TPI Kronjo Tangerang

February 06, 2019. Label:
aroengbinang.com -
TPI Kronjo Tangerang atau Tempat Pelelangan Ikan Kronjo dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kronjo saya "temukan" ketika melihat lalu lalang dan deret perahu nelayan di tepian sebuah sungai lumayan lebar dan memutuskan untuk berhenti melihatnya. Saat itu kami, saya dan Pak Dayat, dalam perjalanan ke Pulau Cangkir yang sudah lama ada dalam catatan namun baru kali itu punya kesempatan mengunjunginya.

Beberapa saat sebelumnya kami meninggalkan Keramat Solear, dan meski masih tengah hari namun langit terlihat gelap pertanda hujan akan segera turun. Begitupun saya memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan. Jika Solear berjarak 16 km dari pintu keluar tol Balaraja Barat ke arah selatan, maka TPI Kronjo Tangerang berjarak 20 km arah ke utara dari pintu tol yang sama, menuju ke Laut Jawa.

Setelah 750 m dari pertigaan dekat pintu tol Balaraja Barat kami belok kiri ke Jl Raya Kresek, dan lalu belok kanan setelah 6 km melaju di jalan ini untuk masuk ke Jl Raya Kronjo. Berkendara sejauh 11,7 km lagi jalan itu mentok di pertigaan lebar dan kami belok ke kiri sejauh 240 meter lalu belok kanan masuk ke Jl Raya Pulau Cengkir. Sejauh 750 meter kemudian kami sampai di pertigaan di tepian sungai yang menjadi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kronjo. TPI Kronjo berada sekitar 60 meter dari pertigaan arah ke kanan.

tpi kronjo tangerang
Deret perahu nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan Kronjo seperti inilah yang membuat saya tertarik dan memutuskan turun dari mobil untuk melihat dan memotretnya, meski jalan di sana terbilang sempit yang membuat kendaraan sulit parkir sehingga pak Dayat harus mencari ceruk jalan yang cukup lebar agar kendaraan roda empat masih bisa lewat.

Selain bendera merah putih yang berkibar anggun pada tiang kapal, sebagian terlihat baru, ada pula bendera merah putih biru merah. Entah hanya iseng, atau sebagai penanda perahu karena ada puluhan perahu nelayan sandar di sana. Ketika berjalan ke arah kanan sambil melihat kegiatan para nelayan itulah saya melihat bangunan TPI Kronjo Tangerang, bersebelahan dengan SPBU Pertamina sebagai kelengkapan PPI Kronjo.

Secara tradisional nelayan di wilayah Kabupaten Tangerang banyak menangkap ikan Kembung, Manyung, Bambangan, Pari, Selar, dan Teri. Ikan lainnya yang juga sering ditangkap adalah Peperek, Biji Nangka, Kurisi, Ekor Kuning, Tiga Waja, Kuwe, Tetengkek, Belanak, Layur, dan cucut. Banyak juga ditangkap rajungan, udang putih, kerang bulu, kerang darah, dan cumi-cumi.

Ketika itu masih terlihat kesibukan para nelayan yang tengah merapikan jaring ikannya dan hampir memenuhi kapal mereka yang relatif kecil. Jaring adalah salah satu "nyawa" utama nelayan. Saat merapikan jaring, para nelayan juga sambil memungut ikan yang masih tersangkut di dalamnya. Keranjang-keranjang plastik disediakan untuk menampung ikan-ikan hasil tangkapan itu, untuk dilelang di TPI Kronjo atau dijual ke tengkulak.

Menebar jaring sebesar itu di atas kapal yang kecil bukan pekerjaan mudah, meski gelombang laut utara umumnya tak seganas laut selatan. Salah melipat dan salah tebar bisa membuat jaring kusut. Lebih tak mudah lagi saat mengangkatnya karena ada tambahan beban ikan yang terperangkap. Begitupun tak ada lagi perahu nelayan yang memakai layar. Semuanya sudah menggunakan motor, dan karena itulah ada SPBU Pertamina di sana.

Tempat Pelelangan Ikan Kronjo memiliki atap tinggi dan lantai yang tampak cukup bersih meski sudah terkelupas di sana sini dan memberi kesan agak kurang sedap. Diperlukan lantai tegel yang sangat keras untuk bisa menahan gesekan ganas boks-boks plastik ikan yang beratnya bisa puluhan kg itu.

