Foto Makam Sunan Kudus 2

Pandangan dekat pada jirat kubur Pangeran Poncowati, bersebelahan dengan makam lainnya yang tak bernama, mungkin makam isteri atau keluarga dekatnya. Meskipun tidak mewah namun kubur ini terlihat masih cukup cantik.

makam sunan kudus

Salah satu jirat kubur dengan papan tengara berbunyi “Pengoeloe Landrad Koedoes” yang berada di salah satu cungkup di area tengah. Pengulu atau Penghulu Landrad adalah jabatan Kepala Pengadilan Agama semasa penjajahan Belanda.

makam sunan kudus

Sebuah cungkup tanpa dinding di dekat gapura paduraksa tengah dengan tiga jirat kubur di dalamnya. Meski ada beberapa batang pohon tanggung, namun area tengah kompleks Makam Sunan Kudus ini masih memerlukan banyak pohon peneduh.

makam sunan kudus

Sebuah kubur dengan badan berundak warna merah bata dan nisan batu hitam berbentuk unik, menyerupai kenong pada perangkat gamelan, atau songkok. Sebuah papan menyebut nama KHR Asnawi, keturunan ke-14 Sunan Kudus, dan keturunan ke-5 KH Mutamakin dari Pati.

makam sunan kudus

Papan itu menyebut nama KHR Asnawi yang wafat pada 26 Desember 1959, hanya tiga bulan setelah saya lahir. Pada tahun 1924 ia ditemui KH. Abdul Wahab Hasbullah Jombang, yang membuatnya kemudian hadir di Surabaya pada 31 Januari 1926 untuk mendirikan Nahdlatul Ulama (NU).

makam sunan kudus

©2021 Ikuti

Traktir aku secangkir kopi, atau bacakan doa buat mereka yang membuat hidup lebih baik.