Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak

September 02, 2019. Label:
Lewat beberapa menit selepas tengah hari tibalah kami di Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak, untuk mengisi perut sekadarnya sambil melihat pemandangan yang ada di sana. Warung ini berada di ujung area Pantai Morosari yang belakangan dikenal sebagai Wisata Bahari Morosari, dimana terdapat dermaga perahu bagi pejalan yang ingin menikmati wisata mangrove dari jalur laut.

Panjang warung ini 30 meter, lebar 15 meter, dan persis di luar tembok warung sudah merupakan genangan air laut, kecuali di jalan masuknya yang selebar 10 meter. Wisata Bahari Morosari berbentuk semacam tanjung tipis dengan lebar bervariasi antara 15-100 meter, dengan panjang 3,7 km dari tepi Jl Semarang - Demak, sebagai hasil abrasi air laut yang menenggelamkan area di sekitarnya. Dari Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak pengunjung memiliki pandangan sangat bebas ke arah laut yang membentang dari arah timur laut ke barat laut hingga ke barat daya, dan ke wilayah daratan yang berada di sebelah tenggara. Jembatan kayu menuju ke makam Kyau Abdullah Mudzakir di ujung Taman Mangrove Morosari juga bisa dilihat dari tempat ini.

Kesan kami tentang Wisata Bahari Morosari, termasuk Warung Pesisir, masih perlu pembenahan, terutama soal kebersihan dan kerapihan. Tak mudah menjaga fasilitas di lokasi wisata umum dengan kesadaran pengunjung akan kebersihan yang masih sangat rendah. Namun dengan menyediakan semua fasilitas pendukung kebersihan dan merapikan areanya, sambil terus mendidik pengunjung, saya kira tempat ini bisa menjadi kawasan wisata yang cukup murah namun berkelas.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Orang yang tengah menyeberang jembatan kayu ke arah cungkup makam Kyai Abdullah Mudzakir itu bisa terlihat dengan sangat jelas dari Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak. Jika ditarik garis lurus maka jarak dari warung ke cungkup makam adalah 1,07 km, namun jika lewat jalan darat jaraknya adalah 1,5 km sampai ke pangkalan ojek, yang untuk ke cungkup makam masih 1,16 km lagi.

Tidak sebagaimana saya duga, jembatan kayu itu sepertinya tidak tenggelam saat air pasang. Karena jika demikian maka cungkup juga akan terendam setinggi bawah atapnya. Hanya saja makin lama air laut akan semakin tinggi dengan melelehnya es di kutub akibat pemanasan global, serta makin sedikitnya air yang meresap di darat saat hujan oleh sebab rusaknya hutan dan semakin sempitnya resapan.

Sebuah perahu bermotor tampak tengah sandar di dermaga kecil yang berjarak sekitar 50 meter sebelum Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak. Perahu itu tersedia bagi siapa saja yang tertarik untuk menikmati panorama dari atas laut dan berkunjung ke Taman Mangrove Morosari.

Untuk mengikuti wisata mengrove menggunakan perahu ini pengunjung ditarik bayaran Rp.15.000, yang sekarang mungkin sudah naik tarifnya, dengan minimal penumpang 4 orang, atau membayar sejumlah perkaliannya jika hendak berangkat dengan penumpang kurang dari jumlah itu.

Nomor yang bisa dihubungi adalah 0811 2744 433 untuk bisa tidaknya berangkat, dengan mempertimbangkan kondisi alam dan cuaca. Wisata Mangrove Morosari ini dalam satu trip berlangsung selama sekitar 1 jam, separuh diantara ada di trek atau jembatan kayu taman mangrove, dan separuhnya lagi digunakan untuk mengelilingi hutan mangrove.

Tiga paket hemat, yang menggunakan nama ikan, ditawarkam oleh Warung Pesisir WIsata Bahari Morosari Demak kepada pengunjungnya. Ada yang untuk 2, 3, dan 4 orang. Karena bertiga, kami pilih paket Hiu dengan menu udang, kepiting, cumi-cumi, kakap bakar, sudah termasuk sebakul nasi, ca kangkung, sambal dan air mineral.

Jika tidak menghendaki menu paket hemat, pengunjung bisa memilih menu ala carte yang tersedia. Selain yang sudah disebutkan di atas, ada menu gurame, nila, ayam, yang semuanya bisa dibakar, digoreng, atau dimasak asam manis. Ada pula ayam panggang, atau digoreng tepung dan digoreng mentega. Pilihan lain adalah Nasi Goreng dan Mie Rebus yang harga per porsinya paling murah.

Sempat memotret penampakan sajian ikan gurame bakar sebagai pengganti kakap, cumi, udang yang semuanya diletakkan dalam satu nampan kayu, serta lalapan dan sambal. Lantaran kepiting sedang tidak ada waktu itu sehingga diganti dengan menambah porsi udangnya. Piring di sebelah kiri terlihat nasinya sudah berkurang padahal lauk baru saja datang, saking sudah lapar .. :).

Masakannya lumayan enak, termasuk sambalnya, dan tidak membuat menyesal meski kami harus menunggu agak lama karena semuanya baru dimasak. Untuk skala 0-10 skornya 7,5. Seingat saya tak ada warung makan lain di sekitar Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak, sehingga tak ada pilihan, ditambah lagi tempat ini lokasinya sangat strategis karena berada persis di ujung tanjung.

Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak

Alamat : Wisata Bahahari Pantai Motosari, Sayung, Demak, Jl Semarang-Demak Km 9, Telp 024-70794433. Lokasi GPS : -6.9238894, 110.4782072, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : setiap hari 10.00 - 18.00.

