Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur

January 02, 2020. Label:
aroengbinang.com -
Akhirnya saya bisa berkunjung ke Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur atau Taman Waduk Ria Rio yang berada persis di tepian Waduk Ria Rio. Taman ini sempat menjadi buah bibir masyarakat Jakarta khususnya, selain Waduk Pluit dan Blog G Pasar Tanah Abang, lantaran menjadi salah satau jejak kerja Gubernur DKI Joko Widodo waktu itu. Taman ini bisa diakses dari Kayu Putih - Pulo Mas atau dari Bypass.

Saat itu kami datang dari arah Jatinegara melewati bypass atau Jl Ahmad Yani, memutar di lampu merah Cempaka Putih melalui jalan layang kembali ke arah Jatinegara, lalu masuk ke jalan pertama ke arah kiri. Gerbang Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur masih sederhana, dijaga oleh petugas keamanan. Normalisasi Waduk Ria Rio saat itu masih belum selesai, dan fasilitas taman masih harus diawasi.

Di sisi barat Waduk Ria Rio telah ditanami batang-batang pohon yang dalam 5-10 tahun akan menjadi hutan kota. Bangau putih yang mencari makan di pinggiran Waduk Ria Rio juga menjadi pemandangan yang bisa dinikmati. Taman wisata keluarga yang murah di Jakarta Timur yang memakai konsep terasering untuk menangkal banjir ini selesai akhir 2015.

taman kota ria rio jakarta
Di Taman Kota Ria Rio ada sebuah pohon besar tinggi yang belum lebat daunnya dan masih disangga batang bambu. Nama pohonnya Baobab (Adansonia digitata), pohon berusia panjang yang batangnya menyimpan air, sedangkan buah dan daunnya berkhasiat dan untuk bumbu masakan.

Pohon yang megah ini kabarnya bisa mencapai ketinggian hingga 30 meter dengan diameter batang 7 meter. Luar biasa besar dan tinggi. Taman yang menjadi paru-paru kota ini adalah satu bukti kerja cepat dan nyata Joko "Jokowi" Widodo semasa menjabat sebagai Gubernur DKI yang belum lagi dua tahun.

Melangkahkan kaki beberapa puluh ayunan kami sampai di bundaran, dimana dipasang bangku-bangku Jokowi melingkar. Sebelum sampai ke bundaran terlihat tengara Wifi, serta tengara nama tanaman yang dibuat bagus dan deskriptif. Di Taman Waduk Kota Ria Rio Jakarta Timur memang telah disediakan Wifi gratis oleh Pemprov DKI Jakarta dengan katasandi "pulomasjaya".

Ada Jalur pedestrian dengan paving blok yang cukup lebar telah dibuat rapi, menghubungkan area di sekitar parkiran dengan ujung Taman Kota Ria Rio Jakarta di sebelah sana. Di sepanjang jalan di dalam taman ini terdapat sejumlah titik dimana disediakan "Bangku Jokowi" yang rangkanya besi cor dan alas duduk serta alas punggung terbuat dari susunan bilah kayu.

Melangkah lagi lebih jauh kami sampai di ruang terbuka di tepian waduk yang berbentuk setengah lingkaran, dibatasi tanaman di sepanjang bibir waduk. Tempat ini cocok untuk pertunjukan musik unplug. Taman Suropati sudah yang bermain musik di akhir pekan, mungkin belum ada yang bermain musik di taman ini.

Berjalan lagi mengikuti trek di Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur kami menjumpai pohon Baobab lainnya, dan yang satu ini benar-benar unik dan sangat elok, ditanam di atas gunungan. Pohon ini sudah tua ketika dipotong dan ditumbuhkan lagi, sehingga batang bawahnya berdiameter besar sedangkan batang atasnya kecil dan demikian pula ranting-rantingnya.

Lebih jauh lagi ke dalam sana akan dijumpai sebuah gerumbul dengan tanaman Melati Jepang yang tumbuh rapat dan subur dan telah pula berbunga banyak. Agak ke belakang terlihat beberapa jenis anggrek dengan bunga dominan putih dan merah telah pula kembang. Bagian ini merupakan bagian taman yang sejauh ini sudah terlihat sangat sedap dipandang mata. Ada prasasti yang menandai peresmian taman yang dilakukan pada 13 November 2013 di awal area ini. Selain itu ada pula tanaman Bunga Melati Gambir yang juga telah berbunga harum, serta Palem Bismarkia yang batangnya tak terlalu tinggi dengan cabang panjang dan daun melebar, cocok untuk taman seperti ini.

