Monumen Kejawanan Cirebon

January 13, 2019. Label:
aroengbinang.com -
Tanda Benda Cagar Budaya yang bertuliskan Monumen Kejawanan Cirebon tertangkap mata dan menarik perhatian saya selepas mengunjungi Pelabuhan Kejawanan. Lokasi Monumen Kejawanan ini tepat berada di seberang jalan masuk ke Pelabuhan Kejawanan Cirebon.

Saya pun meminta supir mobil sewaan untuk masuk ke halaman Monumen Kejawanan Cirebon yang tidak begitu luas ini. Pintu masuk ke dalam bangunan monumen yang tampak sederhana itu terkunci rapat ketika kami datang. Tak ada nomor telepon rumah atau telepon genggam kuncen yang bisa dihubungi.

Saya pun mengitari bangunan monumen ke arah belakang, dan meminta tolong kepada seorang warga yang rumahnya bersebelahan dengan Monumen Kejawanan ini untuk memanggil penjaganya. Selang berapa menit penjaga pun datang dan membukakan pintu untuk kami masuk ke dalam situs monumen ini.

monumen kejawanan cirebon
Inilah tengara Benda Cagar Budaya yang tertangkap mata saya selagi melintasi jalanan di depan Monumen Kejawanan, dengan tulisan abad 17 yang merupakan perkiraan dibuatnya situs Monumen Kejawanan Cirebon. Monumen Kejawanan memang tidak masuk ke dalam target kunjungan, karena tidak saya temukan dalam situs web mana pun ketika hendak berkunjung ke Cirebon.

Pintu masuk ke dalam ruang bagian dalam Monumen Kejawanan, yang hanya setinggi dada orang dewasa, letaknya berada di sebelah kanan bangunan, di belakang pintu pagar bambu yang bercat kuning. Juru kunci masuk dari lubang ini untuk membukakan kelambu tempat keramat.

Bangunan Joglo Monumen Kejawanan Cirebon yang terlihat mulai menua dan kurang terawat. Cat temboknya yang berwarna merah bata terlihat memudar dan suram, sementara gentengnya masih cukup baik dengan mustaka di puncaknya. Selain pintu masuk yang dipagari bambu berwarna kuning, juga ada pintu masuk di sebelah kiri bangunan.

Ornamen berbentuk seperti mahkota ganda dengan lengkung bergerigi menghiasi puncak wuwungan bangunan berbentuk Joglo pada Monumen Kejawanan Cirebon. Di balik wuwungan ini, langit-langit bangunan tampak sederhana saja. Sebagian kayu reng tampak sudah rapuh, patah, dan tinggal menunggu waktu untuk jatuh. Bagian atap bangunan memang memerlukan perbaikan segera agar tidak semakin parah.

Menurut penuturan juru kunci yang bernama Raden Utara, situs Monumen Kejawanan ini merupakan sebuah petilasan, tempat pertapaan Pangeran Sukmajaya yang adalah juru penasehat (Juru Martani) Sunan Gunung Jati. Makam Pangeran Sukmajaya sendiri berada di Gunung Sembung, di kompleks Makam Sunan Gunung Jati.

Meski Monumen Kejawanan telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya, namun dari dinas terkait sampai saat itu belum ada dukungan untuk membantu biaya pemeliharaan dan tidak pula ada honor yang diberikan bagi Raden Utara, yang masih keturunan Panembahan Ratu Girilaya. Karenanya Raden Utara hanya mengandalkan derma dari tamu yang berkunjung. Uluran tangan sangat ia harapkan untuk memperbaiki atap Monumen Kejawanan yang rusak.

Ruangan di belakang pintu gembok Monumen Kejawanan berbentuk memanjang, berukuran sekitar 3 x 6 meter, dan di bagian tengah dinding depan yang bercat merah gaya Majapahitan terdapat sebuah lubang pendek, dengan tempat pedupaan dan tebaran bunga di lantai undakannya. Di balik kelambu adalah tempat yang tampaknya dikeramatkan. Sedangkan keramik yang menempel pada dinding monumen ini konon masih asli dari abad ke-17.

Sebuah keramik di Monumen Kejawanan yang bergambar orang, seekor kuda, serta ornamen bunga di tepiannya yang tampak sudah mulai rusak dimakan waktu. Guratan ornamen daun terlihat tergurat pada dinding bercat merah di sebelah kiri piringan keramik. Keramik lainnya di Monumen Kejawanan yang telah retak di beberapa bagian, dengan lingkaran bermotif kawung, ornamen bunga di sekelilingnya, serta cakram bunga bertangan enam dipusatnya.

Beberapa piring keramik di dinding ini sudah hampir tidak bisa dilihat lagi lukisan yang ditoreh pada permukaannya. Udara di sekitar Monumen Kejawanan memang banyak mengandung garam, karena lokasinya yang sangat dekat dengan laut, sehingga sangat berpengaruh terhadap keawetan piringan keramik di Monumen Kejawanan ini, apalagi jika tidak dirawat dengan semestinya.

