Foto Taman Bung Hatta 2

Seorang pengemis perempuan yang duduk termangu di jalur pedestrian di sebelah kiri, dan seorang lagi pengemis pria tua yang tertidur kelelahan menunggu derma di sebelah kanan, di bawah Taman Monumen Bung Hatta, mengingatkan saya pada sebuah lirik lagu Konser Rakyat Leo Kristi yang berjudul "Memorial Sudirman"

taman monumen bung hatta bukittinggi

Patung dan monumen yang ada di atas bukit rendah ini memang sepertinya sengaja dibuat jauh dari jangkauan pejalan yang lewat di bawahnya. Hal yang patut disayangkan. Ada baiknya dibuat pengaturan area sehingga pejalan bisa melihat dari jarak yang lebih dekat dengan memindahkan pagar pembatas dengan bangunan gedung utama.

taman monumen bung hatta bukittinggi

Pandangan lebih dekat lainnya pada patung yang menggambarkan sosok Bung Hatta, lengkap dengan gestur tangan dan badannya. Siapa pun yang membuat patung ini, ia telah membuatnya dengan kualitas dan kemiripan yang sangat baik.

taman monumen bung hatta bukittinggi

Sudut pandang yang sedikit ditarik ke sebelah kanan dari foto yang sebelumnya di tempat yang sama. Saya menduga pada awalnya pejalan bisa naik ke atas sana, namun kemudian ada perubahan kebijakan yang membuat taman ini menjadi tertutup untuk umum.

taman monumen bung hatta bukittinggi

Ruang cukup lebar di bagian depan bawah Taman Monumen Bung Hatta, yang memang mestinya disediakan bagi rombongan pelajar dan amsyarakat yang hendak melihat taman dan patung orang yang pernah memberi warna dengan tinta emas bagi negeri ini.

taman monumen bung hatta bukittinggi

©2020 aroengBinang