Pulau Panjang Jepara

September 27, 2019. Label:
aroengbinang.com - Kunjungan ke Pulau Panjang Jepara bermula dari seorang ibu yang mendekat saat sedang melangkah menuju ke pantai. Karena menawarkan naik perahu menyeberang ke Pulau Panjang itu, sambil lalu saya tanya ongkos pulang balik dari Pantai Kartini - Pula Panjang. Sebuah angka ia sebut, namun saya tak menanggapinya.

Ibu itu mengekor. Ketika tiba di tepian pantai dan melihat air laut yang tenang dan Pulau Panjang Jepara itu terlihat mata, saya menyebut sebuah angka ke si ibu, yang akhirnya ia setujui karena gagal menaikkan tawarannya. Si ibu pun memanggil tukang perahu yang bertubuh subur.

Selagi si bapak menyiapkan perahunya yang ada di sebelah kanan dermaga beton yang menjorok ke laut, selama beberapa saat kami masih menikmati suasana Pantai Kartini yang hari itu cukup lengang karena hari memang masih pagi. Deretan perahu di kiri kanan dermaga pun terlihat kosong, hanya ada si bapak tukang perahu kami itu.

pulau panjang jepara

Pemandangan pada sebuah perahu nelayan setempat yang baru saja melaut dari sekitaran Pantai Kartini. Jaring penangkap ikannya masih menumpuk rapi di atas perahu motor yang dijaga tuas kemudinya oleh seorang nelayan sementara seorang lagi tengah merapikan perlengkapan perahu. Permukaan air laut di utara Pulau Jawa itu terlihat tenang.

Sebelumnya dengan mudah kami naik ke perahu dari dermaga khusus ke Pulau Panjang Jepara, dengan menapak moncongnya di atas beton dermaga. Si bapak duduk pada papan di buritan dengan menekuk satu kaki dan satu kaki lagi selonjor di atas papan, sementara tangannya memegang kemudi perahu yang bulat seperti tengah menyetir bus besar.

Satu hal yang patut dipuji adalah bahwa terlihat sumber energi untuk lampu-lampu dermaga di Pulau Panjang rupanya sudah menggunakan tenaga matahari. Semoga saja semuanya masih berfungsi dengan baik. Jika saja para pejabat rajin blusukan ke bawah, atau ada sistem pelaporan yang baik, maka semua fasilitas umum semacam ini bisa dijaga kelestarian manfaatnya.

Pamandangan utuh Pulau Panjang Jepara yang terlihat sangat jelas setelah hanya beberapa menit kami meninggalkan pantai. Dermaga utamanya tampak menjorok ke laut diapit sejumlah gazebo, sementara pantai pasir putih landainya tampak memanjang di separuh lebar pantainya, yang bakal menggoda siapa pun yang gemar berjemur.

Ketika kami berpikir bahwa sebentar lagi akan sampai, tetiba si bapak perahu menanyakan apakah kami berminat mengelilingi Pulau Panjang Jepara ini. Jika iya, maka ia menyebut sebuah angka yang harus kami bayar. Saya menyetujuinya meskipun rada getun karena si bapak tidak dari awal mengatakannya, sudah kepalang. Jelas saya kalah pengalaman.

Maka arah moncong perahu pun berubah arah, bergeser ke arah kanan. Ragam pemandangan cukup menarik terlihat selama melaju di atas perahu ini. Selain nelayan pencari ikan, di tepian Pulau Panjang ada pria tengah mencari ikan atau udang pada kedalaman air sebatas dadanya. Wanitanya melakukan hal sama pada jarak sekitar 50-an meter.

Sebuah menara tinggi terlihat elok di ujung Pulau Panjang Jepara, dan di dekatnya ada dermaga kedua yang jauh menjorok ke laut. Selagi berkeliling kami melihat sejumlah struktur di tengah laut berbentuk piramida terpancung yang pilarnya terbuat dari batang bambu. Di tengah struktur itu adalah jaring-jaring penangkap ikan.

