Foto Monumen Mayor Achmadi

Sebuah puisi yang ditulis pada 8 Juni 1992 oleh Wela Tanama dipasang di salah satu sisi dinding beton penyangga patung.

Monumen Perjuangan 45 Banjarsari Solo

Prasasti yang menjadi tengara bagi para penyandang dana yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan Monumen Mayor Achmadi.

Monumen Perjuangan 45 Banjarsari Solo

Relief yang menggambarkan tawanan perang di sebelah kiri, penyematan tanda pangkat jabatan di tengah, dan para pejuang dengan berbagai senjata di tangan, sementara relief paling kanan atas menggambarkan tank dan kendaraan lapis baja.

Monumen Perjuangan 45 Banjarsari Solo

Relief di salah satu sisi dinding penyangga patung Mayor Achmadi yang memperlihatkan beberapa situasi perjuangan dimana Mayor Achmadi ikut terlibat.

Monumen Perjuangan 45 Banjarsari Solo

Seorang ibu dengan dua anaknya yang masih kecil terlihat tengah menggelandang di area taman. Entah mereka gelandangan betulan, ataukah warga miskin setempat yang tengah menikmati suasana taman di sekitar monumen.

Monumen Perjuangan 45 Banjarsari Solo

©2020 aroengBinang