Saat itu tak ada kegiatan lelang seperti yang saya lihat di TPI Pekalongan. Mungkin lelang memang dilakukan hanya di pagi hari, dimana kebanyakan pembeli partai besar datang berbelanja dan kapal-kapal nelayan pun banyak yang telah mendarat. Namun saya sempat melihat sejumlah boks yang berisi ikan kembung, dan ikan-ikan lainnya yang saya tak kenali namanya. Maklum bukan penggemar berat ikan, meski orang yang tak makan ikan diancam ditengggelamkan bu Susie.

Undakan tak terawat menjadi penanda Pangkalan Pendaratan Ikan Kronjo dengan jalan beton di sebelahnya yang hanya bisa dilalui satu mobil. Di ujung sebelah kanannya terlihat SPBU Pertamina. Segmen Sungai Pasilian dimana PPI dan TPI Kronjo ini berada masih berjarak sekitar 3,2 km dari muaranya yang ada di Laut Jawa, lumayan jauh, lewat jalur berkelok.

Lebar sungai di sekitar PPI Kronjo adalah sekitar 40-50 meter, cukup lebar untuk dilalui perahu sekitaran 5GT. Di sebuah kapal angkut yang lumayan besar, tampak beberapa orang tengah memasukkan balok-balok es ke dalam perahu, yang diperlukan untuk menjaga ikan yang baru saja mereka beli agar tetap segar hingga sampai ke tempat tujuan dimana kapal nantinya mendarat. Pabrik es balok juga ada di sana, sebagai kelengkapan penting TPI Kronjo.

Kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan di PPI Kronjo biasanya berlangsung sepanjang tahun, dan hanya berhenti jika gelombang laut sangat besar di saat puncak musim barat. Area penangkapan ikan nelayan Kronjo yang kapalnya berukuran sekitaran 5 GT bisa di daerah perairan Kepulauan Seribu hingga perairan Lampung bagian timur.

TPI Kronjo Tangerang

Alamat : Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Lokasi GPS : -6.0545349, 106.4278677, Waze. Jam buka : sepanjang hari dan malam. Harga tiket masuk : gratis.

Galeri Foto

Kesibukan para nelayan yang tengah merapikan jaring ikannya dan hampir memenuhi kapal mereka yang relatif kecil. Jaring adalah salah satu "nyawa" utama nelayan. Saat merapikan jaring, para nelayan juga sambil memungut ikan yang masih tersangkut di dalamnya. Keranjang-keranjang plastik disediakan untuk menampung ikan-ikan hasil tangkapan itu, untuk dilelang di TPI Kronjo atau dijual ke tengkulak.

tpi kronjo tangerang

Pemandangan di Tempat Pelelangan Ikan Kronjo dengan atap tinggi dan lantai yang tampak cukup bersih meski sudah terkelupas di sana sini dan memberi kesan agak kurang sedap. Diperlukan lantai tegel yang sangat keras untuk bisa menahan gesekan ganas boks-boks plastik ikan yang beratnya bisa puluhan kg itu.

tpi kronjo tangerang

Foto di bawah ini adalah undakan tak terawat yang menjadi penanda Pangkalan Pendaratan Ikan Kronjo dengan jalan beton di sebelahnya yang hanya bisa dilalui satu mobil. Di ujung sebelah kanan sana terlihat SPBU Pertamina. Segmen Sungai Pasilian dimana PPI dan TPI Kronjo ini berada masih berjarak sekitar 3,2 km dari muaranya yang ada di Laut Jawa, lumayan jauh, lewat jalur berkelok.

tpi kronjo tangerang

Sebuah perahu motor bernama Kurnia dengan penumpang tunggal tampak melaju di belakang sana, sementara perahu yang tengah sandar bernama Wulandari yang jika bukan nama isteri tentulah nama anak kesayangannya. Sayang kebersihan sungai masih tak terjaga, yang jika berketerusan akan membuat sungai dangkal dan sulit dilewati perahu lagi, dan banjir di musim penghujan.

tpi kronjo tangerang

Sebuah perahun nelayan dengan nama "Robana" dicat pada badan kampal tampak tengah melintas di depan area TPI Kronjo. Kebanyakan perahu nelayan yang kecil memiliki atap sederhana sebagai peneduh dari panas dan hujan ketika melaut.

tpi kronjo tangerang

Sebuah perahu kecil yang kemasukan air dan nyaris tenggelam. Perahu di sebelahnya juga tampak sudah rusak parah. Ketimbang mengotori pemandangan lebih baik diangkat ke darat dijadikan kayu bakar, atau diperbaiki.

