Foto Makam Kostermans

Kompleks kuburan Belanda di dalam Kebun Raya Bogor dimana jasad Prof Kostermans disemayamkan, sesuai keinginannya. Bisa dimaklumi jia ia ingin selalu berada di tengah kebun raya dengan ribuan tanaman yang mungkin ia tahu satu persatu namanya.



Makam Prof Kostermans yang berbeda bentuknya dengan makam-makam lainnya yang ada di kompleks ini. Tak begitu jelas apa makna bentuk simpang tumpuk seperti itu, namun warnanya jelas menunjukkan warna bendera Kerajaan Belanda, Merah-Putih-Biru. Bagaimana pun ia tak bisa menghapus garis keturunan leluhurnya.



Tulisan pada batu nisan Makam Prof Kostermans di Kebun Raya Bogor berbunyi "Requiescat in Pace, born Dutch in Purworejo on 1 July 1906 Andre Josef Guillaume Henry, died Indonesian in Jakarta on 10 July 1994 Achmad Jahja Goh Hartono KOSTERMANS, Botanist, Philanthropist".



Makam Prof Kostermans adalah satu-satunya makam saat itu dimana ada sisa-sisa bunga segar yang diletakkan di sana, pertanda kuburnya masih ada yang menziarahi. Meski memilih tetap lajang seumur hidupnya, namun beliau memiliki banyak anak asuh, seperti Prof. Dr. Mien Rifai (pakar mikologi) dan Dr. Soegeng Reksodihardjo (pakar botani).



©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.