Dermaga utama Pulau Panjang Jepara yang jika dari jauh kondisinya terlihat cukup baik, terlihat beberapa saat setelah perahu yang kami tumpangi berbelok mengarah ke kanan untuk mengelilingi pulau. Belakangan saat mendarat di tempat ini baru terlihat bahwa permukaan dermaga ini sudah memerlukan perbaikan dan perawatan.

Ada pula perahu nelayan yang tengah sibuk mengangkat jaring yang baru saja ditebar. Mereka mencari ikan cukup dekat dari pantai. Setelah mendarat di dermaga utama, kami turun ke pulau dan berjalan menyusuri jalan setapak. Seorang pria menawarkan sepeda sewa, namun saya tolak karena mahal untuk sebuah kunjungan yang singkat.

Kami berjalan terus melewati sejumlah pepohonan cukup besar dan pantai pasir putih yang bersih dengan beberapa orang tengah bermain di sana. Akhirnya kami sampai ke cungkup Makam Syekh Abu Bakar bin Yahya Ba'alawy. Sayang kuncennya tak ada di tempat. Warung pun belum ada yang buka. Kami pun balik ke perahu untuk kembali ke Pantai Kartini.

Pulau Panjang Jepara

Alamat : Desa Bulu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Lokasi GPS : -6.5756298, 110.6255865, Waze ( smartphone Android dan iOS ).

Galeri Foto Pulau Panjang Jepara

Pamandangan utuh Pulau Panjang Jepara yang terlihat sangat jelas setelah hanya beberapa menit kami meninggalkan pantai. Dermaga utamanya tampak menjorok ke laut diapit sejumlah gazebo, sementara pantai pasir putih landainya tampak memanjang di separuh lebar pantainya, yang bakal menggoda siapa pun yang gemar berjemur.

pulau panjang jepara

Sebuah menara tinggi terlihat elok di ujung Pulau Panjang Jepara, dan di dekatnya ada dermaga kedua yang jauh menjorok ke laut. Selagi berkeliling kami melihat sejumlah struktur di tengah laut berbentuk piramida terpancung yang pilarnya terbuat dari batang bambu. Di tengah struktur itu adalah jaring-jaring penangkap ikan.

pulau panjang jepara

Dermaga utama Pulau Panjang Jepara yang jika dari jauh kondisinya terlihat cukup baik, terlihat beberapa saat setelah perahu yang kami tumpangi berbelok mengarah ke kanan untuk mengelilingi pulau. Belakangan saat mendarat di tempat ini baru terlihat bahwa permukaan dermaga ini sudah memerlukan perbaikan dan perawatan.

pulau panjang jepara

Pemandangan pada pendopo di pinggir laut serta bangunan Kura-Kura Ocean Park di dekatnya, yang terlihat sesaat setelah kami naik ke atas perahu dan memulai perjalanan ke Pulau Panjang.

pulau panjang jepara

Perahu nelayan yang kami lihat sebelumnya itu baru saja melintas melewati garis imajiner yang mengarah pada struktur bambu yang digunakan sebagai tempat untuk menjaring ikan, jauh di belakang sana.

pulau panjang jepara

Permukaan air laut terlihat mengalun dengan jinak di samping perahu yang melaju dengan tenang. Agak jauh di belakang sana terlihat perahu nelayan yang mencari ikan di perairan dekat pantai.

pulau panjang jepara

Tangga pada perahu ini tampaknya digunakan sebagai jembatan ketika air laut sedang surut dan posisi haluan kapal lebih rendah atau agak jauh dari dermaga. Kondisi kapal ini masih terlihat bagus. Mungkin baru dicat saat lebaran lalu.

pulau panjang jepara

Pulau Panjang masih terlihat agak samar ketika kami belum lama meninggalkan Pantai Kartini. Namun garis pantai dengan pasir putihnya sudah terlihat jelas dari kejauhan. Ban yang ada di dalam kapal adalah sebagai peredam benturan, jika berdekatan dengan perahu lain.

