Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey Bandung

Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey Bandung ada di daerah Ciwidey, Bandung Selatan, dan merupakan tempat terakhir di area wisata alam itu yang kami datangi. Sebenarnya kami sempat mampir sebentar ke Kampung Strawberry yang masih di daerah Ciwidey juga, beberapa saat setelah meninggalkan Bumi Perkemahan Ranca Upas, namun tak sampai masuk ke bagian dalam areanya.

Kunjungan ke Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey Bandung ini bisa dikatakan agak terlalu singkat. Stamina, dan tingkat "kelaparan" memotret memang cenderung menurun jika mengunjungi beberapa tempat sekaligus dalam sehari. Adanya teman jalan yang saling menyemangati bisa amat membantu.

Di dalam area ini ada juga penangkaran rusa. Pertumbuhan penduduk yang luar biasa di Pulau Jawa memang banyak mendatangkan masalah bagi segala jenis hewan yang pernah hidup di pulau yang sangat subur ini. Sehingga tempat penangkaran semacam ini menjadi salah satu harapan agar hewan terhindar dari kepunahanan.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Tengara Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey Bandung dan Penangkaran Rusa yang dikelola oleh Perhutani. Rusa yang ditangkar di tempat ini adalah jenis Rusa Jawa yang dilindungi. Sesaat kemudian kami melewati salah satu area perkemahan yang jaraknya 500 m dari tepi jalan Ciwidey, dimana sekelompok ibu-ibu tengah menyelenggarakan acara bersama.

Ada beberapa lokasi tapak perkemahan di area terbuka hijau yang luasnya mencapai hingga 215 ha ini. Salah satu tempat perkemahan itu berada di sebuah area yang dikenal sebagai Leuweung Tengah, yang lokasinya berada di tengah hutan lindung. Dari sebuah papan penunjuk saya tahu bahwa di sini juga ada tempat pemancingan, resto dan kendaraan sewa ATV.

Ada sebuah area bernama Tegal Kawani yang merupakan area outbound di Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey, lokasinya berada dalam satu deretan dengan tempat penangkaran rusa Jawa. Akan sangat menyenangkan jika kapan-kapan bisa berkemah di Bumi Perkemahan Ranca Upas ini. Tenda telah tersedia, tinggal sewa saja, ada pula kamar mandi air panas dan air dingin.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Sebuah pemandangan menarik kami lihat di salah satu area perkemahan di kawasan Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey yang jaraknya hanya sekitar 500 m dari tepi jalan utama di Ciwidey, dimana sekelompok ibu-ibu tengah menyelenggarakan sebuah acara yang cukup meriah. Di dekatnya ada tengara yang memperlihatkan petunjuk arah dan apa saja yang berada di kawasan yang banyak digemari orang ini.

Selanjutnya saya berjalan kaki di jalan setapak menuju ke Penangkaran Rusa, dengan panggung pengamatan bagi pengunjung. Tampaknya cukup banyak pengunjung yang ingin melihat, sehingga panggung terlihat cukup panjang. Dari panggung ini pengunjung juga bisa menikmati suasana dengan pemandangan perbukitan di kejauhan. Rusa Jawa berbulu coklat kemerahan, dengan leher, kaki bawah dan pantat berwarna lebih terang. Telinganya ke depan dan berekor pendek. Bumi Perkemahan Ranca Upas memelihara 11 Rusa Jawa, 5 diantaranya betina yang telah melahirkan beberapa bayi rusa. Rusa Jawa lazimnya berkelompok, dipimpin betina tertua yang memberi tahu kelompoknya jika ada bahaya.

Beberapa ekor Rusa Jawa Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey Bandung yang ditangkar di sini berhasil dipancing mendekat dengan wortel oleh Pak Aep, salah satu karyawan yang khusus mengurus Rusa Jawa. Ia sudah mengurus Rusa Jawa ini selama setahun terakhir. Penangkaran di Bumi Perkemahan Ranca Upas bisa menjadi harapan kelangsungan hidup bagi rusa-rusa Jawa ini. Mereka tampak masih agak takut-takut melihat orang asing, namun tidak juga lari menjauh.

