Kebun Binatang Ragunan Jakarta Selatan

Bambang Aroengbinang. January 11, 2019
Kebun Binatang Ragunan Jakarta Selatan atau Taman Margasatwa Ragunan, adalah tempat rekreasi keluarga seluas 147 ha di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang ini berdiri pada 1864, kini berpenghuni 3.000 satwa dengan lebih dari 50.000 pohon aneka rupa tumbuh subur di sana.

Tempat parkir sangat luas, yang pada hari kerja digunakan para pemakai bus TransJakarta karena halte bus berada dalam lingkungan perparkiran Kebun Binatang Ragunan. Sehingga boleh dikatakan setiap hari tempat parkir kendaraan ini selalu penuh oleh mobil dan motor. Karena area di dalam kebun binatang luas sekali, maka menjadi tempat yang sangat baik untuk berwisata sambil berolah raga jalan kaki. Namun pengelola menyediakan juga persewaan sepeda, kereta wisata keliling, dan juga bendi bagi pengunjung sepuh atau mereka yang ingin menghemat waktu dan tenaga.

Pada hari libur dan libur nasional, pengunjung bisa naik Unta pukul 10.00-15.00, dengan membayar Rp. 5.000. Lokasinya di sebelah Pintu Timur. Bisa pula naik gajah antara pukul 10.00-15.00, dengan membayar Rp. 5.000/orang (3 tahun ke atas). Lokasi gajah tunggang ini berada di dekat pintu masuk yang ada di sisi sebelah barat kebun binatang.

kebun binatang ragunan jakarta
Seekor anak Gajah Sumatera (Elephas maximus Sumatranus, bledhug dalam bahasa Jawa) di Kebun Binatang Ragunan Jakarta tengah membunyikan terompet mulutnya setelah ia puas bermain dan berkubang di dalam air. Selain anak gajah yang lucu tingkahnya, ada cukup banyak gajah Sumatera dewasa yang ukuran badannya sangat besar dengan kandang yang lumayan luas.

Sejarah Kebun Binatang Ragunan

Kebun Binatang Ragunan Jakarta berdiri pada 1864 dengan nama Planten En Dierentuin atau "Tanaman dan Kebun Binatang." Semula lokasinya ada di Cikini, Jakarta Pusat, yang merupakan pemberian Raden Saleh, pelukis kondang yang dimakamkan di Bogor itu. Tahun 1949, namanya berubah menjadi Kebun Binatang Cikini, dan baru pada 1964 pindah ke daerah Ragunan. Peresmiannya dilakukan oleh Gubernur DKI Ali Sadikin pada 22 Juni 1966.

Koleksi Kebun Binatang Ragunan

Di awal kunjungan, di dekat Pintu Barat, saya melihat sejumlah Rusa Tutul (Axis axis erxleben) asal India yang pada awalnya sengaja didatangkan ke Istana Bogor oleh Thomas Stanford Raffles, sekitar tahun 1814. Di Kebun Binatang Ragunan juga ada Rusa, Rusa Bawean, Rusa Sambar, dan Rusa Timor. Di sebelah Rusa Tutul ada kandang Jerapah (Giraffa Camelopardalis Reticulatus), binatang berleher sangat panjang asal Afrika. Dalam keadaan normal, jerapah bisa hidup sampai 25 tahun. Di sebelahnya lagi ada kandang Zebra.

Beberapa saat kemudian saya melewati kandang Gajah Sumatera, Tapir, dan Nilgai. Nilgai (Boselaphus tragocamelus) atau sapi biru adalah spesies antelop Asia terbesar asal India yang masih ada.

komodo kebun binatang ragunan jakarta
Sedikit ke selatan lagi saya bertemu dengan Kadal raksasa Komodo (Varanus komodoensis) dewasa dengan ukuran badan yang cukup besar. Komodo di Kebun Binatang Ragunan Jakarta ini bisa diam tak bergerak dalam waktu lama, sebelum ia berjalan untuk berpindah tempat. Di alam, Komodo hanya ditemukan di habitat aslinya di Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca dan Flores Barat.

Makanan Komodo adalah binatang liar seperti babi hutan, kambing, kerbau, kuda, dan rusa. Pada waktu musim kawin, Komodo betina bisa bertelur hingga 20 butir yang dieraminya selama 8-10 Bulan sampai menetas. Komodo bisa hidup hampir sama dengan panjang usia manusia, yaitu 50 - 60 tahun.