pulau panjang jepara

Buih air laut yang tercipta saat haluan kapal melaju memecah permukaan air laut yang cukup tenang itu. Meskipun jaraknya pendek saja ke Pulau Panjang, namun perahu ini juga dilengkapi dengan peralatan keselamatan bagi penumpang.

pulau panjang jepara

Wid di haluan. Perahu ini cukup besar dan stabil, sehingga penumpang bisa berdiri dengan aman di haluannya jika ingin mendapatkan pemandangan lepas ke semua arah tanpa terganggu atap dan tiang kapal.

pulau panjang jepara

Dermaga utama Pulau Panjang yang mulai jelas terlihat saat kami lebih dekat ke pulau. Area pantai di sebelah kanan tidak memiliki bagian landai berpasir putih seperti yang ada pada pantai yang ada di sebelah kiri.

pulau panjang jepara

Tiang-tiang lampu yang menggunakan tenaga matahari tampak berdiri menjulang di dermaga beton dan pinggiran pantai. Sejumlah gazebo terlihat didirikan di tepian pantai pasir putih yang bersih.

pulau panjang jepara

Salah satu dari sejumlah struktur di tengah laut berbentuk piramida terpancung yang pilarnya terbuat dari batang bambu. Di tengah struktur itu adalah jaring-jaring penangkap ikan yang menggantung di permukaan air ketika tidak sedang digunakan.

pulau panjang jepara

Dari area di sekitar dermaga utama Pulau Panjang sudah terlihat menara tinggi dan cantik di ujung sana. Di atasnya ada dek pandang dengan pemandangan lepas ke seluruh bagian pulau. Dermaga kedua terlihat di sebelah kiri, menjorok ke laut.

pulau panjang jepara

Sudut pandang pada dermaga utama Pulau Panjang yang selain memperlihatkan lampu bertenaga surya serta gazebo, juga undakan pada dermaga untuk naik turunnya penumpang dari dan ke perahu penyeberangan.

pulau panjang jepara

Dua dari sejumlah gazebo di dekat dermaga utama Pulau Panjang yang terlihat telah bergeser dari tempatnya semula, sehingga miring dan menjadi tak lagi nyaman untuk tempat duduk. Tukang perahu menyebut bahwa gelombang yang ditimbukan kapal-kapal ke Pulau Karimunjawa yang menyebabkannya.

pulau panjang jepara

Sebuah gazebo miring lainnya terlihat di dekat gerbang selamat datang ke Pulau Panjang yang berbentuk deret pilar empat tingkat dengan patung burung mengepak sayapnya di puncak pilar tertinggi. Di sebelah kanan adalah peringatan hukuman bagi mereka yang merusak kawasan Hutan Kota Pulau Panjang, yang menjadi tempat perkembangbiakan alami satwa darat dan laut milik Pemerintah Kabupaten Jepara.

pulau panjang jepara

Musim kemarau membuat pemandangan pada pepohonan di Pulau Panjang terlihat kurang segar, karena ada sebagian yang daunnya mengering menyisakan warna kecoklatan yang cukup dominan.

pulau panjang jepara

Sebagai tempat berteduh dari panas dan hujan, ada sebuah gubug sederhana dipasang di atas struktur bambu. Tak terlihat ada jaring menggantung di tempat itu, yang bisa jadi sudah ada di dalam air, atau sedang dibawa pulang oleh pemiliknya untuk diperbaiki.

pulau panjang jepara

Selain nelayan pencari ikan, di tepian Pulau Panjang ada pria yang tengah mencari ikan atau udang pada kedalaman air sebatas dadanya. Wanitanya yang berbaju dan berpenutup kepala putih melakukan hal sama pada jarak sekitar 50-an meter di sebelah kanannya.

pulau panjang jepara

Di sebelah kanan adalah sebuah perahu tua dengan dua orang pria di atasnya. Satu orang tengah memegang batang pancing dengan sebatang rokok di mulutnya dan mata mengawasi tali senar, sedangkan yang seorang lagi membiarkan pancingnya statis di seberang sana, sementara ia bermain dengan gadget.

