Sea World Ancol Jakarta

December 06, 2019. Label:
aroengbinang.com -
Entah sudah berapa kali kami berkunjung ke Sea World Ancol Jakarta. Bukan karena saking banyaknya kunjungan, namun oleh sebab semakin pendeknya ingatan, dan sebagian kunjungan itu sudah berlangsung sangat lama, saat anak-anak masih balita. Begitu pun tak pernah bosan kami pergi ke tempat wisata keluarga yang nama resminya adalah Sea World Indonesia ini.

Mengapa memakai nama Sea World Indonesia tentu karena ada wisata sejenis di luar negeri dengan franchise atau desain dan teknik penyajian yang kurang lebih sama. Namun demikian kelengkapan, pengembangan, pembaruan, dan kreativitas musiman yang beraroma lokal bisa sangat berbeda. Selain itu, sebagai negara dengan area perairan yang sangat luas, mestinya koleksi satwa laut di Sea World Ancol memiliki keunikannya tersendiri. Seperti biasa kami parkir di area parkir kendaraan yang berada di seberang gerbang masuk ke Sea World, dan seperti biasa pula tak terlalu susah untuk mencari slot parkir yang kosong. Setelah menyeberang jalan, kami melewati lorong melipir bangunan yang terbuka di sisi sebelah kanannya dengan berbagai lukisan grafis dan foto di sisi sebelah kiri sebagai hiburan mata selagi berjalan kaki.

Setelah masuk ke dalam gedung, loket tempat pembelian tiket ada di sebelah kiri, dan pintu masuk ada di sebelahnya. Sebelum berkunjung, baik cek harga dulu di website Ancol, karena siapa tahu bisa berhemat. Di sebelah kanan area bagian depan gedung Sea World Ancol, dimana pintu keluar berada, digunakan sebagai area food court, dengan pilihan makanan yang menurut saya agak terbatas.

sea world ancol jakarta
Penampakan gerbang depan Sea World Ancol Jakarta beberapa tahun lalu. Tak ingat benar apakah bagian ini masih sama bangunannya ketika berkunjung beberapa bulan lalu. Jika pun ada yang berbeda maka biasanya hanya ornamen penghiasnya saja, yang umumnya mengikuti musim dan perayaan hari besar, seperti Lebaran, Imlek, Natal dan Tahun Baru.

Anak-anak umur 2 tahun ke atas sudah harus membayar tiket dengan harga penuh. Di hari kerja normal, dari Senin hingga Jumat ada harga khusus yaitu Rp80.000, hemat Rp20.000 dibanding jika datang ke Sea World pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional. Ada pula harga bundling dengan Ocean Dream Samudera (hari biasa Rp135.000, akhir pekan Rp180.000) atau bundling dengan Atlantis Water Adventure (hari biasa Rp115.000, akhir pekan Rp 160.000)

Jika datang dengan orang tua yang sudah mulai lanjut usianya (umur 55 tahun ke atas) biasanya ada diskon yang lumayan besar, namun pengunjung harus membayar dengan uang tunai di loket Sea Wolrd dengan menunjukkan kartu identitas. Ini adalah cara yang baik untuk menghormati orang tua, dan untuk mendorong mereka agar lebih menikmati hidup.

Pengunjung tampak duduk berjubel di depan akuarium utama Sea World Ancol saat feeding time, yaitu ketika jadwal pemberian makanan harian kepada ikan dilakukan. Ada pula atraksi para penyelam yang bermain dengan ikan di dalam akuarium raksasanya. Atraksi utama di tempat wisata dunia laut ini tak boleh dilewatkan saat berkunjung.

Salah satu pemandangan paling menarik di akuarium utama itu adalah ketika ikan pari raksasa seolah "terbang" mengepakkan "sayapnya" lewat di depan kaca pandang. Sayangnya ikan yang berpenampilan elok ini menjadi salah satu satwa laut yang diburu oleh para nelayan. Mungkin karena itu ada diantara mereka yang memiliki dendam dengan menyerang manusia.

