Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta

January 31, 2019. Label:
aroengbinang.com -
Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta adalah tempat di mana anda bisa menemukan kapal-kapal tradisional Bugis Makassar berukuran besar, yang dikenal luas sebagai pinisi, yang tengah bersandar, menurunkan dan menaikkan muatan, dengan memakai peralatan paling murah yang telah berusia ribuan tahun, punggung manusia.

Setelah puluhan tahun tinggal di Jakarta, inilah kali pertama saya berkunjung ke Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta. Pelabuhan ini merupakan salah satu yang tertua di Nusantara dan sampai sekarang masih aktif beroperasi. Sunda Kelapa adalah nama tua bagi kota Jakarta, yang ada jauh sebelum para penjarah kolonial dari Eropa menemukannya.

Selepas berkunjung dari Museum Bahari dan Menara Syahbandar kami mengarah ke timur di Jalan Pakin, belok ke kiri ke Jl Krapu dan lurus masuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta dengan melewati pos penjagaan. Deretan kapal pinisi yang tengah sandar terlihat di dermaga sebelah kiri sepanjang sekitar 1 km sebelum dermaga berbelok ke kanan.

pelabuhan sunda kelapa jakarta
Sebuah kapal pinisi tengah menurunkan muatan barangnya ke atas truk terbuka di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta siang itu dengan memakai derek. Karung goni atau karung rayon merupakan pilihan favorit bagi para pedagang yang menggunakan pelabuhan ini, mungkin karena sangat mudah untuk dimuat ke atas punggung manusia.

Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta telah merupakan pelabuhan yang sangat sibuk sejak abad ke-12 semasa masih merupakan bagian dari Kerajaan Sunda Pajajaran. Lokasinya yang sangat strategis di wilayah barat Jawa membuatnya menjadi rebutan dan sasaran pendudukan bagi kerajaan lain di kepulauan Nusantara dan para kolonialis Eropa.

Di Pelabuhan Sunda Kelapa ini ada bekas Stasiun KA Klein Boom. Nederlandsche-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), Maskapai Kereta Api Hindia Belanda, pada 1871 membangun jalur kereta api pertama di Batavia Noord (Batavia Utara), dari Stasiun KA Klein Boom di Sunda Kelapa hingga ke Stasiun KA Gambir (Koningsplein).

Ada sebuah Kapal Pinisi lainnya tengah memasukkan barang ke dalam perutnya, dengan tenaga kuli pelabuhan. Hanya lelaki kuat perkasa yang bisa bertahan hidup dengan pekerjaan di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta yang begitu keras, mengangkut beban berat di punggung dari atas truk ke dalam kapal, di bawah terik matahari yang membakar kulit.

Di tempat lain terlihat tiga orang kuli angkut berjalan melintasi jembatan papan dengan beban sekarung barang di punggungnya untuk dinaikkan ke kapal Pinisi yang haluan kapalnya terlihat mencuat elok dipandang. Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta menjadi saksi kerasnya usaha untuk mencari nafkah di pelabuhan, dari jaman kuda gigit besi hingga kini.

Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta memiliki 760 hektar luas tanah dengan 16.470 hektar luas air, terdiri dua pelabuhan utama dan Pelabuhan Kalibaru. Pelabuhan utamanya yang sepanjang 1 km itu bisa menampung sekitar 70 kapal pinisi tradisional berukuran besar. Sedangkan pada dermaga yang di sebelah kanan terlihat lebih pendek.

Kesibukan bongkar muat barang tampak terlihat di sejumlah kapal lainnya di bawah langit pelabuhan yang panas terik dengan hanya sedikit pepohonan di sebelah kanan Jl Maritim Raya. Tempat kapal sandar adalah kanal selebar 50 meter, dengan lekukan 150 meter. Di masa kolonial, kanal ini dikenal sebagai Havenkanaal atau kanal pelabuhan.

Di dalam kompleks ada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta, serta Masjid Al Bahrain yang bersebelahan dengan Pusat Informasi Turis Cagar Budaya Sunda Kelapa. Di ujung selatan kanal terdapat Bendungan Sunda Kelapa yang bersebelahan dengan TPI Pasar Ikan, dan sedikit lebih ke selatan terdapat Waduk Sunda Kelapa.

