Alip Ba Ta, Pagebluk

Pagebluk

Sudah agak lama tidak berkunjung ke kanal Youtube Alip Ba Ta ketika saya membuka unggahan video permainan gayajari gitarnya yang berjudul "Pagebluk". Pagebluk, atau pageblug, adalah sebuah istilah dalam bahasa Jawa untuk menggambarkan adanya wabah meluas, yang meraja lela.

Apa yang saya tengarai pertama kali adalah perubahan pada posisi mic, yang sebelumnya menempel pada badan gitar namun pada video klip ini Alip Ba Ta memakai perekam yang diletakkan di depan gitar. Telinga amatir saya menangkap bahwa ada perbedaan pada suara yang dihasilkan. Yang dulu lebih baik. Namun, jika tak salah ingat, alat perekam ini pernah dipakai di videonya yang lama.

Mungkin ia sedang bereksperimen lagi untuk menemukan posisi mic dan perangkat yang bisa menghasilkan rekaman suara lebih baik. Semua peralatan dan letak mic yang ada memang perlu dicoba, dan sebagai seniman yang memiliki kepekaan rasa tinggi Alip tentunya ingin membuat rekaman yang menghasilkan karakter suara gitar yang terbaik menurutnya.

Kupluk di kepala juga berbeda dari topi bertulis "Sudah mandi, kalo gak percaya cium aja" yang biasa ia pakai dulu, selain kadang plontosan tanpa penutup kepala. Belakangan saya lihat ada topi bertulis merk tertentu yang beberapa kali juga ia pakai.

Asbak dengan puntung rokok masih ada, namun yang sekarang berbentuk tengkorak, sedangkan asbak yang dulu adalah kaleng bekas biskuit yang biasanya disukai oleh anak-anak. Selebihnya tetap menampilkan suasana ruang yang sederhana dengan cat tembok kusam yang terkelupas di beberapa bagiannya.


Masuk ke permainan gayajari gitarnya, sesungguhnya saya tak punya kompetensi sepangkal jari pun untuk menilainya. Lha saya sendiri permainan gitarnya masih asal adul, adul acak, tak pernah belajar serius, dan sekalinya dulu punya gitar yang pantas pun dibeli dari duit beasiswa hehehe....

Begitu pun tak butuh jadi jago gitar hebat untuk bisa mengapresiasi permainan Alip Ba Ta. Di bagian awal komposisi lagu yang diciptakannya sendiri ini, Alip banyak bermain di fret bawah, menghasilkan suara tinggi, dengan teknik yang menjadi ciri khasnya, terutama false harmonics yang tanpa cela, dan dengan nuansa nada minor sendu, sesuai judul komposisi musiknya.

Tak ada suara perkusi dalam komposisi ini, dan memang tidak perlu. Pandangan mata Alip tampak terpusat pada posisi dan gerak jemari tangan kanannya, barangkali untuk memastikan letak dan posisi telunjuk dan jari terkait pada saat melakukan false harmonics. Sementara jari di tangan kiri sepertinya sudah punya mata sendiri dan bergerak kemana mereka harus berada.

Bagian pertama komposisi Pagebluk ini ia ulang dua kali, dan saat masuk ke bagian kedua muncul satu teknik gayajari yang juga menjadi ciri khasnya, yaitu bunyi meliuk yang dihasilkan dengan menekan senar gitar pada bagian di atas fret dekat ulir senar. Juga ia gunakan teknik khasnya yang lain, yaitu slide bolak-balik atau slide kocok, atau entah apa istilah teknik gitarnya.

Pada babak berikutnya barulah jemarinya pindah ke bagian bawah gitar, dengan nuansa nada yang agak berbeda dari nada di bagian awal. Selanjutnya ia kembali ke komposisi awal, sebelum masuk ke bagian yang sepertinya memang dimaksudkan sebagai bagian permainan solo, ketika syair atau lirik lagunya telah dibuat.

Hal itu baru saya pahami ketika melihat kolaborasi musik yang dibuat oleh kanal Youtube Gafarock.5pro, dengan membuat syair Pagebluk yang dibuatnya dalam bahasa Jawa. Tampaknya Alip telah memikirkan benar bagaimana struktur musiknya ketika membuat komposisi Pagebluk, meski ia tak atau belum membuat syairnya.

Tentang musik Pagebluk sendiri memang sudah ada nuansa kelabunya, meski tak ada syair sekali pun, sesuai dengan judulnya. Soal mana dulu yang dibuat oleh Alip Ba Ta, judul dulu atau komposisinya dulu, ini bisa menjadi tebak-tebakan.

Judul "Pagebluk" menuntut komposisi musik minor yang mengasilkan nuansa sendu atau kelabu, jadi wajar jika judul dulu yang dibuat baru kemudian diciptakan komposisi musiknya. Namun bisa pula sebaliknya. Komposisi dulu yang dibuat, yang tercipta ketika "moood" sedang kelabu, yang kemudian cocok untuk diberi judul suram seperti Pagebluk ini.

Komposisi musik Pagebluk kembali membuktikan bahwa Alip Ba Ta, atau Alif Gustakhiat, tidak hanya hebat dalam membuat aransemen gitar gayajari dari musik orang lain, namun ia juga memiliki kemampuan yang patut diacung jempol dalam menciptakan komposisi musik yang hebat.

, seorang pejalan musiman dan penyuka sejarah yang lahir di Desa Mersi - Purwokerto, dan sekarang tinggal di Jakarta. Diperbarui: September 22, 2021.

Tulis Komentar

Ketik dulu, lalu klik "Masuk ..." atau "Posting".

« Baru©2021 IkutiLama »

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.