Foto Makam Kyai Mojo 3

Pemandangan dari puncak perbukitan di kompleks Makam Kyai Mojo yang cukup indah. Menempatkan kubur di tempat yang tinggi mungkin dimaksudkan sebagai penghormatan kepada leluhur, suatu cara pandang yang melekat pada kehidupan masyarakat di Nusantara ini.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Pemandangan dari anak tangga di bagian atas ke arah ujung bawah anak tangga Makam Kyai Mojo. Undakan ini cukup landai sehingga tak terlalu melelahkan untuk mendakinya dan menuruninya.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Pak Ahmad Nurhamidin (alm), yang akrab dipanggil dengan nama Pak Utu dan merupakan keturunan ke-5 dari KH Ahmad Rifa’i, terlihat bersama isterinya, Ibu Sumirah Rifaih, yang saat itu telah menjaga dan merawat Kompleks Makam Kyai Mojo selama lebih dari 25 tahun.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Di perbukitan seberang jalan Makam Kyai Mojo juga terlihat ada sebuah cungkup di bawah rindang pepohonan yang tengah berbunga. Namun saya tak pergi ke sana atau mendapat keterangan tentang cungkup itu.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Sebuah kijing makam dengan nisan berukir motif bunga yang terlihat sudah tua ini berada di sebelah cungkup Makam KH Hasan Maulani.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

©2020 aroengBinang