Pancuran 5 Sendang Sari Guci Tegal

December 13, 2019. Label:
aroengbinang.com -
Mengapa sampai bisa melihat Pancuran 5 Sendang Sari Guci Tegal adalah karena kami melanjutkan berkendara mengikuti terusan jalan simpang setelah berkunjung ke Hot Waterboom Guci-ku, ketimbang balik kembali ke arah kedatangan. Ada rasa ingin tahu kemana lanjutan jalan simpang itu akan membawa kami pergi.

Seperti kehidupan, ketika ada pilihan dan memutuskan untuk berpindah jalur hidup, entah soal pekerjaan atau pasangan, maka jarang orang buru-buru balik badan untuk kembali ke titik semula. Kecuali memang ada hal yang sangat tidak biasa yang membuat orang harus memutuskan untuk balik lagi cepat-cepat ke titik simpangan. Jika saja kami kembali ke jalan semula, maka boleh jadi akan terus ada pertanyaan yang menggantung di pikiran tentang kemana jalan itu berujung, dan mungkin ada sedikit rasa sesal mengapa tidak melakukan eksplorasi sekali jalan, ketimbang kapan-kapan mesti datang lagi untuk memuaskan rasa penasaran.

Nah, saat menyusuri terus jalan simpang itu, ternyata hanya setelah sekitar 350 meter berkendara kami sudah sampai ke sebuah area lumayan luas yang belakangan saya ketahui merupakan Area Parkir Barat Guci. Jadi kalau area parkir utama penuh, di tempat inilah pengunjung bisa perkir kendaraannya. Jalan itu buntu dan berakhir di area parkir ini. Di ujung area parkir itu ternyata ada kolam renang air pansa juga, namanya Graha Tirta Ayu dengan ukuran kolam sekitar 25 x 10 meter, dan ada kolam buat anak kecil di sampingnya. Hasil dari bercakap-cakap singkat dengan orang yang ada di sana, kami pun meninggalkan mobil di parkiran dan berjalan kaki ke arah belakang kolam renang dan lalu melipir di tepian sungai menuju ke Pancuran 5 Sendang Sari Guci.

pancuran 5 sendang sari guci tegal

Penampakan yang kami lihat dan lalui beberapa saat setelah meninggalkan area parkir dengan berjalan kaki melewati samping kolam renang Graha Tirta Ayu, menuruni lereng jalan dan akhirnya bertemu jalan datar lurus ini yang berada persis di bantaran sungai menuju ke arah Pancuran 5 Sendang Sari Guci.

Di ujung sana jalan ini kembali naik dan kemudian berkelok ke kiri dan bertemu dengan sebuah jembatan. Jalan di pinggir sungai ini bisa dibilang sepi lalu lintas orangnya, karena selama berada dan berjalan kaki di sana kami hanya berpapasan dengan dua orang, dan mereka adalah penduduk setempat.

Namun demikian tak ada rasa khawatir hinggap di pikir selama menyusuri jalan itu, barangkali karena memang ada bapak supir mobil yang berjalan kaki mengiringi. Entah jika jalan sendiri di sana selepas senja, karena meskipun ada lampu jalan namun jarak antara satu lampu dengan lampu berikutnya lumayan jauh.

Saya sempat memotret jembatan yang kami akan lalui setelah mengikuti jalan lurus di tepi sungai, kemudian menanjak sedikit dan lalu berbelok ke arah kiri. Tertulis di atas jembatan sana sebuah kalimat himbauan atau peringatan agar orang berjalan satu-satu, dan dimohon agar tidak berdiri atau berlama-lama berada di atas jembatan.

Sepertinya umur jembatan ini sudah lumayan tua, sehingga ada kekhawatiran dari penduduk setempat bahwa penyeberang atau pengunjung bisa celaka jika beban yang harus ditanggung oleh jembatan ini sudah terlalu berat karena banyak orang berdiri di sana terlalu lama.

