Kantor Pos Simpang Surabaya

Kantor Pos Simpang Surabaya berada di area pojok tepat di sebelah Taman Apsari, dimana Monumen Suryo berada, dipisahkan oleh Jl. Taman Apsari yang menuju ke Arca Joko Dolog. Bangunan satu lantai ini merupakan kantor pos pertama yang dibuat Belanda di Surabaya.

Kantor Pos Simpang memiliki pintu masuk dari Jl Gubernur Suryo serta dari Jl Taman Apsari. Namun karena pintu masuk ke dalam gedungnya berada di sisi Jl Taman Apsari, maka Kantor Pos Simpang menggunakan alamat Jl. Taman Apsari No. 1, Surabaya. Pada Agustus 2011, beberapa bulan setelah saya berkunjung, di pelataran Kantor Pos Simpang dibuka Orange Musicafe, dengan tempat duduk di bawah payung-payung taman untuk menikmati suasana malam di Kota Surabaya.

Namun belakangan ternyata Kantor Pos Simpang Surabaya sebagai kantor pos tertua di kota ini tampaknya hanya tinggal kenangan, oleh karena peruntukannya telah berubah sama sekali menjadi sepenuhnya sebuah kafe, mesti disebut tetap menjual barang-barang keperluan pos. Tak ada lagi papan nama Kantor Pos Simpang Surabaya terpasang di sana, diganti dengan merk kafe yang menyewa tempat ini.

kantor pos simpang surabaya
Kantor Pos Simpang Surabaya dilihat dari seberang Jl Gunernur Suryo, di sebelah luar halaman Gedung Grahadi. Papan nama Kantor Pos Simpang yang dipasang di atas jendela depan itu kini sudah tidak ada lagi, hanya saja warna orange pada risplang masih tetap dipertahankan. Jendela di bawah papan nama itu pun kini sudah menjadi pintu lagi, namun dengan langgam modern.

Ada masa ketika Kantor Pos menjadi satu-satunya penghubung antar kerabat, teman dekat maupun teman antar kota dan antar negara yang banyak diantara mereka tidak pernah bertatap muka, sehingga perangko dan kartu pos menjadi benda yang sangat berharga. Kedatangan Pak Pos pun sering dirindukan, mengharap datangnya surat, dan wesel kiriman uang dari orang tua...

kantor pos simpang surabaya
Kantor Pos Simpang Surabaya dilihat dari sisi Jl Taman Apsari, pada arah jalan menuju ke Arca Joko Dolok. Gerobak-gerobak penjual makanan di ujung Jl Taman Apsari itu tampaknya melayani para pengunjung Taman Apsari, dan Kantor Pos Simpang pada hari kerja. Namun dengan adanya kafe di sana, mungkin ada pula penyesuaian pada jenis jualan pedagang kaki lima yang ada di sana.

Meski mungkin telah berusaha agar tetap relevan dengan jaman dan kompetitif dengan perusahaan penyedia jasa pos dan hantaran yang baru, Kantor Pos Simpang Surabaya tampaknya telah gagal. Selain melayani pengiriman antar kota dengan 3600 kantor pos online, Pos Indonesia sebenarnya telah menjalin kerjasama dengan Western Union untuk kiriman uang antar negara.

kantor pos simpang surabaya
Kantor Pos Simpang Surabaya dengan pelat kuningan pada dinding luar yang menjadi tengara bahwa bangunan ini dibuat pada 1815, merupakan Gedung Kantor Pos yang pertama di Surabaya, dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya pada 1998 dengan nomor urut 54. Meski merupakan bangunan yang sangat bersejarah bagi Pos Indonesia, namun sepinya permintaan jasa pos tampaknya membuat perusahaan tak sanggup lagi menanggung biaya operasional kantor pos ini.

Orang memang tak lagi butuh prangko untuk berkirim kabar, karena sudah ada WhatsApp yang tak hanya berkirim kabar dalam bentuk teks, namun juga foto dan video, bahkan bisa melakukan pembicaraan via telepon dan bahkan bertatap muka lewat video, ke seluruh dunia. Selain WhatsApp juga ada aplikasi Telegram, Line, Google Duo untuk video call, yang semuanya gratis. Sementara jasa kiriman barang juga persaingannya sangat ketat, demikian pula jasa kiriman uang yang semakin mudah dengan mobile banking.

kantor pos simpang surabaya
Penampakan Gedung Kantor Pos Simpang Surabaya pada sisi yang sebelumnya merupakan bagian depan bangunan, dan saat itu ditutup sama sekali. Sebuah bis surat yang sebelumnya terdapat di sisi pintu masuk juga sudah tidak terlihat lagi. Namun setelah digunakan sebagai kafe, jendela depan itu telah berubah menjadi pintu lagi, dan ada bus surat model kolonial yang diletakkan di sampingnya. Papan nama Kantor Pos Simpang sudah tidak ada lagi. Sayang.

Undakan pada pintu masuk di sisi Jl Taman Apsari yang waktu itu sudah tidak terlihat lagi, juga tetap tidak ada. Kanopi berwarna keemasan di atas jendela yang tidak ada pada foto Kantor Pos Simpang yang dibuat pada tahun 1930-an masih tetap dipertahankan. Taman kecil di sebelah kiri telah menjadi tempat duduk luar bagi pengunjung kafe.

Kunjungan ke Kantor Pos Simpang Surabaya ini mengingatkan saya pada Museum Pos Bandung dan Museum Perangko Indonesia di TMII Jakarta. Hemat saya, sebuah bangunan bisa diperuntukkan bagi apa saja, namun sejarahnya jangan sampai hilang. Oleh sebab itu baiknya dibuat prasasti yang elok dan informatif di dekat pintu masuk tentang riwayat gedung Kantor Pos Simpang Surabaya ini.

Kantor Pos Simpang Surabaya

Alamat : Jl. Taman Apsari No. 1, Surabaya. Lokasi GPS : -7.26380, 112.74334, Waze. Rujukan : Hotel di Surabaya, Tempat Wisata di Surabaya, Peta Wisata Surabaya
Author : . Updated :
Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman yang senang tempat bersejarah dan panorama elok.

.