Pantai Pasir Kebumen

October 07, 2019. Label:

Pantai Pasir Kebumen merupakan pantai selebar sekitar 700 meter yang menjadi tempat awal pelautan dan sekaligus pendaratan perahu para nelayan penduduk Desa Pasir, Kecamatan Ayah. Para penduduk di desa itu, utamanya tentu para pria, kebanyakan memang bekerja sebagai penangkap ikan di perairan Laut Selatan Jawa.

Bibir Pantai Pasir berjarak 150 meter dari TPI Pasir melewati jalan setapak yang diapit tambak tak terurus dan deretan perahu nelayan yang ada di sepanjang tepian pantai. Begitu banyaknya perahu sehingga dijajar dalam tiga sampai lima lapis di lebih dari separuh lebar pantai. Pantainya berpasir kelabu sebagaimana umumnya pantai di Laut Selatan Jawa.

Sebagian area pantainya berbatu, namun tidak sebesar batu-batu raksasa yang ada di Pantai Parai Bangka atau Pantai Tanjung Tinggi di Belitung. Hampir tak ada batu di laut, hanya satu di ujung tanjung sebelah kiri. Pantai Pasir Kebumen diapit bukit yang menjorok ke laut, sehingga menyerupai teluk kecil. Pada bukit di sebelah kanan terdapat karang bolong cukup besar yang konon menjadi gerbang masuk ke Istana Nyi Roro Kidul.

pantai pasir kebumen

Beton pemecah gelombang dengan bentuk seperti ini bisa dijumpai dalam jumlah yang cukup banyak di tepian Pantai Pasir Kebumen. Beton kaki empat yang disebut tetrapoda ini dipasang di sana untuk mencegah terjadinya erosi bibir pantai akibat hantaman gelombang Laut Selatan yang terkenal ganas dan hampir tak pernah tidur itu.

Namun seganas-ganasnya Laut Selatan, gelombang laut di Pantai Pasir Kebumen ini masih bisa ditaklukkan dan ditunggangi dengan gagah oleh perahu para nelayan yang setiap hari hilir mudik di pantai. Mereka keluar melaut membawa bekal seadanya dan masuk lagi ke pantai dengan membawa ikan segar untuk dilelang di TPI Pasir. Ikan yang tak laku dimakan sendiri atau dikeringkan sebagai ikan asin.

Sebagaimana pelaut yang tak jarang harus menantang maut ketika melaut dan sering harus berhadapan dengan badai dan ombak besar, setiap pekerjaan memiliki tantangan dan bahayanya sendiri-sendiri. Jika pun tidak membawa bahaya secara fisik sebagaimana para pelaut dan nelayan, ada banyak jenis pekerjaan yang juga bisa membawa maut karena bahaya yang ditimbulkan terhadap kesehatan mental orangnya.

Ada yang berimajinasi menyebut bahwa karang itu menyerupai beruang yang tengah minum air laut, meski sepertinya tak ada seekor beruang pun yang mau minum air asin. Apa pun adanya karang bolong di Pantai Pasir Kebumen ini bisa menambah daya tarik bagi para pejalan, meski tak ada akses menuju ke sana kecuali memakai perahu.

pantai pasir kebumen

Perahu-perahu nelayan berukuran kecil yang disebut jongkong seperti banyak digunakan nelayan di Pantai Pasir Kebumen. Semuanya telah memakai mesin motor. Tak ada lagi yang menggunakan tiang layar. Ketrampilan membuat dan memakai layar para nelayan ini mungkin lambat laun bisa hilang.

Bermacam bendera dipasang di perahu. Ada yang memasang bendera partai, sebagian memasang bendera merah putih, sebagian lagi kombinasi berbagai warna yang tak jelas maknanya. Mungkin hanya sebagai penanda kepemilikan perahu agar lebih mudah menemukan diantara deret kapal yang banyak itu.

Setidaknya sekali dalam setahun, bendera yang berkibar di perahu-perahu nelayan Pantai Pasir Kebumen itu mestinya berwarna sama, yaitu Merah Putih di sepanjang bulan Agustus, sebagai wujud rasa syukur akan berkah kemerdekaan yang telah dinikmati oleh rakyat negeri ini. Meski kemerdekaan tak begitu saja membawa kesejahteraan, namun perjalanan yang jauh ke arah itu harus dimulai dengan satu langkah pertama yang benar.

