Pantai Logending Kebumen

October 03, 2019. Label:
Pantai Logending Kebumen adalah pantai Laut Selatan berikutnya yang saya kunjungi selagi berkeliling di wilayah ini. Jalan Ayah - Karangbolong yang kami lewati menuju ke pantai memiliki banyak kelok, naik turun, dengan satu kelokan sangat tajam menyerupai huruf V runcing beberapa saat sebelum sampai di lokasi pantai.

Jarak dari Pantai Menganti ke Pantai Logending 9,3 km, namun kami ke pantai ini pada hari berikutnya. Akan menghemat waktu jika menginap di Tanjung Karangbata ketimbang kembali ke Kebumen agar besoknya tak perlu menempuh jarak 40,7 km untuk ke Pantai Logending. Hanya saja karena menginap di Kebumen maka saya sempat mampir ke Mata Air Sendang Pelus yang berjarak 21 km sebelum Pantai Logending. Beberapa sesaat sebelum masuk ke pantai, saya melihat tanda peringatan keluar masuk kendaraan proyek. Rupanya saat itu masih berlangsung pembuatan talut sebagai bagian dari Pelabuhan Pendaratan Ikan.

Pantai Logending juga menjadi muara Sungai Bodo, sebuah sungai yang memisahkan wilayah Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Cilacap. Dengan lemahnya gelombang laut ketika sampai di pantai, maka warna air pantai akan sangat terpengaruh oleh warna air sungai yang datang dari arah hulu. Terutama akan sangat jelas terlihat ketika musim penghujan tiba.

pantai logending kebumen

Dua anak kecil tampak tengah bermain di tepian Pantai Logending yang daratannya berwarna kecoklatan. Warna tanah. Sesaat sebelum itu ada serombongan anak sekolah berseragam yang didampingi gurunya datang berkunjung, namun mereka hanya sebentar berada di tepian pantai, dan lalu pergi entah kemana.

Di latar belakang tampak sejumlah alat berat tengah bekerja untuk menyelesaikan pembuatan talut di sebelah kiri Pantai Logending Kebumen yang hampir selesai dikerjakan. Adanya talut di sisi kanan kiri pantai membuat gelombang Laut Selatan yang terkenal ganas itu berubah menjadi sangat jinak ketika tiba di tepian pantai. Pesonanya memudar.

Pemandangan pada area wisata yang ada di sebelah Pantai Logending cukup menawan. Area ini berada pada pentokan kelok terakhir Sungai Bodo. Masjid Logending tampak berada di ujung sana. Di sebelah kiri terlihat ada jalur pejalan yang berada di atas sungai, memanjang hingga sampai ke sebelah masjid dan lalu lalu terhubung ke area di tepian pantai.

Di tempat itu terlihat sejumlah perahu wisata yang badannya kandas di dasar sungai. Tampaknya saat itu debit sungai rendah dan air laut tengah surut. Berperahu wisata menyusur Sungai Bodo arah ke hulu memang menjadi salah satu daya tarik di Pantai Logending, selain memancing. Beberapa orang memang saya lihat memancing di talut kanan dan kiri.

Pemandangan Pantai Logending yang terlihat masih alami saya ambil dari atas talut kiri pantai yang masih dalam tahap penyelesaian pembangunan itu. Penjagaan tak begitu ketat di sana sehingga saya bisa masuk jauh sampai ke dekat alat berat yang sedang bekerja. Hanya memang seorang petugas mengingatkan agar saya tidak terlalu lama berada di sana.

Tebing karang di tepian pantai dekat talut yang selama ratusan atau ribuan tahun terus menerus digempur ombak Laut Selatan, kini terlihat merana karena tak ada lagi gelombang laut perkasa yang menyapanya. Menjinakkan alam mungkin memang lebih mudah dan lebih aman ketimbang berusaha hidup selaras dengan alam tanpa melakukan intervensi yang merusak keindahannya.

Jika Pelabuhan Pendaratan Ikan Pantai Logending terwujud, maka bukan laut yang menjadi daya tarik, namun mungkin kapal-kapal yang berlabuh. Namun apa kah itu sanggup menggantikan daya tarik debur ombak yang legendaris di pantai ini masih perlu dibuktikan. Bagaimana pun ada banyak orang yang lebih suka berkunjung ke pantai yang keasliannya masih terjaga.