Selain Baobab, ada juga pohon peneduh taman dan rumah Yang Liu (Salix babylonia) dengan daun melambai yang batangnya bisa dipakai sebagai bahan baku mebel. Ketapang Kencana (Bucida molineti) juga ada, dengan tajuk berlapis, tingginya bisa mencapai 3m, lebar 1,5 m, dan lazim digunakan sebagai tanaman hias, tanaman pelindung, serta bahan pembuat perahu.

Kondisi Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur saat ini mestinya sudah lebih baik dan tanaman serta pepohonan di sana juga seharusnya sudah jauh lebih rimbun dan teduh dari yang terlihat pada foto. Kita mengapresiasi dibuatnya taman kota yang elok seperti ini. Taman yang menjadi paru-paru kota dan resapan air, serta tempat warga bercengkerama dan berolah raga.

Informasi Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur

Alamat : Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Lokasi GPS : -6.170713, 106.878683, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : sepanjang hari dan malam. Harga tiket masuk : gratis.

Galeri Foto Taman Kota Waduk Ria Rio

Mohon maklum jika foto agak lambat munculnya.

Jalur pedestrian hingga ke ujung Taman Kota Ria Rio Jakarta. Di sejumlah titik disediakan "Bangku Jokowi" dengan rangka besi cor dan alas duduk serta alas punggung dari bilah kayu.

bangku jokowi taman kota ria rio jakarta

Setelah beberapa puluh ayunan terdapat bangku-bangku Jokowi dalam posisi melingkar, dengan melewati tengara Wifi gratis, serta tengara nama tanaman yang informatif. Kata sandi Wifi adalah "pulomasjaya".

wifi gratis taman kota ria rio jakarta

Ada lumayan banyak kupu-kupu di Taman Kota Ria Rio, yang bisa lebih banyak lagi jika tanaman bebungaannya ditambah lagi.

Di Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur ada pohon Baobab satu lagi yang benar-benar unik dan elok, ditanam di atas bukit buatan. Pohon tua itu dipotong dan ditumbuhkan lagi, sehingga batang bawahnya besar dan batang atasnya kecil saja.

pohon baobab taman kota ria rio jakarta

Bagian awal Taman Kota Ria Rio Jakarta Timur dengan Waduk Ria-Rio terlihat di ujung sana. Bakal hutan kota yang padat dan rimbun berada di sisi kiri waduk, atau sisi Barat Waduk Ria Rio (tak tampak pada foto). Sekelompok bangau putih saya jumpai beterbangan di pojok waduk di sisi ini.

hutan kota taman kota ria rio jakarta

Jalur pedestrian dengan tatanan paving blok yang cukup rapi dan nyaman ditapaki terlihat pada foto ini. Lampu penerangan taman dan kursi-kursi taman yang nyaman sudah terpasang di banyak tempat, memberi kemudahan bagi para pengunjung.

kursi taman kota ria rio jakarta

Nama dan penjelasan yang dipasang di bawah pohon Palem Bismarkia. Tengara tanaman ini terlihat berkelas dan rinci, sangat membantu pejalan untuk memahami dan mengapresiasi pepohonan dan tumbuhan yang ditanam di Taman Kota Waduk Ria Rio.

palem bismarkia taman kota ria rio jakarta

Tanda Wifi Zone di Taman Kota Ria Rio seperti pada foto terlihat ada di beberapa titik di area sekitaran taman. Wifi yang dipasang oleh Pemprov DKI Jakarta ini merupakan wifi berkecepatan tinggi.

wifi zone taman kota ria rio jakarta

Sejumlah pohon palem tampak ditanam di tepian waduk. Rerumputan di sekitar taman sudah tumbuh dengan subur, meski perlu perawatan karena adanya rumput liar yang cukup banyak.

pohon palem taman kota ria rio jakarta

Tepian waduk tidak dipagar beton namun diberi pagar hidup berupa tanaman sejenis bakung yang terlihat tumbuh subur dan sangat rapat, sebagian berbunga elok berwarna kuning merah.

