e.s.t. Yang Mengagumkan

January 11, 2019. Label:
aroengbinang.com -
Ini waktunya buat e.s.t. Saat itu sekitar jam 5 sore, 23 Januari 2007, dan saya baru selesai mengikuti pertemuan di Lantai 27, Gedung BNI 46 di Jl Sudirman. Pertemuan berjalan baik, dan semua orang senang. Hujan turun deras, dan seperti biasa lalin parah. Membutuhkan waktu 2 jam untuk sampai ke Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail di Kuningan, Jakarta Selatan, dimana konser e.s.t. digelar.

Namun masih terlalu cepat ketika tiba, karena ternyata pintu ruang pertunjukan baru dibuka pada jam 8.30 malam, tampaknya menunggu orang-orang yang masih terjebak kemacetan. Menggembol tas LowePro SlingShot yang berat, membuat gadis penjaga konser menyangka saya seorang jurnalis. Saya hanya meringis, sambil berpikir bahwa kenyataannya ini merupakan bagian dari proyek pribadi saya.

Seorang wanita berparas cantik dengan rambut dicat terang dan kamera berlensa L-series di bahunya beberapa kali melirik ke tas gembolan saya itu. Syet, tampaknya saya harus menggunakan tas kamera berbeda agar tak menarik perhatian. Setelah berada di ruang konser, saya sempat pindah ke empat lokasi sebelum menemukan tempat nyaman di bagian tengah belakang. Hanya mencoba mencari tempat untuk memotret. Sebenarnya saya tidak perlu duduk sama sekali.

the esbjörn svensson trio konser e.s.t jakarta
Setelah sebuah pembukaan yang pendek, personil The Esbjörn Svensson Trio (e.s.t.) melangkahkan kaki masuk ke dalam ruangan dengan anggun dan mendapatkan sambutan dan tepuk tangan hangat dari para penonton. Mereka langsung menuju tempat yang telah disiapkan untuk ketiga pemain yang semuanya pria itu.

Setidaknya ada sekitar 200 penikmat musik yang berada dalam ruangan, termasuk personil Krakatau (Dwiki, Ubit), Indra Lesmana dan beberapa wajah yang saya lihat di Pasar Jazz beberapa waktu lalu. Tak terlalu buruk untuk sebuah konser seharga Rp.200.000 per tiket, di hari hujan dan lalin yang macet.

Setelah mendengarkan komposisi yang ditata mengagumkan, melihat eksotisme mereka dalam memainkan alat musiknya masing-masing, yang kadang lembut kadang liar bergairah, saya seperti mengalami multi-orgasme. Ekstatik. Anda harus melihat mereka bermain di atas panggung untuk memahami apa yang saya tulis.

Personil e.s.t. adalah Esbjörn Svensson pada piano, Dan Berglund pada kontra bas, dan Magnus Oström pada drum. Svensson seorang pria berparas ganteng dengan tatapan mata tajam, serta senyuman yang hangat. Ini baru bisa saya lihat saat mereka berhenti main sejenak dan Svensson menyapa penonton.

Berglund di atas panggung tampak seperti seorang Viking bertubuh tinggi besar di mata saya. Baik Berglund maupun Svensson keduanya membotaki kepalanya, pelontos tanpa rambut. Dalam memainkan kontra bass-nya Berglund nyaris tak pernah melihat alat yang dimainkannya. Jari jemarinya seperti memiliki mata.

Kepalanya pun nyaris tak pernah diam mengikuti gerak tangan dan jemarinya. Kadang tengadah, lurus, kadang menekuk hampir mencium dada. Mata juga sering terpejam, entah untuk menikmati musik yang mereka mainkan, entah untuk menyelaraskan nada dan tekanan bunyi. Ada masa ketika suara kontra-bassnya berubah menjerit-jerit seperti kesetanan. Luar biasa.

Magnus Oström sering memejamkan mata saat menggebuk drum. Oström terlihat lebih seperti seorang filsuf, terutama jika anda melihat wajahnya yang serius berkonsentrasi, berusaha selalu menjaga harmoni pada tempatnya, menyelaraskan gerakan-gerakan tangan dan kakinya pada drum dengan bebunyian lain yang ditangkap oleh telinga dan rasanya.

Meskipun setelah itu mereka tidak banyak berkomunikasi secara verbal, sebagaimana kebanyakan musisi lain, saya merasakan komunikasi intens mereka dengan penonton lewat gelombang demi gelombang komposisi dan suara yang mengagumkan, baik secara individual maupun grup, ditambah lagi aksi dan ekspresi panggung mereka. Sebuah konser yang sangat dekat dengan kesempurnaan.

Ini sebuah pertunjukan musik jazz dari kelas yang berbeda. Sebuah penyatuan teknik tak bercela dan hasil riset eksplorasi individual yang intens dan dalam yang melampaui keterbatasan instrumen, dan suara yang mengagumkan pun dihasilkan dengan dibantu teknologi suara tambahan yang diawasi ahlinya, kreativitas langka yang saling memperkuat, menghasilkan komposisi dan penciptaan musik luar biasa yang menyentuh imajinasi yang belum terpetakan. Tak heran jika e.s.t. didapuk sebagai band jazz yang paling inovatif saat ini.