pulau panjang jepara

Pemandangan yang memperlihatkan ujung kanan Pulau Panjang, dengan pohon yang cukup rapat meski agak gersang, serta ada sedikit warna pasir putih di sana-sini di sepanjang tepian pantai.

pulau panjang jepara

Gelombang pendek mengalun di sekitar permukaan air laut yang baru saja kami lewati, dengan latar dermaga beton utama dan gerbang selamat datang ke Pulau Panjang di ujung sana. Perahu para pemancing itu sudah agak jauh kami lewati.

pulau panjang jepara

Perahu nelayan dengan badan dicat warna-warni itu terlihat berbayang elok pada permukaan air laut di dekatnya. Seorang nelayang tengah bersiap menebar jaring yang berwarna kehitaman ke atas laut.

pulau panjang jepara

Bahwa para nelayan itu mencari ikan di dekat Pulau Panjang bisa menjadi indikasi bahwa kondisi perairan di sekitar pulau ini masih cukup baik, sehingga nelayan tak perlu terlalu jauh untuk menangkap ikan.

pulau panjang jepara

Seorang pria tampak tengah menggebah ikan untuk menuju ke jaring penangkap dimana ia telah memasangnya. Entah alat apa yang dipakainya untuk memukul-mukul permukaan air, mungkin semacam bambu. Di Sungai Serayu cara menggebah ikan dengan cara yang berbeda juga pernah saya lihat.

pulau panjang jepara

Sebuah perahu nelayan lainnya, dengan badan dicat warna kuning, dan cukup banyak orang di atasnya, terlihat telah menebar jaring dan bersiap untuk menariknya ke dalam perahu. Di sebelah kiri belakang sana terlihat ujung pantai pasir putih Pulau Panjang.

pulau panjang jepara

Proses menarik jaring masih terus berlangsung yang memang mereka lakukan dengan cukup pelan, selain karena berat juga agar ikan tak mudah terlepas. Setidaknya ada 7 orang yang ada di atas kapal itu, dengan dua jaring mengarah pada ujung yang berlawanan.

pulau panjang jepara

Perahu nelayan berwarna kuning itu dengan latar Pulau Panjang dan menara tinggi di belakangnya. Menara itu mungkin juga dimaksudkan sebagai Mercusuar, pemandu kapal yang melintas agar tidak menabrak karang.

pulau panjang jepara

Ternyata ada delapan orang semuanya di atas perahu nelayan yang relatif kecil itu, empat orang untuk masing-masing jaring pada arah buritan dan haluan. Dengan orang sebanyak itu entah berapa banyak ikan yang harus mereka kumpulkan agar masing-masing mendapat bagian yang cukup.

pulau panjang jepara

Si bapak tukang perahu duduk pada papan di buritan dengan menekuk satu kaki dan satu kaki lagi selonjor di atas papan, sementara tangannya memegang kemudi perahu yang bulat seperti tengah menyetir bus besar.

pulau panjang jepara

Pemandangan pada ujung kiri Pulau Panjang dengan tepian pantai keputihan namun berbatu-batu. Agak jauh di sebelah kirinya, tak terlihat pada foto, ada deretan batu seperti jembatan alam yang sebagian besar terendam dalam air. Mungkin karena itu perahu yang kami tumpangi mengambil jarak agak jauh dari tepian pantai.

pulau panjang jepara

Bayangan putih menara pada air laut terlihat bergerak-gerak menurut alunan gelombang yang kecil. Melihat puncaknya secara lebih dekat, menggunakan lensa jarak jauh, memang ada lampu di puncak menara itu. Sehingga tak bisa tidak menara itu memang dimaksudkan sebagai mercusuar.