Jika feeding time belum tiba, ada sejumlah akuarium besar lainnya yang bisa dilihat pengunjung di sekitar akuarium utama yang berisi berbagai macam ikan dari yang kecil hingga besar. Salah satunya adalah Shark Aquarium di sisi sebelah kiri yang sesuai namanya berisi ikan hiu. Dulu ada hammer head shark di sana, yaitu hiu martil yang mendapatkan namanya karena kepalanya berbentuk seperti palu yang disebut cephalofoil.

Akuarium lainnya berisikan raksasa dari Amazon yang disebut Arapaima (Arapaima gigas) atau pirarucu, yang setelah dewasa panjangnya bisa mencapai 5 meter dengan berat lebih dari 200 kg. Ikan ini pernah kami lihat sebelumnya di Taman Akuarium Air Tawar TMII. Ikan dewasa biasanya muncul ke permukaan setiap 20 menit untuk mengambil oksigen secara langsung dari udara, sementara yang masih muda muncul ke atas setiap lima menit sekali.

Tontotan utama Sea World Ancol di Jakarta Utara setelah feeding time adalah terowongan pandang Antasena Tunnel yang berada di sepanjang bagian bawah akuarium utama yang berukuran raksasa itu. Seekor ikan pari tampak tengah “terbang malayang” di dalam air yang berisi ratusan ikan lainnya dari berbagai jenis dan ukuran.

Lantai terowongan ini terbagi dua. Yang sebelah kanan merupakan ban berjalan dimana orang hanya perlu berdiri manis untuk melihat seluruh panorama akuarium dari mulai masuk lorong hingga keluar. Sedangkan bagian yang ada di sebelah kiri merupakan lantai statis, yang bisa dipakai orang untuk berhenti sejenak agar mudah mengambil foto, atau untuk berjalan lebih cepat dari ban berjalan.

Touch pool atau kolam sentuh merupakan salah satu tempat yang paling digemari anak di Sea World Ancol, dimana pengunjung bisa menyentuh kura-kura yang berukuran cukup besar. Ada pula ikan pari kecil dengan badan berbintik menyerupai polkadot berwarna elok dan sejumlah ikan lainnya yang diletakkan di sebuah kolam dangkal agar mudah disentuh. Juga ada bintang laut yang mestinya tak boleh diangkat namun ada saja orang yang tak membaca larangannya.

Ada pula yang dinamai Ex-Quarium dan Aqua City. Yang disebut terakhir berupa mobil kecil seperti mobilnya Mr. Bean yang penuh diisi air dan dijadikan akuarium, serta ada pula box telepon umum yang juga diisi air dan menjadi tempat hunian ikan. Keduanya dihias dengan lukisan dan disinari lampu-lampu elok yang menjadikannya terlihat sangat sedap dipandang mata. Sebuah kreativitas jempolan yang patut dipuji.

Ada ruangan lumayan besar yang disediakan dengan beberapa baris bangku memanjang dimana di dalamnya pengunjung bisa duduk dan melihat film tentang dunia ikan di laut. Ruangan itu juga menjadi tempat rehat setelah berkeliling lelah melihat koleksi Sea World. Tempat wisata laut ini mempunyai koleksi berupa 1 jenis reptil dan 48 jenis ikan air tawar berjumlah 7.300-an ekor, dan 3 jenis reptil dan 138 jenis ikan dan avertebrata dari biota laut.

Di area yang dinamai Swamp Land ada lorong yang diberi tempat ngintip terbuat dari kaca berbentuk separuh bola yang nongol di tengah area untuk melihat aktivitas Otter atau Berang-Berang, mamalia karnivora yang tingkahnya memang menarik untuk dilihat. Satwa ini merupakan hewan semiakuatik, akuatik, atau hewan laut, yang memakan ikan atau invertebrata.