Ketika selesai membawakan komposisi terakhir, para penonton pun bertepuk tangan bergemuruh. Trio itu membungkukkan badan dan meninggalkan panggung, dan penonton masih terus bertepuk tangan tanpa henti, sampai akhirnya mereka masuk lagi ke atas panggung memenuhi keinginan penonton untuk memainkan komposisi tambahan.

Menyenangkan penonton, e.s.t memainkan dua komposisi lagi. Sempurna. Semua orang puas, dan memberi standing ovation yang lama. Berharap bisa melihat mereka kembali di panggung suatu saat, dengan tingkat pencapaian musik yang lebih tinggi dan sempurna. Saya pun membeli tiga album mereka yang dipajang di ruang tunggu....

Pada 14 Juni 2008 terjadi sebuah peristiwa tragis. Svensson hilang ketika tengah melakukan scuba diving di Ingarö di luar Stockholm, Swedia. Akhirnya ia ditemukan dalam keadaan tidak sadar dan mengalami luka sangat serius. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Karolinska University dengan helikopter, namun nyawanya tak tertolong. Svensson meninggal dalam usia 44 tahun. Sebuah kehilangan sangat besar bagi musik Jazz dunia. RIP.

Konser e.s.t. Jakarta

Alamat : Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta. Lokasi GPS : -6.222772, 106.832911, Waze ( smartphone Android dan iOS ).

Galeri Foto Konser e.s.t.

Personil e.s.t. adalah Esbjörn Svensson pada piano yang tampak pada foto di atas, Dan Berglund pada kontra bas, dan Magnus Oström pada drum. Svensson seorang pria berparas ganteng dengan tatapan mata tajam, serta senyuman yang hangat. Ini baru bisa saya lihat saat mereka berhenti main sejenak dan Svensson menyapa penonton.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Sementara Berglund yang terlihat pada foto di atas tampak seperti seorang Viking bertubuh tinggi besar di mata saya. Baik Berglund maupun Svensson keduanya membotaki kepalanya, pelontos tanpa rambut. Dalam memainkan kontra bass-nya Berglund nyaris tak pernah melihat alat yang dimainkannya. Jari jemarinya seperti memiliki mata.

dan berglund konser e.s.t jakarta

Magnus Oström yang sering memejamkan mata saat menggebuk drum. Oström terlihat lebih seperti seorang filsuf, terutama jika anda melihat wajahnya yang serius berkonsentrasi, berusaha selalu menjaga harmoni pada tempatnya, menyelaraskan gerakan-gerakan tangan dan kakinya pada drum dengan bebunyian lain yang ditangkap oleh telinga dan rasanya.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Penampakan panggung pertunjukan untuk konser e.s.t. sesaat sebelum acara dimulai.

panggung konser e.s.t jakarta

Kadang Svensson bertukar kata dan senyum dengan Berglund karena tempat duduknya yang berdekatan, sedangkan Oström relatif lebih asik duduk diantara set drum-nya.

svensson berglund konser e.s.t jakarta

Oström kalau tidak salah tengah bermain solo semntara Berglund dan Svensson ikut menikmati sambil menanti waktu untuk mereka memainkan harmoni musiknya secara bersama-sama.

oström konser e.s.t jakarta

Burglund tengah bermain solo dengan begitu asiknya, menyelaraskan ritme nada dan rasa, sementara Oström terlihat menelengkan kepala untuk menikmati suara gesekan tangan Burglund.

dan burglund konser e.s.t jakarta

Svensson tampak tersenyum ramah saat baru saja selesai memainkan sebuah komposisi dan mendapat tepuk tangan riuh para penonton.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Svensson saat menyapa penonton. Sayang musisi yang sangat berbakat ini dikaruniai usia yang tak begitu panjang. R.I.P.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Oström tampak menggebuk drum-nya dengan sepenuh rasa. Drum menjadi penentu irama ketukan musik, dan karenanya perlu konsentrasi benar ketika bermain agar ritme dan keras lembutnya lagu terjaga dengan baik.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Suasana panggung pertunjukan ketika e.s.t sedang bermain musik, dan hanya beberapa lampu yang dinyalakan membuat semua mata sepenuhnya tertuju pada panggung.

gedung pusat perfilman haji usmar ismail konser e.s.t jakarta

Oström tengah menggebuk drum-nya dengan sepenuh rasa saat memainkan sebuah komposisi musik.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Dan Berglund yang meski nampak sebagai Viking namun permainan kontra bass-nya memukau.

dan berglund konser e.s.t jakarta

Saat semuanya larut dalam permainan musik yang memikat. Svensson pada piano, Dan Berglund pada kontra bas, dan Magnus Oström pada set drum.

