Danau Mempayak Belitung Timur

Kami sempat mampir sejenak di tepian Danau Mempayak Belitung Timur dalam perjalanan menuju ke daerah Manggar setelah sebelumnya mengunjungi Makam Raja Buding. Tidak memerlukan usaha ekstra untuk berkunjung ke danau ini, karena letak Danau Mempayak berada persis di pinggir jalan yang memang kami lewati.

Area parkir bebas bayar di sekitar di pinggiran Danau Mempayak Belitung Timur ini cukup luas. Ada pula dua buah gazebo berukuran sedang yang dinaungi beberapa batang pohon rindang yang menambah rasa nyaman bagi pejalan yang mampir. Ini memang tempat perhentian.

Jauh agak di belakang gazebo di tepi Danau Mempayak ini, tampak beberapa buah warung yang menyediakan makanan ringan dan minuman. Lumayan memadai untuk melayani sejumlah pejalan yang ingin minum kopi sambil berbincang santai, sebelum melanjutkan perjalanan lagi.

danau mempayak belitung timur
Beberapa pengendara sepeda motor tampak tengah bersantai di gazebo di tepian Danau Mempayak Belitung Timur. Kondisi gazebo waktu itu bisa dibilang masih baik dan cukup nyaman sebagai tempat istirahat sambil minum kopi dan mengobrol sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Danau Mempayak bukanlah danau alam, namun merupakan lubang bekas tambang Timah yang telah lama ditinggalkan penambangnya. Berbeda dengan Danau Kaolin yang sangat indah dengan airnya yang berwarna biru tosca serta bongkah kaolin yang putih bersih, maka Danau Mempawak ini terlihat biasa saja.

danau mempayak belitung timur
Sisi sebelah kiri Danau Mempayak dilihat dari area peristirahatan. Meskipun air danau tidak keruh, namun tidak pula terlihat jernih, yang bisa disebabkan karena sifat tanah pada dasar danaunya. Gerombol rumput tampak muncul di beberapa bagian danau, yang mengindikasikan kedangkalan area di sekitar tempat itu.

Tempat peristirahatan di tepian Danau Mempayak Belitung Timur ketika itu hanya ada gazebo saja. Entahlah jika kemudian dibangun musholla di sana, hanya saja tak jelas apakah air danau bisa digunakan untuk bersuci, karena jika tidak maka perlu dibuat sebuah sumur.

danau mempayak belitung timur
Gerombol rumput tampak lebih lebat di area tengah Danau Mempayak, namun air danau tampak bersih di sisi ujung yang jauh. Bisa dimaklumi karena yang biasa membuat kotor adalah ranting dan dedaunan, selain sampah yang dibuang oleh tangan manusia yang tak faham juga akan pentingnya kebersihan.

Yang menarik di Danau Mempayak Belitung Timur ini adalah panorama Bukit Burung Mandi yang terlihat di latar belakang, terutama jika langit sedang ramah seperti ini. Lalu lintas jalan yang tak begitu ramai dengan suara deru mesin mobil dan motor membuat orang merasa cukup nyaman duduk di pinggiran danau.

danau mempayak belitung timur
Pada sisi sebelah kanan Danau Mempayak terlihat sebuah 'pulau' dengan gerumbul pohon lebat yang tampaknya cukup nyaman sebagai tempat bersantai. Sementara kaki Bukit Burung Mandi tampak di kejauhan. Tidak terlihat ada aktivitas apa pun di atas danau, meskipun kabarnya sering diadakan lomba balapan rakit pada hari-hari tertentu, terutama terkait perayaan hari kemerdekaan.

Meskipun Danau Mempayak Belitung Timur belum dikelola sebagai tempat wisata yang menyenangkan, namun adanya gazebo, warung, serta tempat parkir kendaraan yang luas sudah cukup membantu bagi pejalan yang sejenak ingin beristirahat di sana.

Akan lebih baik jika pemda setempat menyediakan ayunan, papan jungkit, dan sejumlah permaian anak lainnya untuk menyenangkan pejalan yang membawa keluarga. Perlu juga untuk menambah tempat duduk di beberapa lokasi, serta memasang papan yang berisi petunjuk tentang tempat tujuan wisata di wilayah Belitung Timur.

Danau Mempayak Belitung Timur

Alamat : Desa Mempaya, Kecamatan Damar, Belitung Timur. Lokasi GPS : -2.77095, 108.19748, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : sepanjang waktu. Harga tiket masuk : gratis. Rujukan : Tempat Wisata di Belitung Timur, Peta Wisata Belitung, Hotel di Belitung Timur, Hotel di Belitung.

Kirim ke: Facebook, Twitter, WhatsApp, Email. Subscribe. . Updated :

Versi Mobile | Kembali ke atas