Di kaki bukit sisi sebelah kanan Pantai Pasir Kebumen itu juga, beberapa meter di sebelah kanan karang bolong, terdapat sebuah ceruk gua yang lumayan besar. Entahlah apakah ceruk itu cukup dalam atau tidak karena tampaknya juga hanya bisa diakses lewat laut meski letaknya cukup dekat dari bibir pantai.

Tawa lepas pecah di wajah nelayan itu ketika melihat teman dan sanak saudara setelah semalaman berjuang di tengah gelombang Laut Selatan untuk menangkap ikan. Di belakang sana terlihat enam orang memanggul di bawah dan tiga memanggul di atas, sementara seorang lagi hanya mengawasi.

Ada banyak batuan berukuran kecil di pinggiran Pantai Pasir yang sepertinya dimaksudkan untuk membantu mengurangi abrasi bibir pantai oleh hempasan air Laut Selatan yang ganas, selain beton tetrapod yang juga di sebar di sebagian area pantai. Gelombang air laut di Pantai Pasir ini kabarnya bisa sekitar satu meteran lebih tingginya.

Besar dan kuatnya gelombang air laut, pantai yang ditebari bebatuan dan beton, serta minimnya fasilitas wisata yang ada di sana, membuat Pantai Pasir Kebumen ini tampaknya kurang diminati sebagai tempat wisata untuk anak-anak dan keluarga. Kecuali jika mereka hendak melihat kesibukan Tempat Pelelangan Ikan yang ada di sana.

Sebagaimana umumnya pantai di sepanjang sisi selatan Pulau Jawa, Pantai Pasir Kebumen memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari yang berkelas, dengan melakukan penataan terpadu dan profesional yang meletakkan kemajuan kehidupan dan kepentingan para nelayan dan masyarakat sekitar sebagai titik sentralnya.

Pantai Pasir Kebumen

Alamat : Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah. Lokasi GPS : -7.767799, 109.4367081, Waze.

Galeri Foto Pantai Pasir Kebumen

Batuan berukuran kecil yang ada di pinggiran Pantai Pasir yang membantu mengurangi abrasi air Laut Selatan yang ganas, selain beton tetrapod yang juga di sebar di sebagian area pantai. Gelombang di Pantai Pasir ini bisa sekitar satu meteran lebih.

pantai pasir kebumen

Pantai Pasir Kebumen diapit oleh bukit yang keduanya menjorok ke laut, sehingga menyerupai teluk kecil. Pada bukit di sebelah kanan terdapat karang bolong cukup besar seperti terlihat pada foto yang konon menjadi gerbang masuk ke Istana Nyi Roro Kidul.

pantai pasir kebumen

Kebanyak perahu nelayan atau jongkong ini menggunakan dua bilah kayu melintang perahu sebagai penyeimbang agar tidak mudah terbalik, baik saat gelombang menerja, juga ketika melempar dan menarik jala ke dalam perahu. Rata-rata perahu itu dicat dengan warna biru, mungkin agar sesuai warna laut.

pantai pasir kebumen

Perbukitan yang berada di sebelah timur Pantai Pasir serta rumah-rumah nelayan sederhana diantara pohon nipah. Sebelum sampai ke sana ada aliran sungai kecil yang akan terlewati. Suatu saat pemda perlu memikirkan penataan ulang rumah para nelayan itu agar rapi, berkelas dan sehat, sehingga bisa pula dipakai sebagai penginapan.

pantai pasir kebumen

Jejak manusia terlihat pada perbukitan di atas laut itu, dengan lereng terasering hasil pekerjaan manusia. Sayang sekali masih cukup banyak lahan kosong yang belum ditanami pohon untuk menyerap air dan bisa dipanen kayunya suatu saat nanti. Saat musim hujan mungkin bukit itu akan terlihat lebih hijau.

pantai pasir kebumen

Deretan perahu nelayan yang tengah di parkir di tepian pantai setelah selesai melaut. Begitu banyaknya perahu yang mengeruk kekayaan laut, yang jika mereka tidak memperhatikan kelestarian ikannya maka suatu saat akan sedikit hasil laut yang mereka bisa dibawa pulang. Kesadaran itu harus dibangun sebelum terlambat.

pantai pasir kebumen

Batuan berukuran kecil yang ada di pinggiran Pantai Pasir yang membantu mengurangi abrasi air Laut Selatan yang ganas, selain beton tetrapod yang juga di sebar di sebagian area pantai. Gelombang di Pantai Pasir ini sekitar satu meteran lebih.