Pantai ini tampak lebih sepi pengunjungnya dibanding yang datang ke Pantai Suwuk, meskipun nama Pantai Logending seingat saya telah lebih dulu terkenal sebagai tujuan wisata di wilayah Kebumen. Jatuhnya korban jiwa karena terseret ombak di pantai ini sepertinya menjadi pemicu dilakukannya penjinakan gelombang oleh pemerintah setempat.

Ada foto sudut pandang lain pada bongkahan tebing di sisi kiri Pantai Logending Kebumen, yang sepertinya terpisah dari tebing abu-abu tua di belakangnya, mungkin karena longsor. Permukaan air laut tampak tenang, bukan sebagaimana umumnya ciri pantai Laut Selatan. Selain air laut sedang surut, adanya talut juga telah menjinakkan gelombang laut.

Tak ada lagi bahaya terseret air laut di pantai ini, namun tak ada pula gulungan ombak besar yang enak ditonton dan hilang pula debur merdu suaranya. Selalu ada harga yang harus dibayar oleh perbuatan manusia yang merubah tabiat alam, yang kadang tak ternilai besarnya dan memerlukan puluhan atau bahkan ratusan tahun untuk kembali lagi ke keasliannya.

Warung-warung makan juga tersedia dalam jumlah yang cukup banyak, baik di area utama Pantai Logending, maupun di area di dekat dermaga perahu wisata di atas. Di sebelah dermaga juga disediakan tempat-tempat duduk bagi pengunjung yang ingin sejenak bersantai sambil menikmati pemandangan. Di sekitar pantai kabarnya juga ada tempat pelelangan ikan.

Yang mestinya tak boleh dilewatkan sebenarnya adalah mampir ke hutan wisata yang dikelola Perhutani KPH Kedu Selatan. Ketika baru datang, menjelang sampai ke area pantai, saya memang melihat kawasan hutan ini, hanya saja tak terpikir untuk mampir ke sana. Hutan wisata Perhutani ini kabarnya sering menjadi tempat berkemah pecinta alam.

Pantai Logending Kebumen

Alamat : Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kebumen. Lokasi GPS : -7.7252, 109.39368, Waze.

Galeri Foto

Pemandangan yang terlihat masih alami ini saya ambil dari atas talut kiri Pantai Logending Kebumen yang masih dalam tahap penyelesaian pembangunan itu. Penjagaan tak begitu ketat di sana sehingga saya bisa masuk jauh sampai ke dekat alat berat yang sedang bekerja. Hanya memang seorang petugas mengingatkan agar saya tidak terlalu lama berada di sana.

pantai logending kebumen

Sudut pandang lain pada bongkahan tebing di sisi kiri Pantai Logending Kebumen, yang sepertinya terpisah dari tebing abu-abu tua di belakangnya, mungkin karena longsor. Permukaan air laut tampak tenang, bukan sebagaimana umumnya ciri pantai Laut Selatan. Selain air laut sedang surut, adanya talut juga telah menjinakkan gelombang laut. Tak ada lagi bahaya terseret air laut di pantai ini, namun tak ada pula gulungan ombak besar yang enak ditonton dan hilang pula debur merdu suaranya.

pantai logending kebumen

Pemandangan pada area wisata yang ada di sebelah Pantai Logending. Area ini berada pada pentokan kelok terakhir Sungai Bodo. Masjid Logending tampak berada di ujung sana. Di sebelah kiri terlihat ada jalur pejalan yang berada di atas sungai, memanjang hingga sampai ke sebelah masjid dan lalu lalu terhubung ke area di tepian pantai.

pantai logending kebumen

Seorang pria dengan janggut hutam lebat tampak melintas mengendarai ATV, namun saya tak melihat ada pangkalan untuk sewaan ATV di Pantai Logending. Mungkin ada, hanya saja saya tak memperhatikannya. Sementara itu di latar belakang seorang nelayan tengah membersihkan perahunya.

pantai logending kebumen

Di latar depan adalah anak-anak sekolah yang tengah meninggalkan tepian Pantai Logending. Memang tak ada yang menarik di tepian pantai ini, karena ombak yang telah sangat lemah setelah dijinakkan oleh talut di sisi kanan dan kiri pantai. Pada ujung talut di sisi kanan pantai itu terlihat beberapa orang yang tengah memancing ikan.