Lalu ada area semacam museum yang diantaranya berisi satwa laut purba yang disebut sebagai King of the Sea ColeAcanth atau ikan raja laut. Ikan ini masih hidup hingga kini namun sudah mulai terancam atau rentan punah. Ciri Coelacanth Indonesia memiliki sisik yang berwarna kecokelatan. Lalu ada kepiting raksasa, Ikan Napoleon dengan kepala berpunuk dan lingkar bola mata bisa melihat arah sudut pandang sampai 180 derajat.

Ada pula Ikan Pari Keke dengan bentuk tubuh seperti ikan hiu dan ikan pari dengan kepala segitiga dan moncong sekop, Ikan Kerapu Kertang, dan Ikan Pari Barongsai (Shark ray). Yang tak kalah mempesona di Sea World Ancol adalah bagian yang mempertontonkan koleksi ubur-ubur laut yang melayang-layang amat sangat indah.

Capek jalan? Berendamlah dengan membayar Rp40.000 per 20 menit untuk “dipijat” dengan gigitan Garra Rufa, ikan dokter yang membersihkan kulit mati dari kaki. Masih banyak koleksi menarik lainnya di Sea Wolrd Ancol, namun satu hal yang tak boleh lupa adalah berfoto bertiga atau berempat di mulut ikan hiu buatan. Dua atau tiga puluh tahun kemudian, foto itu akan menjadi kenangan yang sangat berharga.

Feeding Time Sea World Ancol

WeekdayWeekend
Akuarium Utama11.00, 15.3011.00, 14.00, 16.30
Arapaima13.00Sama
Giant Pacific Octopus15.009.30
Moray Eel14.0015.00
Otter (Berang-Berang)10.30, 16.00Sama
Piranha12.30Sama
Shark Aquarium14.30Sama
Sea Turtle9.3015.30
Touch Pool10.00, 13.30, 17.00Sama

Sea World Ancol Jakarta

Alamat : Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Telp. 021 - 64710000, 021 - 6403249/50 ext. 421/422. Lokasi GPS : Google Maps, Waze. Jam buka : 09.00 - 18.00. Harga tiket masuk : Rp80.000 hari biasa, Rp100.000 hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional. Bundling dengan Ocean Dream Samudera Rp135.000, akhir pekan Rp180.000, atau bundling dengan Atlantis Water Adventure Rp115.000, akhir pekan Rp 160.000. Cek promo sebelum beli tiket.

Video



Galeri Foto

Jangan lupa untuk berfoto di depan logo Sea World Ancol atau Sea World Indonesia dan Bruce, yang akan menjadi kenangan tak terlupakan nanti setelah 10 atau 20 tahun ke depan. Tokoh Bruce bisa berganti dengan ikon lain menyesuaikan dengan karakter kartun yang sedang popular.

sea world ancol jakarta

Seorang pembawa acara tengah memberikan penjelasan kepada kerumunan penonton beberapa saat sebelum feeding time (waktu pemberian makan kepada ikan) dimulai di Akuarium Utama (Main Aquarium). Untuk hari biasa, feeding time berlangsung pada pukul 11.00, 15.30 dan di akhir pekan pada pukul 11.00, 14.00, dan 16.30.

sea world ancol jakarta

Foto suasana dan ornamen di loket pembelian tiket masuk Sea World Ancol ini diambil pada tahun 2014, namun saya tak mengambil fotonya pada saat ke sana lagi beberapa bulan yang lalu pada tahun 2019 ini.

sea world ancol jakarta

Ini adalah tontotan utama Sea World Ancol di Jakarta Utara setelah feeding time, yaitu terowongan pandang Antasena Tunnel yang berada di sepanjang bagian bawah akuarium utama yang berukuran raksasa itu. Seekor ikan pari tampak tengah “terbang malayang” di dalam air yang berisi ratusan ikan lainnya dari berbagai jenis dan ukuran.

sea world ancol jakarta

Pandangan ke arah area food court yang berada di area setelah pintu keluar dengan jenis pilihan makanan yang terbatas. Namun dengan pungunjung yang umumnya hanya ramai di saat akhir pekan dan liburan sekolah, memang mungkin tak banyak yang bisa bertahan hidup di sana. Sebelah kiri adalah toko cendera mata.