pulau panjang jepara

Foto yang memperlihatkan dimana posisi kami yang berada di atas perahu terhadap menara mercu di ujung sana itu. Cukup jauh. Foto sebelumnya memang diambil dengan menggunakan lensa jarak jauh, sehingg terlihat dekat dan jelas.

pulau panjang jepara

Perahu yang kami tumpangi itu memiliki tempat duduk dari papan kayu yang lumayan banyak dan lebar, sehingga setidaknya bisa menampung sampai 20 penumpang, yang pada hari biasa mereka hanya perlu membayar Rp.10.000 per orang.

pulau panjang jepara

Di sebelah kanan ada sebuah gerumbul dengan pepohonan lebat yang nampak hampir terpisah dari Pulau Panjang, mungkin saat puncak air pasang. Di sebelah kiri tampak ada seorang pria tengah mencari ikan dengan air laut merendam badannya hingga sampai ke pinggang.

pulau panjang jepara

Foto yang memberi perspektif tentang jarak antara perahu yang kami tumpangi dengan Pulau Panjang di depan sana itu. Tanpa lensa jarak jauh memang akan membatasi pemandangan yang bisa diperoleh saat mengelilingi pulau.

pulau panjang jepara

Seorang nelayan tengah duduk di atas perahu kecilnya sambil mulai menjatuhkan rangkaian jaring ke dalam laut. Ada pelampung-pelampung yang mengambang di atas permukaan air, yang menjadi penanda bagian atas jaring. Satu kelompok jaring sudah hampir habis ditebar, sementara yang satu lagi masih utuh.

pulau panjang jepara

Deretan pelampung tampak mengambang di atas permukaan air, sementara nelayan itu secara perlahan terus melepaskan jaringnya ke dalam laut. Saat itu kami sudah mengelilingi separuh dari Pulau Panjang.

pulau panjang jepara

Jarak yang cukup jauh dari pulau yang diambil oleh tukang perahu yang kami tumpangi, selain menghindari batu karang yang ada di dekat pulau, juga tampaknya tak ingin mengganggu kerja para pencari ikan.

pulau panjang jepara

Dermaga kedua mulai terlihat lebih jelas ketika perahu telah berjalan melewatu lebih dari separuh Pulau Panjang. Dermaga ini tampak jauh lebih panjang dari dermaga yang berada di dekat gapura selamat datang.

pulau panjang jepara

Seorang nelayan tampak bekerja sendirian dalam mencari ikan. Ia sedang mengangkat jaring yang sebelumnya telah ditebarnya, yang sepertinya tak begitu mudah dilakukan.

pulau panjang jepara

Dermaga kedua di Pulau Panjang yang menjorok cukup jauh ke tengah laut itu. Tak terlihat ada kapal yang tengah sandar di dermaga beton ini.

pulau panjang jepara

Sebuah perahu nelayan lain yang diawaki lima orang dengan nama lambung "Sri Sumber Rejeki" terlihat tengah sibuk mengangkat jaring yang telah mereka tebar sebelumnya.

pulau panjang jepara

Selain menggunakan motor sebagai penggeraknya, perahu nelayan itu juga menggunakan layar untuk menghemat bahan bakar. Ketika mengangkat jaring, mesin motor perahu dimatikan dan layar pun dilipat.

pulau panjang jepara

Perahu nelayan itu ternyata diawaki oleh enam orang yang semuanya mengenakan caping sebagai penutup kepala dan pelindung dari terik matahari. Sebagian mereka juga menutup leher dan telinganya dengan kain untuk melindunginya dari angin laut. Jangkar dilepas di sisi sebelah kanan perahu.

pulau panjang jepara

Sebentar lagi kami sudah akan melewati dermaga kedua serta menara mercusuar. Dermaga kedua ini lamat-lamat terlihat saat kami masih berada di sekitar dermaga utama sebelumnya.

pulau panjang jepara

Pemandangan saat perahu yang kami tumpangi berada nyaris tepat pada garis lurus denga dermaga beton yang kedua. Berbeda dengan dermaga pertama, tak ada undakan pada dermaga kedua yang tampak cukup tinggi di atas permukaan air laut ini.

