Perkebunan Teh Rancabali Ciwidey Bandung

January 16, 2019. Label:
aroengbinang.com -
Perkebunan Teh Rancabali yang berada di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung, menyajikan pemandangan menawan dengan hamparan pohon-pohon tehnya yang terlihat sangat indah dan sejuk di mata. Karpet hijau mulus yang tersusun oleh deretan rapat pohon teh yang sangat luas itu terlihat dalam perjalanan menuju ke Situ Patengan.

Tanaman teh milik Perkebunan Teh Rancabali itu berada di tanah yang bergelombang indah di pinggiran jalan antara Kawah Putih dan Situ Patengan. Melihatnya saja sambil lewat tak cukup, oleh karena itu kami berhenti di beberapa titik untuk melihat dan menikmati pemandangannya dari jarak yang lebih dekat.

Memang sudah cukup lama saya tidak pergi ke daerah Puncak yang hamparan perkebunan tehnya juga terlihat elok, namun pemandangan Perkebunan Teh Rancabali ini rasanya lebih mengesankan buat saya. Ada sentuhan tangan kreatif yang membuat tanaman teh di perkebunan ini terlihat begitu menarik perhatian.

perkebunan teh rancabali ciwidey
Deretan pohon teh Perkebunan Teh Rancabali yang terletak tepat di pinggir jalan itu terhampar luas dengan pucuk nyaris rata. Berbeda dengan beberapa perkebunan teh yang berada di daerah Puncak, Perkebunan Teh Rancabali ini umumnya pada posisi yang lebih rendah dari pinggiran jalan.

Susunan pohon teh yang rapat dan rapi, menjadikannya seperti hamparan luas permadani hijau segar yang sangat sejuk dan nyaman dipandang. Memetik daun teh dan merawat pohon teh mungkin merupakan hal yang berbeda, dan bisa dilakukan oleh orang berbeda pula.

Memandang hamparan hijau Perkebunan Teh Rancabali ini layaknya seperti sedang menikmati seni instalasi yang sesungguhnya. Di sana-sini terdapat pohon-pohon kecil yang ikut memberi suasana pada pemandangan. Sayang sekali hampir tak ada pohon besar yang bisa dipakai sebagai tempat berteduh.

Pucuk-pucuk pohon teh dengan daun yang berwarna hijau kekuningan segar, berketinggian hampir merata mengikuti kontur tanah yang yang bergelombang. Dari dekat terlihat bahwa daun-daun teh itu tak ada yang terpotong separuh atau sebagian untuk membuat permukaan pohon teh terlihat rata. Namun dari jarak agak jauh demikian ketinggian setiap pohon teh itu nyaris sama.

Lintasan jalan yang dibuat bagi para pemetik daun teh di Perkebunan Teh Rancabali ini terlihat seperti sebuah mosaik yang menawan pada bentang beludru hijau pepohonan teh. Perkebunan Teh Rancabali yang dikelilingi perbukitan hijau yang cukup tinggi, menambah keindahan pemandangan.

Keindahan mosaik Perkebunan Teh Rancabali seperti inilah yang selalu menggoda kami untuk sejenak berhenti dan memotret saat melihatnya ketika melintas di jalanan di dekatnya. Lalu lintas yang tak begitu ramai, serta adanya bahu jalan membuat kami bisa berhenti dimana saja dengan tenang.

Dari sepotong ruas jalan terlihat beberapa buah air terjun kecil bertingkat di tepian deret pohon-pohon teh di Perkebunan Teh Rancabali. Air terjun itu berada agak jauh di sebelah kanan jalan yang menuju ke Situ Patengan. Di sana tampaknya terdapat penginapan yang bisa disewa pengunjung jika hendak berwisata di seputaran area Ciwidey yang memiliki sejumlah tempat wisata sangat mengesankan. Pada sebuah perhentian di tepi jalan, terlihat beberapa orang tengah melakukan pemotretan, yang tampaknya untuk dokumentasi foto pra-resepsi pernikahan. Kabarnya Perkebunan Teh Rancabali memang populer sebagai salah satu tempat yang disenangi pasangan calon penganten dan fotografer untuk membuat foto prewed.

Bentuk mosaik kebun teh itu berbeda-beda di beberapa tempat yang terpisah. Sulit dipercaya jika mosaik indah di Perkebunan Teh Rancabali seperti ini bukan sengaja diciptakan oleh seseorang yang memiliki cita rasa seni dan kemampuan desain yang baik. Perkebunan Teh Rancabali berada dibawah naungan PT Perkebunan Nusantara VIII, sebuah BUMN dengan kegiatan usaha meliputi pembudidayaan tanaman di 41 kebun yang berada di 11 kabupaten / kota di Jawa Barat, termasuk pengolahan dan produksinya, serta penjualan produk komoditinya mulai dari teh, karet, kelapa sawit, kina, dan kakao.