Selanjutnya ada kandang Burung Onta, dan ada pula kandang yang berisi Burung Elang Bondol (Haliastur indus) dengan bulu coklat kemerahan, dan bulu kepala serta leher putih. Elang ini juga ada di Sri Langka, Asia Tropis, Tiongkok Selatan sampai ke bagian Utara Australia. Makanannya adalah hewan mamalia kecil, juga ikan, katak, ketam, ular, dan kadal.

Sebagian kandang binatang buas berada di sisi tenggara Kebun Binatang Ragunan, yaitu Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), serta Harimau putih yang berasal dari Benggala, India. Di dekatnya ada kandang Beruang Madu dan Gajah.

Kandang binatang buas lainnya ada di bagian tengah, di sebelah utara Pusat Primata Schmutzer, yaitu Macan Tutul dan Singa Afrika (Panthera leo). Di dekatnya ada kandang Beruang Amerika, beberapa jenis unggas, Binturong, Burung Nuri, dan mamalia kecil.

Agak di bagian belakang, dekat Pintu Timur Kebun Binatang Ragunan, terdapat kandang Unta, hewan berkuku genap yang hidup di wilayah gurun Asia dan Afrika Utara, berhadapan dengan kandang Buaya. Umur Unta bisa mencapai 50 tahun. Unta bisa hidup tanpa makan minum selama beberapa hari, karena lemak punuknya bisa diubah menjadi energi dan air, juga sistem pernafasannya sangat efisien.

Di dekat kandang Unta ada kandang Rusa, Banteng, Babi Rusa, Anoa, Kerbau Bule, Rusa Bawean, dan Kapibara. Kapibara (Hydrochaeris hydrochaeris) adalah jenis hewan pengerat terbesar yang masih ada di dunia.

Pusat Primata Schmutzer Kebun Binatang Ragunan

Adalah Pauline Antoinette Schmutzer-versteegh yang merintis berdirinya fasilitas ini yang didukung oleh Yayasan Gibbon. Pusat Primata Schmutzer, yang merupakan salah satu tempat pelestarian primata terbesar di dunia saat ini, merupakan hasil rancangan dari DR Ir Willie Smits dan Frau Ulrike von Mengden dengan arsitek Ir Radya Bharata.

Pusat Primata Schmutzer dibuka pada jam 09.00 - 16.00, dengan tiket masuk Rp. 5.000 per orang. Diantara koleksinya adalah Beruk (Macaca nemestrina), Bekantan, Siamang, Lutung Budeng, Monyet Ekor Panjang, Orangutan, dan Uwa-Uwa.

Berat beruk jantan bisa mencapai 15 kg. Bulunya berwarna kecoklatan dengan warna lebih gelap di bagian punggungnya dan warna lebih cerah di bagian bawah tubuhnya. Di sejumlah tempat, beruk dipekerjakan penduduk sebagai pemetik buah kelapa.

Gorilla juga ada di Pusat Primata Schmutzer. Kandang Gorilla dibatasi dengan parit keliling untuk menjaga keamanan bagi pengunjung. Pusat Primata Schmutzer Kebun Binatang Ragunan memelihara 3 ekor gorilla jantan yang berasal dari kebun binatang Inggris. Pertunjukan pemberian makan gorilla bisa dilihat pengunjung pada sekitar pukul 12.00 dan 15.00.

Masih banyak sekali koleksi binatang lainnya yang tidak akan habis dikunjungi dalam waktu sehari. Sempatkan melihat Akses dan Pertunjukan Kebun Binatang Ragunan, dan Peta Kandang.

Harga tiket masuk Kebun Binatang Ragunan

Harga tiket masuk Kebun Binatang Ragunan adalah Rp4.000, Rp3.000 anak-anak, ditambah asuransi Rp.500. Rombongan pelajar 30 orang dikenakan tarif 75% dari harga tikte. Parkir Mobil Rp. 5000/hari, Bus Rp. 10.000/hari, motor Rp. 2.500/hari, sepeda Rp. 1.000/hari.

Kebun Binatang Ragunan Jakarta

81 foto di gallery. Alamat : Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Telp 021-780 6975, 789 0615, Fax 021-780 5280. Lokasi GPS : -6.306426, 106.820111, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : Selasa sampai Minggu 09.00 - 18.00, Senin tutup. Rujukan : Hotel di Jakarta Selatan, Hotel Melati di Jakarta Selatan, Peta Wisata Jakarta Selatan, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Selatan.
Label : .

Kunjungi juga :

Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman yang senang tempat bersejarah dan panorama elok.