunjukkan arah kiblat atau arah ke Ka'bah di Mekah. Jam lemari antik tampak diletakkan di kedua pojok ruang utama ini.

masjid hidayatullah jakarta

Ruang utama masjid di sisi sebelah kiri dengan pintu keluar ke arah area makam yang asri. Foto ini memperlihatkan jumlah pilar kayu jati yang menyangga atap utama masjid.

Info Tentang Jakarta

Hotel di Jakarta Selatan
Hotel Melati di Jakarta Selatan
Nomor Telepon Penting
Peta Wisata Jakarta
Peta Wisata Jakarta Selatan
Rute dan Jadwal Lengkap KRL Commuter Line Jabodetabek
Rute Lengkap TransJakarta
Tempat Wisata di Jakarta
Tempat Wisata di Jakarta Selatan
Trayek Bus Damri Bandara Soekarno - Hatta
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