Akses: Kendaraan pribadi dari Jakarta lewat tol Cipularang, ambil jalan keluar 32 menuju Jalan Tol Soroja, lanjut Jl Al-Fathu, di perempatan belok ke Jl Ciputih, di pertigaan ke kiri masuk ke Jl Raya Soreang-Ciwidey. Angkutan Umum: Naik bus dari Terminal Kampung Rambutan, Pulau Gadung (bus Patriot), Lebak Bulus, Kalideres, Tangerang, Bogor jurusan ke Terminal Leuwipanjang Bandung (ongkos sekitar Rp.50.000). Dari Terminal Bus Leuwipanjang, naik angkot ELF atau Bus Putra Setia jurusan Bandung — Ciwidey, turun Ciwidey (Rp.6.000). Dari Ciwidey naik angkot Jurusan Ciwidey - Situ Patengan (Rp.6.000).

Perkebunan Teh Rancabali

Alamat : Kecamatan Ciwidey, Bandung Selatan. Lokasi GPS : -7.145289, 107.383206, Waze ( smartphone Android dan iOS ).

Galeri Foto Perkebunan Teh Rancabali

Pucuk-pucuk pohon teh dengan daun yang berwarna hijau kekuningan segar, berketinggian hampir merata mengikuti kontur tanah yang yang bergelombang. Dari dekat terlihat bahwa daun-daun teh itu tak ada yang terpotong separuh atau sebagian untuk membuat permukaan pohon teh terlihat rata. Namun dari jarak agak jauh demikian ketinggian setiap pohon teh itu nyaris sama.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Memandang hamparan hijau Perkebunan Teh Rancabali ini layaknya seperti sedang menikmati seni instalasi yang sesungguhnya. Di sana-sini terdapat pohon-pohon kecil yang ikut memberi suasana pada pemandangan. Sayang sekali hampir tak ada pohon besar yang bisa dipakai sebagai tempat berteduh.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Dari sepotong ruas jalan terlihat beberapa buah air terjun kecil bertingkat di tepian deret pohon-pohon teh di Perkebunan Teh Rancabali. Air terjun itu berada agak jauh di sebelah kanan jalan yang menuju ke Situ Patengan. Di sana tampaknya terdapat penginapan yang bisa disewa pengunjung jika hendak berwisata di seputaran area Ciwidey yang memiliki sejumlah tempat wisata sangat mengesankan.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Salah satu kaki perbukitan yang menjadi tepian Perkebunan Teh Ranca Bali dengan sejumlah pohon pinus atau karet di lerengnya. Di ujung sana ada dua buah bangunan tak permanen berwarna putih di atas dataran yang tak begitu luas.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Jalan tanah diperkeras agak lebar yang membelah areal Perkebunan Teh Ranca Bali dan bercabang menjadi dua. Cabang jalan yang ke kiri mengarah ke dua buah bangunan di dataran kaki bukit sana. Berkuda akan menjadi kegiatan yang menyenangkan di sini.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Di latar depan adalah daun-daun teh yang terlihat sebagaimana adanya, sedangkan semakin jauh ke sebelah sana menjadi terlihat semakin halus permukaannya, menyerupai gelaran karpet hijau yang luas. Jalur untuk para pemetik teh pada foto ini masih terlihat biasa, hanya di ujung kiri agak jaug di sana yang menyerupa gelombang.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Di tengah hamparan pohon teh Perkebunan Teh Ranca Bali ini hanya ada beberapa batang pohon kecil, dan sejumlah batu besar yang terlihat seperti jerawat. Meskipun hawa di sini cukup dingin, namun tanpa caping di kepala tetap akan terasa panas jika berjalan diantara pohon teh ini.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Sepasang pengunjung tengah berjalan menyusuri jalur pemetik teh untuk mencari lokasi pemotretan yang pas. Lintasan mosaik di kebun teh yang sengaja dibentuk secara indah ini memang bisa memberi hasil pemotretan yang memukau. Sebuah batu besar tampak di sebelah kanan, yang akan elok pula untuk lokasi pemotretan jika saja bisa naik ke atas permukannya.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Kontur berbukit lembah dipadu dengan lintasan mosaik berlatar perbukitan menjadi kombinasi pemandangan yang menarik. Hawa perbukitan yang dingin segar juga menjadikan tempat ini layak sebagai pembersih paru-paru dan penyegar badan.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Dengan area tanaman yang sangat luas ini, tentu dibutuhkan mesin potong untuk membuat pinggir pohon teh ini bisa terlihat cukup rapih. Tanaman teh diduga berasal dari daerah pegunungan Himalaya dan daerah pegunungan yang berbatasan dengan India, Burma, dan Tiongkok. Tanaman teh tumbuh subur di daerah dengan sinar matahari yang cukup dan curah hujan yang memadai sepanjang tahun.