Hot Waterboom Guci-Ku Guci Tegal

aroengBinang.com - Adalah karena kepo setelah sebelumnya sempat melihat tengara Hot Waterboom Guci-Ku Guci Tegal di pinggiran jalan simpang ketika berkendara melewatinya. Setidaknya tiga kali saya melewati jalan yang ada simpangannya menuju ke arah hot waterboom ini, lebih banyak lagi jika dihitung arah bolak-baliknya.

Jarak dari Hotel Sankita Guci, tempat kami menginap waktu itu, ke jalan simpang yang menuju ke Hot Waterboom Guci-Ku hanya sekitar 100 meter saja. Itu pula yang membuat saya gampang menyempatkan waktu luang dengan mengajak supir untuk pergi ke sana, toh jaraknya dekat saja.

Setelah belok di jalan simpang dari jalur utama Jl Lingkar Barat Guci, kami menempuh jarak sekitar 400 meter lagi untuk sampai di area parkir Hot Waterboom Guci-Ku yang lumayan luas. Masih belum banyak tamu hotel yang datang, lantaran hari itu adalah Jumat. Lewat siang pada hari Sabtu biasanya orang mulai berdatangan di Guci.

hot waterboom guci-ku guci tegal

Bangunan mirip pos jaga dan terkesan agak sederhana ini adalah tempat penjualan tiket masuk ke Hot Waterboom Guci-ku yang mengusung tagline Wisata Pemandian Air Panas Alami. Tak salah tagline-nya memang, karena air panas di tempat ini, dan di semua hotel dan pemandian lain di Guci, asal air panasnya ya dari perut Gunung Slamet.

Kesan saya debit air panas di daerah Guci di lereng utara Gunung Slamet itu sepertinya jauh lebih berlimpah ketimbang air panas yang mengalir ke wilayah Baturraden yang berada di lereng sebelah Selatan. Entah memang seperti itu atau hanya kesan sepintas yang boleh jadi tak begitu akurat.

Harga yang tertulis pada kaca loket pada saat itu adalah untuk umur 3 tahun ke atas harga tiketnya dipatok pada angka Rp40.000 untuk Sabtu, Minggu dan Libur (Nasional), serta Rp35.000 untuk hari biasa. Harga tiket itu adalah untuk per orang, sedangkan untuk anak PAUD/TK harganya adalah Rp50.000, untuk berdua dengan ibunya.

hot waterboom guci-ku guci tegal

Kolam air panas di bagian depan dari kompleks Hot Waterboom Guci-Ku. Lantaran memang hanya bermaksud untuk melihat-lihat sebentar tanpa berniat untuk menjajal bagaimana rasanya Hot Waterboom Guci-Ku atau berenang di sana, saya meminta ijin untuk masuk ke dalam tanpa harus membeli tiket masuk, yang diperbolehkan oleh penjaganya atau entah apa jabatannya.

Sebelumnya saya sempat mengambil foto area parkir kendaraan yang relatif masih kosong. Tidak memotret area parkirnya sebenarnya, namun mengambil foto pada tengara arah menuju fasilitas yang ada di tempat ini. Jika saja saya membaca dengan teliti huruf-huruf yang ada di tengara itu, tentu saya akan mencarinya.

Akibat tidak membaca dengan teliti itulah maka belakangan saya baru menyadari bahwa yang kami kunjungi saat itu hanyalah area kolam renang besar yang ada di bagian depan Hot Waterboom Guci-Ku, sedangkan area yang mestinya lebih seru dengan bentuk yang menarik dan bagus pemandangannya malahan tidak kami kunjungi.

Di sisi sebelah kanan kolam renang dimana terdapat kios makanan minuman serta tempat duduk dan meja di dalam cungkup joglo sebagai tempat menunggu, tempat makan dan beristirahat bagi para pengunjung. Tak terlihat ada orang yang duduk-duduk di sana waktu itu, karena memang para tamu yang menginap di hotel belum lagi tiba.

Di kolam renang hanya ada seorang pria yang tengah bolak balik berjalan meniti seutas tambang yang melintang di atas kolam renang. Dengan ukuran dan bobot badannya yang cukup besar memang cukup manantang baginya untuk bisa meniti tali itu dengan stabil, meski tangannya bisa berpegangan pada tali di atasnya.

Selain meniti tali Air Bridge yang ada dua trek itu dan sepertinya biasa untuk lomba outbound, di atas Kolam Renang besar juga ada luncuran, ember tumpah serta menara pendek sebagai landasan untuk meloncat dan mencebur ke kolam. Panorama hijau perbukitan di sekitar kolam memberi nuansa alam dengan pandangan mata yang menyejukkan.

Jika memperhatikan tanda di area parkir itu, maka di sana ada tanda arah ke Villa, Kolam Besar, Kolam Arus, Kolam Anak-anak, Whirl Pool, Gazebo, Joglo, Restoran, Food Court, Musholla, Kolam Bilas, Toilet dan Penyewaan Ban & Loker. Jadi yang saya lihat hanyalah Kolam Besar saja, sisanya terlewat dan hanya saya lihat dari citra satelit Google yang terlihat elok bentuk dan penataannya. Baiklah, jika ke Guci lagi saya akan masuk ke dalam untuk melihat semuanya.


Hot Waterboom Guci-Ku

Alamat: Jalan Lingkar Barat, Guci, Bumijawa, Tegal. Telepon: 0859 5942 1265, 0856 0035 5737. Lokasi GPS: Google Maps, Waze. Jam buka: 07.00 - 20.00, akhir pekan buka mulai pukul 06.00. Harga tiket masuk: Rp35.000. Untuk hari Sabtu, Minggu dan Libur (Nasional) Rp40.000 per orang. PAUD/TK Rp50.000, berdua dengan ibunya. Rombongan di atas 50 orang diskon 50%, namun rombongan PAUD tidak ada diskon. Hotel di Guci, Tempat Wisata di Tegal, Peta Wisata Tegal, Hotel di Tegal.
, Pejalan musiman. Bagikan: Facebook, Twitter, WhatsApp, Telegram, Email. Print! Follow aroengBinang! aroengBinang.com adalah blog tulisan foto perjalanan dan catatan seputar wisata Indonesia, peta wisata, hotel, seni budaya, opini, percik pikir, hiburan, serta tips blogger. Kunjungi sitemap untuk mesin pencarian dan isi blog selengkapnya. Balik ke atas ↑