pantai pasir kebumen

Perbukitan karang di ujung kanan atau ujung Barat Pantai Pasir. Bukit di sebelah barat ini menjorok ke laut lebih jauh ketimbang bukit sebelah timur. Hampir di tengah bukit itu ada ceruk pantai yang disebut Pantai Lampon yang aksesnya tampaknya hanya dari arah laut.

pantai pasir kebumen

Pemandangan pada karang bolong di bukit sebelah barat yang konon menjadi pintu gerbang masuk ke Istana Nyi Roro Kidul. Saat itu masih musim kering sehingga banyak gerumbul pohon yang meranggas di sebelah atas karang dan juga di bukit di belakang sana.

pantai pasir kebumen

Jika dimirip-miripkan, sebelah kiri lubang memang mirip kepala beruang dengan bagian mata yang berwarna kehitaman dan mulutnya tertutup karang yang ada di depannya. Sebelah kanan lubang adalah kakinya. Di balik bukit di belakan sana itulah letak Pantai Lampon.

pantai pasir kebumen

Seorang nelayan tampak baru saja tiba dari melaut dan melangkahkan kaki entah ke rumah atau ke TPI, sementara di belakang sana beberapa orang, sedikitnya sepuluh orang, mengangkat perahu menjauhi bibir pantai.

pantai pasir kebumen

Beberapa ekor kambing tengah merumput di dekat kubangan air yang sepertinya bekas tambak. Di ujung kanan terlihat dua buah sumur. Tak jelas apakah airnya tawar atau asin mengingat begitu dekatnya dengan laut. Gubuk tepi pantai itu terlihat sangat sederhana menandai keterbatasan kemampuan ekonomi mereka.

pantai pasir kebumen

Jika melihat jumlahnya, dan membandingkannya dengan gambar yang ada pada satelit, masih banyak perahu nelayan yang belum lagi mendarat, karena di lokasi itu bisa ada lima deret perahu nelayan yang diparkir.

pantai pasir kebumen

Gelombang laut yang cukup tinggi dan panjang tampak tengah mendekati bibir pantai, menandai bahwa tak ada hambatan di sepanjang perjalanan atau tak ada batu besar di pantai ini yang bisa memecah gelombang itu.

pantai pasir kebumen

Gelombang laut yang cukup tinggi dan panjang tampak tengah mendekati bibir pantai, menandai bahwa tak ada hambatan di sepanjang perjalanan atau tak ada batu besar di pantai ini yang bisa memecah gelombang itu.

pantai pasir kebumen

Ketika perahu mendarat bukan berarti pekerjaan selesai. Setelah ikan dijual atau diolah sebagai ikan asin, maka pekerjaan lain yang harus dilakukan adalah memperbaiki jaring jala yang putus atau rusak setelah semalaman dipakai.

pantai pasir kebumen

Kombinasi bukit dengan kemiringan curam dan pulau karang di bawahnya membuat bukit itu cukup berbahaya bagi siapa saja yang merayap di dindingnya. Sementara itu warna air laut terlihat ada tiga macam yang memperlihatkan perbedaan kedalaman airnya.

pantai pasir kebumen

Bendera merah putih yang meskipun telah sobek namun tetap berkibar. Ini bisa menjadi perlambang bahwa kehidupan para nelayan itu masih belum sepenuhnya merdeka. Semoga nasib mereka lebih baik di pemerintahan yang sekarang ini.

pantai pasir kebumen


Di kaki bukit sisi sebelah kanan Pantai Pasir Kebumen itu juga, beberapa meter di sebelah kanan karang bolong itu, terdapat ceruk gua yang lumayan besar. Entahlah apakah ceruk itu cukup dalam atau tidak karena saat itu juga hanya bisa diakses lewat laut meski letaknya dekat saja dari bibir pantai.

pantai pasir kebumen

Dua orang nelayan tampak tengah mengurai jaring kusut setelah dipergunakan untuk menangkap ikan. Sebagian jaring itu biasanya memang rusak karena perlawanan dari ikan-ikan yang ditangkap dan membuat mereka harus memperbaikinya sesegera mungkin jika tak ingin kerusakan itu menjadi lebih parah yang bisa mengganggu hasil penangkapan yang mereka peroleh.

pantai pasir kebumen

Info Kebumen

Hotel di Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Peta Wisata Kebumen.

Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Follow aroengbinang !

Loading comments…

Jejak Pembaca

Baca Pula