Kekhawatiran yang beralasan, oleh sebab musibah pernah menimpa beberapa pengunjung tempat wisata semacam ini, yang dikarenakan robohnya jembatan akibat usianya yang sudah tua dan terlalu banyak pengunjung yang berdiri di sana pada saat yang bersamaan. Setidaknya hal itu pernah terjadi di Lokasiwata Baturraden beberapa tahun lalu sehingga dibuat jembatan baru yang lebih kokoh.

Bisa dimaklumi pula mengapa ada larangan untuk berdiri lama-lama di atas jembatan itu, oleh sebab pemandangan ke Pancuran 5 Sendang Sari Guci dan kolam renang air panas yang berada di sebelahnya bisa terlihat dengan sangat jelas dari atas jembatan, seperti yang bisa dilihat di galeri foto.

Apalagi jika di area itu sedang ramai pengunjung, baik yang ada di kolam air panas dan di Pancuran 5 Guci, tentu akan menjadi pemandangan yang menarik untuk ditonton mereka yang lewat di jembatan ini. Kelima pancuran itu terlihat jelas di bagian tengah foto, terletak setelah kolam air panas yang tampak di latar depan.

"Sendang Sari" sebagai tambahan nama pada Pancuran 5 Guci ini terlihat pada spanduk kecil yang ditempel pada dinding di sebelah kanan atas kelima pancuran itu. Ini perlu disebutkan oleh karena di internet ada sejumlah situs, termasuk Google, yang menyebut pancuran ini bukan dengan nama Sendang Sari namun Pandansari. Boleh jadi nama yang disebut itu merupakan nama dukuhnya.

Jika melihat dari tempat saya berdiri di atas jembatan, debit air yang keluar dari kelima pancuran tampak cukup besar. Lebih besar dari debit air panas yang keluar dari Pancuran Pitu Baturraden, setidaknya pada saat saya melihatnya. Namun perbandingan itu belum tentu benar, oleh karena boleh jadi saya datang tidak pada musim yang sama, dan jika pun musimnya sama mungkin saja saat itu jumlah curah hujannya berbeda.

Melihat kepulan asap tipisnya yang membubung ke langit di sekitar area pancuran, maka aman untuk dikatakan bahwa memang benar air panas dengan suhu lumayan tinggi yang mengalir di pancuran ini. Saya memang tak masuk ke dalam area pancuran oleh sebab tak hendak mandi air panas di sana, karena di Hotel Sankita Guci tempat kami menginap juga ada kolam renang air panas dengan debit air berlimpah yang kami bisa mandi kapan saja. Bahkan air di kamar mandi hotel pun juga merupakan air panas dari perut Gunung Slamet.

Pancuran 5 Sendang Sari Guci

Alamat: Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Lokasi GPS: Google Maps, Waze. Jam buka: 24 jam. Harga tiket masuk: Rp5.000.

Galeri Foto Pancuran 5 Sendang Sari Guci

pancuran 5 sendang sari guci tegal

Jembatan yang kami akan lalui setelah mengikuti jalan lurus di tepi sungai, kemudian menanjak sedikit dan lalu berbelok ke arah kiri. Tertulis di atas jembatan sana sebuah kalimat himbauan atau peringatan agar orang berjalan satu-satu, dan dimohon agar tidak berdiri atau berlama-lama berada di atas jembatan.

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

Bisa dimaklumi pula mengapa ada larangan untuk berdiri lama-lama di atas jembatan itu, oleh sebab pemandangan ke Pancuran 5 Sendang Sari Guci dan kolam renang air panas yang berada di sebelahnya bisa terlihat dengan sangat jelas dari atas jembatan, seperti yang tampak pada foto di atas.

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

pancuran 5 sendang sari guci tegal

Info Pekalongan

Hotel di Guci, Tempat Wisata di Tegal, Peta Wisata Tegal, Hotel di Tegal.

Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.