Pantai Pecaron Srati Kebumen

October 07, 2019. Label:
Akses menuju ke arah  Pantai Pecaron Srati Kebumen dimulai dari sebuah sempalan jalur ke jalan kampung di kelokan Jalan Ayah - Karangbolong sekitar 2,3 km dari pertigaan ke arah Pantai Pasir. Jalan desa itu kondisinya boleh dikatakan sangat buruk, berbatu, dan kendaraan harus berjalan sangat pelan untuk mengurangi guncangan.

Ketika melewati Desa Srati saya melihat tanda menarik di kiri jalan, menengarai makam keramat ke arah bukit. Saya berjanji mampir sepulangnya dari Pantai Pecaron, karena makam selalu menarik. Jika makam dikeramatkan maka biasanya ada sejarah terkait mendiang. Selewat kampung, jalanan tetap saja kurang baik dan malahan semakin sempit dan berkelok di beberapa titik dengan ladang di kiri kanan.

Penggal jalan terakhir yang cukup panjang hanya bisa dilewati satu kendaraan roda empat, berkelok dengan jarak pandang pendek. Jarak jalan besar ke Pantai Pecaron Srati sekitar 2 km. Pasir di Pantai Pecaron Srati berwarna kelabu dan ada cukup banyak kerikil di sana yang membuatnya orang harus lebih berhati-hati dalam melangkah. Ombak di Pantai Pecaron Srati ini bisa dibilang cukup tinggi, tak beda jauh dengan ombak di pantai lainnya yang masih alami.

pantai pecaron srati kebumen

Pemandangan pada sisi kanan Pantai Pecaron Srati yang berbatas perbukitan cukup tinggi. Lamat-lamat di puncak bukit sebelah kiri terlihat menjulang tinggi menara Mercu Suar Pantai Menganti yang saya kunjungi belakangan. Sejumlah gubug di lereng perbukitan juga bisa terlihat dari tempat saya berdiri.

Jika air surut, sisi kanan Pantai Pecaron cukup panjang, sekitar 500 meteran. Di tengah area Pantai Pecaron Srati terdapat bangunan TPI Srati yang diresmikan pada 2004 oleh Rustriningsih, namun kini terbengkalai sia-sia. Dengan akses yang buruk serta tak ada fasilitas mck, orang jauh lebih memilih datang ke TPI Pasir untuk belanja ikan.

Diantara Pantai Pecaron Srati dan Pantai Menganti terdapat Pantai Karangbata, namun pantai ini tak sempat saya kunjungi meski sebenarnya sangat dekat dengan puncak semenanjung Pantai Menganti dimana terdapat tiga buah bangunan hotel di atasnya yang terlihat masih cukup baru.

Jika saja saya tergerak untuk mendekati bangunan hotel dan masuk ke dalamnya, mestinya saya memiliki kesempatan untuk bisa turun atau setidaknya melihat suasana di Pantai Karangbata. Namun jika melihat riuhnya gelombang laut yang menghantam karang di tepian Tanjung Karangbata, saya kira suasana di Pantai Karangbata pun tak jauh berbeda.

pantai pecaron srati kebumen

Di sisi kanan Pantai Pecaron Srati Kebumen terdapat sungai yang airnya cukup bening. Lantaran tak ada fasilitas mck yang memadai di pantai ini, saya terpaksa buang air kecil ke sungai itu. Beruntung sepertinya sangat sepi suasana di seberang sungai, dan hanya ada sepasang kekasih yang duduk di bangku di bawah pepohonan menghadap ke pantai.

Agak di sebelah kanan ada lagi bangunan berupa deret kamar-kamar yang mungkin dimaksudkan sebagai ruang ganti yang kondisinya sama terbengkalainya. Fasilitas yang bisa dipakai di Pantai Pecaron Srati saat itu hanyalah dua bangku panjang sederhana di bawah pepohonan menghadap pantai.

Sepinya pengunjung di Pantai Pecaron Srati ini tentu tak lepas dari minimnya fasilitas pendukung serta buruknya perawatan pada fasilitas yang ada. Jaraknya yang cukup jauh dari tepian jalan raya dengan akses jalan yang buruk juga menjadi faktor negatif lainnya. Akibatnya adalah promosi buruk dari mulut ke mulut.

Perbukitan yang membatasi sisi sebelah kiri Pantai Pecaron Srati saya ambil pula fotonya, dengan karang rendah yang sedikit menjorok ke laut. Tak terlihat ada satu pun perahu nelayan di pantai ini. Tampaknya penduduk Desa Srati lebih banyak hidup dari perkebunan ketimbang sebagai nelayan.

