Ketep Pass Magelang

November 15, 2019. Label:
Ketep Pass Magelang saya datangi sebelum berkunjung ke Kaliadem, beberapa saat setelah meninggalkan Candi Mendut beberapa tahun lalu. Jalan menuju Ketep Pass dari arah Kota Magelang sejauh sekitar 30 km ini cukup mulus dan tak membosankan, dengan pemandangan sawah dan ladang hijau subur di sepanjang jalan yang berkelok dan menanjak.

Ketika kami turun dari kendaraan di areal parkir Ketep Pass yang cukup luas, hawa dan angin pegunungan yang dingin pun langsung menyergap kulit. Hawa itu sangat terasa menggigit karena saya tidak memakai jaket atau baju tebal untuk melindungi tubuh dari hawa dingin. Maklum ini kunjungan saya yang pertama ke Ketep Pass.

Cara yang paling efektif untuk menyelamatkan tubuh dari serbuan hawa dingin yang menusuk tulang adalah dengan masuk ke dalam Gedung Ketep Vulcano Theatre dan atau masuk ke dalam Museum Vulkanologi Ketep Pass. Selain hawa di dalam gedung terasa lebih hangat, tak ada pula angin gunung yang menampar wajah dan tubuh dengan suhunya yang menggigit.

ketep pass magelang

Dari Ketep Pass, Gunung Merapi tampak lamat-lamat di kejauhan dan mulai diselimuti kabut, awan dan asap yang tebal. Tidak berapa lama kemudian Gunung Merapi pun hilang sama sekali dari pemandangan. Sayang sekali cuaca tidak begitu bersahabat ketika saya berada di sana.

Awan dan kabut menyelimuti udara dan menghalangi pemandangan pegunungan yang seharusnya sangat indah dilihat dari Ketep Pass ini. Berkunjung ke tempat seperti ini memang sering untung-untungan. Jika saja datang setelah hujan lebat yang menghabiskan awan kelabu tentu langit akan biru bersih dan cerah.

Sesaat setelah memasuki gedung di dalam kompleks Ketep Pass dari arah belakang, terlihat sekelompok pelajar tengah mengamati poster yang dipasang pada sebuah dinding. Poster itu merupakan bagian dari koleksi Museum Vulkanologi Ketep Pass yang luasnya bangunannya mencapai sekitar 550 m2.

Ketep Pass berada di Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Magelang, diantara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Dari Ketep Pass, jika cuaca bersahabat, pengunjung bisa melihat keindahan alam pegunungan, meneropong Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro - Sumbing, Gunung Tidar, dan Kota Magelang, serta menikmati hawa perbukitan.

ketep pass magelang

Di Gedung Ketep Vulcano Theatre pengunjung bisa melihat film dokumenter tentang aktivitas Gunung Merapi, jalur pendakian, dan dokumentasi Gunung Merapi, termasuk diantaranya Puncak Garuda. Saya sempat masuk ke dalam ruangan teater Ketep Pass dengan kapasitas tempat duduk 78 kursi ini.

Di sisi kanan Gedung Ketep Vulcano Theatre terdapat patung burung garuda dengan sayap mengembang berdiri di atas karang buatan. Mungkin ada kaitannya dengan puncak Garuda Gunung Merapi. Ketep Pass Magelang yang memiliki panorama daerah perbukitan indah ini diresmikan oleh Megawati pada 17 Oktober 2002.

Pada sebuah sisi dinding Museum Vulkanologi Ketep Pass, dipasang sebuah poster besar yang menunjukkan foto batuan andesit berukuran besar yang merupakan puncak tertinggi yang ada di Gunung Merapi. Entah siapa yang pertama kali memberinya nama, namun puncak itu dikenal dengan nama Puncak Garuda.

Ketep Pass yang berada pada ketingggian 1200 mdpl ini cuacanya memang tak bisa diduga, sehingga mengunjungi Ketep Pass memang tampaknya tidak bisa sebentar, dan harus sabar menunggu sampai langit benar-benar bersih. Semoga saja anda lebih beruntung dari saya saat berkunjung ke tempat wisata dengan panorama yang sangat indah ini.

Sayang sekali setelah letusan dahsyat Gunung Merapi beberapa tahun yang lalu, Puncak Garuda Gunung Merapi itu pun ikut lenyap, dan ketinggian puncak Gunung Merapi diperkirakan menyusut sampai sekitar 100 meter. Entah bernama puncak apa lagi yang kemudian menjadi puncak tertinggi Gunung Merapi ini.

