Foto Makam Srati 1

Pandangan dekat pada nisan dan batuan segi empat yang berada pada tumpukan kubur Den Bagus Sosro. Melihat namanya, maka ia adalah seorang priyayi, yang disebut Sadimeja sebagai priyayi asal Solo.

makam keramat srati kebumen

Kuncen yang berkain sarung, dengan seorang penduduk, berdiri di luar pagar Petilasan Nyai Sukendar, yang berada di tepi jalan Desa Srati, beberapa puluh langkah dari awal undakan ke makam di atas bukit. Menurut Sadimeja, kuncen yang usianya sudah 87 tahun itu, Nyai Sukendar adalah kakak keempat orang yang dimakamkan di atas bukit itu.

makam keramat srati kebumen

Kubur Embah Bekel yang menurut Sadimeja berasal dari Kediri, Jawa Timur, yang juga merupakan leluhurnya. Batu kuburnya kebanyakan juga merupakan batuan alam yang belum dibentuk, namun batu nisannya sudah merupakan batu buatan manusia yang telah berbentuk lazimnya nisan. Bekas bakaran dupa juga ada, meski tidak banyak.

makam keramat srati kebumen

Makam Den Bagus Sosro yang merupakan kubur dengan tumpukan batu yang terbanyak. Berbeda dengan dua kubur sebelumnya, batuan pada kubur ini kebanyakan berbentuk segi empat yang jelas merupakan hasil kerja tangan manusia. Melihat bentuknya, patut diduga bahwa batuan itu merupakan bekas batuan candi atau stana.

makam keramat srati kebumen

Makam Den Bagus Cemeti yang batuan kuburnya kebanyakan merupakan tumpukan batuan alam. Hanya sedikit yang terlihat bekas garapan tangan manusia. Pada nisan bagian kaki yang telah rompal bagian atasnya terlihat ada pahatan menyerupai gapura kecil.

makam keramat srati kebumen

©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.