Monumen Kejawanan Cirebon

Alamat : Jl. Yos Sudarso, Cirebon. Juru Kunci : Raden Utara, HP: 085324093339. Lokasi GPS : -6.73482, 108.57968, Waze ( smartphone Android dan iOS ).

Galeri Foto Monumen Kejawanan Cirebon

Ornamen berbentuk seperti mahkota ganda dengan lengkung bergerigi yang menghiasi puncak wuwungan bangunan berbentuk Joglo pada Monumen Kejawanan Cirebon.

monumen kejawanan cirebon

Pandangan dekat pada tengara Monumen Kejawanan yang dibuat oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon. Monumen Kejawanan ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya berdasarkan Surat Keputusan Walikota Cirebon tahun 2001.

monumen kejawanan cirebon

Bangunan Joglo Monumen Kejawanan Cirebon yang terlihat mulai menua dan kurang terawat. Cat temboknya yang berwarna merah bata terlihat memudar dan suram, sementara gentengnya masih cukup baik dengan mustaka di puncaknya.

monumen kejawanan cirebon

Di bagian tengah dinding depan yang bercat merah gaya Majapahitan terdapat sebuah lubang pendek, dengan tempat pedupaan dan tebaran bunga di lantai undakannya. Di balik kelambu adalah tempat yang tampaknya dikeramatkan.

monumen kejawanan cirebon

Pandangan dekat pada pintu rendah yang menjadi akses masuk ke bagian utama dari Monumen Kejawanan. Keberadaan anglo bakaran dupa di sana menandai bahwa tempat ini menjadi kegeraman para penggemar laku batin dan mistik.

monumen kejawanan cirebon

Sebuah keramik di Monumen Kejawanan yang bergambar orang, seekor kuda, serta ornamen bunga di tepiannya yang tampak sudah mulai rusak dimakan waktu. Guratan ornamen daun terlihat tergurat pada dinding bercat merah di sebelah kiri piringan keramik.

monumen kejawanan cirebon

Beberapa piring keramik di dinding ini sudah hampir tidak bisa dilihat lagi lukisan yang ditoreh pada permukaannya. Udara di sekitar Monumen Kejawanan memang tampaknya banyak mengandung uap garam, karena lokasinya yang sangat dekat dengan pinggir laut, sehingga sangat berpengaruh terhadap keawetan piringan keramik yang ada di sini.

monumen kejawanan cirebon

Keramik lainnya di Monumen Kejawanan yang telah retak di beberapa bagian, dengan lingkaran bermotif kawung, ornamen bunga di sekelilingnya, serta cakram bunga bertangan enam dipusatnya. Meski retak, pola ornamennya masih terlihat dengan jelas.

monumen kejawanan cirebon

Piringan keramik yang terlihat relatif masih utuh dan canti, dengan mitif bunga dan ada sejumlah kupu-kupu elok menghinggapinya. Pola anyaman dan kupu-kupu dilukis pula di bagian pinggiran piring.

monumen kejawanan cirebon

Pintu kayu tua dengan pegangan antik yang terbuka setelah kuncen membukakan pintu dan membuat kami bisa masuk ke dalam rumah joglo. Entah mengapa saya tak berminat untuk masuk ke dalam ruangan di dalam sana.

monumen kejawanan cirebon

Pandangan yang ditarik lebih ke belakang, memperlihatkan dua lapis pintu berkusen rendah untuk masuk ke dalam ruang keramat di dalam sana.

monumen kejawanan cirebon

Juru kunci yang waktu datang ke Monumen Kejawanan untuk membukakan pintu sehingga kami bisa masuk ke dalam ruangan yang ada di dalam cungkup dan melihat isi dalamannya.

monumen kejawanan cirebon

Pintu masuk ke dalam ruang bagian dalam Monumen Kejawanan, yang hanya setinggi dada orang dewasa, letaknya berada di sebelah kanan bangunan, di belakang pintu pagar bambu yang bercat kuning.

monumen kejawanan cirebon

Pintu rendah semacam ini sepertinya lazim dibuat di daerah Cirebon. Setidak telah saya lihat ketika berkunjung ke Makam Syekh Maulana Maghribi dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa.

monumen kejawanan cirebon

Langit-langit bangunan Monumen Kejawanan ini tampak sederhana saja. Sebagian kayu reng tampak sudah rapuh, patah, dan tinggal menunggu waktu untuk jatuh. Bagian atap Monumen Kejawanan ini memang memerlukan perbaikan segera agar tidak semakin parah.

monumen kejawanan cirebon

Info Cirebon

Hotel di Cirebon, Hotel Murah di Cirebon, Tempat Wisata di Cirebon, Peta Wisata Cirebon.

Penulis : Pejalan musiman yang musim-musiman jalannya, dan hari-harinya kebanyakan ditemani Mac.