sea world ancol jakarta

Pada tahun 2014 harga tiket masuk masih Rp80.00 (lansia 55 tahun ke atas Rp48.000), dan untuk akhir pekan Rp90.000 (lansia Rp54.000). Tahun 2019 harga akhir pekan telah naik menjadi Rp100.000.

sea world ancol jakarta

Berfoto di depan loket khusus buat rombongan dengan gambar karakter Nemo dan beberapa satwa laut lainnya.

sea world ancol jakarta

Relief elok dipasang pada dinding yang berada di dekat pintu masuk Sea World Ancol yang menggambarkan karakter orang Jawa pada jaman dahulu dan sebuah perahu cadik Borobudur. Relief perahu cadik seperti itu juga bisa dijumpai di dinding Candi Borobudur.

sea world ancol jakarta

Tulisan dalam dua bahasa yang memberi keterangan mengenai relief pada foto sebelumnya.

sea world ancol jakarta

Salah satu akuarium di Sea World Ancol yang berukuran sangat besar dengan dinding yang sepenuhnya terbuat dari kaca tebal, memberi sudut pandang yang sangat luas kepada pengunjung.

sea world ancol jakarta

Ikan yang dimasukkan ke dalam satu akuarium besar seperti ini pada umumnya adalah yang bisa hidup berdampingan dengan damai dan tidak suka berkelahi atau saling memakan. Kecuali memang ikan-ikan kecil tak unik yang sengaja dilepas ke dalam akuarium sebagai makanan ikan besar.

sea world ancol jakarta

Ikan sebesar badan anak kecil dengan ekor berwarna kemerahan tampak tengah berenang melintas di dalam akuarium besar itu. Di belakangnya tampak ada beberapa ikan Arapaima (Arapaima gigas) tengah berenang kesana kemari.

sea world ancol jakarta

Arapaima gigas disebut-sebut sebagai satu jenis ikan air tawar terbesar di dunia yang masih hidup hingga saat ini. Ikan yang tergolong ikan purba ini di alam liar diburu manusia untuk disantap dagingnya, sisiknya dipakai sebagai ampelas dan lidahnya sebagai parutan.

sea world ancol jakarta

Seekor ikan pari dengan badan bertotol indah dan sejumlah ikan lainnya tampak berada di area Touch Pool Sea World Ancol, berupa kolam dangkal yang tak terlalu lebar untuk memudahkan pengunjung ketika berusaha meraba dan merasakan tekstur atau kelembutan badan satwa yang disentuhnya.

Touch Pool, kolam sentah yang digemari anak-anak hingga orang tua, karena semua pengunjung bisa menggunakannya dengan bebas, meski harus memahami bahwa satwa laut itu semuanya mesti diperlakukan dengan lembut layaknya piaran sendiri yang disayangi.

sea world ancol jakarta

Melihat dan menyentuh satwa dengan tangan sendiri dan merasakan tekstur satwa yang dipegang tentu jauh berbeda dengan pengalaman ketika menontonnya di pesawat televisi atau di sebuah film layar lebar.

sea world ancol jakarta

sea world ancol jakarta

Touch pool termasuk salah satu area yang bisa dikatakan tak pernah sepi pengunjung, karena selain tempatnya memang berada di pusat lalu lintas orang, juga karena memang menarik untuk bisa memegang sejumlah satwa laut yang menarik di sana.

sea world ancol jakarta

Papan tengara Ex-Quarium Sea World dan Aqua City. Mengunjungi satu per satu koleksi Sea World Ancol dengan begitu banyak satwa dan koleksi menarik perlu kesabaran dan ketelitian. Setidaknya jangan buru-buru pulang, oleh sebab kalau buru-buru sudah pasti akan ada yang terlewat. Sayang saja kalau sudah jauh-jauh datang ke tempat ini namun ada yang belum sempat dilihat.