Selain pemandangan pantai dengan air laut bergelora dan perbukitan, yang juga menarik adalah botol-botol plastik pada manggar pohon kelapa penampung nira. Kebumen terkenal sebagai penghasil gula kelapa dan air nira. Nira yang dijajakan di tepi jalan besar sempat saya cicipi kenikmatan rasanya.

Semoga saja perangkat desa setempat bisa bijak menggunakan dana desa yang telah digelontorkan oleh pemerintah pusat sejak beberapa tahun terakhir ini. Sarana dan prasarana jalan serta fasilitas pendukung lainnya sangat penting untuk dibangun agar wisata Pantai Pecaron Srati Kebumen bisa menggeliat dan membawa berkah bagi masyarakat sekitar.

Inisiatif seperti itu memang baiknya sejak awal datang dari pemuda dan warga setempat, karena hanya dengan demikian mereka akan mempunyai rasa memiliki yang lebih kuat, dan kemudian keterikatan erat yang membangkitkan tanggung jawab untuk menjaga dan terus memperbaikinya. Berbeda jika inisiatif itu datang dari pemerintah daerah.

Selain akses yang harus diperbaiki dan diperlebar, masih banyak yang perlu dibenahi di Pantai Pecaron Srati. Gedung TPI Srati bisa dipakai untuk pendopo bersih nyaman serta ada fasilitas mck. Kursi perlu lebih banyak dipasang, juga sejumlah gazebo baiknya didirikan. Semoga kondisi Pantai Pecaron sudah baik ketika anda berkunjung.

Pantai Pecaron Srati Kebumen

Alamat : Desa Srati, Kecamatan Ayah, Kebumen. Lokasi GPS : -7.7701855, 109.421382, Waze. Harga tiket masuk : Rp.2.500, namun di hari biasa tidak ada penjaga.

Galeri Foto Pantai Pecaron Srati Kebumen

Selain pemandangan pantai dengan air laut bergelora dan perbukitan, yang juga menarik adalah botol-botol plastik pada manggar pohon kelapa penampung nira. Kebumen terkenal sebagai penghasil gula kelapa dan air nira. Nira yang dijajakan di tepi jalan besar sempat saya cicipi kenikmatan rasanya.

pantai pecaron srati kebumen

Perbukitan yang membatasi sisi sebelah kiri Pantai Pecaron Srati, dengan karang rendah yang sedikit menjorok ke laut. Tak terlihat ada satu pun perahu nelayan di pantai ini. Tampaknya penduduk Desa Srati lebih banyak hidup dari perkebunan ketimbang sebagai nelayan.

pantai pecaron srati kebumen

Perbukitan yang membatas sisi kiri Pantai Pecaron. Di sebelah bukit menjorok yang tak bekitu lebar ini masih terdapat pantai sepanjang 400 meteran, namun karena terpotong bukit ini maka hanya bisa diakses lewat laut. Entah kalau air laut sedang surut.

pantai pecaron srati kebumen

Prasasti peresmian TPI Srati yang menempel pada dinding gedung yang kini kondisinya terlantar dan tidak digunakan sesuai peruntukannya. Lebih baik gedung ini disulap menjadi pendopo yang dilengkapi dengan fasilitas mck yang bersih.

pantai pecaron srati kebumen

Hanya dua bangku panjang itu yang tersedia di ujung pepohonan kelapa tepi pantai yang ditanam cukup rapat dan manggarnya dilukai untuk mendapatkan nira. Satu dari dua bangku itu telah dipakai oleh sepasang manusia yang tengah bercengkerama. Hanya mereka yang ada di Pantai Pecaron saat itu.

pantai pecaron srati kebumen

Beginilah penampakan gedung TPI Srati yang terlantar. Sempat saya lihat ada tanda menuju ke kamar kecil, namun sampai berkeliling tak saya temukan dimana letak kamar kecil itu. Ada baiknya gedung ini lantainya ditinggikan dan dibuat pendopo bagi pengunjung untuk sejenak beristirahat.

pantai pecaron srati kebumen

Beginilah botol dan kaleng bekas cat tembok yang digunakan sebagai penampung air nira yang terlihat tidak higienis serta mudah tercampur dengan air hujan, membuat ongkos produksi menjadi lebih mahal. Ada baiknya pemerintah dan perguruan tinggi di Kebumen memikirkan cara rekayasa untuk membuat sistem penampungan nira yang lebih higienis dan tak bisa dimasuki oleh air hujan.

