Le Gouffre d'Esparros Galeri Alam Menakjubkan

Vinny Soemantri. November 19, 2017
Le Gouffre d'Esparros Galeri Alam Menakjubkan membuat saya tercengang, inilah maha karya Sang Pencipta sebuah tempat unik di bawah tanah. Menyaksikan d'Esparros dari dekat semakin nyata bahwa manusia adalah mahluk tidak berdaya bagaikan molekul yang melebur di hadapan-Nya. Dan manusia sombong yang masih mempunyai nurani seketika itu juga akan luluh lantak malu kepada Tuhannya. Itulah yang saya alami saat pertama kali masuk ke tubuh Le Gouffre d'Esparros. Keindahan yang rumit digambarkan dengan kata-kata, sebuah dekorasi alam yang terbentuk ratusan abad yang lalu, karya agung yang tidak bisa ditiru oleh pemahat sekelas dunia sekalipun.

Le Gouffre d 'Esparros membuat imajinasi saya berlarian tidak karuan hingga berhenti di suatu titik lalu terdiam. Hening tanpa suara hanya dialog dengan hati. Ini bukan perjalanan wisata biasa tetapi lebih memperkaya batin. Saya percaya untuk mempertebal keimanan bisa terjadi dengan cara apapun dan di tempat manapun, salah satunya dengan menyaksikan ciptaan Tuhan Yang Maha Sempurna. Dua kali mengunjungi Le Gouffre d'Esparros di Prancis Selatan di tahun yang tak sama tidak membuat rasa yang berbeda, tetap menyentuh dan membuat diri semakin membumi. O la la magnifique! Begitulah orang Prancis berseru d'Esparros yang indah.

Le Gouffre d'Esparros berada di wilayah pegunungan Pyrenees yang membelah Prancis dan Spanyol, di lingkungan perbukitan yang menghijau tipikal desa di negara-negara Eropa. Le Gouffre d'Esparros adalah situs geologi di bawah tanah yang diakui oleh Unesco sebagai situs warisan dunia. Awalnya ada keraguan menulis tentang Le Gouffre d'Esparros, karena keterbatasan foto sehubungan tidak boleh memotret di dalam tubuh d'Esparros. Peraturan yang harus ditaati untuk menjaga kehidupan bebatuan aragonit yang tumbuh secara perlahan. Saya ingin berbagi pengalaman dan menginfokan kepada pembaca khususnya yang berada di tanah air, bahwa Prancis punya banyak kemolekan yang perlu dieksplore. Jangan terperangkap hanya oleh "Tour Eiffel atau Louvre" saja.


Di dalam Le Gouffre D'Esparros memulai petualangan seperti dalam film Indiana Jones, gambar ini saya dapat dari seorang kawan. Inilah sebagian wajah rupawan d'Esparros. Waw! Bebatuan aragonit bagaikan kristal yang berkilau, mereka tumbuh dalam keheningan dari atap dan tanahnya hingga saling menyapa. Bayi aragonit yang baru tumbuh 5 inci memerlukan waktu sekitar 20 tahun, bisa dibayangkan arogonit yang tumbuh memanjang telah melintasi ratusan tahun. Di dekat bebatuan sepanjang dinding Le Gouffre d'Esparros terdapat pagar pembatas dari besi untuk menjaga agar aragonit terhindar dari tangan-tangan jahil atau sekedar ingin menyentuh selain itu ada lorong jalan yang disiapkan untuk pengunjung d'Esparros.

Temperatur di tubuh d'Esparros dijaga dengan baik, para ahli memasang alat mengukur temperatur modern yang dapat menghitung karbondioksida yang keluar dari tubuh manusia. Oleh sebab itu jumlah orang yang masuk per harinya sangat dibatasi. Kami berjalan dengan tertib berdasarkan petunjuk dari pemandu seorang warga negara Prancis keturunan Inggris, perempuan tinggi besar dengan komunikatif menjelaskan d'Esparros kepada kami. Tiket masuk ke Le Gouffre d'Esparros sebesar 9,5 Euro per orang atau sekitar 142.500 rupiah sudah termasuk pemandu adalah harga yang murah bila dibandingkan dengan keajaiban yang ada di dalamnya. Pemerintah Prancis sangat konsisten dan sadar diri bahwa d'Esparros harus dijaga dan dirawat dengan baik.


