Gua Belanda Bandung

January 16, 2019. Label:
Gua Belanda Bandung yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir.H. Juanda, dibuat beberapa tahun lebih awal dari Gua Jepang, yaitu sekitar tahun 1918. Pada awalnya gua ini dimaksudkan sebagai terowongan air PLTA Bengkok, namun karena tempatnya yang strategis maka semasa Perang Dunia II gua ini fungsinya berubah menjadi pangkalan tentara Belanda untuk melakukan siaran radio rahasia bagi kepentingan militer.

Hanya ada satu jalan masuk di Gua Belanda Bandung, dibandingkan dengan tiga Gua Jepang, meskipun gua ini sebenarnya memiliki tiga lorong sejajar ke arah dalam, dengan sembilan lorong mendatar di sebelah kanan dan enam lorong mendatar sejajar di sebelah kiri. Lorong guanya juga lebih sempit, namun keadaannya secara umum lebih baik karena dibangun pada kondisi damai.

Dalam perjalanan mengayun kaki menuju ke gua ini kami bisa menikmati hawa segar Taman Hutan Raya Ir.H. Juanda, seraya melihat pemandangan lembah dan perbukitan hijau di sisi sebelah kiri jalan. Di dasar lembah bisa terlihat ada sebuah aliran sungai cukup besar, yang sepertinya adalah Sungai Cikapundung yang mengalir dari Curug Omas di Lembang.

gua belanda bandung

Jajaran pohon muda di atas puncak sebuah bukit dengan pemandangan lembah dan perbukitan hijau subur di dekatnya yang diambil dari tepian jalan saat menuju ke arah Gua Belanda Bandung. Kawasan hutan yang masih cukup terjaga itulah yang membuat area ini mampu menjaga kesegaran udara, meski sesekali ada sepeda motor petugas yang lewat melintas.

Wilayah yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda ini memang merupakan area konservasi yang merupakan kombinasi antara hutan alam sekunder dengan hutan tanaman yang luasnya mencapai sekitar 590 hektare, mencakup kawasan Dago Pakar hingga sampai ke wilayah Maribaya di Bandung Barat.

Setelah jaman kemerdekaan, Gua Belanda Bandung pernah digunakan sebagai alat penyimpan amunisi, mungkin saat berlangsung perang pada aksi militer Belanda I dan II. Saat ini di dalam gua sudah tidak ada sisa-sisa amunisi dan bisa dimasuki dengan aman. Namun gua ini menyimpan sejumlah cerita pilu karena di sana ada ruang interogasi dan ruang tahanan.

gua belanda bandung

Rimbun pohon semacam ini cukup banyak kami jumpai saat berjalan menuju ke lokasi. Keberadaan pohon dengan daun rimbun itu membantu memberi suasana yang teduh dan nyaman selama berjalan kaki menyusuri jalan setapak.

Setelah sekitar 10 menit berjalan kaki, penampakan tebing yang menjadi mulut Gua Belanda Bandung sudah bisa terlihat dari jarak agak jauh. Lubang gua itu menembus dinding batu karang, hingga terus keluar sampai ke ujung bukit karang yang lain. Panjang lorong utamanya sekitar 144 meter dengan lebar 1,8 meter dan tinggi 3 meter.

Di sebelah kiri terdapat tugu dengan tengara nama gua, serta sejarah singkat tentang pembuatan gua dan pemakaiannya seperti telah disebutkan di atas. Namun ada ketidakakuratan dalam penyebutan tahun pembuatan, yang menyebut angka 1941. Tak ada keterangan untuk apa gua ini dipakai pada saat perang pasifik, namun mestinya juga dipakai untuk tujuan militer.

Salah satu lorong yang berada di dalam Gua Belanda Bandung memiliki langit-langit yang melancip ke atas dan relatif halus pengerjaannya. Lorong memanjang di sebelah kanan digunakan sebagai jalur ventilasi untuk menjaga pasokan oksigen di dalam gua. Panjang lorongnya adalah 126 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 3 meter.

Sementara panjang lorong distribusi logistik yang ada di sisi sebelah kiri adalah 100 meter, paling pendek, dengan lebar 3,2 meter dan tinggi 3 meter. Diantara lorong logistik dan lorong utama terdapat empat lorong sel tahanan, satu lorong pemeriksaan, dan satu lorong penghubung, semuanya dengan panjang 19 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 3 meter.

Lubang Gua Belanda Bandung yang berada di bagian belakang lorong utama sedikit lebih rendah dan lebih sempit dibandingkan dengan lubang masuk yang berada di bagian depan. Berbeda dengan bagian depan yang relatif bersih dari tanaman rambat sehingga terlihat dengan jelas batu padasnya yang tinggi, dinding di bagian belakang itu banyak ditumbuhi paku-pakuan.