pantai logending kebumen

Serombongan anak sekolah berseragam yang didampingi gurunya datang berkunjung ke Pantai Logending, namun mereka hanya sebentar berada di tepian pantai, dan lalu pergi entah kemana. Pantai ini tampak lebih sepi pengunjung dibanding Pantai Suwuk.

pantai logending kebumen

Sebuah ceruk cukup dalam terlihat di dasar tebing pantai yang bisa menjadi tempat persembunyian satwa laut saat air tengah pasang. Tebing karang di sebelah talut kiri Pantai Logending itu boleh dikatakan masih bagus untuk dilihat dan dinikmati, karena terlihat masih alami.

pantai logending kebumen

Bongkahan batu-batu kapur berukuran sangat besar di sebelah kiri talut Pantai Logending. Meskipun tidak seindah tebing Bidadari yang ada di Pantai Menganti, namun bongkahan tebing ini cukup mampu untuk memperindah panorama sekitaran pantai.

pantai logending kebumen

Sebuah bangunan tampak menyelip di pinggang tebing di sebelah kiri Pantai Logending. Entah darimana akses untuk menuju bangunan itu, namun di sebelah kanan bangunan yang terlihat tua itu ada undakan menuju ke bagian atas dan lalu berbelok ke arah kanan.

pantai logending kebumen

Sudut pandang lain pada bongkahan tebing di sisi kiri Pantai Logending. Bongkahan itu seperti terpisah dari tebing abu-abu tua yang ada di belakangnya. Foto ini diambil dari atas talut yang waktu itu masih sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan.

pantai logending kebumen

Berjalan ke arah ujung talut lagi saya bisa mendapatkan pemandangan yang cukup bagus pada perbukitan yang ada di sebelah kiri Pantai Logending. Perbukitan seperti ini seingat saya memang hanya ada di sisi kiri pantai, karena sisi kanan pantai berbatasan dengan TPI Congot yang sudah berada di wilayah Kabupaten Cilacap.

pantai logending kebumen

Melihat bentuk bongkahan batuan kapur itu sempat membuat saya bertanya-tanya, apakah itu bentukan alam atau karena ulah manusia yang membongkarnya untuk kemudian diambil batuan gampingnya dan dijadikan tanah urukan. Entahlah.

pantai logending kebumen

Seorang pria tengah duduk di atas tumpukan beton pemecah gelombang yang berkaki empat atau tetrapoda. Helm digunakannya sebagai tutup kepala, selain lebih aman ketimbang meninggalkannya di atas motor. Di sebelah kiri tampak sebuah perahu cepat tengah mendekat.

pantai logending kebumen

Sebaris gelombang kecil tampak bergulung setelah terpecah oleh talut. Sama halnya manusia yang menjadi lemah ketika terpecah belah, demikian pula dengan gelombang air laut yang kehilangan daya gempurnya setelah dipecah oleh tanggul beton pemecah gelombang.

pantai logending kebumen

Bentang Pantai Logending dilihat dari atas talut, dengan muara Sungai Bodo terlihat di ujung sebelah kiri pantai. Gelombang laut yang sangat rendah membuat Pantai Logending mungkin menjadi satu-satunya pantai Laut Selatan dengan ciri yang berbeda dengan pantai-pantai lainnya.

pantai logending kebumen

Sebuah perahu nelayan berawak dua orang tampak meluncur cepat menuju ke arah pantai. Jika mereka membawa ikan, tentunya perahunya akan merapat di TPI Congot yang berada di sebelah kanan Pantai Logending.

pantai logending kebumen

Gelombang yang cukup besar terlihat mengejar perahu nelayan itu, namun sebagian gelombang itu tertahan telak oleh talut yang berpengaruh terhadap daya dorong gelombang di kiri kanannya. Jika pelabuhan pendaratan ikan benar terwujud, maka Pantai Logending diharapkan akan bisa menampung ukuran perahu nelayan yang lebih besar.

pantai logending kebumen

Perahu nelayan lainnya, juga diawaki dua orang, melintas melipir talut dengan memburu gelombang di depannya, yang meskipun sudah terpecah oleh talut terlihat masih cukup tinggi. Perahu bercadik itu bernama "Kafka Putra" dengan dua lambang segitiga di dalam lingkaran ditoreh pada bagian buritannya.

