Mengatasi Pintu Mengembang Karena Banjir

January 10, 2020. Label:
Mengetahui bagaimana cara mengatasi pintu mengembang karena banjir sepertinya sudah menjadi sebuah keharusan bagi banyak warga ketika banjir besar melanda Jakarta dan daerah di sekitarnya pada 1 Januari 2020 yang lalu.

Meskipun pintu kayu sudah dioven, tetap saja ia akan mengembang ketika terendam air dalam waktu cukup lama yang mengakibatkan pintu sulit atau bahkan tidak lagi bisa ditutup sama sekali, dan ini tentu berbahaya bagi keamanan. Keamanan harta maupun keselamatan jiwa.

Bukan hanya pintu, kusen pun juga ikut mengembang ketika terkena air atau udara yang lembab dalam jangka waktu lama. Karena itu, fenomena pintu mengembang juga terjadi di puncak musim hujan, meskipun pintunya tidak sampai terkena banjir atau terendam air.

Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi pintu yang mengembang karena terkena banjir? Setidaknya ada dua cara yang bisa dilakukan.

Pertama adalah cara yang memakan waktu lama, yaitu dengan mencopot pintu dan menjemurnya di panas matahari atau mengeringkannya menggunakan hair dryer. Cara ini tidak praktis, karena matahari sering malas muncul di musim hujan, dan mengeringkan memakai hair dryer sangat memakan waktu dan tenaga yang hasilnya tidak begitu memuaskan. Setidaknya begitulah pengalaman saya.

Cara paling cepat dan mudah yang bisa dilakukan sendiri adalah dengan menyerut bagian pintu dan kusen yang mengembang. Ya, ini cara terbaik, dan saya akan tunjukkan bagaimana caranya, tanpa harus memanggil tukang kayu untuk mengerjakannya karena di saat seperti ini para tukang kayu biasanya laris manis dan harus antri sampai mereka bisa datang ke rumah.

Alat yang dibutuhkan hanyalah sebuah cutter besar yang biasanya sudah ada di setiap rumah tangga. Ya, saya memakai cutter untuk menyerut pintu yang terkena banjir, dengan hasil memuaskan dan tidak memakan waktu terlalu lama. Cutter kecil mungkin bisa dipakai untuk menyerut namun akan memakan waktu lebih lama dan lebih gampang patah pisaunya. Kalau beli di toko yang seri L-500 harganya belasan ribu rupiah, tak sampai dua puluh ribu.

Pertama, perhatikan bagian pintu dan kusen yang menempel dan tidak bisa masuk ketika menutupnya. Buka tutup pintu beberapa kali untuk memastikan bagian yang harus diserut. Dalam kasus yang saya alami, hanya bagian tengah ke bawah yang mengembang, dan itu pun tidak terjadi di semua bagian. Ini karena banjir di kompleks kami setinggi sekitar 30-40 cm.

Selanjutnya seret tombol untuk mengeluarkan pisau cutter, kira-kira seukuran setengah ketebalan pintu, kunci tombol cutter. Posisikan pisau cutter secara mendatar pada bagian pintu yang mengembang, lalu seret ke bawah untuk menyerut kayunya. Arah serut bisa ke atas atau ke bawah, atau lakukan secara selang-seling setelah beberapa kali serutan.

Lakukan coba salah, untuk mendapatkan posisi pas yang menghasilkan serutan kayu paling baik. Secara berkala, buka tutup lagi pintunya untuk melihat apakah serutan di titik itu sudah memadai. Lalu lanjutkan menyerut di titik yang lain.

Agar tidak lelah jongkok ketika menyerut bagian bawah pintu, gunakan dingklik atau kursi pendek untuk duduk ketika menyerut.

Selain pintu, saya juga menyerut sebagian kusen di titik yang pengembangan pintunya terjadi paling parah. Nanti setelah ada waktu, bisa beli plitur untuk memplitur bekas serutan, atau memanggil tukang kayu untuk merapihkannya. Selamat mencoba.

Mengatasi Pintu Mengembang Karena Banjir

Demikian tips cara mengatasi pintu mengembang karena banjir berdasarkan pengalaman dan telah terbukti berhasil, meskipun perlu sedikit usaha dan melakukan coba salah. Bukan hanya karena banjir, pintu kayu juga biasanya mengembang di puncak musim penghujan, meskipun tidak sampai terendam air.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