Tempat Wisata di Sidoarjo

Bambang Aroengbinang. October 25, 2017
Di bawah ini adalah catatan awal tentang Tempat Wisata di Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo berada di wilayah provinsi Jawa Timur, berbatasan dengan Kota Surabaya dan Gresik di Utara, Selat Madura di Timur, Pasuruan di Selatan, dan Mojokerto di Barat. Sidoarjo dahulu kala dikenal sebagai pusat Kerajaan Janggala.

Sidoarjo berada di dataran rendah, di antara Sungai Kali Mas dan Kali Porong yang merupakan pecahan Kali Brantas. Udang dan bandeng adalah hasil perikanan utama Sidoarjo, yang diolah menjadi oleh-oleh khas Sidoarjo berupah Bandeng Asap dan Kerupuk Udang. Sidoarjo juga dikenal sebagai Kota Petis.

Kuliner khas Sidoarjo adalah Kupang Lontong Sidoarjo, Sate Kerang, dan Bandeng presto Sidoarjo. Sidoarjo juga terkenal karena adanya sentra industri kerajinan tas dan koper di Tanggulangin, sentra industri sandal dan sepatu di Wedoro - Waru dan Tebel - Gedangan, sentra industri kerupuk di Telasih - Tulangan. Lihat juga Hotel di Sidoarjo, Peta Wisata Sidoarjo.

Tempat Wisata di Sidoarjo


1. Candi Dermo »
Dusun Dermo, Desa Candi Negoro, Kecamatan Wonoayu, yang diperkirakan dibangun pada tahun 1535, pada jaman pemerintahan Adipati Kusen.

2. Candi Pari »
Desa Candi Pari, Porong, 2 km dari pusat sembur lumpur Lapindo, berbentuk segi empat terbuat dari bata, dengan ambang dan tutup gerbang terbuat dari batu andesit.

3. Kawasan INTAKO
Kecamatan Tanggulangin, 6 km dari kota Sidoarjo, yang merupakan pusat industri kerajinan kulit yang membuat dompet, koper, sepatu, tas, dll.

4. Kelenteng Teng Swi Bio
Jl. Raya Krian 124 yang telah berumur ratusan tahun dengan Kong Co utama Kong Tek Cun Ong.

5. Kelenteng Tjong Hok Kiong
Jl. Hang Tuah 32, yang juga telah berusia ratusan tahun dengan tuan rumah Thian Siang Seng Bo.

6. Kolam Pancing Sedati
Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati. Kalanganyar juga penghasil ikan bandeng yang gurih, udang windu, terasi, dan krupuk.

7. Makam Putri Ayu Sekar Dadu
Dusun Kepentingan, Desa Sawoan, Kecamatan Buduran, yang konon merupakan putri Raja Minak Sembayu dari Blambangan, dan diyakini sebagai Ibunda Sunan Giri.

8. Masjid Agung Sidoarjo
Barat Alun-Alun Kota, mulai dibangun pada 26 Suro 1825 Saka oleh Raden Adipati Pandji Tjondronegoro, Bupati Sidoarjo 1882-1906, makamnya di belakang masjid.

9. Museum Mpu Tantular
Jl. Raya Buduran, Kecamatan Buduran, dengan berbagai koleksi arkeologi, etnografi, filologi, geologi, sejarah, keramik, senirupa dll.

10. Pantai Ketingan
Desa Sawoan, Kecamatan Buduran, dimana pejalan bisa menjelajah dengan naik perahu menyusuri Sungai Karang Gayam, dan menikmati hidangan laut.

11. Pendopo Delta Krida Budaya
Di dekat Alun-alun Sidoarjo, dimana seniman berkreasi dan memamerkan hasil karyanya.

12. Petik Laut Sidoarjo
Desa Banjar Kemuning, Kecamatan Sedati, berupa upacara tahunan syukuran tradisional nelayan.

13. Prasasti Airlangga
Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, berupa prasasti peninggalan Raja Airlangga berangka tahun 959 M.
Label : .
Lahir dan sejak kelas 2 SD hingga lulus SMA tinggal di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah; pernah tinggal di rumah Camat Purwonegoro, rumah Camat Klampok, dan rumah Wedana Jatinom, Klaten; S1 di ITB Bandung dan S2 di IPMI Jakarta; sejak 1985 hingga sekarang tinggal di Jakarta. Pejalan musiman (jalannya musim2an, seringnya nggak). Senang mengunjungi kubur dan tempat bersejarah dan menikmati panorama elok.