Galeri Foto Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak

Sebuah perahu bermotor tengah sandar di dermaga kecil yang berjarak sekitar 50 meter sebelum Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak. Untuk mengikuti wisata mengrove menggunakan perahu ini pengunjung ditarik bayaran Rp.15.000 dengan minimal penumpang 4 orang, atau membayar sejumlah perkaliannya jika hendak berangkat dengan penumpang kurang dari jumlah itu.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Tiga paket hemat, yang menggunakan nama ikan, ditawarkam oleh Warung Pesisir WIsata Bahari Morosari Demak kepada pengunjungnya. Ada yang untuk 2, 3, dan 4 orang. Karena bertiga, kami pilih paket Hiu dengan menu udang, kepiting, cumi-cumi, kakap bakar, sudah termasuk sebakul nasi, ca kangkung, sambal dan air mineral.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Penampakan sajian ikan gurame bakar sebagai pengganti kakap, cumi, udang yang semuanya diletakkan dalam satu nampan kayu, serta lalapan dan sambal. Lantaran kepiting sedang tidak ada waktu itu sehingga diganti dengan menambah porsi udangnya. Piring di sebelah kiri terlihat nasinya sudah berkurang padahal lauk baru saja datang, saking sudah lapar .. :).

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Pemandangan dari warung ke arah barat daya. Ada tiga rumah di sana, dengan sebuah mobil diparkir di depan rumah paling ujung, sebuah perahu tengah sandar dan satu perahu baru saja meninggalkan area itu. Ada tanggul cukup panjang yang terpisah oleh air dari daratan. patok-patok juga terlihat, namun tak ada kegiatan budi daya ikan. Sejumlah pohon bakau tampak mulai ditanam di area yang sebelumnya daratan ini.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Sebuah sampan bermotor tampak akan melintas di samping Warung Pesisir dari arah perumahan di ujung sana itu. Muka si penumpang tertutup rapat oleh kain untuk melindunginya dari terik matahari, sehingga tak jelas benar apakah pria atau wanita.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Sesaat setelah sampan itu melintas. Melihat jala yang teronggok di depan kakinya, tampaknya ia adalah nelayan pencari ikan. Dayung yang ada di tangannya hanya dipakai sebagai penentu arah sampan, dengan penggerak motor ditempel di badan kiri sampannya.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Saat si nelayan terus melaju menuju arah ke taman mangrove. Melihat warnanya, air laut yang dilewati sampan itu cukup dangkal, yang mestinya tak sampai 2 meter kedalamannya karena sebelumnya merupakan daratan. Jika air laut terus naik, bukan tak mungkin sebagian besar Pulau Jawa akan berada di bawah air.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Serambi samping dan belakang Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari, yang sekaligus berfungsi sebagai dek pandang bagi pengunjung. Seperti terlihat di foto, kayu-kayunya sudah mulai menua dan sebagian sudah terlepas dari dudukannya.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Wid di serambi belakang. Tempat ini cukup baik untuk foto selfie, apalagi jika sedang ada perahu yang lewat, atau saat matahari tenggelam.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Pandangan pada jembatan penghubung sepanjang sekitar 135 meter antara taman mangrove dengan cungkup makam Kyai Abdullah Mudzakir. Bayangkan bahwa air seluas dari tempat saya berdiri hingga ke jembatan itu, dan bahkan sesudahnya, adalah daratan kering sebelumnya.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Deretan batang kayu atau bambu dengan kain warna-warni terlihat ditancapkan di sana, yang tidak menyambung hingga ke daratan. Entah apa maksudnya. Mungkin untuk menandai lokasi tanah atau rumah yang sebelumnya dimiliki.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Patok-patok cukup rapat terlihat di latar depan, entah untuk menandai apa. Di ujung sana adalah perumahan penduduk dan ada tambak-tambak ikan dengan jala menggantung pada batangan bambu.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Pemandangan pada area jalan di dekat Warung Pesisir yang sebagian paving bloknya telah rusak, mungkin karena dihantam gelombang air laut. Jembatan di sebelah kiri sana itu adalah arah menuju ke dermaga kapal mangrove.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Pada tanggul pemecah gelombang di sana itu sebenarnya ada dua perahu. Si babak sedang berdiri di atas perahunya, dan perahu dengan bendera Merah Putih itu tak ketahuan sedang berada di mana orangnya.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Sapanduk promosi warung serta promosi wisata hutan mangrove, termasuk ziarah ke makam kyai Abdullah Mudzakkir. Ada pula paket prewed di hutan mangrove.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Batang-batang bambu yang dipasang secara tak beraturan namun semuanya membentuk struktur yang cukup kuat untuk menahan hantaman gelombang laut. Setidaknya ada sepuluh orang yang tengah nonglrong di sana. Ada yang memegang serok ikan dan ada yang memegang pancing.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Pandangan lebih dekat pada struktur bambu dan orang-orang itu. Tampaknya benar bahwa mereka adalahpara pemancing ika. Tempat itu terpisah dari daratan, sehingga kalau bukan sedang pasang air lautnya dan ada jembatan yang saat itu terendam, maka mereka harus diantar dan dijemput dengan perahu.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Informasi tentang jam buka Warung Pesisir yang ditempel di kaca, lengkap dengan nomor yang bisa dihubungi jika hendak membuat acara atau pesan meja di sana.

warung pesisir wisata bahari morosari demak

Info Demak

Hotel di Demak, Peta Wisata Demak, Tempat Wisata di Demak.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