bunga bakung taman kota ria rio jakarta

Bundaran pertama Taman Kota Waduk Ria Rio yang dikelilingi pepohonan yang bakal sangat rindang dalam 5-10 tahun mendatang, dilengkapi dengan bangku-bangku Jokowi yang elegan dan sangat nyaman.

bangku jokowi taman kota ria rio jakarta

Selain di Taman Kota Ria Rio dan sejumlah taman kota Jakarta lainnya, bangku Jokowi yang elegan dan enak ini juga telah dinikmati warga Jakarta di sepanjang jalan protokol Jakarta.

bangku jokowi taman kota ria rio jakarta

Ruang terbuka, semacam mini amfiteater, di tepian waduk yang berbentuk setengah lingkaran, dibatasi tanaman hijau rimbun berbunga merah kuning di sepanjang bibir waduk. Tempat yang cocok untuk pertunjukan musik unplug di hari libur.

mini amfiteater taman kota ria rio jakarta

Area terbuka di tepi waduk itu berbentuk setengah lingkaran dengan tiga trap-trapan di tepiannya. Mungkin suatu ketika nanti bisa menjadi semacam amfiteater mini.

amfiteater mini taman kota ria rio jakarta

Pohon peneduh taman dan rumah Yang Liu (Salix babylonia) dengan daun melambai-lambai yang batangnya bisa dipakai sebagai bahan baku mebel ikut mempercantik Taman Kota Ria-Rio.

pohon yang liu taman kota ria rio jakarta

Saat itu belum ada area khusus untuk bermain bagi anak-anak, meski tetap masih menyenangkan karena area hijaunya yang luas. Pohon peneduh yang belum lagi mencukupi membuat agak kurang nyaman bagi anak selagi matahari masih bersinar. Mudah-mudahan sekarang sudah jauh lebih teduh.

taman kota ria rio jakarta

Perbukitan buatan di Taman Kota Ria Rio dengan pohon Baobab di puncaknya. Pohon ini merupakan pohon yang paling unik dan paling menarik di taman kota ini.

pohon baobab taman kota ria rio jakarta

Penjelasan tentang Baobab, pohon yang sangat mengesankan ini, lantaran bisa tumbuh setinggi 30 meter dengan diameter batang mencapai 7 meter. Entah berapa tahun untuk mencapai ukuran itu.

pohon baobab taman kota ria rio jakarta

Papan penjelasan bagi tanaman Ketapang Kencana (Bucida molineti). Bagi yang pernah belajar Biologi, tentu bisa melihat adanya kesalahan penulisan nama Latin pada papan itu.

ketapang kencana taman kota ria rio jakarta

Tanaman Bunga Melati Jepang yang rimbun dan telah berbunga di Taman Kota Ria-Rio. Agak ke belakang kiri sana adalah tengara peresmian taman ini yang berlangsung pada 13 November 2013.

bunga melati jepang taman kota ria rio jakarta

Di sisi sebelah kanan, pada gerumbul tanaman perdu yang sama dengan foto sebelumnya, ada juga kelompok bunga Melati Gambir yang daunnya berwarna lebih hijau dan bunganya berwarna putih.

bunga melati gambir taman kota ria rio jakarta

Tanaman Melati Jepang yang tumbuh rapat dan subur dan telah pula berbunga banyak. Agak ke belakang ada beberapa jenis anggrek dengan bunga dominan putih dan merah telah pula berkembang.

melati jepang taman kota ria rio jakarta

kupu-kupu taman kota ria rio jakarta

Seekor kumbang hijau tengah hinggap di tangkai bunga yang sudah layu. Jika pepohonan sudah mulai lebat daunnya, burung-burung akan senang bercengkerama di tepian Waduk Ria Rio ini.

kumbang hijau taman kota ria rio jakarta

Anggrek Merah dari jenis Dendrobium yang telah berbunga subur di Taman Kota Waduk Ria Rio. Ada pula anggrek yang berwarna kuning dan putih.

anggrek merah dendrobium taman kota ria rio jakarta

Bunga Anggrek sejenis Dendrodium putih menambah keelokan pemandangan di Taman Kota Waduk Ria Rio, Jakarta Timur.

