Benteng Speelwijk Serang Banten

aroengbinang.com -
Benteng Speelwijk Serang yang berada di daerah Banten Lama, merupakan salah satu tanda yang tersisa tentang pernah terjadinya pendudukan tentara kolonial Belanda di wilayah Banten. Lokasinya tepat di seberang Vihara Avalokitesvara, hanya dipisahkan oleh sebuah sungai yang dangkal. Anda akan melihat sisi Benteng Speelwijk ini saat menuju ke Vihara.

Tidak sebagaimana reruntuhan Istana Surosowan yang digembok dan harus diantar oleh penjaga, jalan masuk ke Benteng Speelwijk ini terbuka lebar bagi para pengunjung yang berkeinginan untuk menjelajahinya. Tak ada penghalang di benteng yang terlihat luas ini. Jika Istana Surosowan dihancurkan rata dengan tanah oleh tentara-tentara bayaran Daendels, maka Benteng Speelwijk ditinggalkan Belanda tanpa pertempuran.

Untuk masuk ke Benteng Speelwijk kami melewati jembatan di atas sungai yang nyaris mati itu, padahal sungai itu dulu bisa dilewati oleh kapal. Menurut cerita orang setempat, sungai itu pernah dikeruk sebanyak tiga kali, namun tampaknya laju pendangkalannya sangat cepat sehingga hasil pengerukan tak berbekas lagi. Tentu akan sangat baik jika sungai itu bisa dihidupkan kembali dan penyebab pendangkalan dibenahi.

benteng speelwijk serang banten
Bagian depan Benteng Speelwijk dengan lubang masuk berbentuk lengkung yang pintunya sudah tidak ada lagi. Lubang itu terletak lebih tinggi dari tanah di luarnya. Bagian terbuka di sisi atas kanannya tampaknya dipakai untuk membidik pasukan yang menyerang dengan senapan atau senjata lainnya. Di setiap sudut benteng terdapat bastion, yaitu bagian yang menonjol ke luar.

Di dalam benteng masih ada lorong-lorong perlindungan dan ada pula ruangan-ruangan yang semuanya terbuat dari dinding batu. Berjalan melewati lorong-lorong di dalam benteng itu masih bisa dirasakan suasana ketegangan penghuninya ketika harus berada di sebuah bangunan pertahanan yang seberapa pun kuat dan amannya benteng itu namun tetap terasa ada ketidaknyamanan di hati. Ada pula ruang bawah tanah gelap yang dulu digunakan sebagai penjara.

Lebar dinding Benteng Speelwijk sekitar 1 meter, jauh lebih sempit dibandingkan dengan dinding benteng Istana Surosowan, namun cukup lebar bagi mereka yang ingin berjalan atau bahkan berlari di atasnya. Hanya saja tidak ada tembok pelindung di kiri kanannya. Di beberapa bagian, dinding benteng tampak lebih tebal, mendekati dua meteran.

Tinggi dinding Benteng Speelwijk tampaknya tidak kurang dari 5 meter, dengan pintu masuk yang kecil dan sempit di setiap sisinya, yang membuat penyerbu akan lebih sulit untuk memasukinya secara beramai-rami. Namun kenyataan bahwa Benteng Speelwijk yang kuat itu kini tinggal reruntuhan telah membuktikan bahwa tidak ada satu pun yang abadi di dunia ini, betapa pun kuatnya.

Dari menara pengintai di atas Benteng Speelwijk, penjaga benteng bisa melihat kapal-kapal musuh yang tengah mendekati pantai dari arah Laut Jawa. Di tempat ini ketebalan dinding benteng tampaknya lebih besar ketimbang di bagian lainnya. Benteng ini sepertinya dibuat dengan perhitungan cermat sebagai pertahanan yang lebih dari kuat untuk menghadapi serangan pasukan pribumi yang persenjataannya tidak begitu baik.

Benteng Speelwijk dibangun pada 1682 semasa pemerintahan Sultan Banten Abu Nasr Abdul Qohhar (1672-1684) berdasar rancangan Hendrik Lucaszoon Cardeel, dan kemudian diperluas pada 1685 dan 1731. Nama Speelwijk digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada Gubernur Jenderal VOC Cornelis Janzoon Speelman. Speelman mulai menjabat pada 25 November 1681 menggantikan Rijkloff van Goens, dan meninggal di Batavia pada 11 Januari 1684.

Bagian atas benteng terbuat dari bata merah terlihat rata dan lebar, cukup leluasa bagi orang untuk bermanuver di atasnya. Bangunan di sebelah kiri di luar benteng mungkin adalah salah satu kubur Belanda. Memang di kawasan Benteng Speelwijk Serang ini ada kubur Belanda, namun waktu itu saya tak mengetahuinya. Di sana ada kubur komandan militer Hugo Pieter Faure (1717-1763), kubur Kopman en Fiscaal Deserbezeting (pegawai pajak dan pembelian) Jacob Wits yang meninggal 9 Maret 1769, serta kubur Catharina Maria van Doorn.

Dulu Benteng Speelwijk dikelilingi parit selebar 10 meter untuk mempersulit laju pasukan musuh ketika menyerbu benteng, namun keberadaan parit itu hanya tersisa sebagian dan sudah sempit. Rumah komandan, kantor administrasi dan gereja hanya tinggal pondasi. Belanda dikabarkan meninggalkan benteng ini pada 1811 karena wabah penyakit sampar melanda Banten. Sayang kebersihan benteng ini tak terjaga, dan di beberapa tempat bahkan menyebarkan bau tak sedap.