sea world ancol jakarta

Anak-anak dan orang tua masih sabar menunggu atraksi feeding show di Main Aquarium atau Akuarium Utama Sea World. Jika sesekali ada sesi tebak berhadiah di tempat ini yang dipandu oleh petugas tentu akan lebih seru dan menghibur, anak-anak terutama.

sea world ancol jakarta

Beginilah salah satu penampakan koleksi akuarium di area Aqua City, berupa sebuah mobil mini lengkap yang telah disulap menjadi akuarium eksotis. Ikan yang ada di dalam mobil bisa dilihat dengan mudah karena lampunya menyala terang. Ornamen pada kap dan badan mobil serta pencahayaan yang elok membuatnya jadi jauh lebih indah.

sea world ancol jakarta

Penampakan ikan-ikan yang ada di dalam mobil mini yang telah disulap menjadi sebuah akuarium yang sangat menarik. Tak jelas apakah sudah ada yang terinspirasi untuk membuat akuarium seperti ini di rumah mereka.

sea world ancol jakarta

Phone booth atau bilik telepon yang juga telah disulap menjadi sebuah akuarium yang inspiratif di Aqua City Sea World Ancol. Dekor di sekeliling area ini dibuat seperti layaknya sebuah kota dengan gedung-gedung jangkung dalam bentuk grafis bercahaya.

sea world ancol jakarta

Area bernama Swamp Land, berisi satwa yang hidup di daerah rawa-rawa dan hutan bakau. Terlihat di tengah sana adalah lorong terowongan yang menuju ke Otter’s Track, tempat untuk mengintip Berang-berang yang lumayan menarik.

sea world ancol jakarta

Sebuah poster dipasang di area Swamp Land yang berisi informasi cukup lengkap tentang Otter atau Berang-Berang (Aonyx cinerea). Hewan yang hidup di daratan dekat sungai, danau, atau rawa ini merupakan hewan mamalia yang disebut dalam deskripsi sebagai lucu dengan sifat aktif dan cerdas. Penggambaran yang sangat dekat dengan kenyataan ketika kami mengamati tingkahnya yang lucu saat mereka menyapa pengunjung.

sea world ancol jakarta

Akuarium besar dengan area pandang luas bernama Shark Aquarium dengan keterangan Hammerhead Shark atau Hiu Martil. Jika saat itu hiunya masih kecil, maka mestinya setelah lima tahun ukurannya sudah besar. Namun tentu ada batasan ukuran hiu yang bisa disimpan di akuarium ini dengan cukup aman.

sea world ancol jakarta

Ikan gemuk yang tubuhnya sangat khas, dengan bentuk kepala mirip gajah. Namun inilah yang dikenal dengan sebutan ikan duyung, bukan ikan gajah yang memiliki semacam belalai di mulutnya.

ikan duyung sea world ancol jakarta

Ikan Arwana Merah atau Super Red Arwana (Scleropages formosus), merupakan ikan aseli Indonesia yang namanya telah mendunia.

arwana merah sea world ancol jakarta

Salah satu akuarium yang paling elok di Sea World dengan koleksi Arapaima yang lumayan banyak. Entah bagaimana caranya mendatangkan ikan ini dari Amazon, apakah menggunakan jalur laut atau udara. Mungkin yang disebut terakhir, supaya tak terlalu lama di perjalanan.

sea world ancol jakarta

Pandangan lainnya pada ikan-ikan Arapaima dan sejumlah ikan besar lainnya yang sangat menarik untuk dipandang dan diamati, termasuk ikan yang berwarna putih bersih.

sea world ancol jakarta

Tengara yang menandai tempat disimpannya koleksi spesimen King of the Sea, yaitu Coelacanth. Meskipun disebut bahwa ikan purba itu masih ada yang hidup di Indonesia dengan kondisi sudah rentan punah, namun seingat saya yang disimpan di sana adalah berupa spesimen awetan.

sea world ancol jakarta

Ruang teater dimana pengunjung bisa duduk beristirahat sambil menonton film tentang dunia laut. Dinding ruangan ini diberi hiasan yang cukup elok, membantu menciptakan suasana yang menyenangkan.

