Ayam Bakar Pak Tarto Kebumen

December 30, 2019. Label:
Setelah melihat-lihat dari atas becak yang melaju lambat di sebuah penggalan jalan di dekat Alun-alun Kebumen yang digunakan sebagai area Pusat Kuliner Kebumen saya akhirnya mampir ke warung Ayam Bakar Pak Tarto. Nama lengkap warung pinggir jalan ini adalah Warung Bebek & Ayam Kampung Bakar / Goreng Pak Tarto.

Dari arah alun-alun Kebumen, lokasi warung ayam bakar Pak Tarto ini berada di sisi sebelah kanan jalan, agak ke arah ujung area. Pusat Kuliner Kebumen menggunakan area pinggir jalan dan jalur pedestrian sebagai tempat pedagang makanan mendirikan tenda warung. Hari masih terlalu sore untuk menyantap makan malam, namun saya ingin beristirahat di hotel setelah seharian di kereta dan besok akan memulai penjelajahan di Kebumen. Sehingga daripada keluar lagi untuk makan malam, saya memesan ayam bakar, ati ampela, dan tempe tahu goreng, serta nasi untuk dibawa. Lalapan dan sambal ditambahkan sebagai paket sajian makanan.

Penyakit yang biasa menjangkit ketika sudah berada di kamar hotel setelah sebelumnya sempat pergi keluar, adalah malas untuk keluar lagi. Karenanya pilihannya adalah memesan makanan lewat room service hotel atau membawa makanan dari luar seperti yang saya lakukan ini. Layanan GoFood belum ada waktu itu oti.

ayam bakar pak tarto

Spanduk bertuliskan nama warung dan jualan utama yang disediakan oleh Pak Tarto, pemilik warung, yang telah beberapa tahun berjualan di tempat ini sejak dibukanya Pusat Kuliner Kebumen oleh pemerintah daerah setempat. Adalah merupakan inisiatif yang baik untuk menata pedagang kaki lima seperti pak Tarto ini dengan menyediakan lahan di dekat pusat keramaian.

Beberapa buah meja panjang dengan kursi-kursi plastik ia sediakan di dalam tenda warungnya untuk tamu yang hendak makan di tempat. Meskipun ada tulisan menerima pesanan, bukan berarti pak Tarto memberi layanan pengiriman makanan, satu jasa penting yang sekarang ini bisa dilayani oleh Gojek.

Semoga saja pengusaha kuliner kaki lima seperti pak Tarto ini bisa ikut merasakan manfaat hadirnya aplikasi Gofood dari Gojek, agar ia bisa mengumpulkan uang lebih banyak untuk pengembangan usahanya sehingga pada suatu saat nanti tak lagi harus berjualan di pinggir jalan.

ayam bakar pak tarto

Berbagai jenis lalapan yang warung ini siapkan waktu itu terlihat masih sangat segar. Sambal yang Pak Tarto sediakan juga ada beberapa macam untuk memberi pilihan sesuai selera pelanggannya. Harga makanannya bisa dikatakan cukup murah, cukup terjangkau bagi kebanyakan orang.

Dua potong daging ayam sate terlihat dijepit ram-raman besi diletakkan di atas kisi panggang dengan arang membara di bawahnya yang dikipas secara tradisional dengan tangan. Membakar daging hingga matang dan siap untuk dimakan sudah sejak lama menggunakan arang sebagai bahan bakarnya.

Namun sekarang sudah banyak pedagang ayam bakar, ikan bakar, sate ayam dan sate kambing telah beralih menggunakan kipas angin listrik untuk menciptakan angin agar menjaga agar arang tetap membara dan memberi panas yang lebih stabil dalam proses pemanggangan.

Ini tentu tak lepas dari kondisi di kebanyakan daerah, terutama di wilayah perkotaan, dimana sudah sangat sulit untuk mencari batang pohon yang bisa dibuat sebagai bahan pembuat arang. Ini tentu membuat harga arang menjadi relatif mahal, dan orang yang membuatnya pun semakin hari semakin sedikit.

Namun apakah menggunakan arang atau kipas listrik, tetap memerlukan seseorang yang cukup piawai untuk berdiri manjaga bakaran dagingnya, membolak-baliknya agar tidak sampai gosong, dan sesekali mengoleskan bumbu panggang agar hasil panggang berasa gurih dan nikmat.

Sempat saya ambil foto ketika Pak Tarto mengulurkan sepiring makanan yang siap disajikan ke meja pemesannya. Meskipun mukan si bapak terlihat agak kusam dan kucel, mungkin kelelahan dalam menyiapkan barang dagangannya, namun ia lumayan ramah melayani tamu-tamu yang datang ke warungnya.

Umumnya penyedia jasa, termasuk pedagang kuliner, memasang muka bersahabat kepada para pengunjungnya tak peduli seberapa galau pun suasan hatinya. Namun selalu ada pengecualian, dimana si penyedia jasa bergantung sepenuhnya pada mutu barang dagangan yang disajikan ketimbang hal lainnya.

Begitu pun pedagang kuliner seperti Ayam Bakar Pak Tarto perlu terus melakukan inovasi untuk bisa meningkatkan kecepatan penyajian makanannya, bahkan pada jam paling sibuk sekali pun, karena selain akan memberikan pengalaman yang baik bagi pelanggan, juga agar antrian tempat duduk bisa lebih pendek.

Ketika saya santap, Ayam bakar Pak Tarto dagingnya empuk, rasanya masuk ke dalam, dan dibakar dengan baik. Tak ada daging gosong yang tak saya sukai. Lalapan dan sambalnya pun nikmat. Hanya saja tempe dan tahu gorengnya tak istimewa, juga ati ampelanya biasa saja.

Ayam Bakar Pak Tarto Kebumen

Alamat : Pusat Kuliner Kebumen, Kebumen. Lokasi GPS : -7.66777, 109.65399, Waze.

Galeri Foto Ayam Bakar Pak Tarto

Dua potong daging ayam terlihat dijepit ram-raman besi diletakkan di atas kisi panggang dengan arang membara di bawahnya yang dikipas secara tradisional dengan tangan.

ayam bakar pak tarto

Ada masanya nanti ketika arang sudah mulai sulit diperoleh, orang akan memakai listrik untuk memanggang daging. Saat itu orang akan lebih bergantung pada energi listrik dari sumber terbarukan ketimbang yang menggunakan bahan bakar fosil atau hasil tambang seperti batu bara.

ayam bakar pak tarto

Pak Tarto mengulurkan sepiring makanan yang siap disajikan ke meja pemesannya. Meskipun mukanya terlihat agak kusam dan kucel, namun ia ramah melayani tamu-tamu yang datang ke warungnya.

ayam bakar pak tarto

Lalapan yang ia siapkan terlihat masih sangat segar, dan sambal yang ia sediakan ada beberapa macam untuk memberi pilihan sesuai selera pelanggannya. Harga makanannya cukup murah, terjangkau bagi kebanyakan orang.

ayam bakar pak tarto

Info Kebumen

Hotel, Tempat Wisata, Peta, Transportasi.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