Foto Makam Kyai Mojo 4

Teman-teman berfoto dengan pak Ahmad Nurhamidin (Pak Utu) dan isterinya Ibu Sumirah Rifaih sesaat sebelum kami meninggalkan Makam Kyai Mojo. Itu adalah perjumpaan kami yang pertama dan terakhir dengan Pak Utu.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Seorang pria menumpang sebuah cikar yang ditarik dua ekor sapi menarik perhiatian saya ketika mereka melintas di jalanan depan Makam Kyai Mojo ketika kami bersiap pergi.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Pandangan lebih dekat pada papan tengara Makam Kyai Mojo dan Makam Pahlawan Nasional KH Ahmad Rifa'i. Melihat foto yang lebih baru, papan tengara makam Kyai Mojo itu sekarang sudah berubah menjadi sebuah gapura paduraksa.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Lita tengah memotret cungkup di atas undakan yang kedua dimana Makam Kyai Mojo berada. Cungkup di sebelah kanan di bawah sana adalah pemberhentian pejalan setelah berhasil melewati undakan pertama yang jumlahnya cukup banyak.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

Sudut pandang lain pada jirat kubur Makam Kyai Mojo yang dikelilingi makam para pengikutnya. Seorang teman seperti ditegur oleh bayang semu ketika berkunjung, mungkin karena datang dengan melewati bawah gerbang lantaran memang dikunci. File foto di kamera juga sempat raib secara ajaib, meski belakangan bisa diselamatkan.

makam kyai mojo minahasa sulawesi utara

©2020 aroengBinang