Foto Gondola Ancol

Kami berputar-putar cukup lama karena ternyata doi lupa jalan ke Gondola itu kemana. Anehnya mobil kami dibawa semakin jauh dari badan air. Lah ini gondola nya dimana sih. Eh ternyata, saudara-saudara, maksudnya itu Gondola Lift alias kereta gantung.



Tapi, wahana ini tidak mengecewakan. Walaupun hanya berfasilitas AC (Angin Cepoi-Cepoi), kereta yang kami naiki sangat nyaman. Masih bagus juga, nampaknya perawatannya baik. Kami dapat menikmati pemandangan sepanjang kawasan Ancol. Sementara ibu bos sibuk foto-foto, saya juga tidak mau ketinggalan. Lumayan pikirku, buat bahan Instagram.



Oh iya, kita hanya bisa naik dari Stasiun A dan C. Stasiun B itu hanya numpang lewat saja. Terdapat dekor bertema perang bintang di stasiun B. Remang-remang cihuy gitu lah. Saya terutama sangat menikmati pemandangan sepanjang pesisir pantai.



Tak terasa kami kembali lagi ke stasiun C dan harus turun. Untungnya janji Ibu Bos untuk traktir dipenuhi oleh beliau. Kebetulan ada restoran AW tepat di bawah Stasiun C. Sayangnya, penderitaan petualangan saya hari itu belum berakhir.



Oh iya, kita hanya bisa naik dari Stasiun A dan C. Stasiun B itu hanya numpang lewat saja. Terdapat dekor bertema perang bintang di stasiun B. Remang-remang cihuy gitu lah. Saya terutama sangat menikmati pemandangan sepanjang pesisir pantai.



Sisi satunya lagi pemandangannya adalah wahana Dufan, tidak instagrammable tapi cukup menghibur melihat pengunjung lain teriak-teriak di atas wahana roller coaster. Tak terasa kami kembali lagi ke stasiun C dan harus turun. Untungnya janji Ibu Bos untuk traktir dipenuhi oleh beliau. Kebetulan ada restoran AW tepat di bawah Stasiun C.



©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.