tpi kronjo tangerang

Keranjang plastik yang berisi penuh ikan, sepertinya ikan kembung. Lazimnya pelelangan ikan dilakukan pada pagi hari ketikan banyak perahu nelayan telah mendarat dan merapikan ikannya. Jika sudah siang mungkin tinggal menunggu pembeli langsung yang tak datang sewaktu pelelangan.

tpi kronjo tangerang

Keranjang berisi ikan kembung yang menunggu diangkut pembeliya. Di ujung kanan atas tampaknya adalah tumpuk ikan layur.

tpi kronjo tangerang

Beberapa ikan kembung tampak masih terjerat di dalam jaring menunggu diangkat sambil merapikannya untuk nanti dibawa melaut lagi.

tpi kronjo tangerang

Sepanjang mata memandang masih berlangsung kesibukan para nelayan merapikan jaring setelah beberapa saat sebelumnya sandar di PPI Kronjo. Boleh jadi sebagian mereka adalah "orang darat" dan nelayannya sedang beristirahat setelah lelah bekerja.

tpi kronjo tangerang

Merapikan jaring di atas perahu dengan tulisan "Benalu cinta" di buritannya. Cinta memang susah dibuang kalau sudah melekat, bak benalu yang menggerogoti inangnya.

tpi kronjo tangerang

Pekerjaan sudah hampir selesai. Jaring sudah "rapi" dan ikan sedang dibersihkan untuk kemudian berpindah tangan ke mereka yang mau menukarnya dengan lembaran kertas keluaran Bank Indonesia.

tpi kronjo tangerang

Duduk santai melipat kaki menunggui ikan dagangannya yang diletakkan di dalam wadah keramik seperti baskom. Itu adalah ikan-ikan yang lebih mahal dari ikan kembung.

tpi kronjo tangerang

Ikan ini hanya punggungnya yang berwarna kemerahan, sementara bagian perutnya kebanyakan putih, tidak sebagaimana kakap merah. Ikan inilah yang tampaknya disebut Bambangan. Diperlukan pengetahuan dan kearifan agar populasi ikan tetap terjaga, dengan menghindari penangkapan yang berlebihan dan tidak menangkap ikan saat bertelur.

tpi kronjo tangerang

Ikan laut tangkapan nelayan kronjo lainnya yang tampak gemuk, mungkin Ikan Kuwe namanya. Jika tiap hari bergumul dengan ikan, meski jumlahnya ratusan orang akan ingat apa saja namanya.

tpi kronjo tangerang

Ikan dengan garis badan yang khas, namun tak saya catat namanya apa. Laut memberi begitu banyak kehidupan bagi manusia, dan sudah semestinya manusia ikut menjaganya.

tpi kronjo tangerang

Sebuah kapal dengan tangga sederhana untuk naik ke atas dek yang cukup tinggi. Ada cukup banyak jenis perahu nelayan yang sandar di tempat pendaratan ikan Kronjo, namun saya tak melihat ada dimana galangan pembuatan dan tempat mereparasi perahu jika rusak.

tpi kronjo tangerang

Beginilah cara mereka menggelontorkan es balok ke dalam kapal untuk dijadikan pengawet ikan, dengan cara didorong dan es baloknya meluncur di atas gantungan ram besi.

tpi kronjo tangerang

Pemandangan pada deret perahu nelayan lainnya yang masih sibuk merapikan jaring. Kabarnya ada ratusan perahu nelayan di wilayah Kronjo ini, dengan kapal yang berukuran lebih besar bisa mendarat seminggu sekali, sedangkan yang kecil bisa setiap hari.

tpi kronjo tangerang

Sebuah perahu bernama Sri Rama terlihat melintas dengan pengemudi berdiri tegak memegang sayap kayu besar sebagai kemudi, sementara motor dan bilah roda penggeraknya ada di depan dan bawah kakinya.

tpi kronjo tangerang

Suasana Sungai Pasilian di depan TPI Kronjo saat sebuah perahu berjalan melintas di sebelah kanan, dan banyak perahu nelayan lainnya tengah berlabuh setelah semalaman melaut menjaring dan menumpahkan ikannya di tempat pendaratan. Air sungai terlihat tenang, namun entah sampai kapan bisa dilayari jika sampah terus dibuang ke sungai.

tpi kronjo tangerang

Info Tangerang

Hotel di Tangerang, Hotel di Tangerang Selatan, Tempat Wisata di Tangerang, Peta Wisata Tangerang.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.