Hanya rusa jantan yang bertanduk, dan tanduk pertama berbentuk lurus biasanya tumbuh pada usia 12-14 bulan. Tanduk akan lepas setelah 10 - 12 bulan, dan lalu tumbuh tanduk baru, atau ranggah, yang bercabang tiga. Rusa Jawa (Cervus timorensis) yang ditangkar memiliki panjang 98 - 111 cm dan berat 45 - 50 kg. Dalam keadaan normal Rusa Jawa bisa bertahan hidup sampai berusia 15 tahun. Masa kehamilan rusa betina adalah 6 bulan, dan sebagaimana kebanyakan hewan pelari, anaknya hanya satu.

Kendaraan pribadi dari Jakarta lewat tol Cipularang, ambil jalan keluar 32 menuju Jalan Tol Soroja, lanjut Jl Al-Fathu, di perempatan belok ke Jl Ciputih, di pertigaan ke kiri masuk ke Jl Raya Soreang-Ciwidey. Bus dari Jakarta naik di Kampung Rambutan, Pulau Gadung (Patriot), Lebak Bulus, Kalideres, Tangerang, dan Bogor jurusan Terminal Leuwipanjang Bandung (ongkos sekitar Rp.50.000). Pilihan lain naik travel dari Jakarta - Bandung dengan tujuan terdekat Terminal Leuwipanjang. Dari Terminal Leuwipanjang, naik angkot ELF atau Bus Putra Setia jurusan Bandung — Ciwidey, turun Ciwidey (Rp.6.000). Dari Ciwidey naik angkot Jurusan Ciwidey - Situ Patengan (Rp.6.000) turun di jalan masuk ke Bumi Perkemahan Ranca Upas.

Di lokasi ada juga warung yang menjual mie rebus, jagung rebus, gorengan, dan minuman hangat. Karena suhu sangat dingin pada dini hari, jangan lupa membawa jaket tebal, kupluk, sarung tangan, dan kaos kaki. Di sini juga tersedia villa dengan 3 kamar, aula, perapian, dapur, 1 kamar mandi air panas, dengan sewa Rp. 800.000 per malam.

Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey

Alamat : Jl. Raya Ciwidey - Patengan Km 11, Desa Alam Endah, Kecamatan Ciwidey, Bandung Kabupaten. Telp. 022-7278341. 0853 2000 0743, 0852 2004 2733. Lokasi GPS : -7.137696, 107.393256, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : 07.00-17.00, kemah 24 jam. Wisata Terdekat : Air Panas Walini (1,9 km).

Info Harga Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey

Tiket Masuk (2015)
Perorangan 15.000, Perorangan kemah/malam 12.000, Kolam air panas (water boom) 15.000, Kendaraan Roda 2 2.000, Kendaraan Roda 4 5.000, Kendaraan Roda 6 20.000

Karcis Wahana Out Bound
Bungge Trampolin 15.000, Burma V 15.000 , Elvis Bridge 15.000, Flaying Fox 15.000, Fun Games 75.000, Jembatan Goyang 15.000, Paint Ball 90.000, Sepeda Gunung 10.000/jam

Perlengkapan Kemah
Boking Area 500.000, Tenda Pleton (40 org)/mlm 600.000, Tenda Regu (20 org)/mlm 350.000, Tenda Charly (2-3 org)/mlm 150.000, Tenda Charly (5-7 org)/mlm 300.000, Tenda Roopy ( 12 org)/mlm 350.000, Tenda Vango ( 10 org)/mlm 350.000, Sleeping Bag /mlm 20.000, Extra Bed 70.000, Matras/mlm 10.000, Kayu Bakar/ikat 15.000

Perlengkapan Hiburan
Tenda Pesta Uk.4x6m/hari 600.000, Tenda Panggung Uk.4x6m/hari 700.000, Meja + Taplak Uk 80x1.20cm 40.000, Kursi Chitose 6.000, Organ Tunggal/Music Pop 2.500.000, Paket Karaoke Alam terbuka/ 5 jam 1.500.000, Sound System 1.000.000/7 jam

Penerangan
Genset 5000 Watt (17.00 s/d 07.00) 800.000, Listrik + Instalasi 4 titik+Lampu Sorot 600.000, Petromak 50.000