pantai pecaron srati kebumen

Peringatan untuk tidak kencing di satu titik di sisi kiri Pantai Pecaron. Entah karena ada jin di sana, atau hanya agar tempat itu tidak bau pesing. Yang pasti, jika saja tersedia mck yang baik, tak akan orang kencing di sembarang tempat.

pantai pecaron srati kebumen

Ujung sungai di sisi kanan Pantai Pecaron, dan perbukitan di sebelahnya yang ditanami pohon kelapa untuk produksi nira. Sebuah gubug sederhana tampak di sebelah kanan yang dipakai para penderes nira untuk beristirahat dan makan bekal mereka.

pantai pecaron srati kebumen

Pasir Pantai Pecaron yang terserak kerikil sehingga tak begitu nyaman untuk berjalan di atasnya. Seminggu bekerja barangkali bisa membersihkan kerikil-kerikil itu dari pasir pantai. Entahlah jika air laut yang membawa kerikil-kerikil itu ke darat.

pantai pecaron srati kebumen

Menara Mercu Suar Pantai Menganti tampak di puncak bukit sebelah sana, dengan tiga buah bangunan di sebelah kanan, serta gubug-gubug di lereng sebelah kirinya. Di latar depan tampak batu kecil dan kerikil yang terserak di atas pasir pantai yang berwarna kelabu.

pantai pecaron srati kebumen

Gerombolan tanaman perdu cukup subur yang berada di lereng perbukitan sebelah kiri Pantai Pecaron. Mungkin daun tumbuhan ini bisa digunakan sebagai bahan pembuatan anyaman barang kebutuhan rumah tangga, atau mungkin juga ada kegunaan lainnya.

pantai pecaron srati kebumen

Ombak Pantai Pecaron Srati yang cukup tinggi dan bergelora. Buih airnya tampak putih bersih dan air lautnya pun tampak jernih. Tak terlihat ada karang penghalang gelombang di tepi Pantai Pecaron ini.

pantai pecaron srati kebumen

Sebuah batuan karang di sisi sebelah kiri Pantai Pecaron yang bisa menjadi tempat strategis untuk sekadar nongkrong menikmati pemandangan dan mendengarkan suara debur air Laut Selatan atau untuk memancing ikan.

pantai pecaron srati kebumen

Pandangan dari tepian pantai ke arah muara sungai kecil di sisi kanan. Keadaan pasir di latar depan memperlihatkan bahwa ada hal yang harus dikerjakan pemerintah untuk membuat pasir Pantai Pecaron ini menjadi lebih ramah bagi pengunjung yang sudah jauh-jauh datang ke tempat ini.

pantai pecaron srati kebumen

Cara tradisional sederhana untuk memotong, mengalirkan dan menampung air nira, yang boleh jadi tidak lama lagi ada anak muda yang menemukan cara lebih praktis dan lebih higienis untuk melakukannya. Inovasi sederhana bisa datang kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja, yang ketika muncul bisa membuat orang berdecak memuji dan menirunya.

pantai pecaron srati kebumen

Perbukitan yang telah dibudidayakan oleh penduduk sebagai perkebunan tanaman kelapa untuk diambil niranya dan buah kelapanya. Tak ada yang tak bermanaat dari setiap bagian pohon ini, dan kreativitas tak terbatas manusia bisa menciptakan apa saja dari setiap bagian pohon yang relatif mudah ditanaman dan tumbuh di sembarang tempat ini.

pantai pecaron srati kebumen

Perbukitan yang seperti beranak pinak menjadi lebih kecil dan lebih kecil lagi hingga melandai ke pinggiran pantai. Jika perbukitan di Pantai Srati telah dibudidayakan maka perbukitan lainnya lebih dikembangkan sebagai kawasan wisata, tampaknya.

pantai pecaron srati kebumen

Mercu Suar yang perlu direnovasi itu, yang mudah-mudah sudah dilakukan oleh pemerintah daerah Kebumen, dan jika perlu membuatnya lebih modern dengan menggunakan tenaga sinar matahari yang lebih ramah lingkungan. Agak jauh di bawahnya adalah area pandang di kawasan Tanjung Karangbata dengan gubug-gubug yang cukup artistik dan banyak jumlahnya.

pantai pecaron srati kebumen

Info Kebumen

Hotel di Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Peta Wisata Kebumen.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