Lautan Pasir Gunung Bromo Probolinggo

Lautan Pasir Gunung Bromo Probolinggo atau Pasir Berbisik Bromo adalah hamparan pasir luas indah yang berada di sekitar Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur. Nama sebutan Pasir Berbisik itu tampaknya diberikan setelah sebuah film populer dengan judul sama menggunakan lokasi itu sebagai tempat pengambilan gambar beberapa tahun berselang.

Badai pasir ringan yang sesekali datang menerpa di Lautan Pasir Gunung Bromo Probolinggo tidak mengganggu selera kami untuk terus menikmati pemandangan yang indah, dengan bentuk-bentuk karang unik, dan langit biru jernih yang mempesona. Bulan kunjung yang baik jika hendak ke Bromo adalah sekitar bulan Juni-Agustus, saat lebih kecil kemungkinannya turun hujan.

Begitu pun cuaca hari-hari ini sudah sulit diprediksi, karena belakangan hujan bisa turun sekehendaknya dan terang langit juga susah diduga. Namun ada baiknya mengecek ramalan cuaca, meski selalu ada kemungkinan terjadi penyimpangan dari apa yang telah diramalkan. Jika pun tak turun hujan, kadang juga perlu keberuntungan saat berkunjung ke Bromo, lantaran pagi bisa berawan kelabu yang membuat kelam suasana.

lautan pasir gunung bromo probolinggo
Bebatuan dan karang tersebar secara acak di beberapa titik di atas hamparan Lautan Pasir Gunung Bromo Probolinggo yang menambah keindahan pemandangan di sepanjang cakrawala dan bisa memberi perlindungan pengunjung terhadap badai pasir yang bibitnya sudah mulai terlihat di sebelah sana.

Pada tebing di ujung lautan pasir ini terdapat torehan berbentuk petir dengan lekuk yang tajam. Tak terlihat ada lagi lekuk seperti itu di bidang tebing yang berada di sisi sebelah kiri maupun yang di sebelah kanannya. Tak jelas benar apakah bentuk yang menyerupai kanal curam itu adalah buatan manusia untuk membuang kelebihan air hujan, atau memang alam yang menciptakannya.

lautan pasir gunung bromo probolinggo
Toyota Hard-Top yang kami gunakan untuk menjelajahi lautan pasir dan beberapa tempat lain di sekitar daerah Pegunungan Tengger yang eksotis itu. Mobil ini merupakan salah satu simbol penting daerah Bromo selama bertahun-tahun, selain kuda dan hawa dingin yang menusuk sampai ke dalam tulang.

Meski umurnya sudah sangat tua, namun mobil yang kami tumpangi masih tangguh dan tak bawel ketika tengah bertugas membawa kami mendaki lereng gunung berkerikil dengan kemiringan cukup tajam di pagi buta, mengarungi lautan pasir Gunung Bromo, dan belakangan menjelajah savana yang kering lantaran musim kemarau yang berkepanjangan.

lautan pasir gunung bromo probolinggo
Meski badai pasir kecil sudah mengancam di belakang sana, namun teman-teman masih saja asik berfoto dan malah menggunakan kabut pasir sebagai latar foto. Tak perlu waktu lama sampai badai pasir itu menghampiri dan membuat suasana kacau, dan memaksa kami mencari perlindungan seadanya sambil menutup kepala dan kamera rapat-rapat.

Meski tak lama, namun berada di tengah badai pasir di Lautan Pasir Gunung Bromo Probolinggo memberi kesan tersendiri. Sukur tak ada yang rusak atau terluka, karena memang pasir, bukan batu, yang menghantam kami. Mungkin pada saat itulah Pasir Berbisik Bromo menyapa kami. Jika anda pergi ke sana, mintalah ke pengemudi untuk membawa anda ke lokasi yang paling populer untuk melakukan pemotretan, meski ada baiknya berhenti di beberapa tempat berbeda.

lautan pasir gunung bromo probolinggo
Karang Garuda, begitulah saya memberi nama pada sebuah batu karang yang mirip dengan kepala burung Garuda raksasa dan seolah menjadi penjaga kawasan ini. Hemat saya, karang ini adalah spot terindah yang ada di Lautan Pasir Gunung Bromo Probolinggo. Semoga saja batu karang ini masih ada setelah letusan hebat Gunung Bromo yang berlangung berulang kali.

Saat kami ke lautan pasir Bromo itu adalah bertepatan dengan penyelenggaraan festival Jazz Gunung yang pertama di Java Banana, Bromo. Jazz Gunung yang kedua diselenggarakan di tempat yang sama pada tanggal 3 Juli tahun berikutnya dengan menampilkan lebih banyak artis, seperti gitaris kondang Balawan dan Syaharani. Sayang festival itu sepertinya tak berlanjut. Jika demikian, semoga saja ada festival seni budaya lainnya di tempat yang elok ini.

Lautan Pasir Bromo Probolinggo

Alamat : Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur. Lokasi GPS : -7.947091, 112.974955, Waze. Rujukan : Tempat Wisata di Probolinggo, Peta Wisata Probolinggo, Hotel di Bromo . Hotel di Probolinggo.

Author : . Updated :
Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman yang senang tempat bersejarah dan panorama elok.

Kirim ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Email. Subscribe. .

Versi Mobile | Kembali ke atas