pulau panjang jepara

Meskipun tiang-tiang penyangganya terbuat dari beton, yang sebagian terlihat mulai miring tak beraturan, namun bagian atas atau tempat orang berpijak tampaknya terbuat dari lembaran kayu.

pulau panjang jepara

Pandangan agak jauh yang memperlihatkan menara mercusuar secara utuh, serta adanya batuan karang di area di sekitar pantai, yang membuat orang harus berhati-hati ketika mendekati pulau ini.

pulau panjang jepara

Kami sudah melewati dermaga kedua yang kini berada di sebelah kiri, demikian pula dengan menara mercusuar yang tinggi itu. Tak jelas apakah orang bisa naik ke atasnya.

pulau panjang jepara

Buih air di dekat perahu kami dan air laut berwarna kehijauan yang permukaannya tampak tenang. Sementara di ujung sana ada struktur bambu dengan jaring penangkap ikan.

pulau panjang jepara

Kami mulai mendekati dermaga utama, yang artinya hampir selesai memutari pulau. Di ujung sana tampak sebuah kapal penumpang berukuran cukup besar tengah melintas. Kapal itu membawa orang ke Pulau Karimunjawa.

pulau panjang jepara

Kapal besar itu tampak seperti hendak berhenti dan merapat ke dermaga Pulau Panjang, namun sebenarnya tidak. Jarak kapal itu ke dermaga cuku jauh, dan kapal itu hanya melintas saja di sana.

pulau panjang jepara

Sejumlah warung tampak terlihat ada di tepian pantai. Warung-warung itu belakangan juga kami lihat saat di darat, namun tidak ada satu pun yang buka. Maklum hari masih pagi, dan bukan hari libur pula.

pulau panjang jepara

Jaring ikan yang sedang diangkat dari atas air, dengan atap gubug terlihat di atasnya. Tak terlihat ada orang yang tengah bekerja di sana, padahal sejumlah nelayan sudah dari tadi mencari ikan di sekitar tempat ini.

pulau panjang jepara

Perahu nelayan yang sempat kami lihat tadi kini sudah berada di dekat dermaga utama. Mereka sepertinya berniat mencari ikan dengan mengelilingi pulau, dan baru kemudian mencari ikan ke tempat lainnya.

pulau panjang jepara

Dermaga utama Pulau Panjang yang mulai kami dekati, dengan sebuah gazebo miring di dekatnya. Pondasi yang lemah, atau desain yang tak memperhatikan kondisi sekitar, membuat gazebo itu tak bisa bertahan lama.

pulau panjang jepara

Gapura Selamat Datang untuk kedua kalinya kami lihat, beberapa saat sebelum tukang perahu menghentikan perahunya di sisi sebelah kanan dermaga beton yang mulai menua ini.

pulau panjang jepara

Di atas dermaga dengan penopang beton yang terlihat kokoh dari jauh itu, ternyata di bagian atasnya terbuat dari kayu dan deretan batang bambu yang diberi gedek di atasnya agar lebih mudah dilewati. Kondisi kurang baik ini menandai bahwa pejabat setempat sudah lama tidak menengok kondisi pulau ini.

pulau panjang jepara

Papan di tepi jalan setapak Pulau Panjang yang kami lalui, dipenuhi dengan tempelan sticker yang menjadi tengara kedatangan orang yang berasosiasi dengan sticker yang ditempelkan itu.

pulau panjang jepara

Jalan di dalam Pulau Panjang terlihat sudah dilapis semen dan kondisinya masih baik. Jika cukup waktu memang akan sangat menyenangkan membawa sepeda ke sini, atau menyewanya, dan bisa lebih leluasa dan cepat untuk berkeliling di pulau kecil ini.

pulau panjang jepara

Buah pohon randu yang sangat lebat dan mulai peceh merekah memperlihatkan isinya berupa kapas putih yang bisa dipintal menjadi benang, dan lalu dibuat menjadi kain.

