Gunung Tangkuban Perahu Bandung

Kami sampai ke jalan bercabang menuju Gunung Tangkuban Perahu Bandung setelah mobil menempuh perjalanan sekitar 8,7 km dari Pasar Buah Lembang, dimana kami membeli Ketan Bakar Lembang. Sekitar 2 Km dari pertigaan, terdapat pos yang merupakan titik awal perjalanan menuju Kawah Domas, salah satu kawah Tangkuban Perahu yang harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Dari pos yang menuju ke Kawah Domas itu, jaraknya masih 1,5 Km lagi untuk sampai di bibir pertama Kawah Ratu, yaitu kawah Gunung Tangkuban Perahu Bandung yang bisa diakses langsung dengan kendaraan pribadi. Bus wisata rombongan parkir di Terminal Wisata, 1 Km sebelum Kawah Ratu, dan dari sana berjalan kaki atau naik angkutan umum.

Gunung Tangkuban Perahu masih merupakan gunung berapi yang aktif dan sesekali menggeliat bangun dari tidurnya. Gunung ini terakhir meletus pada tahun 1952, dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 50 m. Sedangkan letusan besar yang terakhir terjadi pada 1910, dengan kolom asap setinggi 2 km yang berasal dari Kawah Ratu.

gunung tangkuban perahu bandung
Pemandangan ke Kawah Ratu yang elok dari titik pemberhentian pertama di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu Bandung. Ada banyak sekali titik pandang ke Kawah Ratu Tangkuban Perahu ini, sehingga sangat memudahkan bagi para pengunjung. Selain dari hampir seluruh tepian Kawah Ratu, ada pula dek pandang untuk melihat pemandangan alam sekitar.

Udara di sekitar Kawah Ratu Tangkuban Perahu ini terasa cukup dingin, rata-rata 17° C pada siang hari dan 2° C pada malam hari, karena kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu ini berada pada ketinggian 1830 mdpl. Hawa dingin lebih terasa jika angin bertiup, yang kadang-kadang juga membawa bau gas belerang.

gunung tangkuban perahu bandung
Pemandangan di sepanjang tepian Kawah Ratu Tangkuban Perahu dilihat dari titik pandang pertama. Hampir semua titik memiliki sudut pandang yang baik ke arah kawah dan sekitarnya. Beberapa saat kemudian kami pun berpindah tempat ke tempat parkir mobil paling ujung, yang tampak lebih ramai dipadati pengunjung.

Ucapan selamat datang dalam tiga bahasa, Sunda - Indonesia - Inggria, dan papan nama Kawah Ratu di Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu dipasang di depan titik pengamatan pertama ke arah Kawah Ratu. Ada lagi papan nama lain di ujung area parkir kendaraan yang berada lebih jauh ke dalam area wisatanya.

gunung tangkuban perahu bandung
Pemandangan dari gardu pandang kedua. Sedikitnya ada dua gardu pandang di Gunung Tangkuban Perahu Bandung. Salah satunya di sisi jalan setapak yang menuju Kawah Domas ini. Di kawah itu pengunjung bisa melihat fenomena gunung api dari dekat. Itu karena Kawah Domas telah membeku, namun sebagian permukaannya masih mengeluarkan air panas, sehingga pengunjung bisa memasak telur di sana.

Jumlah seluruh kawah aktif Tangkuban Perahu ada 9 buah, yaitu Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Domas, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Baru, Kawah Lanang, Kawah Jarian, dan kawah Pangguyangan Badak. Kawah Ratu adalah yang terbesar, dikuti Kawah Upas yang letaknya bersebelahan dengan Kawah Ratu.

gunung tangkuban perahu bandung
Sejumlah pengunjung melompati pagar pengaman untuk mendapatkan latar foto yang lebih dramatis. Di lereng Kawa Ratu ada batuan lava yang unik. Jika saja ada pematung yang bisa menggarapnya sambil bergelantungan, batu itu bisa menjadi kepala Garuda yang indah. Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu Bandung selalu dipantau dengan seismograf oleh petugas Pos Pengamatan Gunung Api di dekat pintu masuk, sehingga pengunjung dapat terhindar dari bahaya.

Gunung Tangkuban Perahu diperkirakan lahir lebih dari 100 ribu tahun lalu. Gunung dikatakan aktif jika masih ada proses magma, berupa suhu tinggi, gas, dan gempa di atas atau di bawah permukaan bumi. Asap tebal, sumber air panas yang mengandung CO2, SO2, HCl, H2S dan / atau CO, adalah indikasi keaktifan gunung.

Kawasan Gunung Tangkuban Perahu Bandung merupakan Cagar Alam seluas 1290 Ha, 370 Ha diantaranya bisa dikunjungi oleh wisatawan. Diantara tumbuhan yang ada di Tangkuban Perahu adalah Pusa (Schima waichii), Saninten (Castanopsis argentea), Kihujan (Engelhardia rigida). Konon di kawasan masih ada Macan Tutul (Panthera pardus), Kijang (Mutiacus muntjak), dan Elang Jawa (Spizaetus bartelsi).

Gunung Tangkuban Perahu Bandung

Lihat Video. Alamat : Kecamatan Lembang, Bandung. Lokasi GPS : -6.759717, 107.615891, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Hotel di Lembang, Tempat Wisata di Bandung, Peta Wisata Bandung, Hotel Murah di Bandung, Hotel di Bandung

Share ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Email, Subscribe. . Updated :

Versi Mobile | Kembali ke atas