Akses lewat tol Jakarta-Merak, keluar pintu Serang Timur, lurus menyeberangi lampu merah. Pertigaan belok kiri ke Jl. Ayip Usman hingga di ujung belok kanan ke Jl. Raya Kasemen; ikuti jalan sampai bertemu pasar sebelum jembatan. Belok ke kiri sebelum jembatan, dan belok ke kiri lagi saat bertemu pintu gerbang pelabuhan Karangantu. Di ujung jalan akan terlihat sisi luar Benteng Speelwijk. Anda harus mengelilingi benteng untuk menemukan pintu masuk.

Benteng Speelwijk Serang

Alamat : Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Lokasi GPS : -6.031023, 106.150181, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : sepanjang waktu. Harga tiket masuk : gratis.

Galeri Foto Benteng Speelwijk

Tinggi dinding Benteng Speelwijk tampaknya tidak kurang dari 5 meter, dengan pintu masuk yang kecil dan sempit di setiap sisinya, yang membuat penyerbu akan lebih sulit untuk memasukinya secara beramai-rami. Namun kenyataan bahwa Benteng Speelwijk yang kuat itu kini tinggal reruntuhan telah membuktikan bahwa tidak ada satu pun yang abadi di dunia ini, betapa pun kuatnya.

benteng speelwijk serang banten

Dari menara pengintai di atas Benteng Speelwijk ini penjaga benteng bisa melihat kapal-kapal musuh yang tengah mendekati pantai dari arah Laut Jawa. Di tempat ini ketebalan dinding benteng tampaknya lebih besar ketimbang di bagian lainnya. Benteng ini sepertinya dibuat dengan perhitungan cermat sebagai pertahanan yang lebih dari kuat untuk menghadapi serangan pasukan pribumi yang persenjataannya tidak begitu baik.

benteng speelwijk serang banten

Bagian atas benteng terbuat dari bata merah terlihat rata dan lebar, cukup leluasa bagi orang untuk bermanuver di atasnya. Bangunan di sebelah kiri di luar benteng itu mungkin adalah salah satu kubur Belanda. Memang di kawasan Benteng Speelwijk Serang ini ada kubur Belanda, namun waktu itu saya tak mengetahuinya. Di sana ada kubur komandan militer Hugo Pieter Faure (1717-1763), kubur Kopman en Fiscaal Deserbezeting (pegawai pajak dan pembelian) Jacob Wits yang meninggal 9 Maret 1769, serta kubur Catharina Maria van Doorn.

benteng speelwijk serang banten

Sungai Karangantu yang kami lewati sebelum dan setelah berkunjung ke Benteng Speelwijk. Sungainya masih berfungsi meskipun endapan lumpur terlihat meninggi di beberap bagian sungai.

benteng speelwijk serang banten

Untuk masuk ke Benteng Speelwijk kami melewati jembatan di atas sungai yang nyaris mati, padahal sungai itu dulu bisa dilewati kapal. Menurut cerita orang setempat, sungai itu pernah dikeruk sebanyak tiga kali, namun tampaknya laju pendangkalannya sangat cepat. Tentu akan sangat baik jika sungai itu bisa dihidupkan kembali dan penyebab pendangkalan dibenahi.

benteng speelwijk serang banten

Area berumput hijau di luar benteng terlihat sangat luas, yang sebagian digunakan oleh penduduk untuk menggembala kambing.

benteng speelwijk serang banten

Salah satu lubang masuk ke dalam Benteng Speelwijk yang berada di sisi sebelah kanan. Di atas sebelah kiri tampak menara pengawas yang bisa melihat pergerakan kapal di laut Jawa.

benteng speelwijk serang banten

Sisa-sisa pondasi bangunan yang hampir rata dengan tanah. Benteng Speelwijk ini dibuat berlekuk pada beberapa titik, mungkin dengan pertimbangan tertentu secara kemiliteran.

benteng speelwijk serang banten

Struktur dinding benteng ini terlihat tidak rata dan tak beraturan mungkin agar tak mudah dipanjat. Di latar belakang adalah pondasi bekas bangunan yang tersisa petaknya saja.

benteng speelwijk serang banten

Di belakang sisa pondasi bangunan adalah dinding benteng bagian luar, yang juga dibuat berlekuk tak rata. Di luar dinding itu adalah jalan masuk yang kami lalui sebelumnya dan memutari dinding luar benteng ini.

benteng speelwijk serang banten

Bagian atas benteng dimana terdapat gardu jaga beton yang menghadap ke laut. Benteng Speelwijk merupakan salah satu tanda yang tersisa tentang pendudukan tentara kolonial Belanda di Banten, selain bekas Istana Surosowan yang dihancurkan rata dengan tanah oleh tentara-tentara bayaran Daendels.

benteng speelwijk serang banten

Gardu jaga dilihat dari jarak lebih dekat. Ketebalan benteng bisa dilihat pada foto ini. Lekukan pada benteng digunakan bagi para prajurit untuk membidik musuh dengan senapan dan senjata lainnya.

benteng speelwijk serang banten

Pemandangan pada salah satu sudut benteng Speelwijk, memperlihatkan juga bahwa motor pun bisa masuk ke dalam benteng, yang mestinya harus dihindari. Mudah-mudahan situs peninggalan ini sudah mendapatkan perhatian yang lebih baik.

benteng speelwijk serang banten

Gardu pengawas dilihat dari luar, memperlihatkan lubang intai berbentuk segitiga, serta permukaan benteng yang dibuat miring yang tentunya dibuat untuk maksud pertahanan.

benteng speelwijk serang banten

Di latar belakang sana adalah daerah pantai yang hingga sampai sekarangpun tidak banyak pepohonan tinggi yang bisa mengganggu pemandangan. Parit perlindungan yang sudah menyempit juga terlihat pada foto ini.

benteng speelwijk serang banten

Info Tangerang

Hotel di Serang, Tempat Wisata di Serang, Peta Wisata Serang.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.