pulau panjang jepara

Beberapa orang pengunjung tampak tengah duduk melingkar di tepian pantai berpasir putih ketika kami berjalan menuju ke bagian tengah pulau. Mungkin mereka menginap di sini semalam.

pulau panjang jepara

Tanggul batu memanjang yang dimaksudkan sebagai pelindung tepian pantai dari gelombang laut yang bisa menggerusnya. Genangan air di dalam tanggul tampaknya akan dimanfaatkan untuk tujuan tertentu, entah untuk menanam mangrove atau tujuan lainnya.

pulau panjang jepara

Wid di tepian pantai Pulau Panjang, di dekat dermaga utama. Meskipun air lautnya tak bisa dibilang jernih, namun tak bisa juga dibilang kotor. Mungkin karena jaraknya yang sangat dekat dengan daratan, sehingga air di sini tidak bisa sangat jernih.

pulau panjang jepara

Di sisi sebelah kanan dermaga, dengan pasir putih yang sempit, air lautnya tampak berwarna kehijauan dan terlihat lebih jernih. Jika musim penghujan telah tiba, pemandangan di sini akan terlihat jauh lebih hijau dan sejuk.

pulau panjang jepara

Gazebo miring itu mestinya segera diperbaiki, yang saya kira bukan hal yang sulit, mengingat Jepara adalah daerah yang kaya karena banyaknya industri kreatif yang maju dan berkelas.

pulau panjang jepara

Dermaga utama Pulau Panjang di depan gerbang Selamat Datang ini juga sudah waktunya diperbaiki dan dipercantik untuk memberi kesan yang baik serta memberi keamanan bagi pengunjung.

pulau panjang jepara

Tiang dermaga juga sudah mulai menua, dan sebagian sudah terkelupas. Demikian juga dengan balok-balok kayunya yang telah menua. Perhatian lebih besar harus diberikan oleh pemerintah setempat untuk mengembangkan Pulau Panjang agar menjadi kawasan wisata berkelas.

pulau panjang jepara

Tatanan bambu untuk menjaring ikan seperti ini meskipun terlihat eksotis namun perlu dibatasi dan dikendalikan jumlahnya dengan ketat agar tidak merusak lingkungan dan pemandangan.

pulau panjang jepara

Hal yang patut diapresiasi adalah tersedianya jaket pelampung dalam jumlah yang cukup banyak di dalam perahu. Hanya saja pengawas Pantai Kartini harus memastikan bahwa jumlah jaket sesuai dengan kapasitas maksimal perahu.

pulau panjang jepara

Pemandangan pada Kura-kura Ocean Park dan gazebo saat perahu mendekati dermaga Pantai Kartini. Sekitar satu jam waktu yang kami habiskan sejak meninggalkan pantai hingga kembali lagi ke tempat semula.

pulau panjang jepara

Pemandangan pada mercusuar Pulau Panjang dan pantai pasir putihnya di belakang sana dengan latar depan pendopo beratap tumpang yang ada di Pantai Kartini.

pulau panjang jepara

Keindahan serta elegannya bangunan kura-kura serta pendopo di Pantai Kartini ini, mesti dibarengi dengan keindahan yang sama di Pulau Panjang. Sayang jika pesona pulau yang indah itu kurang diperhatikan pengembangan fasilitasnya.

pulau panjang jepara

Selain menikmati Pantai Kartini yang cukup elegan, Pulau Panjang menjadi alternatif wisata yang sangat baik bagi pengunjung yang tak cukup waktu untuk berkunjung ke Pulau Karimunjawa. Apalagi jika laut sedang tidak ramah, Pulau Panjang bisa menjadi pengobat kecewa bagi pejalan yang tak bisa pergi ke Karimunjawa.

pulau panjang jepara

Info Jepara

Hotel di Jepara, Tempat Wisata di Jepara, Peta Wisata Jepara.

Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Follow aroengbinang ! Bagikan ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Telegram, Email. Print!.