Ini bagian yang membuat saya terdiam cukup lama, sungai jernih kebiruan mengalir perlahan di bawah tanah di atasnya ornamen aronagit hampir menghunjam air . Hening suasana mendengar jatuhnya tetesan air di atas sungai lalu di bagian lain tetesan air yang menyentuh batu, sebuah notasi alam yang indah. Baiknya saya memasang foto d'Esparros yang menggambarkan suasana di atas, foto yang diambil dari kartu pos. Saya membeli beberapa kartu pos dan asesoris batu di ruang informasi Le Gouffre d'Esparros yang dijajakan di etalase kayu, sekedar suvenir untuk kawan yang hobi menulis dan berpetualang.

Bebatuan aragonit yang mengagumkan ada yang berbentuk ikan hiu, serpihan salju, bahkan ada sekilas wajah manusia dan bentuk abstrak. Semuanya sangat mempesona. Kitapun disuguhi peninggalan alat-alat ekspedisi saat d'Eparros diketemukan serta film dokumenter penelitian d'Esparros yang diputar di lantai 2 kantor informasi. Tanda-tanda keberadaan Le Gouffre d'Esparros diketemukan tanpa sengaja oleh seorang pengembala kambing, ketika hewan gembalanya terperosok ke dalam lubang yang belakangan baru diketahui ada keindahan yang terselubung setelah dilakukan ekspedisi.


Inilah salah satu lokasi yang bebas berfoto, monumen Le Gouffre d'Esparros di dekat kantor informasi. Mohon dimaklum jika saya numpang mejeng, berhubung di dalam d'Esparros tidak bisa berulah biarpun satu kali bidikan. Dengan jaket yang menghangatkan badan dan syal menutup leher saya siap tempur menyusuri Le Gouffre d'Esparros yang suhunya sampai 6 derajat celsius dan kelembaban yang nyata.

Kawasan Le Gouffre d'Esparros dikelilingi pepohonan yang rindang, di sebelah monumen ada bangku kayu yang dipasang di bawah pohon. Saya dan anak saya sempat duduk beberapa lama sambil menerawang pemandangan indah di depannya, karena letak d'Esparros lebih tinggi dari jalanan dan hamparan padang ilalang di seberang jalan, kamipun sangat leluasa menikmati pemandangan. Saya jatuh cinta pada Prancis apalagi di kota kecil dan pedesaaannya, melihat sapi-sapi asik bergerombol di padang rumput yang luas, hamparan lavender ungu dan rumah penduduk pedesaan yang nyaman. Musim yang tepat untuk berpetualang.


Papan info Le Gouffre d'Esparros yang memajang foto d'Esparros dan keterangannya, tempat yang jauh dari keramaian kota digemari oleh burung-burung kecil hinggap di jalanan. Pengunjung Le Gouffre d'Esparros tidak terlalu banyak, ketika saya bercerita mengunjungi Le Gouffre d'Esparros kepada dua orang warga negara Indonesia yang menetap di Prancis, ternyata mereka belum pernah ke sana. Beruntung saya mempunyai kakak yang senang berpetualang, merekomondasikan d'Esparros sebagai salah satu kunjungan wisata yang wajib didatangi di daerah selatan.

Sebelum mengakhiri petualangan di perut d'Esparros yang lembab, pemandu wisata yang baik itu meminta saya untuk memegang potongan aragonit di tangannya, "Peganglah dan buatlah permohonan sambil memejamkan mata", ucapnya dalam bahasa Inggris campur Prancis. Saya segara memegang aragonit hijau muda keperakan itu, sambil mengucapkan permintaan dalam hati. Anak saya pun ikut-ikutan dan tersenyum entah apa yang ia pinta.

Le Gouffre d'Esparros galeri alam yang dihiasi dinding dengan bunga batu aragonit membentuk kebun mineral yang nyata. Le Gouffre d'Esparros sudah mengajarkan saya kehidupan, biarpun sesaat namun menjadi bekal seumur hidup. Saya yakin di Indonesia pun banyak tempat indah yang menggugah hati, menularkan kebaikan untuk menjaga keindahan yang berserakan di tanah air. Menjadi bagian dari diri sendiri, sebagai anak bangsa wajib menjaga kekayaan alam di bumi pertiwi. Ini bukan klise, namun lebih kepada rasa iri dan wajib ditiru hal yang dilakukan oleh negara lain seperti negara Prancis yang memperlakukan alamnya dengan kehati-hatian dan penuh cinta.

Le Gouffre d'Esparros

Alamat : 65130 Esparros, Prancis. Lokasi GPS : 43.0300707, 0.3299117, Waze. Harga tiket masuk : 9,5 Euro. Reservasi Tiket : 0562391180.
Label : .
Senang membuat catatan diri setiap perjalanan sekedar penghargaan atas apa yang dilihat dan dirasakan sebagai ritual ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.(Jatuh cinta pada lembah, gunung dan pepohonan ).