Galeri Foto Bumi Perkemahan Ranca Upas

Jalan menuju ke area penangkaran Rusa Jawa Bumi Perkemahan Ranca Upas dengan panggung pengamatan yang memanjang dari kiri ke kanan. Di bawah panggung pengunjung bisa melihat rusa lebih dekat dengan memberinya wortel.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Lapangan yang digunakan untuk penangkaran Rusa Jawa Bumi Perkemahan Ranca Upas ini lumayan luas. Akan lebih elok jika tak ada tanah gundul pada lapangan penangkaran ini sehingga pemandangan benar-benar menghijau segar.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Rusa Jawa (Cervus timorensis) yang ditangkar di Bumi Perkemahan Ranca Upas ini biasanya memiliki panjang tubuh 98 – 111 cm dan berat badan 45 – 50 kg. Rusa Jawa berbulu coklat kemerahan, dengan bagian leher, kaki bawah dan pantat biasanya berwama lebih terang. Telinganya menghadap ke depan, dan berekor pendek.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Pandangan lebih dekat pada dua Rusa Jawa yang menengarai adanya orang asing datang di dekat kandang mereka. Itu bisa berarti bahwa mereka telah menandai bahwa adanya orang asing kadang membawa makanan tambahan.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Hanya rusa jantan yang bertanduk, dan tanduk pertama berbentuk lurus biasanya tumbuh pada usia 12-14 bulan. Tanduk akan lepas setelah 10 – 12 bulan kemudian, dan lalu tumbuh tanduk baru, atau ranggah, yang bercabang tiga.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Pandangan dekat pada Rusa Jawa yang terlihat cukup gemuk dan sehat ini. Udara dingin di daerah Ciwidey, cukup jauh dari kebisingan jalan, dan makanan yang cukup bisa membuat mereka betah, meski daerah jelajahnya sangat terbatas.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Meskipun terlihat masih agak malu-malu, beberapa rusa Bumi Perkemahan Ranca Upas ini bergerak mendekat ketika melihat ada wortel di tangan. Rusa Jawa bisa bertahan sampai usia 15 tahun. Masa kehamilan rusa betina adalah 6 bulan, dan sebagaimana kebanyakan hewan pelari, anaknya hanya satu.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Pak Aep yang terlihat pada foto tengah memberi wortel pada rusa. Si bapak yang ramah ini sudah cukup hafal dengan tabiat hewan yang diurusnya. Memelihara satwa, apa pun jenisnya, memerlukan orang seperti Pak Aep ini yang memiliki kepedulian dan kasih sayang, bukan hanya sekedar mengerjakan tugas karena digaji. Oleh karena itu tak jarang terjadi hubungan emosional yang dalam antara satwa dengan pemeliharanya, yang berlangsung dalam waktu sangat lama.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Dua Rusa Jawa Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey yang berhasil dipancing mendekat dengan wortel oleh Pak Aep yang sudah mengurus Rusa Jawa ini selama setahun terakhir. Penangkaran di Bumi Perkemahan Ranca Upas bisa menjadi harapan kelangsungan hidup bagi rusa-rusa Jawa ini. Mereka tampak masih agak takut-takut melihat orang asing, namun tidak juga lari menjauh.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Masih tetap terlihat malu dan ragu karena melihat ada orang asing di sana, namun rusa itu tetap mendekat juga dan membuka mulutnya saat melihat ada wortel di tangan Pak Aep yang menarik perhatiannya.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Area bernama Tegal Kawani yang merupakan area outbound di Bumi Perkemahan Ranca Upas Ciwidey, berada dalam satu deretan dengan tempat penangkaran rusa Jawa. Akan sangat menyenangkan jika kapan-kapan bisa berkemah di Bumi Perkemahan Ranca Upas ini. Tenda telah tersedia, tinggal sewa saja, ada pula kamar mandi air panas dan air dingin.

bumi perkemahan ranca upas ciwidey

Info Bandung

Rute Bandros, Hotel di Ciwidey, Tempat Wisata di Bandung Selatan, Tempat Wisata di Bandung, Peta Wisata Bandung, Hotel Murah di Bandung, Hotel di Bandung
Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac. Kembali ke atas ↑