sea world ancol jakarta

Ini spesimen yang sepertinya bernama Ikan Kerapu Kertang atau Giant Grouper (Epinephelus lanceolatus), yang badannya bisa tumbuh mencapai panjang 3 m dan beratnya 400 kg. Mulutnya bisa terbuka lebar untuk menghisap mangsanya agar langsung masuk ke dalam perutnya. Ikan ini berburu makanan pada malam hari karena matanya berfungsi maksimal justru saat cahaya berkurang.

sea world ancol jakarta

Salah satu koleksi spesimen di Sea World Ancol yang tak jelas benar merupakan spesies dari jenis yang mana. Bisa Pari Keke namun bisa pula bukan.

sea world ancol jakarta

Spesimen satwa laut purba di Sea World Ancol yang disebut sebagai King of the Sea ColeAcanth atau ikan raja laut, yang masih hidup hingga kini namun sudah mulai terancam atau rentan.

sea world ancol jakarta

Koleksi Sea World yang mengagumkan ini bernama Parni, yaitu Ikan Pari Mas atau Giant Whipray yang hingga saat ini merupakan ikan pari terbesar di Indonesia dengan diameter tubh 250cm dengan beratnya mencapai 230kg.

sea world ancol jakarta

Koleksi menarik lainnya di Sea World Ancol adalah Giant Spider Crab atau Kepiting Laba-Laba Raksasa, yaitu spesimen seekor kepiting raksasa yang bentuknya menyerupai laba-laba

sea world ancol jakarta

Koleksi menakjubkan Sea World Ancol lainnya, berupa Giant Pacific Octopus yang diberi nama panggilan Gudel singkatan dari Gurita Dewa Laut yang berasal dari perairan dingin Laut Jepang. Satwa ini merupakan gurita pasifik pertama yang dimiliki oleh Sea World Indonesia.

sea world ancol jakarta

Koleksi spesimen Hiu Buto (Nebrius ferrugineus) atau Tawny Nurse Shark, dengan panjang ikan dewasa bisa mencapai 330 cm berasal dari perairan Indo-Pasifik.

sea world ancol jakarta

Sebuah jangkar kapal di dekat tengara harga untuk “pijat ikan” selama 20 menit seharga Rp40.000.

sea world ancol jakarta

Sebuah poster yang dibuat untuk memberi informasi tentang Garra rufa, yang disebut sebagai ikan dokter. Tak jelas apakah sudah ada penelitian ilmiah yang cukup untuk mendukung klaim manfaat yang tertulis di sana.

sea world ancol jakarta

Tangga untuk menuju bagian atas area dimana pengunjung bisa melihat pemandangan Akuarium Utama dari sisi sebelah atas. Tak lengkap memang jika sudah masuk ke Sea World namun tidak menaiki tangga ini.

sea world ancol jakarta

Foto lainnya yang memperlihatkan keelokan dari area Aqua City, lengkap dengan lalu lintasnya.

sea world ancol jakarta

Pengunjung bisa masuk ke dalam mulut ikan hiu di sana itu untuk difoto bersama. Ini termasuk ikon Sea World yang harus diambil fotonya untuk kenangan 20-30 tahun lagi ketika anak-anak sudah dewasa.

sea world ancol jakarta

Foto besar seekor ikan hiu raksasa yang memberi ilusi seolah sedang hendak memangsa mereka yang duduk di atas mulutnya. Wajib berfoto di sana.

sea world ancol jakarta

Penampaan lainnya pada gerbang bagian depan Sea World Ancol atau Sea World Indonesia. Dekor di tempat ini bisa berubah dari waktu ke waktu menyesuaikan dengan apa yang sedang populer waktu itu.

sea world ancol jakarta

Foto lainnya pada bagian gerbang Sea World dengan bangunan utama berada di belakangnya. Pintu masuk ke dalam gedung berada di ujung sana.

sea world ancol jakarta

Pelataran Sea World dengan kolam di depannya dan sejumlah patung satwa laut. Beberapa pengunjung tampak baru saja datang dengan berjalan melipir pinggiran gedung menuju ke pintu masuk Sea World yang ada di sebelah kanan.