Dari pintu keluar Gua Belanda Bandung ini pengunjung bisa meneruskan perjalanan treking ke arah Maribaya dan melihat Curug Omas yang berjarak sekitar 5 km. Jika ingin menghemat waktu, bisa juga naik ojek motor dengan membayar sewa Rp.50.000 untuk perjalan pulang balik, seperti yang kami lakukan waktu itu.

Gua Belanda Bandung

Alamat : Taman Hutan Raya Ir.H. Juanda, Desa Ciburial, Bandung Utara. Lokasi GPS : -6.853934, 107.637509, Waze ( smartphone Android dan iOS ).

Galeri Foto Gua Belanda Bandung

Gerumbul semak cukup lebat terlihat menutupi area terbuka dengan sedikit atau tanpa pohon yang tinggi di sana. Jarak jurang yang cukup jauh dari tempat saya berdiri membuat pohon pisang yang ada di bawah sana terlihat sangat kecil. Diperlukan kepedulian dan konsistensi untuk membuat perbukitan itu dilebati dengan pohon-pohon besar.

gua belanda bandung

Bentuk tebing dan jurang ini terlihat cukup menarik, dan bukan mustahil suatu ketika nanti akan ada undakan yang menghubungkan jurang dengan puncak bukitnya. Beruntung Kota Bandung yang berada di dalam lembah itu memiliki Hutan Raya seperti ini, hanya sayangnya wilayah Dago Pakar sudah sangat luas kerusakannya oleh hunian.

gua belanda bandung

Sudut pandang lainnya pada lembah atau jurang curam di bawah sana yang menjadi aliran air yang saya duga adalah bagian dari Sungai Cikapundung yang mengalir ke Selatan dan bermuara di Sungai Citarum.

gua belanda bandung

Pandangan sedikit lebih ke atas pada foto sebelumnya, memperlihatkan hutan tanaman di atas bukit sana serta gerumbul perdu di latar depan. Pemerintahan yang lemah membuat kawasan konservasi semakin menyempit dan menjadi bom waktu terjadinya bencana alam yang tak terhindari saat ini dan di masa depan.

gua belanda bandung

Setelah sekitar 10 menit berjalan kaki, penampakan tebing yang menjadi mulut Gua Belanda Bandung sudah bisa terlihat dari jarak agak jauh. Lubang gua itu menembus dinding batu karang, hingga terus keluar sampai ke ujung bukit karang yang lain. Panjang lorong utamanya sekitar 144 meter dengan lebar 1,8 meter dan tinggi 3 meter.

gua belanda bandung

Pandangan tegak yang memperlihatkan lebih jelas tebing karang yang tinggi serta lubang masuk ke dalam Gua Belanda yang dindingnya dicat dengan warna putih.

gua belanda bandung

Tempat ini terada teduh dan sejuk meski hanya ada bangku batang bambu d tepi jalan. Di ujung sana adalah tugu berisi nama gua serta riwayat singkatnya.

gua belanda bandung

Pandangan pada lorong utama Gua Belanda Bandung dengan lubang keluar di ujung sana yang bisa dilihat dengan jelas.

gua belanda bandung

Dinding Gua Belanda ini terlihat kasar yang sepertinya masih asli sebagaimana ketika selesai ditatah oleh pekerja yang entah dari mana asal mereka.

gua belanda bandung

Siluet orang yang tengah melangkah mendekat terlihat di sana. Di lantai gua terlihat ada dua rel memanjang yang sangat penting dalam mengangkut logistik dan peralatan militer.

gua belanda bandung

Lorong di sebelah kanan dengan memunggungi lubang ventilasi. Di lorong ini terdapat lekuk gua yang digunakan sebai tempat interogasi.

gua belanda bandung

Pandangan pada lorong gua yang sama, hanya saja saya berjalan mundur sejauh beberapa langkah. Tangan iseng tampak mengotori dinding gua di sebelah kanan.

gua belanda bandung

Salah satu lorong yang berada di dalam Gua Belanda Bandung dengan langit-langit yang melancip ke atas dan relatif halus pengerjaannya. Lorong memanjang di sebelah kanan digunakan sebagai jalur ventilasi untuk menjaga pasokan oksigen di dalam gua.

gua belanda bandung

Pandangan tegak pada area di sekitar pintu keluar gua. Panjang lorongnya adalah 126 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 3 meter. Ada baiknya tumbuhan di atas lubang gua itu dibersihkan untuk tetap menjaga kelestariannya, sebagaimana yang terlihat pada bagian atas lubang gua yang ada di depan.

gua belanda bandung

Pandangan tegak pada area sekitar tugu yang ada di dekat sebuag gubug. Tak ada keterangan untuk apa gua ini dipakai pada saat perang pasifik, namun mestinya juga dipakai untuk tujuan militer. Dengan semakin kuatnya ledakan bom dan meriam, keberadaan gua dan lubang perlindungan sepertinya sudah tak lagi begitu aman dipakai ketika terjadi perang.

gua belanda bandung

Info Bandung

Rute Bandros, Tempat Wisata di Bandung, Peta Wisata Bandung, Hotel Murah di Bandung, Hotel di Bandung
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