Beji Kuwarasan Karangkembang Kebumen

Jika saja tak ditemani Rohmat maka tak mungkin saya tahu ada situs Beji Kuwarasan Kebumen di Dukuh Kuwarasan, Desa Karangkembang, Kecamatan Alian, Kebumen. Lokasi situs ini berada di lereng perbukitan Gunung Geyong dimana terdapat Makam Ki Bodronolo. Akses jalan setapaknya hanya beberapa meter dari Bendung Kuwarasan.

Undakan situs belum rapi, sehingga kami harus melompat ke atas tebing, dan melewati lintasan setapak yang tak jelas benar alurnya. Setidaknya begitulah yang saya ingat. Namun demikian, situs Beji Kuwarasan ini hanya beberapa meter dari undakan ke Makam Ki Bodronolo.

Meskipun nama Beji sudah saya dengar sejak kecil di Purwokerto, karena ada nama Desa Beji di Kecamatan Kedungbanteng, namun baru setelah dari kunjungan ke Situs Beji Kuwarasan ini saya tahu bahwa arti nama beji adalah sumur atau belik, atau sumber air. Jadi Beji Kuwarasan kurang lebih berarti sebuah belik yang airnya bisa membuat orang sehat.

beji kuwarasan kebumen
Papan Tengara Cagar Budaya Situs Beji Kuwarasan yang terlihat masih cukup bagus kondisinya, dengan ancaman denda dan pidana bagi mereka yang merusak atau merubah lingkungan sekitarnya atau membawa pergi dari tempat yang seharusnya. Tampak di belakang sana adalah Rohmat yang tengah berjalan mendekati tempat situs Beji Kuwarasan.

Konon Situs Beji Kuwarasan dibuat oleh Ki Ageng Geseng atau Sunan Geseng yang disebut tinggal di Gunung Geyong, gunung dimana Beji Kuwarasan ini berada. Namun cungkup bangunan Petilasan Sunan Geseng justru berada di pinggir Bendung Bedegolan yang saya kunjungi beberapa waktu sebelumnya, meski tak bisa masuk ke dalam cungkup.

beji kuwarasan kebumen
Penampakan Situs Beji Kuwarasan Karangkembang yang bentuk bagian atasnya segi empat dan di bawahnya bongkahan batu gunung berukuran luar biasa besar yang bagian bawahnya terbenam tanah. Jika benar bahwa semua batu berasal dari magma, maka entah gunung api mana yang memuntahkan lahar hingga sampai ke atas bukit ini.

Bentuk segi empat di bagian atas itu sepertinya kombinasi batu gunung dan semen, yang mengingatkan saya pada Yoni. Hanya saja bentuk persegi yang ada di beji ini tidak ada cerat di bagian atasnya untuk mengalirkan air ke penampungan.

beji kuwarasan kebumen
Penampakan lubang sumur Situs Beji Kuwarasan yang lubangnya berbentuk bulat dan garis tengahnya boleh dibilang kecil. Di bawah lubang yang ada di bagian sebelah atas, masih ada lagi lubang di bawahnya yang lebih kecil lagi, seukuran paralon yang besar.

Entah bagaimana caranya dahulu Ki Ageng Geseng melubangi batu gunung yang besar dan keras itu, dan bagaimana pula ia bisa tahu bahwa di bawah batu gunung itu ada sumber air jernih, padahal batu ini ada di pinggang gunung. Mungkin bukan hanya isapan jempol jika dikatakan bahwa orang jaman dahulu ada yang memiliki ilmu kesaktian tinggi.

beji kuwarasan kebumen
Beji Kuwarasan saat lubangnya telah ditutup kembali dengan batu. Ada cerita mistik di seputar Situs Beji Kuwarasan. Sebagian terkait dengan batu penutup Beji, dan air Beji yang tak pernah kering meski pada musim kemarau. Hanya saja tak semua orang bisa mengambil air yang ada di Beji, bergantung pada niatnya. Jika saja bertemu dengan tetua Dukuh Kuwarasan mungkin ada lagi cerita mistik menarik lainnya.

Ada satu sumur lagi yang disebut Beji Kuwarasan atau Belik Kuwarasan, yaitu yang ada di depan kompleks Makam Aroeng Binang Kebejen, hanya saja belik itu lebih dikenal dengan nama Sendang Arum. Masing-masing beji itu tampaknya memiliki cerita mistiknya sendiri, yang orang boleh percaya boleh tidak karena pengalaman kebatinan orang bisa berbeda.

Beji Kuwarasan Karangkembang Kebumen

Alamat : Dukuh Kuwarasan, Desa Karangkembang, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen. Rujukan : Hotel di Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Peta Wisata Kebumen.

Share ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Email, Subscribe. . Updated :

Versi Mobile | Kembali ke atas