sea world ancol jakarta

Poster yang berisi jadwal feeding time pada tahun 2014 yang sekarang sudah berubah lebih banyak lagi, dari waktu itu hanya 6 satwa sekarang di tahun 2019 udah ada 9 satwa dengan jadwal feeding time yang berbeda.

sea world ancol jakarta

Peta Sea Worl Indonesia pada tahun 2014, yang menunjukkan dimana pengunjung turun dari kendaraan dan kemudian berjalan melipir bangunan ke arah sebelah kanan untuk masuk melalui main entrance gate. Ada yang tetap dipertahankan hingga sekarang di tahun 2019 seperti Touch Pool dn Shark Aquarium, namun ada beberapa koleksi baru yang telah ditambahkan dan tak ada di peta ini.

sea world ancol jakarta

Pada foto tampak ban berjalan dimana pengunjung hanya perlu berdiri dan akan dibawa maju dengan pelan untuk melihat akuarium raksasa di sebelah samping dan atasnya hingga keluar lagi dari lorong terowongan ke area di samping akuarium utama.

sea world ancol jakarta

Pandangan lainnya pada Antasena Tunnel atau terowongan Antasena, mengambil nama dari seorang tokoh pewayangan, anak dari Bima atau Werkudara. Yang menarik adalah Antasena ini, yang nama panjangnya Anantasena, rupanya merupakan tokoh wayang ciptaan pujangga Jawa dan tidak ada dalam naskah aseli Mahabharata. Kesaktiannya adalah bisa terbang, masuk ke bumi, menyelam ke dalam air, dan kulitnya kebal terhadap semua senjata karena dilindungi sisik udang.

sea world ancol jakarta

Pemandangan elok dari Terowongan Antasena.

sea world ancol jakarta

Seekor ikan pari melayang dengan santai di atas kepala saat kami masih berada di terowongan Antasena. Ini adalah merupakan puncak pemandangan yang paling menarik selama berada di dalam lorong.

sea world ancol jakarta

Inilah pemandang kerumunan orang yang kami lihat sesaat setelah keluar dari Terowongan Antasena. Pertunjukan pemberian makanan di Akurium Utama belum lagi selesai dilakukan.

sea world ancol jakarta

Tampak di belakang kaca akuarium utama ada beberapa orang penyelam yang tengah beraksi di dalam air untuk menghibur para pengunjung yang sebelumnya duduk sabar menunggu kemunculan mereka.

sea world ancol jakarta

Dua diantara sekian banyak koleksi Moray Eel, sejenis belut berukuran besar atau dikenal dengan nama Sidat di kampung-kampung di Jawa namun dengan ukuran yang jauh lebih kecil.

sea world ancol jakarta

Pandangan lainnya pada koleksi Moray Eel dengan lenggok tubuhnya yang sedap dipandang. Ditemukan ada sekitar 200-an spesies moray eel di seluruh dunia, baik yang hidup di air tawar, air laut maupun air payau.

sea world ancol jakarta

Pemandangan elok pada koleksi Moray Eel Sea World Ancol.

sea world ancol jakarta

Ruang intip Swamp Land yang menyerupai kokpit piring terbang.

sea world ancol jakarta

Koleksi kura-kura yang sedang berenang di sebuah akuarium di Sea World Ancol.

sea world ancol jakarta

Jika ingin melihat pertunjukan feeding time untuk Sea Turtle ini, pengunjung harus bersiap di tempat pada pukul 9.30 untuk hari biasa dan pukul 15.30 di akhir pekan.

sea world ancol jakarta

Koleksi spesimen Arapaima di Sea World Ancol Jakarta.

sea world ancol jakarta

Ini adalah Piranha, salah satu ikan pemakan daging paling ganas di dunia yang bisa menghabiskan daging seekor kerbau besar dalam waktu yang singkat, menyisakan tulang-tulangnya saja.