Tiga anak pelajar sekolah tampak tengah mengamati miniatur Gunung Merapi di dalam Museum Vulkanologi Ketep Pass. Di dalam Museum Vulkanologi Ketep Pass ini disediakan juga komputer interaktif yang berisi dokomen yang berkaitan dengan gunung api, seperto contoh batuan hasil letusan Gunung Merapi.

Kunjungan semacam ini bisa memberi inspirasi dan menanamkan bibit imajinasi bagi anak-anak, yang suatu saat nanti berkembang menjadi kegemaran untuk menjelajah alam dan pegunungan. Banyak yang kemudian melakukannya hanya sebagai kesenangan, namun ada sebagian kecil akan mendalami ilmunya yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.

Sebagai negara kepulauan yang sangat kaya dengan gunung berapi aktif, sehingga sampai dikenal dengan sebutan ring of fire, adalah sangat penting bagi kita untuk mempelajari dan memahami perilaku gunung berapi seperti Gunung Merapi ini. Pengetahuan ini akan sangat bermanfaat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa saat terjadi letusan.

Agak jauh di sebelah kanan terdapat area yang disebut Panca Arga, yang berarti Lima Gunung, dengan dua buah gazebo dan dek pengamatan yang dilengkapi dua buah teropong untuk melihat Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing dan Gunung Slamet. Pengunjung juga bisa melihat Gunung Tidar, Gunung Andong, Gunung Pring, Perbukitan Menoreh, serta Bukit Telomoyo.

Ketep Pass Magelang

Alamat : Jl Blabak - Boyolali Km 16 Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Magelang. Telp 0293-5527930. Lokasi GPS : -7.4947389, 110.3814089, Waze. Harga tiket masuk : Rp 7.000 per orang, wisman US$ 3.

Galeri Foto Ketep Pass Magelang

Tiga anak pelajar sekolah tampak tengah mengamati miniatur Gunung Merapi di dalam Museum Vulkanologi Ketep Pass. Di dalam Museum Vulkanologi Ketep Pass ini disediakan juga komputer interaktif yang berisi dokomen yang berkaitan dengan gunung api, seperto contoh batuan hasil letusan Gunung Merapi.

ketep pass magelang

Pada sebuah sisi dinding Museum Vulkanologi Ketep Pass, dipasang sebuah poster besar yang menunjukkan foto batuan andesit berukuran besar yang merupakan puncak tertinggi yang ada di Gunung Merapi. Entah siapa yang pertama kali memberinya nama, namun puncak itu dikenal dengan nama Puncak Garuda.

ketep pass magelang

Pemandangan perbukitan dengan lereng terasering menjadi salah satu hiburan bagi pengunjung Ketep Pass meskipun tidak bisa melihat pemandangan lima gunung lantaran cuaca yang kurang bersahabat lantaran kabut putih pekat sudah turun. Di latar depan terdapat sekelompok rumah cukup rapi yang sepertinya adalah hotel.

ketep pass magelang

Sekelompok pelajar tampak tengah mengamati sejumlah poster yang dipasang pada dinding gedung Museum Vulkanologi Ketep Pass yang luas gedungnya mencapai sekitar 550 m2.

ketep pass magelang

Maket Gunung Merapi dilihat dari sisi yang berbeda. Jalur-jalur pendakian Gunung Merapi bisa dilihat di Museum Vulkanologi Ketep Pass ini. Selain dokumentasi foto juga dipamerkan contoh batuan yang ditemukan di Gunung Merapi.

ketep pass magelang

Pada sebuah sisi dinding Museum Vulkanologi Ketep Pass, saya melihat seorang anak perempuan tengah berpose di depan poster besar yang menunjukkan foto batuan andesit berukuran besar yang merupakan puncak tertinggi Gunung Merapi. Puncak itu dikenal dengan nama Puncak Garuda.

ketep pass magelang

Di sisi kanan Gedung Ketep Vulcano Theatre terdapat patung burung garuda dengan sayap mengembang berdiri di atas karang buatan. Mungkin ada kaitannya dengan puncak Garuda Gunung Merapi. Ketep Pass Magelang yang memiliki panorama daerah perbukitan indah ini diresmikan oleh Megawati pada 17 Oktober 2002.

ketep pass magelang

Kontur perbukitan subur di Ketep Pass serta perbukitan di sebelah sana merupakan pemandangan yang mengesankan. Tanah perbukitan yang subur tidak lepas dari "jasa" Gunung Merapi yang secara berkala menyemburkan debu vulkaniknya saat terjadi letusan. Debu yang kemudian menjadi tanah vulkanik itu akan menjadi tanah subur setelah lima tahun.