dendrodium putih taman kota ria rio jakarta

Seekor kupu-kupu tampak tengah beristirahat dengan menempelkan kakinya pada punggung bawah sebuah daun. Keberadaan tanaman dan bunga selalu mengundang serangga dan kupu-kupu, yang entah datang dari mana.

kupu-kupu taman kota ria rio jakarta

Seekor kupu-kupu dengan sayap dan badan berwarna kecoklatan halus tampak tengah hinggap pada setangkai kembang putih dengan bintik merah muda di tengahnya.

kupu-kupu taman kota ria rio jakarta

Bangku-bangku dibuat dari batu besar yang dipapas rata dan licin di permukaannya, bisa menjadi tempat duduk bagi warga ketika berkunjung ke taman kota ini.

bangku batu taman kota ria rio jakarta

Permukiman warga di sisi lain waduk yang saat itu masih berdiri. Mestinya saat ini sudah tidak ada lagi permukiman penduduk di sekitar Waduk Ria-Rio jika rusun yang disediakan untuk mereka telah siap dibangun.

waduk ria rio jakarta

Kelok jalan pedestrian yang saya ambil fotonya pada saat melangkahkan kaki menuju ke tempat parkir di ujung sana. Tempat sampah juga tersebar cukup banyak di taman. Tinggal kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya.

pedestrian taman kota ria rio jakarta

Besarnya batang pohon Baobab di Taman Kota Ria-Rio bisa diperbandingkan dengan ukuran orang yang terlihat sedang berada di sebelahnya. Batang atas pohon ini mungkin telah menjadi mebel di rumah orang kaya.

pohon baobab taman kota ria rio jakarta

Bangau putih yang tengah mencari makan di pingir Waduk Ria Rio beterbangan ketika melihat saya mendekat dari jauh. Bakal hutan kota yang lebat terlihat di latar belakang.

bangau putih taman kota ria rio jakarta

Bangau putih terbang di tepian waduk yang saat itu masih tumbuh tanaman air liar, mungkin sejenis eceng gondok, dan ada pula lapisan kotoran yang cukup lebar. Mestinya kondisi saat ini sudah jauh lebih rapi dan bersih.

eceng gondok taman kota ria rio jakarta

Bobot badan burung bangau yang ringan membuat mereka bisa berdiri dengan tenang di atas dedaunan tumbuhan liar yang mengambang di atas permukaan air Waduk Ria-Rio.

burung bangau taman kota ria rio jakarta

Trek pedestrian di Taman Kota Waduk Ria Rio yang ditata dengan apik, dilengkapi dengan bangku-bangku Jokowi dan tempat sampah yang bersih dan jumlahnya lumayan banyak.

pedestrian taman kota ria rio jakarta

Panorama Taman Kota Waduk Ria Rio diambil dari area parkir kendaraan. Dengan pemeliharaan yang intens, serta penjagaan yang baik, taman ini telah dan akan menjadi salah satu kebanggaan warga Jakarta, dan menjadi salah satu jejak emas Jokowi di DKI Jakarta.

taman kota ria rio jakarta

Panorama saat matahari sudah mulai rendah ke arah barat, yang diambil beberapa bulan kemudian, memperlihatkan pepohonan yang mulai rindang. Hanya saja penataan taman telah berubah. Saya tak lagi menemukan adanya kebun melati yang serimbun saat pertama kali datang ke tempat ini. Sayang sekali.

senja di taman kota ria rio jakarta

Foto lainnya pada seeokor kupu yang tengah menghisap sari makanan dari bunga elok di Taman Kota Ria Rio. Keberadaan bunga dan kupu-kupu seperti tak terpisahkan.

kupu-kupu taman kota ria rio jakarta

Kupu-kupu dengan warna dominan coklat, putih dan hitam yang tengah beristirahat di sehelai dedaunan. Perjalanan hidup dari bentuk ulat, kepompong, hingga menjadi seekor kupu yang elok merupakan keajaiban dunia kupu-kupu yang mengagumkan.

kupu-kupu taman kota ria rio jakarta

Video Taman Kota Waduk Ria Rio


Info Jakarta

Nomor Telepon Penting, Hotel di Jakarta Timur, Hotel Melati di Jakarta Timur, Peta Wisata Jakarta Timur, Peta Wisata Jakarta, Rute Lengkap Jalur Busway TransJakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta Timur.
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.