konser esbjörn svensson e.s.t jakarta

Mereka berdiri tegak sambil saling merangkulkan tangan ketika mendapat standing ovation dari penonton setelah selesai bermain musik.

konser e.s.t jakarta

Masih berdiri berjajar dengan rapat ketika mendapat tepuk tangan panjang dari penonton.

standing ovation konser e.s.t jakarta

Trio itu kemudian membungkukkan badan dan meninggalkan panggung, dan penonton masih terus bertepuk tangan tanpa henti, sampai akhirnya mereka masuk lagi ke atas panggung memenuhi keinginan penonton untuk memainkan komposisi tambahan.

konser e.s.t jakarta

Memainkan komposisi bonus untuk menyenangkan penonton yang telah bermurah hati memberi apresiasi tinggi pada permainan musik mereka.

konser esbjörn svensson e.s.t jakarta

Masih pada komposisi bonus untuk memuaskan hati dan pendengaran para penonton.

konser e.s.t jakarta

e.s.t. malam itu tetap bermain dengan sepenuh hati dan rasa

konser e.s.t jakarta

Permaian mereka sungguh istimewa malam itu, memberi kepuasan penuh bagi penonton yang datang melihat penampilan mereka.

konser e.s.t jakarta

Berglund menundukkan kepala saat jeda diantara permainan musik dan mendengar Svensson menyapa penonton.

dan berglund konser e.s.t jakarta

Dan Berglund pada kontra bas tampak tersenyum tipis melihat ekspresi serius Magnus Oström pada drum.

dan berglund magnus oströmkonser e.s.t jakarta

Ekspresi senyum dengan mulut terkunci rapat dari Esbjörn Svensson ketika jemarinya bermain lincah pada tuas piano besarnya.

dan burglund magnus oström konser e.s.t jakarta

Ekspresi wajah dan gestur tangan Esbjörn Svensson ketika baru saja selesai memainkan sebuah komposisi musik.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Esbjörn Svensson meneruskan tepun tangan penonton kepada kedua rekan bermainnya, Dan Berglund dan Magnus Oström.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Ekspresi serius Esbjörn Svensson.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Gestur Dan Berglund pada kontra bas, dan Magnus Oström saat jeda dan mendengarkan Svensson menyapa penonton.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Ekspresi wajah dan gestur tubuh Magnus Oström di tengah set drum-nya.

dan berglund magnus oström konser e.s.t jakarta

Masih ekspresi wajah Magnus Oström.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Dan Burglund mulai memetik senar pada kontra bass, sementara Magnus Oström masih asik dalam keheningannya.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Ekspresi wajah yang lain dari Magnus Oström. Wajah yang nyaris selalu serius ketika bermain.

dan burglund magnus oström konser e.s.t jakarta

Wajah ekspresif lainnya dari Magnus Oström.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Esbjörn Svensson pun kadang memasang wajah serius ketika meresapi permainan musik yang ia bawakan bersama Burglund dan Oström.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Senyum cerah Esbjörn Svensson ketika sedang menyapa para penonton.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Dan Burglund pada kontra bass berdiri menundukkan kepala ketika sedang jeda diantara permainan musiknya.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Ekspresi wajah Esbjörn Svensson dengan mic ditangannya.

dan berglund konser e.s.t jakarta

Esbjörn Svensson ketika tangannya kembali menari-nari di atas tuas piano.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Berbagai gestur tubuh Esbjörn Svensson perlihatkan bergantung pada irama dan tekanan tangan yang ia berikan pada tuas piano.

esbjörn svensson  konser e.s.t jakarta

Magnus Oström seperti tengah menikmati denting suara piano dan menyelaraskan dengan gerak tangan kakinya pada drum, serta suara kontra bass.

esbjörn svensson konser e.s.t jakarta

Pandangan lebih dekat pada ekspresi wajah Magnus Oström.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Berdiri bersisian saat menerima standing ovation dari para penonton.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Senyum terkembang ketika mereke hendak membungkuk sebagai ungkap terima kasih kepada para penonton.

konser e.s.t jakarta

Senyum yang sangat tipis terlihat pada wajah Magnus Oström yang hampir selalu menampakkan paras serius selama pertunjukan.

konser e.s.t jakarta

Esbjörn Svensson pada piano, Dan Berglund pada kontra bas, dan Magnus Oström ketika mereka memainkan komposisi yang menjadi bonus pertunjukan.

magnus oström konser e.s.t jakarta

Komposisi e.s.t. yang mereka mainkan malam itu. Sebuah tontonan pertunjukan musik yang sangat memikat dan berkelas tinggi. Sangat pantas mereka dulu malang melintang di dunia musik yang mereka geluti. Sayang umur memisahkan mereka.

konser e.s.t jakarta

Info Jakarta

Nomor Telepon Penting, Hotel di Jakarta Selatan, Hotel Melati di Jakarta Selatan, Peta Wisata Jakarta Selatan, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Selatan.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.