Apa yang kurang di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta adalah tempat nyaman bagi para pengunjung untuk sekadar duduk menyegarkan tenggorokan selagi mengamati kesibukan kehidupan pelabuhan. Bagaimanapun, Pelabuhan Sunda Kelapa tetap merupakan tempat menarik untuk dikunjungi, sebagai tengara bahwa hidup tak berubah selama berabad di sini.

Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta

Alamat : Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasi GPS : -6.116382, 106.808331, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : sepanjang waktu. Harga tiket masuk Rp.4.000 per mobil.

Galeri Foto Pelabuhan Sunda Kelapa

Kapal Pinisi lainnya tengah memasukkan barang ke dalam perutnya, dengan tenaga kuli pelabuhan. Hanya lelaki kuat perkasa yang bisa bertahan hidup dengan pekerjaan di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta yang begitu keras, mengangkut beban berat di punggung dari atas truk ke dalam kapal, di bawah terik matahari yang membakar kulit.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Tiga orang kuli angkut berjalan melintasi jembatan papan dengan beban sekarung barang di punggungnya untuk dinaikkan ke kapal Pinisi yang haluan kapalnya terlihat mencuat elok dipandang. Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta menjadi saksi kerasnya usaha untuk mencari nafkah di pelabuhan, dari jaman kuda gigit besi hingga kini.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Kesibukan bongkar muat barang tampak terlihat di sejumlah kapal di bawah langit pelabuhan yang panas terik dengan hanya sedikit pepohonan di sebelah kanan Jl Maritim Raya. Tempat kapal sandar adalah kanal selebar 50 meter, dengan lekukan 150 meter. Di masa kolonial, kanal ini dikenal sebagai Havenkanaal atau kanal pelabuhan.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Kapal ini memiliki derek untuk mengangkat sejumlah besar karung dalam waktu bersamaan dan memasukkannya ke dalam kapal, namun entah mengapa derek itu tidak digunakan dan lebih memilih menggunakan kuli angkut barang. Dua jembatan papan dibuat agar orang tidak perlu mengantri ketika keluar masuk kapal.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Seperti inilah yang mestinya lebih efisien untuk dilakukan. Jika kapal bisa mengeluarkan barang dengan cara ini, mestinya bisa memasukkan barang ke dalam kapal dengan cara yang sama pula. Setiap kapal pinisi berukuran besar tampaknya sudah dilengkapi dengan derek semacam ini. Tumpukan karung di latar depan itu ada di atas bak terbuka truk.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Satu orang kuli tampak bertindak sebagai penempat karung di pundak atau punggung kuli angkut lainnya yang membawa barang ke dalam kapal. Agar kepala agar tidak kotor, serta melindungi dari sengat matahari yang bisa membuat kepala pening, para kuli angkut itu menggunakan tutup kepala. Pada tutup kepala disampirkan juga kain yang menutupi punggung agar kaos atau baju tidak kotor ketika menggendong karung.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Tumpukan karung masih banyak yang harus diangkut ke dalam kapal, namun semakin banyak karung yang diangkat juga berarti semakin banyak uang yang akan masuk ke dalam kantung mereka. Bayaran berdasar kerja fisik sering jauh lebih murah ketimbang bayaran yang menggunakan kerja otak, rasa, dan jiwa, meski tidak selalu demikian. Ada spektrum yang sangat lebar.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Bagian haluan kapal KumalaNur yang tengah bongkar muat barang dengan sebuah truk, posisinya terjepit diantara kapal-kapal lainnya. Di ujung selatan kanal terdapat Bendungan Sunda Kelapa yang bersebelahan dengan TPI Pasar Ikan, dan sedikit lebih ke selatan terdapat Waduk Sunda Kelapa.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Kesibukan lain di ujung dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa. Jalan di kompleks pelabuhan ini memutar. Kami masuk ke pelabuhan dari gerbang 1 dan keluar melalui gerbang 2. Sore hari, mendekati senja mungkin adalah waktu terbaik untuk datang ke Pelabuhan Sunda Kelapa.

pelabuhan sunda kelapa jakarta

Info Jakarta

Nomor Telepon Penting, Hotel di Jakarta Utara, Hotel Melati di Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Utara.

Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.