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Tanaman teh di Perkebunan Teh Ranca Bali ini terlihat masih sangat segar dan produktif. Masa produktif tanaman teh adalah ketika umur tanamannya berkisar antara 5?25 tahun. Setelah berumur lebih dari 30 tahun hasil produksinya biasanya sudah kurang baik dan perlu diremajakan.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Pepohonan di kaki bukit di pinggiran Perkebunan Teh Ranca Bali itu sepertinya belum dikelola dengan baik sehingga kurang mendukung pemandangan perkebunan teh yang sudah terlihat rapi. Tanaman teh sebenarnya bisa tumbuh sampai setinggi 9 m, namun di perkebunan teh seperti ini pohonnya selalu dipangkas agar tingginya tak lebih dari 1 meter.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Jika tak ada yang sedang memetik daun teh seperti ini, suasananya di tengah kebun akan sangat sepi dan tenang. Daun teh dipetik dalam sekali setiap 7 hari hingga 14 hari. Cara memetik daun teh akan menentukan mutu teh yang dihasilkan. Untuk hasil terbaik maka hanya daun pucuk dan dua daun di bawahnya saja yang dipetik. Namun ada pabrik teh yang hanya menggunakan teh pucuk yang dipercayai memberi hasil teh terbaik.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Melihat kebun yang sangat luas yang telah ada sejak jaman Belanda ini saya membayangkan tentu telah ditemukan cara-cara yang paling efisien dalam melakukan pemetikan, baik dari sisi penghematan waktu maupun tenaga pekerja yang digunakan. Di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat saja ada 12 perkebunan teh yang dikelola PTPN VIII, dari seluruhnya 24 yang dikelolanya.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Di beberapa tempat, seperti terlihat di sisi kanan jauh di belakang sana, tanaman teh membentuk kontur seperti terasering karena pohon tehnya ditanam di sepanjang lereng bukit. PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) merupakan hasil peleburan PT Perkebunan XI, PT Perkebunan XII, dan PT Perkebunan XIII yang dilakukan pada 11 Maret 1996.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Jika sebelah kiri area tanaman teh berada di bawah jalan menuju Situ Patengan, maka area di sebelah kanan ada yang lebih tinggi dari jalan. Itu karena jalur jalannya dibuat dengan membelah pinggang bukit. Perkebunan teh Ranca Bali ini telah ada sejak tahun 1870, dibuka oleh pengusaha keturunan Belanda.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Pemandangan yang sama dengan salah satu foto sebelumnya, namun kali ini saya mendapat sinar matahari sehingga pohon teh di bagian depan tampak lebih cerah. Air teh mengandung kafein, teofilin, vitamin (A, B, C), serat, protein dan pati, gula, asam amino dan mineral dalam jumlah sedikit. Teh juga bisa menjadi penawar racun logam berat dan alkaloida.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Lekuk perbukitan bergelombang di sisi perkebunan teh ini terlihat indah, membuat mata tidak bosan melihatnya. Jika kebanyakan teh di Indonesia dipetik setiap 6-12 hari, maka teh hijau Jepang biasanya dipanen setiap 55 hari sekali.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Mosaik perkebunan teh ini sungguh indah. Jika anda bekerja setiap hari menghadapi tanaman yang sama, maka cara agar tidak bosan adalah berbuat kreatif seperti yang dilakukan siapa pun dia yang menciptakan mosaik tanaman teh ini. Jika tidak maka anda akan cepat bosan dan pikun, dan menjadi pengeluh yang menjengkelkan.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Jika saja perekonomian tumbuh semakin baik, dan kemakmuran meningkat, akan sangat menyenangkan jika saja dibangun kereta gantung yang melintas di atas Perkebunan Teh Ranca Bali, dimulai dari area sekitar Kawah Putih hingga Situ Patengan.

perkebunan teh rancabali ciwidey

Info Bandung

Hotel di Ciwidey, Tempat Wisata di Bandung Selatan, Tempat Wisata di Bandung, Peta Wisata Bandung, Hotel Murah di Bandung, Hotel di Bandung

Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.