Tempat Wisata di Pasaman

Bambang Aroengbinang. March 16, 2018
Di bawah ini adalah catatan awal tentang Tempat Wisata di Pasaman. Wilayah Pasaman berada di provinsi Sumatera Barat, dengan ibu kota di Lubuk Sikaping. Perang melawan kolonial Belanda di Pasaman dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol yang terkenal dengan sebutan Perang Paderi (1821-1830). Tuanku Imam Bonjol lahir di Desa Tanjung Bungo, Kecamatan Bonjol

Tulisan Tempat Wisata di Pasaman dan peta wisata Pasaman ini akan diperbarui ketika informasi yang lebih baru telah diperoleh, dan data GPS telah didapat. Anda bisa berbagi catatan perjalanan dan membantu memajukan wisata Indonesia dengan menulis Travelog tentang tempat-tempat wisata yang telah anda kunjungi.

Tempat Wisata di Pasaman

1. Air Panas Padang Baru
Kejorongan Padang Baru, yang muncul pada satuan batuan sedimen danau, dengan suhu 49.7°C, berair jernih, terdapat endapan air panas (sinter karbonat).

2. Benteng Bukit Tajadi
Merupakan benteng terakhir kaum paderi dibawah Tuanku Imam Bonjol ketika melawan tentara kolonial Belanda.

3. Cagar Alam Rimbo Panti
Jalan Lintas Sumatera, 30 km dari Kota Lubuk Sikaping, dengan banyak spesies tanaman pohon, sumber mata air panas , pemandian air panas, dan gedung herbarium.

4. Candi Tanjung Medan
Dusun Tanjungmedan, Kecamatan Panti, di pinggir Batang Sumpur, berupa dua candi peninggalan purbakala yang terbuat dari bata merah.

5. Ikan Banyak Lubuk Bunta
Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol, dengan ikan-ikan besar jenis Garing yang berkeliaran di air yang sangat dalam.

6. Masjid Tuanku Imam Bonjol
Kecamatan Bonjol, 200 m dari simpang tiga tugu Bonjol, yang pernah menjadi pusat dakwah dan perjuangan Tuanku Imam Bonjol.

7. Meriam Tuanku Imam Bonjol
Pasar Ganggo Hilir, sebuah meriam kuno berkaliber 10 pounder yang terbenam ke dalam tanah, hanya terlihat pucuknya.

8. Museum Tuanku Imam Bonjol
Kecamatan Bonjol, tepat pada garis lintang Khatulistiwa, yang menyimpan keris, pedang, dan buku perjuangan Tuanku Imam Bonjol sewaktu memimpin Perang Padri.

9. Tugu Equator
Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, di depan Museum Tuanku Imam Bonjol, dimana antara 21 - 23 Maret dan 21 - 23 September terjadi titik kulminasi matahari.
Label : .
Lahir dan sejak kelas 2 SD hingga lulus SMA tinggal di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah; pernah tinggal di rumah Camat Purwonegoro, rumah Camat Klampok, dan rumah Wedana Jatinom, Klaten; S1 di ITB Bandung dan S2 di IPMI Jakarta; sejak 1985 hingga sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman (jalannya musim2an, seringnya nggak). Senang mengunjungi kubur dan tempat bersejarah dan menikmati panorama elok.