pantai logending kebumen

Tampaknya saat itu adalah waktu bagi para nelayan untuk kembali ke daratan, karena terlihat lagi sebuah perahu yang meluncur menuju ke tepian pantai. Perahu nelayan itu memang rata-rata berukuran kecil, sehingga jangkauan pencarian ikannya pun menjadi terbatas. Semoga saja rencana pembuatan pelabuhan pendaratan ikan akan lebih mensejahterakan mereka, bukan malah sebaliknya.

pantai logending kebumen

Ketika alat berat tengah bekerja untuk menyelesaikan pembangunan talut di sisi kiri Pantai Logending, beberapa orang tampak tengah memancing di ujung bawah talut. Serakan batu dan tetrapoda tampak terlihat di latar depan.

pantai logending kebumen

Pemandangan dari jarak dekat pada tebing batu gamping yang berada di sebelah kiri talut, dengan air laut yang cukup jernih di latar depan. Jika saja ada perahu, maka mungkin akan menarik untuk mendekat ke arah batuan itu, dan mendarat di dataran di ujung sana.

pantai logending kebumen

Pemandangan pada bagian atas talut dan tatanan batu pada lerengnya. Di ujung sana adalah tempat dimana Bambang memarkir kendaraan. Dengan adanya talut, tebing pantai di sebelah kanan praktis akan terlindung dari terjangan gelombang Laut Selatan yang telah ikut membentuknya selama ratusan atau bahkan ribuan tahun.

pantai logending kebumen

Pemandangan pada tebing batu gamping yang permukaannya ikut dibentuk oleh hempasan gelombang laut. Jika manusia akan menjadi lemah tanpa hempasan gelombang kehidupan, maka mungkin akan demikian juga dengan tebing gamping yang mulai kesepian itu.

pantai logending kebumen

Seorang pekerja tampak tengah berjalan menuju ke arah pos jaga di awal talut, sementara di ujung sana asap kehitaman masih membubung dari knalpot alat berat yang sedang bekerja.

pantai logending kebumen

Ganasnya gelombang Laut Selatan masih bisa terlihat di sekitar ujung talut, serta pada laut di latar belakang yang sudah berada di wilayah Kabupaten Cilacap. Beberapa orang yang tengah memancing terlihat pada bagian talut yang sepertinya telah rusak dihantam gelombang.

pantai logending kebumen

Pemandangan ini diambil dari area wisata di muara Sungai Bodo dimana terdapat dermaga perahu wisata. Air laut di sini sudah berwarna kecoklatan, bercampur dengan air Sungai Bodo. Foto ini juga memperlihatkan lebar laut diantara kedua ujung talut.

pantai logending kebumen

Pemandangan pada sejumlah perahu wisata yang tengah sandar, diikat oleh tali-tali pada haluannya. Warna air Sungai Bodo yang keruh kecoklatan menjadi indikasi terjadinya kerusakan ekosistem pada bagian hulu sungai.

pantai logending kebumen

Sebuah perahu kecil tampak melintas di muara Sungai Bodo, menyeberang ke arah TPI Congot. Talut yang sebelumnya saya kunjungi, dengan alat-alat berat yang tengah bekerja, terlihat di latar belakang sana. Berikutnya »

pantai logending kebumen

Pemandangan pada area wisata di muara Sungai Bodo, dilihat dengan memunggungi sungai. Di ujung sana adalah akses masuk dari area parkir, di sebelah kiri adalah warung-warung makan yang sebagian tutup karena sepi, dan di sebelah kanan adalah taman dengan area bermain anak serta tempat-tempat duduk dari beton.

pantai logending kebumen

Pemandangan pada awal lintasan jalan yang menyerupai jembatan memanjang di atas tepian muara Sungai Bodo, dan berakhir di dekat Masjid Logending. Di sebelah kanan adalah perahu-perahu yang tengah sandar, dan beberapa tempat duduk dari beton tampak terlihat pada foto.

pantai logending kebumen

Info Kebumen

Hotel, Tempat Wisata, Peta.

: Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Follow aroengbinang ! Bagikan ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Telegram, Email. Print!.