Foto Museum Balla Lompoa 8

Sebelah kiri adalah medali kehormatan atas nama Yang Mulia Raja Belanda yang diberikan oleh auditor umum Belanda Makassar pada 1818 karena kesetiaan yang diberikan. Yang di kanan adalah Kolara atau Rantai Manila, sejenis kalung emas seberat 270 gram dan panjang 212 cm, sebagai perlengkapan dalam upacara khusus kerajaan, pemberian dari Kerajaan Sulu di Filipina sekitar abad XVI.

museum balla lompoa gowa

Subang yang terbuat dari emas murni berjumlah empat yang merupakan perlengkapan wanita dari pihak raja dalam sebuah upacara. Panjangnya 62 cm, lebar 5 cm, dan berat 287 gram, berasal dari Tumanurunga.

museum balla lompoa gowa

Perhiasan emas berbentuk naga berjumlah sebanyak empat buah. Yang berkepala satu dinamai Mallimpung sedangkan yang berkepala dua dinamai Tunipattoang. Benda yang berasal dari Tumanurunga itu adalah gaukan atau tanda kebesaran Raja Gowa yang dipakai di pergelangan tangan. Di latar depan adalah Tobo Kaluku, rante kalompoang dari emas murni yang merupakan atribut raja, ada 6 macam dengan berat seluruhnya 2.182 gram.

museum balla lompoa gowa

©2020 aroengBinang