sea world ancol jakarta

Kerumunan orang di depan akuarium utama tampak masih belum bubar, meski para penyelam telah tak terlihat lagi di balik kaca sana.

sea world ancol jakarta

Meskipun ada larangan untuk tidak mengangkat Bintang Laut ini karena bisa membahayakan satwanya, namun ada saja orang yang tak membaca tulisan di papan larangannya.

sea world ancol jakarta

Merasakan tekstur tempurung kura-kura di Touch Pool Sea World.

sea world ancol jakarta

Terumbu karang ini dibangun satwa kecil sederhana bernama polip yang masih berkerabat dekat dengan ubur-ubur dan anemon. Butuh waktu ribuan tahun untuk membentuk terumbu karang, dan banyak tumbuhan serta binatang laut yang sangat bergantung padanya, baik untuk mencari makan maupun untuk berkembang biak. Merusak terumbu karang karenanya sama saja dengan merusak biota laut.

sea world ancol jakarta

Kerumunan orang di depan Shark Aquarium. Nama Hammerhead Shark sudah tak terlihat lagi di foto tahun 2019 ini.

sea world ancol jakarta

Kerumunan orang di depan kaca akuarium utama diambil dari lantai di atasnya.

sea world ancol jakarta

Ikan hiu yang tampak sangat elok, dengan lubang-lubang di samping kepalanya yang menginspirasi desain sebuah mobil super mewah dengan merk terkenal.

sea world ancol jakarta

Sebuah kapal buatan di Sea World Ancol dengan tulisan "Misteri Kehidupan Laut Dalam".

sea world ancol jakarta

Penampakan lainnya dari spesimen King of the Sea di Sea World Ancol Jakarta.

sea world ancol jakarta

Spesimen Ikan Pari Keke dengan bentuk tubuh seperti ikan hiu dan ikan pari dengan kepala segitiga dan moncong sekop.

sea world ancol jakarta

Penampakan lainnya dari spesimen Giant Spider Crab di Sea World Ancol.

sea world ancol jakarta

Penampakan lainnya dari awetan Gudel atau Gurita Dewa Laut yang sepertinya belum lama mati, mungkin karena umur. Gudel dalam bahasa Jawa adalah sebutan bagi anak Kerbau, sedangkan anak Kerbau disebut Pedhet.

sea world ancol jakarta

Berfoto di moncong hiu.

sea world ancol jakarta

Berfoto dengan pakaian penyelam.

sea world ancol jakarta

Masuk ke area Jellyfish yang baru dibuka pada tahun 2018 dengan menampilkan 1000-an ubur-ubur di dalamnya.

sea world ancol jakarta

Tiga diantara sekian banyak ubur-ubur yang gerakannya di dalam air sangat mempesona setiap mata yang memandangnya.

sea world ancol jakarta

Koleksi ubur-ubur elok lainnya. Ini adalah salah satu area yang menurut saya paling mengesankan di Sea World tahun ini.

sea world ancol jakarta

Penampakan ubur-ubur cantik lainnya. Satu-satunya keluhan adalah sungguh sangat tak mudah untuk memotret ubur-ubur yang selalu bergerak naik turun di dalam ruangan dengan cahaya yang sangat temaram.

sea world ancol jakarta

Salah satu berang-berang yang mengeluarkan bunyi ribut sambil menggerak-gerakkan badan dan kepalanya. Entah apa yang diinginkannya, atau hanya sekadar ingin bermain dengan pengunjung.

sea world ancol jakarta

Ada satu lagi Linsang atau Berang-Berang yang bergabung dengan temannya yang telah "mejeng" lebih dulu, menjadi semacam sebuah pertunjukan gerak tanpa kata bermakna namun menarik untuk dilihat.

sea world ancol jakarta

Koleksi kepiting raksasa di Sea World Ancol.

sea world ancol jakarta

Berfoto dengan badan Sea Turtle.

sea world ancol jakarta

Info Jakarta

Nomor Telepon Penting, Hotel di Jakarta Utara, Hotel Melati di Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta Utara, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Utara.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.