ketep pass magelang

Ketep Vulcano Theatre dengan ruang pandang kaca di bagian atasnya, prasasti yang ditulis pada batu besar di samping gedung, serta patung garuda di atas menara batu yang cukup tinggi. Menginap di Ketep Pass menjadi pilihan yang baik jika ingin lebih puas menikmati suasana di sini.

ketep pass magelang

Area yang disebut Panca Arga, yang berarti Lima Gunung, dengan dua buah gazebo dan dek pengamatan yang dilengkapi dua buah teropong, dimana pengunjungan bisa melihat Lima Gunung yaitu Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing dan Gunung Slamet.

ketep pass magelang

Penampakang Gunung Merapi ketika masih belum tertutup oleh awan dan kabut putih yang pekat. Penampakan ini sekarang sudah berubah lantaran fotonya diambil sebelu meletus dahsyat sebanyak beberapa kali. Lereng perbukitan yang subur adalah berkah dari hujan abu vulkanik yang jatuh beberapa waktu sebelumnya.

ketep pass magelang

Pemandangan ketika puncak Gung Merapi sudah sayup-sayup terlihat, namun masih ada penampakannya mesji sangat tipis. Area seperti Ketep Pass ini mungkin sangat baik jika dibuat Gondola untuk menikmati panorama perbukitan hijau yang elok di sana.

ketep pass magelang

Sisi lain pada area lembah dan perbukitan di bagian sebelah kanan Ketep Pass. Semakin banyak lahan yang digarap oleh penduduk, semakin berbahaya bagi kelestarian lingkungan, jika tidak secara bersama-sama menerapkan disiplin keras dalam menjaga rasio lahan garapan dan lahan terbuka hijau untuk serapan air dan penyerap karbon.

ketep pass magelang

Pandangan tegak pada sepotong area lembah dan perbukitan yang sebagian telah menjadi lahan garapan penduduk. Datang perginya pamong desa dan pejabat di tingkat kecamatan dan di atasnya menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga konsistensi kebijakan konservasi alam di lereng Gunung Merapi seperti ini.

ketep pass magelang

Foto lainnya pada foto Puncak Garuda Gunung Merapi yang dipajang di Museum Vulkanologi Ketep Pass. Beruntung foto ini sempat diambil sebelum letusan Gunung Merapi melenyapkan batu gunung yang legendaris ini.

ketep pass magelang

Pandangan yang lebih dekat lagi, meskipun tidak begitu tajam resolusinya. Yang saya bayangkan adalah bagaimana proses kejadian batu Garuda ini, apakah lava-nya jatuh dari langit setelah terlontar dari kawah Gunung Merapi saat meletus, atau justru lavanya keluar dari bawah, menumpuk, dan lalu membeku.

ketep pass magelang

Foto lainnya saat seorang gadis kecil difoto di depan poster Puncak Garuda. Foto ini diambil beberapa tahun yang lalu, jadi mestinya gadis kecil ini sekarang sudah beranjak remaja usianya.

ketep pass magelang

Museum Vulkanologi Ketep Pass di sebelah kanan dengan dek pandang di belakang atasnya yang dilengkapi dengan sejumlah gazebo, yang meski tak cukup untuk berlindung dari tempias air ketika hujan turun namun cukup lumayan untuk duduk-duduk dan berteduh jika sinar matahari agak ganas panasnya.

ketep pass magelang

Batu buatan yang bentuknya dibuat menyerupai Puncak Garuda dari Gunung Merapi, dilengkapi dengan patung Garuda dengan sayap mengembang penuh di puncaknya. Meski Puncak Garuda telah lenyap, namun batu ini masih tetap ada sebagai pengingatnya.

ketep pass magelang

Seorang pengunjung tampak tengah berjalan melintas di jalan setapak yang ada di bawah Puncak Garuda tiruan dengan latar lembah dan perbukitan yang terlihat hijau berseri.

ketep pass magelang

Beberapa orang pengunjung tampak tengah menikmati kebersamaan dengan berbincang di pinggiran dek pandang yang ada di belakang gedung Meuseum Vulkanologi Ketep Pas yang dilengkapi dengan beberapa gazebo dan payung peneduh di sejumlah titiknya.

ketep pass magelang

Info Magelang

Peta Wisata Magelang, Tempat Wisata di Magelang, Hotel di Magelang.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